0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan3 halaman

Sop Pemasangan Infus

Pemasangan infus bertujuan untuk memasukkan cairan atau obat-obatan ke dalam pembuluh darah pasien. Tindakan ini melibatkan penetrasi kulit dengan jarum abocath kemudian memasukkan kanul dan menghubungkannya dengan set infus. Prosedur ini harus dilakukan dengan steril dan mengikuti instruksi dokter untuk kecepatan aliran cairan.

Diunggah oleh

Ima Fajriani
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan3 halaman

Sop Pemasangan Infus

Pemasangan infus bertujuan untuk memasukkan cairan atau obat-obatan ke dalam pembuluh darah pasien. Tindakan ini melibatkan penetrasi kulit dengan jarum abocath kemudian memasukkan kanul dan menghubungkannya dengan set infus. Prosedur ini harus dilakukan dengan steril dan mengikuti instruksi dokter untuk kecepatan aliran cairan.

Diunggah oleh

Ima Fajriani
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PEMASANGAN INFUS

No. Dokumentasi :
No. Revisi :
SOP Tanggal Terbit : 1 April 2016
Halaman :
PUSKESMAS dr. Fitriawaty Jusuf
BONTANG NIP. 19731020 2003122
SELATAN II 006
Tindakan memasang akses ke vena pasien untuk memasukkan cairan rehidrasi
1. Pengertian
atau obat-obatan lainnya
2. Tujuan Sebagai acuan untuk melakukan tindakan pemasangan infus
SK Kepala Puskesmas Bontang Selatan II Nomor 440/ /PKM BS II tentang
3. Kebijakan
Penggunaan dan Pemberian Obat dan/atau Cairan Intravena
4. Referensi Buku Saku Asuhan Keperawatan.
Alat dan Bahan :
1. Infus set
2. Abocath ukuran sesuai kebutuhan
3. Tourniquet
4. Kapas alkohol
5. Prosedur 5. Standar infus
6. Plester
7. Cairan antiseptik
8. Kasa steril
9. Sarung tangan
10. Cairan yang dibutuhkan (NaCl 0,9%/dekstrose/Ringer Laktat/dll)
1. Petugas menjelaskan pada pasien atau keluarga mengenai tindakan yang akan
dilakukan.
2. Pasien mengisi form inform consent.
6. Langkah- 3. Petugas menyiapkan alat dan bahan.
langkah 4. Petugas mencuci tangan dan memakai sarung tangan.
5. Petugas menententukan darah vena yang akan digunakan.
6. Petugas membersihkan area dari bulu-bulu jika ada.
7. Petugas memasang tourniquet.
8. Petugas mendisinfeksi daerah penusukan.
9. Petugas menusukkan jarum abocath dengan posisi 45, lubang jarum
menghadap ke atas dan setelah tampak darah pada pangkal abocath masukkan
kanul perlahan-lahan dan secara bersamaan jarum dikeluarkan dengan cara
mendorongnya sambil tangan yang lain menahan kanul tepat di tempatnya.
10. Petugas melepas tourniquet.
11. Petugas menghubungkan kanul infus dengan set infus dan memfiksasi kanul
abocath dengan membalut kain kasa steril.
12. Petugas menyesuaikan kecepatan aliran pemberian cairan (tetesan cairan)
sesuai indikasi atau sesuai instruksi dokter.
13. Petugas membuang jarum abocath kedalam safety box atau kotak atau
plabotil.
14. Petugas merapihkan alat-alat
15. Petugas melepas sarung tangan dan buang dalam tempat sampah infeksius
16. Petugas mencuci tangan
17. Petugas mencatat pada rekam medik dan buku register (termasuk jenis infus
dan waktu pemasangan).
7. Bagan Alir -
8. Hal-hal yang
perlu Kepatuhan petugas terhadap SOP
Diperhatikan
1. UGD
2. Poli Umum
9. Unit Terkait
3. Poli KIA
4. Poli Gigi
10. Dokumen 1. Rekam Medis
Terkait 2. Pernyataan persetujuan (informed consent)

11. Rekaman No Yang diubah Isi perubahan Tanggal mulai


diberlakukan
Historis
Perubahan

Anda mungkin juga menyukai