Anda di halaman 1dari 1

Keluarga sebagai lembaga sosial terkecil dalam sistem sosial juga menjadi salah satu lembaga yang

terkena imbasnya perubahan sosial. Setiap keluarga akan memiliki nilai, adat istiadat, serta budaya
yang berbeda. Keluarga merupakan lingkungan pertama bagi individu sebelum ia memasuki
lingkungan yang sebenarnya yaitu masyarakat dengan berbagai kompleksitasnya. Keluarga menjadi
lembaga yang sangat penting karena dari keluargalah akan terbentuk berbagai karakter
individu. Selain itu, keluarga merupakan tempat pertama bagi individu untuk mengenal status dan
peran sosial. Bailon dan Maglaya mendefenisikan keluarga sebagai dua atau lebih individu yang
tergabung karena hubungan darah, pernikahan dan adopsi dalam satu rumah tangga dan
berinteraksi antara satu dengan lain dalam perannya masing-masing dan mempertahankan suatu
budaya.Secara sosiologis, ikatan pernikahan juga dilakukan banyak pasangan sejenis. Beberapa
individu yang mengalami perbedaan orientasi seksual, memilih melakukan pernikahan
sejenis. Tentu saja ini disebabkan karena mereka tidak memiliki ketertarikan dengan lawan jenis
mereka, misalnya pernikahan lesbian di Taiwan dan gay di Prancis. Kelompok-kelompok
homoseksual ini dapat membentuk sebuah keluarga, mereka juga dapat memperoleh anak melalui
proses adopsi. Didalam keluarga juga terdapat pembagian status dan peran antaranggota keluarga.
Ada status ayah, ibu, dan anak. Keberadaan status ini memengaruhi peran-peran yang harus mereka
jalankan setiap saat dalam hubungan sosial diantara mereka. Hubungan mereka pun akan dilandasi
hubungan yang bersifat emosional karena ada ikatan darah diantara mereka dan mereka tinggal
dalam sebuah lingkungan yang dinamakan rumah tangga. Ada beberapa fungsi keluarga, pertama
fungsi reproduksi (pemenuhan kebutuhan biologis) digunakan untuk menjamin kelangsungan
generasi dan kelangsungan hidup masyarakat. Kedua, fungsi psikologis, yaitu wadah menyalurkan
kasih sayang antar anggota keluarga. Ketiga, fungsi sosial yaitu tempat sosialisasi pertama bagi anak.
Keempat fungsi ekonomi dimana anggota keluarga berperan dalam membantu perekonomian
keluarga. Kelima fungsi pendidikan, yaitu wadah menyalurkan berbagai ilmu pengetahuan. Fungsi-
fungsi keluarga inilah yang mengalami perubahan seiring perkembangan masyarakat, ada beberapa
fungsi keluarga yang telah mengalami perubahan. Akibat perubahan sosial, anggota keluarga
mengalami sebuah proses differensiasi,peran-peran sosial setiap anggota keluarga mengalami
peningkatan. Demikian pula kepadatan aktivitas kerja yang disebabkan oleh tuntutan ekonomi.
Proses ini dapat menyebabkan kerenggangan hubungan antaranggota masyarakat yang dapat
memicu terjadinya perubahan sosial. Martono,
Nanang. 2016. Sosiologi Perubahan Sosial : perspektif klasik, modern, posmodern dan poskolonial.
Jakarta: Rajawali Pers

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/azwarradhif/perubahan-sosial-dalam-
keluarga_58a9c024fd22bda038cb1074