Anda di halaman 1dari 15

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Masyarakat di Indonesia maupun internasional kebanyakan
terlalusibuk dengan pekerjaannya, sehingga tidak cukup waktu untuk
berolahraga.Seiring perjalanan waktu, sedikit demi sedikit keadaan tersebut
membuatkondisi tubuh mereka menurun. Saat ini ada kecenderungan
masyarakatuntuk memilih pengobatan timur untuk membantu supaya sehat
dan bugarkembali, seperti: masase, akupresur, ultrasound,
hydrotherapy,oksigenotherapy, aeroionotherapy, refleksoterapi,
chemotherapy dan lain-lain. (Ridwan Purnama, 2012 dalam Anggriawan.
2013)
Saat ini penggunaan pengobatan alternatif semakin populer. Dari
data didapatkan bahwa di Amerika, pasien yang menggunakan pengobatan
alternatif lebih banyak dibandingkan dengan yang datang ke dokter umum
sedangkan di Eropa penggunaannya bervariasi dari 23% di Denmark dan 49%
di Prancis. Di Taiwan 90% pasien mendapat terapi konvensional
dikombinasikan dengan pengobatan tradisional Cina dan di Australia sekitar
48,5% masyarakatnya menggunakan terapi alternatif. Dari data diketahui pula
bahwa penggunaan terapi alternatif pada penyakit kanker bervariasi antara 9
% sampai dengan 45 % dan penggunaan terapi alternatif pada pasien penyakit
saraf bervariasi antara 9 sampai 56 %. Penelitian di Cina menunjukkan bahwa
64 % penderita kanker stadium lanjut menggunakan terapi alternatif.
Penelitian Kessler et all menunjukkan bahwa 9 dari 10 pasien yang menderita
ansietas dan 6 dari 10 penderita depresi berkunjung ke psikiater dan pengobat
alternatif. Dokter yang berkecimpung pada pengobatan alternatif pun
meningkat. Di Inggris ada sekitar 40 % dokter mengadakan pelayanan
pengobatan alternatif.
Charthy, dalam Natural therapies menyebutkan beberapa jenis
pengobatan alternatif, yaitu : akupresur, akupuntur, teknik alexander,

1
kinesiology, aromaterapi, autogenic therapy, chiropractice, terapi warna,
homeopati, osteopati, hipnoterapi, iridology, naturopathy, terapi nutrisi, terapi
polaritas, psikoterapi, refleksiologi, pemijatan, pengobatan Cina. Sedangkan
dalam ensiklopedia pengobatan alternatif, Jenis pengobatan ini dibagi dalam
3 kelompok besar yaitu : 1. Terapi Energi yang meliputi : akupuntur,
akupresur, shiatsu, do-in, shaolin, qigong, tai chi chuan, yoga, meditasi,
terapi polaritas, refleksiologi, metamorphic technique, reiki, metode bowen,
ayurveda, terapi tumpangan tangan. 2. Terapi fisik yang meliputi : masase,
aromaterapi, osteopati, chiropractic, kinesiology, rolfing, hellework,
feldenkrais method, teknik alexander, trager work, zero balancing, teknik
relaksasi, hidroterapi, flotation therapy, metode bates . 3. Terapi pikiran dan
spiritual yang meliputi : psikoterapi, psikoanalitik, terapi kognitif, terapi
humanistik, terapi keluarga, terapi kelompok, terapi autogenik.
Tidak hanya karena ada penyakit, orang yang yang terlalu sibuk
bekerja sampai melebihi batas kemampuannya juga rawan akan cedera pada
tubuh yang disebabkan oleh faktor instrinsik maupun ekstrinsik. Cedera
adalah kelainan yang terjadi pada tubuh yang mengakibatkan timbulnya
nyeri, panas, merah, bengkak, dan tidak dapat berfungsi baik pada otot,
tendon, ligamen, persendian ataupun tulang akibat aktivitas gerak yang
berlebihan atau kecelakaan dan gerak sendimenjadi menurun (ROM)
(Anggriawan. 2013)
Teknik-teknik menghilangkan nyeri dan rasa sakit beraneka ragam,
diantaranya akupunkture, akupresur, dan massage. Dalam Gondo (2009),
akupunktur merupakan bagian penting dalam pengobatan tradisional Cina,
yang mencakup teknik lain seperti kop, moxibustion, masase (Tuina),
dan obat herbal Cina. Sedangkan dalam Anggriawan(2013), tak jauh dari
akupunktur, akupresur digunakan untuk mengurangi tingkat nyeri yang
terjadi, akupresur terletak di seluruh tubuh dekat dengan permukaan kulit dan
terhubung satu sama lain melalui jaringan yang komplek dari meridian.
Setiap titik-titik akupresur mempunyai efek khusus pada sistem tubuh, atau
organ tertentu. Selain itu, banyak ahli kesehatan menyadari dan membuktikan

