Anda di halaman 1dari 9

ToC

1. Stenosis Mitral
2. Regurgitasi Mitral
3. Stenosis Aorta
4. Regurgitasi Aorta
5. Penyakit katup Pulmonal
6. Penyakit Katup Trikuspid

=======================

1.

Stenosis Mitral

Ex:
- kongenital
- deformitas parasut mitral
- vegetasi SLE
- karsinosis sistemik
- deposit amiloid
- akibat obat fenfluramin/phentermin
- RA
- kalsifikasi annulus pada usila
- 60% riw demam rematik, sisanya menyangkal

Patologi: 10-20 thn sampai jd gejala klinis


- demam rematik: katup mitral berbentuk mulut ikan (fish mouth) or lubang kancing
(button hole)
- endokarditis rematik: katup berbentuk funnel shaped

Manif:
- gejala berkaitan dgn luas area yg terkena (muncul bila <2-2.5 cm2)
- bila gejala ringan, akan dicetuskan pada ^ curah jantung:
+ hamil
+ infeksi
+ latihan
+ stres emosi
+ AF dgn fast vent response
- gejala kongesti paru diganti dgn fatigue krna ^ resistensi vaskular paru ->
menghambat sirkulasi daerah proksimal kapiler paru)
- aritmia atrial (AF): pada usila or distensi atrium yg menyolok (tdk brhubungan
dgn derajat stenosis)
- hemoptisis, karena:
+ apopleksi pulmonal krna ruptur vena bronkial yg melebar
+ sputum dgn bercak darah pd serangan PNND
+ sputum sprti karat (pink frothy) krna edem paru
+ infark paru
+ bronkitis kronik krna edem mukosa bronkus

PF:
- opening snap, diastolic rumble (posisi LLD), gerakan2 latihan ringan, tahan
napas, pake bell
- S1 mengeras bila msh stenosis, kalo kalsifikasi sdh tdk keras
- lamanya bising menggambarkan beratnya stenosis (bukan derajat bising!)
- derajat bising bisa jd halus pada obes, low EF, edem paru, PPOK

PP:
1. Ro:
- LAH, pembesaran a. pulmo (ada hub dgn resistensi vask pulmo)
- kerley line A dan kalsifikasi katup mitral
2. Echo doppler:
- paling sensitif dan spesifik
- tentukan gradien, area katup, besarnya tekanan pulmonal
3. Echo transesofageal
4. Kateterisasi (dulu sblm ada echo)

Tx:
1. asimtomatik:
- tergantung eko
- cegah endokarditis
- balon mitral valvuloplasty bila <1.5 cm2
2. obat2an
- cegah endokarditis: penisilin, eritro, sulfa, sefalosporin
- inotropik negatif: BB blocker, CCB; bila irama sinus, dan simtomatik wktu
exercise
- digitalis: bila ada disfungsi vent kiri/kanan
- exercise yg ringan
3. AF: lihat di Atrial Fibrilation > digitalis, tunggal/kombinasi BB/CCB
4. VAlvotomi mitral perkutan dgn balon
5. Bedah, repair oor ganti katup

=======================

2.

Regurgitasi Mitral

Ex:
A. Akut
1. primer akut non iskemik
- ruptur chordae spontan
- endokarditis infektif
- degenerasi miksomatous dari katup
- trauma
- hipovolemia pada prolaps katup mitral
2. karena iskemi akut -> ruptur musculus papilaris (1 or keduanya)
3. Sekunder akut pada kardiomiopati
-> ada penebalan tdk proporsionall dan asimetris
-> berubah posisi -> tdk berfungsi sempurna
B. Kronik
1. Post inflamasi
- rematik
- SLE
- sindrom antikardiolipin
- pos radiasi
2. Degeneratif
- prolaps katup mitral
- ruptur korda idiopatik
- sindrom marfan
- Ehlers-Danlos syndrome (manusia karet)
- Traumatik
3. Penyakit miokardial
- iskemik, kardiomiopati
4. Penyakit infiltratif
- amyloid disease
- Hurler disease
5. Encasing disease
- sindrom hipereosinofilik
- fibrosis endomiokardial
- penyakit karsinoid
- lesi ergot
- lesi diet-obat
6. Endokarditis: lesi destruktif
7. Kongenital: cleft leaflets, transposisi katup

