Anda di halaman 1dari 3

Bab 1 Pendahuluan

Penyusunan Kurikulum dan Modul Diklat


Pekerjaan Jalan dengan Menggunakan Beton Aspal
Campuran Panas (PAKET : 04)

1.1 LATAR BELAKANG

Salah satu tugas Pusat Pendidikan dan Pelatihan Jalan, Perumahan, Permukiman, dan Pengembangan Infrastruktur
Wilayah berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No. 15/PRT/M/2015 ialah
melaksanakan penyiapan penyusunan kebijakan teknis dan penyelenggaraan diklat bidang jalan, jembatan, perumahan,
permukiman, dan pengembangan infrastruktur wilayah. Sedangkan satu fungsinya adalah: Penyusunan dan standarisasi
teknik dan materi pendidikan dan pelatihan bidang jalan jembatan.

Dengan demikian, penyiapan kurikulum dan modul yang terstandar merupakan bagian tugas dan fungsi Pusdiklat Jalan,
Perumahan, Permukiman, dan Pengembangan Infrastruktur Wilayah untuk melaksanakan diklat bidang jalan dan
jembatan yang berkualitas. Di sisi lain, dalam pembangunan jalan Indonesia, di mana target pembuatan jalan baru dan
pemeliharaan jalan yang cukup tinggi (antara lain target jalan bebas hambatan 1.000 km, jalan arteri 2.700 km, 2.350
km jalan nasional), penggunaan aspal beton campuran panas juga akan cukup tinggi.

Penggunaan hotmix asphalt ini cukup tinggi karena memiliki beberapa kelebihan, antara lain: tidak peka terhadap air
(kedap air), waktu pengerjaan relatif cepat dan efisien dan dapat segera dilalui kendaraan, mempunyai sifat fleksibel
sehingga nyaman bagi pengendara, memiliki stabilitas tinggi sehingga dapat menahan beban berat tanpa deformasi,
tahan terhadap frekuensi lalu lintas dan cuaca, pemeliharaan relatif mudah dan murah. Aspal beton (hotmix) secara
luas digunakan sebagai lapis permukaan konstruksi jalan dengan lalu lintas berat, sedang, ringan, dan lapangan
terbang, dalam kondisi segala macam cuaca. Aspal beton campuran panas (hotmix asphalt) adalah campuran agregat
kasar, agregat halus, dan bahan pengisi (filler) dengan bahan pengikat aspal dalam kondisi suhu tinggi (panas), dengan
komposisi yang diatur oleh spesifikasi teknis. Terdapat beberapa jenis aspal beton campuran panas (hotmix asphalt)
tergantung pada komposisi bahan yang digunakan berdasarkan kebutuhan desain konstruksi jalan. Karena kemampuan
aparatur sipil negara di dalam menentukan penggunaan, memahami proses pembuatan, dan melaksanakan pekerjaan
jalan dengan menggunakan hotmix asphalt dengan tepat sangat diperlukan, maka Pusat Pendidikan dan Pelatihan
Jalan, Perumahan, Permukiman, dan Pengembangan Infrastruktur Wilayah menyelenggarakan penyusunan pedoman,
kurikulum, dan modul diklat untuk materi Pekerjaan Jalan Dengan Menggunakan Beton Aspal Campuran Panas.

1.2 MAKSUD DAN TUJUAN

1.2.1 Maksud Pelaksanaan Kegiatan

Kegiatan penyusunan kurikulum dan modul Diklat pekerjaan jalan dengan menggunakan beton aspal campuran panas
dimaksudkan untuk memfasilitasi kegiatan Pendidikan dan pelatihan Pekerjaan Jalan dengan menggunakan beton aspal
campuran panas menjadi program Diklat yang sistematis dan sistemik berdasarkan program pendidikan yang telah
ditetapkan.

Bab 1 | 1
1.2.2 Tujuan Pelaksanaan Kegiatan

Kegiatan penyusunan kurikulum dan modul Diklat pekerjaan jalan dengan menggunakan beton aspal campuran panas
bertujuan:
1. Untuk memberikan arah kompetensi yang seharusnya dimiliki oleh peserta pelatihan pekerjaan Jalan dengan
menggunakan beton aspal campuran panas
2. Untuk memberikan acuan dalam pemberian penilaian maupun guna kenaikan tingkat dan sejenisnya.
3. Untuk memfasilitasi peserta didik dengan bahan ajar yang telah tersusun secara sistematis dan sistematik
4. Untuk meningkatkan kemampuan aparatur sipil negara, baik di pusat maupun daerah dalam kemampuan pekerjaan
Jalan dengan menggunakan beton aspal campuran panas
5. Untuk menghasilkan dokumen kurikulum dan bahan ajar berupa program dan perangkat pendidikan dan pelatihan di
lingkungan pekerjaan Jalan dengan menggunakan beton aspal campuran panas.
6. Dengan adanya modul dapat lebih memfasilitasi peserta pelatihan dalam kegiatan pembelajaran.