2
bahwa massagetidak sekedar cara untuk mendapatkan kesegaran badan,
kekuatan tubuh,dan ketenangan jiwa, tetapi mempunyai pengaruh yang lebih
luas terutamadalam membantu proses penyembuhan suatu penyakit, kelainan
ataugangguan fisik, serta mencegah atau memulihkan cedera (Tjipto
Soeroso,1983 dalam Anggriawan. 2013)

B. Rumusan Masalah
Bagaimana teknik melakukan akupunktur?

C. Tujuan
1. Mengetahui teknik akupunktur.
2. Mampu mengaplikasikan teknik akupunktur pada ibu hamil, bersalin dan
disminorea.

3
BAB II
PENDAHULUAN

A. Akupunktur
Akupunktur adalah salah satu dari cabang utama kedokteran
tradisional Cina. Dalam praktiknya, sebuah terapi akupunktur melibatkan
penggunaan jarum yang ditusukkan ke beberapa titik spesifik pada tubuh.
Proses ini dipercaya dapat menyesuaikan dan mengubah aliran energi menuju
pola yang lebih sehat, dan ini digunakan untuk mengatasi berbagai macam
penyakit dan keluhan kondisi kesehatan.Akupuntur adalah salah satu tehnik
pengobatan yang tertua menurut pencatatan di Cina sekitar tahun 500
sebelum masehi. Menurut buku kaisar kuning The Yellow Emperor of
Internal Medicine atau Huang Di Nei Ching, diketahui cara
mendeteksi dan terapi suatu penyakit berdasarkan kehidupan yang
seimbang antara makrokosmos dan mikrokosmos. Ajaran keseimbangan
ini sesuai dengan falsafah Tao yang dianut bangsa Cina. Filosofi dasar
akupuntur tradisional adalah Yin Yang dan 5 unsur yang menjadi dasar
filosofi keseimbangan tubuh untuk mempertahankan kondisi sehat (Saputra,
2005 dalam Fihayati, 2011 ).
Penjelasan klasik dari kedokteran Cina adalah bahwa di dalam tubuh
kita terdapat saluran-saluran energi yang memiliki pola tertentu di seluruh
bagian dan permukaan tubuh kita. Saluran energi yang dikenal dengan
meridian ini dapat dibayangkan seperti sungai yang mengalir ke seluruh
tubuh kita seperti sistem irigasi yang menghidupkan jaringan-jaringan di
tubuh kita. Sebuah hambatan pada pergerakan sungai energi ini bersifat
layaknya sebuah bendungan yang menghambat laju alir ke sisi
setelahnya.(Rumah Sehat Holistik. 2015)
Penjelasan saintifik modern menyatakan bahwa penusukan titik-titik
akupunktur merangsang sistem syaraf untuk melepaskan zat-zat kimia di otot-
otot, tulang belakang dan otak. Zat-zat kimia ini akan mengubah pengalaman
atas rasa nyeri atau memicu pelepasan zat kimia dan hormon lainnya yang

4
mempengaruhi sistem regulasi internal tubuh sendiri.(Rumah Sehat Holistik.
2015)
Keseimbangan energi dan biokimia yang meningkat oleh terapi
akupunktur pada akhirnya akan merangsang kemampuan penyembuhan alami
tubuh, dan untuk meningkatkan kondisi kesehatan fisik dan emosi.(Rumah
Sehat Holistik. 2015)