Patof:
1. Akut:
-> severe volume overload -> diastol^
-> vent kiri tdk berdilatasi tapi mekanisme frank starling
-> tapi afterload berkurang krna regurgitasi
=> kardiak output menurun, kongesti paru
2. Kronik
-> regurgitant -> vent remodelling -> dilatasi vent kiri beserta ^ massa

Manif:
1. Akut:
- gejala hampir selalu ada, berat
- PF:
a. palpasi: hampir tdk ada tanda2
b. S1: halus/normal
c. Murmur: sistolik-pansistolik
- EKG: normal
- Ro: kardiak normal, edema pulmo
2. Kronik
- bisa asimtomatis
- PF:
a. palpasi: impuls apikal dinamis berpindah
b. S1: halus
c. Murmur: pansistolik
- EKG: LVH, AF
- Ro: LAH
- Spesifik:
a. prolaps katup mitral
+ nyeri dada, klik sistolik ringan, murmur sistolik
+ perubahan ST-T
+ Ro: pektus ekskavatum
b. Organik:
+ letih/lelah
+ murmur pansistolik keras, S3
+ AF, kardiomegali, LAH
c. Fungsional
+ CHF
+ murmur sistolik awal halus, S3, S4
+ Q, LBBB
+ kardiomegali, edem paru

Tx:
1. Medikamentosa:
- vasodilator arteri
+ cth: na nitroprussid (pasang dgn Swan ganz catheter utk titrasi, half life
pendek)
+ turunkan volume regurgitant, ^ forward flow
+ jgn digunakan bila berat dgn hipotensi
+ katup baru bila hemodinamik stabil
- Intra Aortic balloon counter pulsation
2. Medikamentosa kronik
- PJR: profilaksis demam rematik
- AF: digoksin or BB (utk MVP), antikoagulan oral
- diuretik utk gagal jantung, kontrol keluhan
- ACEI
3. Operasi: rekonstruksi katup mitral, mitral valve replacement
- cek dulu morfologi lesi dan etiologi; nilai performance vent kiri
- bila direplace:
+ minum antikoagulann kalo katup mekanik
+ kalo biologic umur valve sulit diprediksi
- Bedah katup mitral pada RM kronik:
+ RM berat yg akan jalani CABG, LVEF >30%
+ RM sedang yg akan jalani CABG

===================

3.

Stenosis Aorta

Ex:
- kalsifikasi senilis
- variasi kongenital
- PJR

Pato:
- masa laten: fibrosis, kalsifikasi katup:
+ angina
+ sinkop
+ gagal jantung
- begitu muncul gejala, hanya 50% yg bisa sampe 5 tahun, kecuali ganti katup
- pressure overload yg progresif di LV
-> rangsang RAAS -> hipertrofi miokard
-> ^ tekanan intra ventrikel (Rumus laplace) utk pertahankan wall stress
Stress = pressure x radius
_________________
2 x Thickness
-> tahanan aorta bertambah -> iskemi sub endokard, gagal miokard

PF:
- murmur ejeksi sistolik di basis ke leher
- awal msh keras dan kasar puncak mid sistol serta thrill
- kongenital: klik sistolik
- amplitudo nadi menurun
- BJ 2 menurun

PP:
- EKG
- Echo
- Treadmill exercise test: utk asimtomatik dgn velocity transvalv 3-4 detik
- dobu stress echo: utk gradien transaorta rendah or fungsi sistol menurun
- MSCT
+ nilai area katup dan kalsifikasi koroner
+ evaluasi aorta, distribusi kalsiu, patologi arteri perifer
- CRM
+ ukur fibrosis miokard
- Kateterisasi dan angiografi
+ dengan tanda MI utk pastikan keterlibatan a. coronary
+ kelainan multivalvular
+ muda asimtomatik non kalsifikasi, dan msh bisa valvotomi balon
+ curiga obstruksi infravalv (kardiomiopati, hipertrofik obstruktif)

Tx:
- no medikamentosa yg definitif, tapi stlh timbul gejala: harus op katup (TAVI)
- Transcatheter aortic valve implantation
- asimtomatik: periksa doppler echo
- cegah aterosklerosis
- sambil tunggu OP (TAVI)
+ digoxin, diuretik
+ ACEI/ARB
+ NTG
- baloon valvuloplasti

=======================

4.