1.3 SASARAN

Sasaran yang ingin dicapai sebagai benefit dari output hasil dari kegiatan Penyusunan Kurikulum dan Modul Diklat
Pekerjaan Jalan dengan Menggunakan Beton Aspal Campuran Panas yang terdiri dari:
1. Tersusunnya Kurikulum untuk dua diklat, yaitu:
a. Kurikulum dan Modul Diklat Penyiapan Bahan dan Formula Rancangan (Design Mix Formula)
b. Kurikulum dan Modul Diklat Pelaksanaan Beton Aspal Campuran Panas.
2. Dilakukannya Analisis Instruksional yang menghasilkan Peta Kompetensi Peserta Diklat.
3. Pengembangan Silabus dua diklat (Diklat Penyiapan Bahan dan Formula Rancangan (Design Mix Formula) serta Diklat
Pelaksanaan Beton Aspal Campuran Panas).
4. Terbentuknya Silabus Diklat Penyiapan Bahan dan Formula Rancangan (Design Mix Formula) serta Diklat Pelaksanaan
Beton Aspal Campuran Panas.
5. Pengembangan Penulisan Bahan Ajar (modul) Diklat Penyiapan Bahan dan Formula Rancangan (Design Mix Formula)
serta Diklat Pelaksanaan Beton Aspal Campuran Panas.

1.4 LINGKUP PEKERJAAN

Lingkup Layanan jasa Konsultansi Kegiatan Penyusunan Kurikulum dan Modul Diklat Pekerjaan Jalan Dengan
Menggunakan Beton Aspal Campuran Panas ini meliputi:
1. Melakukan penyusunan kurikulum diklat bidang Jalan dan Jembatan
2. Melakukan lokakarya kurikulum diklat bidang Jalan dan Jembatan
3. Melakukan penyusunan modul diklat bidang Jalan dan Jembatan
4. Melakukan lokakarya penyusunan modul diklat bidang Jalan dan Jembatan
5. Melakukan penyusunan Pedoman Diklat Bidang Jalan dan Jembatan
6. Melakukan lokakarya penyusunan pedoman diklat bidang Jalan dan Jembatan
7. Melakukan FGD (Forum Group Discussion) penyusunan Pedoman Diklat Bidang jalan dan Jembatan
8. Menyiapkan tambahan materi bahan ajar berupa soal-soal dan hal terkait lainnya

1.5 KELUARAN

Bab 1 | 2
Keluaran yang diharapkan dalam KAK untuk hasil kegiatan ini merupakan output dari pelaksanaan lingkup pekerjaan
terdiri dari 7 poin yang setiap poin merupakan serangkaian produk yang saling memiliki keterkaitan baik dalam konten
maupun tahapan pelaksanaan. Keluaran yang merupakan hasil dari pelaksanaan layanan jasa Konsultansi Kegiatan
Penyusunan Kurikulum dan Modul Diklat Pekerjaan Jalan Dengan Menggunakan Beton Aspal Campuran Panas ini adalah
meliputi:
1. Kurikulum Diklat untuk:
a. Diklat Penyiapan Bahan dan Formula Rancangan (Design Mix Formula)
b. Diklat Pelaksanaan Beton Aspal Campuran Panas
2. Modul/ Materi Bahan Ajar (termasuk di dalamnya soal-soal dan kunci nya, sesuai dengan Perka LAN no 5 tahun 2009)
3. Panduan Studi Kasus
4. Soal Pretest dan Postest
5. Buku Panduan Program Pelatihan / Pedoman Pelatihan
6. Keluaran ini akan digunakan oleh Balai Inkubator Bidang Jalan dan Jembatan untuk diujicobakan kepada para
peserta dan pengajar.

1.6 WAKTU PELAKSANAAN

Total waktu yang diberikan untuk menyelesaikan Kegiatan Penyusunan Kurikulum dan Modul Diklat Pekerjaan Jalan
Dengan Menggunakan Beton Aspal Campuran Panas ini adalah 5 (lima) bulan atau 150 (seratus lima puluh) hari
kalender.

Bab 1 | 3