Manfaat Akupuntur pada kehamilan, persalinan, dan nifas dalam Amazine


(2015)
1. Trimester Pertama
Pada tahap pertama kehamilan, akupunktur mengurangi berbagai keluhan
seperti mual, muntah, dan migrain. Akupunktur diyakini meningkatkan
produksi darah, menghilangkan racun dari tubuh, serta membuat ibu
hamil lebih rileks.
2. Trimester Kedua
Pada trimester kedua, seorang wanita hamil mengalami banyak
perubahan dalam tubuh akibat pertumbuhan bayi. Hal ini menyebabkan
nyeri punggung serta keluhan lain. Pada tahap ini, akupunktur
memberikan bantuan meredakan nyeri ulu hati, wasir, kecemasan, dan
depresi.
3. Trimester Ketiga
Akupunktur tetap menguntungkan sampai tahap terakhir kehamilan.Pada
tahap ini, akupunktur membantu mengatasi gejala nyeri punggung, linu
panggul, nyeri sendi, dan mempersiapkan wanita hamil menjalani
persalinan.
4. Tahap Persalinan
Akupunktur mengurangi rasa sakit saat memasuki proses
persalinan.Akupunktur mampu mengkondisikan seorang ibu hamil agar
mampu bersalin lebih mulus dan dalam waktu lebih singkat. Akupunktur
juga membantu menginduksi persalinan dalam kasus persalinan yang
terlambat.

5
5. Pasca Persalinan
Akupunktur efektif membantu seorang wanita untuk memulihkan kondisi
setelah persalinan. Terapi ini juga membantu mengatasi masalah
menyusui dan depresi postpartum

B. Tekhnik Akupunture
Akupuntur berasal dari kata lain acus yang berarti jarum dan puctura
yang berarti menusuk, sehingga secara harfiah acupuncture berarti menusuk
dengan jarum. Defines lain dari acupuncture adalah a model of medicine
that promotes health through altering Qi flow within body sedangkan di
kamus Webster disebutkan acupuncture is originally a Chinese practice of
puncturing the body (as with needles) to cure disease or relieve pain.
Menurut konferensi Consensu National Intituteof Health 1967
didefinisikan Acupunture describe a family of procedures involving
stimulation of anatomical location on the skin by s variety of techniques.
There are variety of approaches to diagnosis amd treatment in Americans
acupuncture that incorporate medical traditions from chinese, japan, korea
and other countries.
Namun ada definisi yang diusulkan untuk penelitian di bidang
akupuntur yaitu The insertion of at least I thin, solid metallic needle into
the body. To meet the specific definition of acupuncture the needles can be
manipulated or stimulated only manually. The primary intent of needling is
the stimulating of acupuncture point(s) as commonly defined in textbooks of
acupuncture.
Titik akupunktur bersifat biolistrik mempunyai ciri-ciri papillae kulit
2 kali lebih banyak, mengandung kapiler teranyam dengan saraf sensoris,
ujung-ujung saraf simpatis, sehingga dengan demikian menaikkan ke
konduktivitas kulit diatasnya karena tekanan listriknya rendah, ternyata
memiliki gap junction sangat banyak dan tahanan listrik yang berkurang
karena konsentrasi kalsium eksternal rendah (Pang Yu, 1990).

6
Titik akupunktur terletak dipermukaan tubuh, terutama pada lokasi
dimana bundle saraf menembus fascia otot atau secara histologi merupakan
struktur neudermal dengan densitas local yang tinggi, yang banyak
mengandung serabut saraf simpatik (Listcher 2000). Dari berbagai cara
membuktikan keberadaan titik akupunktur baik secara termografi dengan
tujuan membuat visualisasi perubahan-perubahan perfusi perifer selama
akupunktur dengan menggunakan kamera infra merah yang mampu
mendeteksi perubahan distribusi suhu. Titik akupunktur yang dipilih adalah
PC 6 (Neiguan) dan LI 11 (Quchi) yang masing-masing terletak pada 3 jari
proksimal dari pergelangan tangan volair dari sisi radial ujung lipatan kulit
siku, dimana kombinasi titik tersebut memberi efek meningkatkan signifikan
suhu perifer selama akupunktur (Litscher, 2000).
Pemakaian spektrokopi dan sonografi digunakan untuk diagnosis dan
pemantauan mengalami pengembagan pesat di neuroscience, neurology,
neurosurgery, anaesthesiology dan intensive care medicine. Spektroskopi
dan sonografi juga dimanfaatkan oleh Litscher et all untuk
mengindentifikasi efek cerebral pada akupunktur dengan menggunakan near
infrared spectroscopy (NIRS) untuk mengukur perubahan oksigenasi
cerebral regional (rSO2), dan transcranial Doppler sonography (TCD) untuk
mendapatkan informasi tiga dimensi dari area yang spesifik di intracranial.

