Anda di halaman 1dari 1

Komplikasi Metabolik

Secara umum, komplikasi metabolik penggunaan nutrisi enteral lebih ringan daripada
komplikasi nutrisi parenteral. Ketidakseimbangan elektrolit dan cairan adalah komplikasi nutrisi
enteral yang sering terjadi. Pemberian nutrisi enteral seharusnya dilakukan bersama dengan
pemberian cairan dasar yang tepat, namun hal ini tidak dilakukan, akibatnya timbul gejala seperti
dehidrasi hipertonik, hiperglikemia, azotemia, dan hiperammonemia. Formulasi nutrisi enteral yang
kaya nitrogen pada penderita abnormalitas hepar sering menimbulkan ensefalopati hepatik. Oleh
sebab itu, formulasi asam amino nutrisi enteral tidak disarankan mengandung asam amino aromatik,
tapi lebih direkomendasikan asam amino berantai cabang. Bisa juga terjadi kondisi hiperkalemia
pada penderita gangguan ginjal yang diberi nutrisi enteral, sehingga disarankan penderita gagal
ginjal menyesuaikan formulasi kalium pada nutrisi enteral yang digunakan. Jika keadaan saluran
cerna pasien tidak memungkinkan asupan enteral, dilakukan penggantian dengan nutrisi parenteral.