Anda di halaman 1dari 1

Pada daerah telitian bentukan lahan asal yang berkembang ada tiga yaitu bentukkan lahan asal fluvial,

karst, dan denudasional. Hal ini didasarkan pada hasil pengolahan kelerengan dan disesuaikan dengan
pola aliran serta litologi yang berkembang. Bentukkan lahan fluvial yang berkembang adalah teras
alluvial (F6), lereng karst (K2), perbukitan atau lereng denudasional (D1), dataran (D5), Dataran
terangkat (D6)
Teras alluvial (F6)
Bentukan lahan ini dicirikan dengan adanya tekstur permukaan berupa tanah liat atau liat berpasir
berukuran seragam. Daerah ini memiliki sifat tanah yang subur sehingga cocok untuk digunakan sebagai
lahan pertanian. Pada peta dapat dilihat dengan kondisi morfologi yang hampir datar hingga landai,
litologi batuan yang banyak dijumpai juga didominasi oleh batulempung dan batuserpih abu-abu.
Masukin foto kebun jagung
Lereng karst (K2)
Bentuk lahan karst dicirikan dengan adanya proses pelarutan, hal ini ditunjukkan dengan adanya aliran
air yang permukaan masuk ke bawh permukaan secara tiba-tiba. Selain itu dijumpai juga bentukan
stalagtit yang banyak berkembang pada goa yang ditemukan pada daerah telitian. Litologi yang
berkembang batugamping keras bewarna putih kecokelatan dan putih kekuningan.
Masukin foto goa
Perbukitan denudasi (D1)
Bentuk lahan ini ditunjukkkan dengan keadaan morfologi bergelombang kuat dengan kemiringan lereng
miring dengan persentase 2-7%. Perkembangan pola aliran berupa dendritik yang menunjukkan adanya
proses erosi yang cukup besar. Litologi batuan yang dijumpai batupasir keras, dan batu beku basalt di
salah satu lokasi pengamatan melampar hingga 20 m sebagai dasar sungai. Selain itu terdapat
batulempung keras warna semu kehijauan yang berada diatasnya.
Masukin foto bukit dan litologi batuan
Dataran (D5)
Morfologi bentukan lahan ini datar sampai hampir datar dengan elevasi rendah berkisar 60-90 m di atas
permukaan laut (mdpl). Kenampakkan kontur pada peta sangat renggang. Litologi batuan yang
menyusunnya di dominasi oleh batupasir lempungan dan batupasir kasar berwarna kecokelatan serta
batulempung berwna abu-abu ternag di beberapa tempat.
Masukin foto dataran di sawit
Dataran tinggi (D6)
Bentuk lahan ini memiliki topografi yang landai sampai bergelombang lemah dengan elevasi cukup
tinggi. Pada daerah telitian ketinggian kontur 90-130 mdpl kenampakkan morfologi hampir datar dengan
litologi batuan yang dijumpai berupa batupasir tufaan dan batulempung tufaan serta tuff.
Masukin foto dataran yang tinggi