7
C. Akupuntur Analgesia Dalam Menanggulangi Nyeri Persalinan
Di negeri cina akupuntur kadang digunakan sebagai anestesi pada
operasi sesar, namun tidak secara rutin dalam mengurangi rasanyeri pada
kala I persalinan dan dapat memperkuat kontraksi uterus pada kala II.
Dinegera barat, elektroda-elektroda yang dipasang pada titik
akupuntur dihubungkan dengan stimulor untuk memperoleh efek analgesik
yang lebih kuat. Banyak penelitian dilakukan untuk mempelajari efek
akupunktur terhadap nyeri persalinan dan kemajuan proses persalinan.
Diduga akupunktur apar mengurangi nyeri akibat proses persalinan melalui
3 mekanisme.

1. Efek pada serviks, menyebabkan proses pematangan serviks yang lebih


cepat (pada awal persalinan) dan berkurangnya nyeri yang dirasakan saat
dilatasi
2. Efek persepsi nyeri melalui aktivaso terhadap satu atau lebih sistem
peptide opioid, sehingga mengurangi pengalamam nyeri
3. Efek psikologis, dimana akupunktur diduga berperan dalam mengurangi
kompleks takut, tegang, nyeri.

D. Akupunktur sebagai Terapi Dismenorhea Primer


Disminohea adalah gejala ginekologis yang umum dan hampir
mengenai 50% wanita yang mengalami menstruasi dengan prevalensi antara
30%-75%. Disminorhea primer mempunyai dampak sosial dan ekonomi,
dimana penderira akan membatasi aktivitas sehari-hari dan merupakan salah
satu penyebab hilangnya waktu untuk bekerja dan sekolah.
Terapi dilakukan dengan menggunakan jarum stainless steel sterin
dan tusukan dilakukan bilateral (pada sisi kiri dan kanan tubuh). Dapat pula
dibantu dengan moksa tiap hari atau tiap 2a hari sekali sampai tiba saatnya
menstruasi.

8
Pengobatan yang dilakukan sebelum menstruasi biasanys
memberikan hasil yang lebih baik. Dilakukan kira-kira 1 minggu sebelum
haid drngan manipulasi kuat. Titik yang digunakan
1. Titik lokal
a. GV 6 : terletak 1,5 cm dibawah umbilikus. Ditusukkan tegak lurus
sedalam 0,8 - 1,2 cm.
b. BL 23 : Diantara vertebrs LII - LIII, 2 jari lateral meridian Du.
Ditusukkan tegal lurus sedalam 0,5-1 cm
2. Titik Jauh
a. Sp 6 : 3cm atau 4 jari tangan diatas maleolus medialis, tepat di tepi
posterior tibia. Distusukkan tegak lurus sedalam 0,5-0,9 cun.
Sebaiknya arah jarum jam menuju tibia
b. ST 36 : 3 cun dibawah patela, satu jari kateral dan krista tibia.
Ditusuk tegal lurus aedalam 0,5 - 1,3 cm.
Titik lokal ini berfungsi untuk metangsang kelenjar suprarenal sehingga
akan meningkatkan produksi kortikosteroid dan menurunkan produksi
prostaglandin serta akan meningkatkan sirkulasi pembukih darsh di pelvis.
Sedangkan titik jauh sebagai anakgesik di pelvis, yang akam merangsang
produksi dinorfin dan merenkefalin.