Regurgitasi Aorta

Ex:
1. Dilatasi pangkal aorta
- penyakit kolagen
- aortitis sifilitika
- diseksi aorta
2. Penyakit katup artifisial
- PJR
- endokarditis bakterial
- aorta artificial congenital
- VSD
- ruptur traumatik
- aortic LV tunnel
3. Genetik
- sindrom marfan
- mukopolisakaridosis

Patof:
-> CO turun -> Dilatasi ventrikel, ^ tekanan artifisial vent kiri
-> lanjut -> tekanan LA, pulmonary wedge pressure, a. pulmonal, RV, RA ^; CO V
meskipun istirahat

Manif
1. Kronik: awalnya kompensasi, lama2 dekomp
- PF:
+ murmur diastolik
+ kalo stroke volume ^, ada tabrakan antara regurgitan dan darah dari katup
mitral: (bising mid/late diastolik) = Austin Flint murmur
- tanda kebocoran perifer:
+ wide pulse pressure
+ nadi artifici's
+ nadi quincke's
+ Hill's sign
+ pistol shot sound
+ Traube's sign
+ Duroziez's sign
+ de musset sign
+ Muller's sign
+ Rosenbach's sign
+ Gerhardt's sign
+ Landolfi's sign
2. Akut
- tidak sempat jd kompensasi: sesak napas berat
- bising artifisial melemah krna tekanan artifisial vent kiri menyamai artifisial
aorta
- echo: LV volume overload, penutupan artifisial katup mitral (?)

Tx:
1. Medikamentosa
- digitalis: regurgitasi berat dan dilatasi jantung meski asimtomatik
- bila krna PJR cegah sekunder dgn AB
- pada dilatasi aorta krna Marfan: propanolol
- nifedipine, felodipine, AC: kurangi beban vent kiri
- kronik berat dan HF: ACEI or ARB lmyn utk hptnya
2. Bedah
- reparasi katup: hanya krna akibat diseksi aorta
- ec lainnya: artifisial
- indikasi:
+ LVH progresif, dimensi diastolik 50 mm, EF 50%
+ LV simtomatik: ganti katup stlh diobati scra intensif utk cegah gejala gagal
jantung

===================

5.

Penyakit Katup Pulmonal

A. Stenosis Pulmonal

- terminologi stenosis pulmonal: aortic root normal atau dengan intact septum
ventrikel

Jenis:
- isolated valvular (90%)
- subvalvular:
+ menyempit di regio infundibular/subinfundibular
+ sering katupnya normal (mis tetralogi fallot)
- peripheral (supravalvular)
+ di a. pulmonalis utama or di bifurkasio or di cabang distal
+ cth: ASD, VSD, or PDA

Ex:
- defek
+ ASD, VSD, tetralogi of fallot
+ hypoplastic RV, transposisi great arteries
+ double outlet RV, double inlet LV (single vent)
+ corrected transpostion of great arteries
+ tricuspid atresia
- sindrom
+ asplenia syndrome
+ rubella syndrome
+ Noonan's syndrome: lesi kardiak
+ cardiofacial syndrome
+ william's syndrome: valvular dan supravalvular

Patof:
- RVH -> RV function V -> peningkatan end diastolic pressure
-> pada anak2 (bila ada shunt): shunt dari kanan ke kiri -> sianosis

Manif (dewasa):
- gejala CHF
- nyeri kepala, sinkop, dll
- Right ventricular heave, thrill
- Au:
+ S2 wide split
+ S4 di tepi kiri bawah sternum
+ klik ejeksi pulmonal
+ bising mid sistolik ejeksi

PP:
- Ro: dilatasi segmen arteri pulmo, RVH, RAH
- echo
- kateterisasi, liat perbedaan tekanan katup:
+ trivial: <25 mmHg
+ ringan: 25-49 mmHg
+ sedang: 50-79 mmHg
+ berat: >= 80 mmHg

Tx:
1. Medis:
- trivial dan ringan: tdk butuh intervensi
- profilaksis endokarditis infektif
- sedang dan berat: tindakan interVensi, monitor rutin, cegah endokarditis
2. Intervensi:
- valvulotomi dgn inflow occlusion
- hipotermia
- cardiopulmo bypass
- balloon valvuloplasty

