Anda di halaman 1dari 2

Nama : Rubi Aryaguna

Jenis kelamin : Laki-laki


Tanggal lahir : 18 Maret 2015
Alamat : Kel. Sindang Barang 03/01
Nama orang tua : Tn. Heriyana/Ny. Devi Septi Ariyani
Rubi Aryaguna merupakan anak dari orang tua tunggal yaitu Ny. Devi Septi Ariyani,
berusia 22 tahun dengan pendidikan SD. Tn. Heriyana, usia 23 tahun sebagai ayah kandung
sudah meninggalkan Rubi sejak usianya masih 2 bulan. Rubi dilahirkan cukup bulan di RSUD
Kota Bogor atas rujukan partus lama, meskipun pada akhirnya lahir secara spontan dengan berat
badan 2800 gr dan panjang badan 46 cm. Rubi saat ini berusia 25 bulan.
Bersama nenek, tante, dan ibunya Rubi tinggal di sebuah kontrakan petak dalam gang
kecil di daerah Sindang barang. Kontrakan terdiri dari ruang tamu, kamar tidur, dapur beserta
kamar mandi dan semuanya hanya berbatas tembok sekat. Saat ini ibu dari Rubi tidak memiliki
pekerjaan. Semua biaya antara lain kontrakan, makan sehari-hari dan kebutuhan dasar lainnya
masih bergantung kepada sang nenek yang saat ini bekerja sebagai pengurus taman. Air yang
digunakan sehari-hari untuk mandi adalah dari sumur, airnya berwarna kuning, sehingga untuk
memasak dan minum ibu harus mengambil air bersih di MCK yang jaraknya cukup jauh dari
tempat tinggal. Untuk masak sehari-hari ibu sudah menggunakan kompor gas.

Saat ini Rubi berusia 25 bulan dan dalam proses penyapihan ASI, nafsu makan sedang
berkurang karena terkena infeksi saluran nafas atas & otitis media namun ibu sudah
membawanya ke dokter THT untuk penanganan. Untuk imunisasi dasar Rubi sudah lengkap. Ibu
rajin kontrol ke puskesmas dan posyandu terkait dengan gizi buruk yang sudah diketahui sejak
Rubi berusia 17 bulan.

Makanan sehari-hari Rubi biasanya berupa nasi atau bubur ditambah dengan tempe
ataupun tahu serta sayur-sayuran (bayam, sop) dengan porsi sedang, namun untuk daging-
dagingan dalam satu minggu hanya sekitar 3-4x memakan daging ayam atau ikan. Dalam sehari
Rubi biasa makan 3 sampai 4 porsi dengan selingan nutridrink, biskuit dan agar-agar jadi yang di
beli di warung. Untuk jajanan, ibu mengaku bahwa Rubi jarang makan-makanan kecil dari
warung, karena Rubi seperti telah mengerti keadaan ekonomi keluarga sehingga jarang meminta
dibelikan jajanan.
Perawakan Rubi saat ini terlihat kurus dan rewel, dan ibu sudah di edukasi untuk tetap
rajin kontrol ke puskesmas atau pun posyandu agar gizi tetap terpenuhi. Setelah di edukasi
kembali, ibu Rubi berjanji untuk lebih semangat lagi mengurus anak semata wayangnya, ibu juga
memiliki keinginan untuk bekerja nantinya mengingat usia Rubi akan terus bertambah dan
kebutuhan pun juga semakin banyak.

Berat Badan Panjang Badan Status Gizi


Sebelum Intervensi
7,6 kg 77 Sangat Kurus
Berat Badan Panjang Badan Status Gizi
Setelah Intervensi
8,7 kg 77,5 Normal