E. Kasus
1. Hiperemesis Gravidarum
Untuk mengatasi mual mual berlebihan, ada 4 titik akupunktur yang
dapat dilakukan sendiri oleh ibu hamil. Pemijatan dapat dilakukan
menjelang tidur dimalam hari untuk mencegah mual mual di pagi
keesokan harinya. Dapat pula langsung dilakukan untuk mengurangi
gejala mual yang sedang dirasakan. Gunakan sebutir kacang hijau kecil
untuk memijat titik - titik berikut. Lakukan pijatan dengan menekan butir
kacang dengan gerakan memutar. Cukup 20 hingga 30 kali putaran setiap
pijatan.

9
a. Titik Nei Kwan (P6). Terletak kira - kira 3 jari dari pergelangan
tangan. Pemijatan akan mencegah sekaligus akan menerapi rasa
mual.
b. Titik Sie Hai (Sp 10). Terletak 3 jari di atas lutut bagian dalam.
Fungsinya melancarkan peredaran darah.
c. Titik Cu San Li (S36). Disebut juga titik Reboransia atau perangsang
stamina tubuh. Letaknya 3 jari dibawah lutut.
d. Titik San Yin Ciao (Sp6). Terletak 4 jari dari tonjolan tulang mata
kaki bagian dalam. Fungsinya mempengaruhi organ reproduksi,
dengan menguatkannya.
2. Mengurangi kecemasan saat persalinan
a. Titik 1a
Efek: meningkatkan konsentrasi dan menyeimbangkan fikiran

b. Titik 4a
Efek: mengurangi kecemasan. Jangan menekan titik ini terlalu keras
pada wanita hamil

c. Titik 10b
Terletak di dekat pergelangan tangan sejajar dengan jari ke5.

10
Efek: membuat rileks tubuh. Merupakan titik kunci untuk
mengurangi segala kecemasan dan gangguan tidur
d. Titik 10a
Titik yang terletak di antara tendon, tiga jari di atas pergelangan
tangan.
Efek: mengurangi kecemasan dan membuat rileks tubuh.

(Alliya. 2012)
3. Nyeri pada saat persalinan
Massage dilakukan pada wanita bersalin atau oleh partner atau suami
atau penolong persalinan. Kedua tangan dengan posisi longgar dan
terpisah menutupi bagian bawah perut ibu dan bentuk sirkuler.
Kemudian mengarah dari bagian fundus ke bawah, ke samping luar
umbilicus dan keatas dan memutar atau pada arah yang berlawanan.
Lingkaran yang pelan dan ritmik di gambar dengan ujung jari pada
penggung, abdomen, paha atau lengan. Sensasi nyeri dapat berkurang
oleh jumlah yang bervariasi, tergantung pada masing-masing individu.

11
Gambar 1 : Lokasi massage pada nyeri punggung selama persalinan
kala I fase aktif

Gambar 2 : Lokasi massage pada abdomen saat ada kontraksi pada


persalinan kala I fase aktif

12
BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Teknik-teknik menghilangkan nyeri dan rasa sakit beraneka ragam,
diantaranya akupunkture. Akupunktur melibatkan penggunaan jarum yang
ditusukkan ke beberapa titik spesifik pada tubuh. Akupuntur ini juga bisa
digunakan untuk ibu hamil, bersalin dan nifas. Untuk ibu hamil akupuntur
dapat mengurangi berbagai keluhan seperti mual, muntah, nyeri ulu hati,
wasir, gejala nyeri punggung, linu panggul, nyeri sendi, dan mempersiapkan
wanita hamil menjalani persalinan. Pada tahap persalinan akupunktur mampu
mengkondisikan seorang ibu hamil agar mampu bersalin lebih mulus dan
dalam waktu lebih singkat. Setelah bersalin akupuntur ini juga dapat
membantu mengatasi masalah menyusui dan depresi postpartum.
B. Saran
1. Tenaga kesehatan khususnya bidan diharapkan dapat mempelajari, konsep
akupunktur pada praktik kebidanan.
2. Bidan juga sebaiknya dapat menguasai teknik dan dapat menerapkan
konsep akupunktur pada praktik kebidanan, sehingga penatalaksanaan
keluhan pada ibu hamil dapat diselesaikan dengan konsepl kesehatan
komplementer.