B. Regurgitasi Pulmonal

Ex:
- daun katup pulmo tdk ada or mengalami rudimentasi
- kongenital (bikuspid or quadrikuspid)
- prolaps
- idiopatik
- karsinoid
- rheuma
- sifilis
- endokarditis
- aSD
- marfan's syndromme
- hipertensi pulmonal berat
- iatrogenik: bedah or pulmonal baloon valvuloplasty pada TOF

Patof:
- eksaserbasi: ^ tekanan arteri pulmo (cth stenosis cabang a. pulmo, bronkopulmo
disease, disfungsi LV, pykt vaskular pulmo)
- beban berlebih -> end diastolic volume ^ -> end systolic volume ^
-> dilatasi dan peregangan RV -> konduksi interventrikel melambat
-> tercipta substrat mechano-electrical -> sirkuit re-entry
-> sustained VT

Manif:
- S2 bisa normal ato split
- bising diastolik dekresendo nada rendah (bila nada tinggi: regurgitasi aorta)
- Graham-Steele murmur: dengan inspirasi -> ^ bising awal diastolik

PP:
- EKG
+ aritmia atrial
+ pemanjangan QRS (rSr di prekordial kanan):
durasi menggambarkan pembesaran RV dan potensiasi terjadi disfungsi RV
+ RBBB
- Ro
- Echo

Tx:
1. Medis:
- ACEI
- profilaksis endokarditis, monitoring tiap 1-3 thn utk asimtomatik
2. Bedah

===================

6.

Penyakit Katup Trikuspid

A. Regurgitasi Trikuspid

Ex:
1. Anatomis katup abnormal
- PJR
- non PJR:
+ endokarditis infektif
+ Ebstein's anomaly
+ prolaps katup trikuspid
+ kongenital (defek AV kanan
+ karsinoid (dgn hpt pulmonal)
+ infark miokard, ruptur m. papilaris
+ trauma
+ kelainan jaringan ikat (sindrom marfan)
+ RA
+ radiasi, dgn akibat gagal jantung
+ fibrosis endomiokard
2. Anatomis katup normal: kenaikan sistol RV krna berbagai sebab (dilatasi annulus)
3. Lain2:
- kawat pacu jantung
- hipertiroidisme
- endokarditis Loeffler
- aneurisma sinus valsava
Pato:
- ^ kenaikan end diastolik RA mendekati RV

Manif:
- selalu ada gambaran penurunan berat badan, sianosis, ikterus
- gejala RV failure
- bisa ada pulsasi sistol di permukaan hepar
- gelombang x dan x1 yg normal akan hilang, y descent jd nyata
- au:
+ S3 dari RV, lebih keras pada inspirasi
+ S2 pulmo akan mengeras bila disertai hpt pulmo
+ bising pansistol - subxiphoid
+ derajat bising meningkat pada inspirasi (Rivero-Carvello's sign)
+ kenaikan aliran lwt trikuspid -> bising diastolik ddi parasternal kiri

PP:
- Ro: RVH, kalsifikasi anulus trikuspi, hpt pulmo
- EKG
- Echo

Tx:
- konservatif: diuretik, digitalis
- bedah:
+ bila ada tanda hpt pulmo
+ annuloplasti
+ bila berat: ganti katup prostesis

B. Stenosis trikuspid

Ex:
- selalu karena rematik
- meskipun jarang: atresia trikuspid, tumor atrium kanan, sindrom karsinoid,
vegetasi katup

Patof:
- pressure gradien besar antara RA dan RV pd saat latihan/inspirasi, menurun pd
istirahat/ekspirasi

Manif:
- vena jugular melebar, gelombang a besar, gelombang v tdk jelas, y descent jd
lambat
- ada pulsasi presistol di permukaan hepar
- au:
+ opening snap di presistol pada garis sternal kiri-xyphoid
+ melemah di ekspi dan valsava, keras di inspirasi

PP:
- echo
- EKG

Tx:
- diuretik, restriksi garam
- AB utk cegah jd endokarditis infektif
- Bedah:
+ komisurotomi (bila ada regurgitasi, sekalian anuloplasti)