Anda di halaman 1dari 3

LAPORAN KERJA PRAKTIK

BAB V

PENUTUP

Kerja praktik yang dilakukan pada proyek Pembangunan Shelter dan Apron

Lanud Tarakan. Dalam melakukan kerja praktik ini penulis telah banyak

memperoleh pengetahuan dan pengalaman yang ada di lapangan. Berdasarkan

kegiatan proyek yang diikuti, dapat diambil beberapa kesimpulan dan saran yang

diperoleh dari pengamatan langsung di lapangan serta keterangan yang

memberikan oleh pihak-pihak yang terlibat pada pelaksanaan proyek.

5.1. Kesimpulan

Berdasarkan dari hasil pemantauan di lapangan selama 2 bulan

melaksanakan kerja praktik ini, maka penulis dapat mengetahui proses

pelaksanaan pekerjaan Pondasi, Lapis Pondasi, Kolom, Sloof, Plat Lantai dan

Baja . Beberapa poin penting yang di ambil menjadi kesimpulan diantaranya

sebagai berikut :

1) Berdasarkan hasil perhitungan pile cap diketahui tulangan pokok D16

dibutuhkan besi 13 Lonjor/batang dan tulangan D12 dibutuhkan besi 13

Lonjor/batang. Hasil perhitungan volume pekerjaan cor pile cap yaitu

10,8 m3 dengan mutu beton K-275 dibutuhkan : Semen 88 sak; Pasir 6 m3;

Kerikil 7 m3; Air 3 m3.

2) Berdasarkan hasil perhitungan soil cement diketahui volume keseluruhan

adalah 605,88 m3 dibutuhkan 3029 sak semen dan Tanah 533,174 m3.

PEMBANGUNAN SHELTER DAN APRON V-1


LAPORAN KERJA PRAKTIK

3) Berdasarkan hasil perhitungan pekerjaan base coarse diketahui volume

base coarse A 757,35 m3 dan vulome base coarse B 1060,29 m3.

4) Berdasarkan hasil perhitungan kolom diketahui tulangan pokok D19

dibutuhkan besi 5 Lonjor/batang dan tulangan D16 dibutuhkan besi 4

Lonjor/batang, dan sengkang 10 11 lonjor/batang. Hasil perhitungan

volume cor kolom yaitu 2,604 m3 dengan mutu beton K-275 dibutuhkan :

Semen 22 sak; Pasir 2 m3; Kerikil 2 m3; Air 1 m3.

5) Berdasarkan hasil perhitungan sloof diketahui tulangan pokok D16

dibutuhkan besi 78 Lonjor/batang dan sengkang 10 sebanyak 54

Lonjor/batang. Hasil perhitungan volume cor Sloof yaitu 12,3 m3 dengan

mutu beton K-275 dibutuhkan : Semen 100 sak; Pasir 7 m3; Kerikil 8 m3;

Air 3 m3.

6) Berdasarkan hasil perhitungan plat beton diketahui kebutuhan tulangan

Dowel 36 dibutuhkan besi 48 Lonjor/batang dan tulangan Tie Bar D16

dibutuhkan besi 62 Lonjor/batang. Hasil perhitungan volume cor lantai

beton yaitu 757,35 m3 dengan mutu beton K-350 dibutuhkan : Semen

6786 sak; Pasir 361 m3; Kerikil 421 m3; Air 163 m3.

7) Berdasarkan hasil perhitungan Baja diperlukan Baja WF 588 x 300 x 12

x 20 diperlukan 11 lonjor/batang, Baja WF 350 x 175 x 7 x 11 diperlukan

23 lonjor/batang, Baja WF 200 x 100 x 5,5 x 8 x 11 diperlukan 2

lonjor/batang, dan Baja Canal 150 x 65 x 20 x 2,3 diperlukan 160

lonjor/batang.

PEMBANGUNAN SHELTER DAN APRON V-2


LAPORAN KERJA PRAKTIK

5.2. Saran

Adapun beberapa saran yang dapt diberikan sebagai masukan

khususnya kepada pelaksanan proyek dan pada semua pihak yang terlibat

dalam kegiatan-kegiatan pelaksanaan proyek sebagai berikut :

a. Lebih ditingkatkan kembali untuk kedisiplinan mengenai keselamatan

kerja seperti menggunakan helm pengaman dalam pengerjaan

pemasangan bangunan baja Pembangunan Shelter.

b. Pihak pelaksana diharapkan agar melaksanakan pekerjaan sesuai dengan

time schedule/jadwal rencana berdasarkan kurva S proyek yang telah

direncanakan.

c. Pengadaan material diharapkan agar tepat pada waktu agar tidak

menyebabkan keterlambatan pekerjaan di lapangan.

PEMBANGUNAN SHELTER DAN APRON V-3