13
DAFTAR PUSTAKA

Alliya, N. 2012. 1001 Titik Pijat, Akupunkture, Dan Akupressure.


http://www.obatherbalalami.com/2012/01/titik-pijat-titik-
akupuntur.html diakses 19 Oktober 2015 pukul 12:59
Amazine. 2015. Manfaat Akupunktur untuk Berbagai Tahap Kehamilan.
http://www.amazine.co/23427/manfaat-akupunktur-untuk-berbagai-
tahap-kehamilan/ diakses 20 Oktober 2015 pukul 20:01
Anggriawan, F. 2013. Tingkat Keberhasilan Masase Frirage Dan Akupresur
Dalam Mengurangi Nyeri Dan Meningkatkan Rom (Range Of
Motion) Pada Pasien Cedera Bahu Di Klinik Sasana Husada
Yogyakarta http://eprints.uny.ac.id/14138/1/PDF%20complete.pdf
diakses 18 Oktober 2015 pukul 22:57
Chintya, D. 2011. Makalah Kelompok.
https://www.academia.edu/9409199/makalah_kelompok diakses 20
Oktober 2015 pukul 20:16
Fetrisia, W. 2011. https://www.google.co.id/?gws_rd=cr,ssl&ei=-L8jVq-
UL9GiuQSQlZW4Cw# diakses 18 Oktober 2015 pukul 23.04
Fihayati, Z. 2011. Pengaruh Akupresur Pada Titik Zudanli Terhadap Kebugaran
Dan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Tipe II Yang
Mendapat Oral Anti Diabetes.
https://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web
&cd=2&cad=rja&uact=8&ved=0CCEQFjABahUKEwjchtmAidHIA
hUCI44KHcvjBZw&url=http%3A%2F%2Flibrary.uns.ac.id%2Fdigi
lib%2Fdokumen%2Fdownload%2F30697%2FNjQ1ODM%3D%2F
Pengaruh-Akupresur-Pada-Titik-Zusanli-Terhadap-Kebugaran-Dan-
Kadar-Gula-Darah-Pada-Penderita-Diabetes-Tipe-Ii-Yang-
Mendapat-Oral-Anti-Diabetes-
abstrak.pdf&usg=AFQjCNEl3fNRGpoqjTlSyg8Kbegoeat0gw&sig2
=p1td-2YjU-KdT9QbqnwPNA&bvm=bv.105454873,d.c2E diakses
20 Oktober 2015 pukul 19:41

14
Gondo, H. K. 2009. Peran Akupunktur Dalam
Obstetrihttp://elib.fk.uwks.ac.id/asset/archieve/jurnal/Vol%20Edisi
%20Khusus%20Desember%202009/PERAN%20AKUPUNKTUR%
20DALAM%20OBSTETRI.pdf diakses 18 Oktober 2015 pukul
22:54

Rumah Sehat Holistik. 2015. Terapi Akupunktur Pengertian Sejarah dan


Khasiathttp://rumahsehatholistik.com/terapi-akupunktur-jogjakarta-
pengertian-sejarah-khasiat/ diakses 20 Oktober 2015 pukul 19:50

Saputra, Koesnadi, & Syarif Sudirman. 2009. Akupuntur Untuk Nyeri. Jakarta:
Sagung Seto.

Wijayanti. 2015. Akupunktur Untuk Mual Dan


Muntahhttps://www.academia.edu/9029715/Hyperemesis_Gravidaru
m_Akupunktur_ diakses 19 Oktober 2015 pukul 12:37
Zulfikar. 2006 Persepsi Ibu Tentang Metode Massage Dalam Upaya
Mengurangi Nyeri Persalinan Di Rsud Dr. M. Haulussy
Ambonhttps://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source
=web&cd=11&cad=rja&uact=8&ved=0CBkQFjAAOApqFQoTCL3
u1vDQzMgCFRS-
jgoduiAE_w&url=https%3A%2F%2Fsaidnazulfiqar.files.wordpress.
com%2F2010%2F12%2Fpersepsi-ibu-tentang-metode-massage-
dalam-upaya-mengurangi-nyeri-
persalinan1.doc&usg=AFQjCNEkTrmZKn5h5cARIsdkGDPrCYgC
kg&sig2=7jWIx4MMC-0VVl-n_4py6Q&bvm=bv.105454873,d.c2E
diakses 19 Oktober 2015 pukul 01:22

15