Anda di halaman 1dari 3

Arti Penting Pendidikan

Pendidikan adalah tujuan pembangunan yang mendasar. Pendidikan dapat meningkatkan


tingkat kapabilitas seseorang yang dengan kapabilitas itu dia bisa bebas memilih fungsinya di
masyarakat. Pendidikan memiliki peran yang penting untuk meningkatkan kemampuan negara
berkembang dalam menyerap teknologi modern dan mengembangkan kapasitas bagi terwujudnya
pertumbuhan dan pembagunan berkelanjutan. Oleh karena itu, pendidikan dapat dipahami sebagai
input dan output dalam pembangunan. Pendidikan menjadi tujuan dari pembangunan dan juga
sebagai faktor pemicu pembangunan. Pendidikan adalah modal manusia yang vital dalam
mengembangkan tingkat pengetahuan, keterampilan, dan gagasan. Dengan modal itu, manusia
dapat meningkatkan kesejahteraannya.

Diantara sekian banyak agenda pembangunan bangsa, pendidikan merupakan salah satu
agenda penting dan strategies yang menuntut perhatian sungguh- sungguh dari semua pihak. Sebab
pendidikan adalah faktor penentu kemajuan bangsa di masa depan. Jika sebagai bangsa berhasil
membangun dasar-dasar pendidikan nasional dengan baik, maka diharapkan dapat memberikan
kontribusi terhadap kemajuan dibidang-bidang lain. Proses pencerdasan bangsa dilakukan baik
melalui jalur sekolah maupun jalur luar sekolah. Pada gilirannya, kesempatan untuk memperoleh
pendidikan untuk semua (education for all) semakin dirasakan masyarakat, karena pendidikan
dijadikan kebutuhan pokok (basic needs) dalam kehidupan masyarakat Pendidikan merupakan
salah satu bentuk investasi modal manusia (human inestment), yang menentukan sumber daya
manusia(SDM) suatu bangsa. Pendidikan sebagai upaya manusia untuk manusia adalah aspek dan
hasil budaya terbaik yang mampu disediakan setiap generasi komunitas manusia untuk
kepentingan generasi manusia muda agar melanjutkan kehidupan dan cara hidup mereka dalam
konteks sosio-budaya itu pula. Setiap masyarakat pluralistik di zaman modern seyogyanya
berharap menugaskan kelompok warganya yang terpilih sebagai pendidik, untuk melaksanakan
tugas pembinaan pribadi manusia dari generasi peserta didik bagi kepentingan kelanjutan
(regenerasi) dari masing-masing masyarakat yang bersangkutan. Untuk itu diperlukan pendidikan,
melampaui pendidikan dalam keluarga, untuk meningkatkan harkat dan kepribadian individu agar
menjadi manusia lebih cerdas serta untuk melimpahkan harta sosio-budaya oleh generasi orang
dewasa dalam setiap masyarakat kepada generasi yang lebih muda. Hal yang perlu diperhatikan
bahwa (1) pendidikan diharapkan mampu menegakan nilai-nilai manusia universal, kualitas
sumber daya manusia, dan penghargaan terhadap keragaman budaya, (2) dalam kaitan dengan isi
dan metode, pendidikan seharusnya mampu mengembangkan kebutuhan dasar bagi tiap anak,
pemberdayaan kemampuan mereka dalam menghadapi problema kritis di antaranya adalah dalam
melawan kemiskinan, peningkatan produktivitas, perbaikan kondisi hidup, pelestarian lingkungan
dan mampu mewujudkan dan menegakan kehidupan masyarakat demokratik, serta mampu
memperkaya warisan budaya. Pendidikan sampai saat ini dianggap sebagai unsur utama dalam
pengembangan sumber daya manusia dan lebih bernilai jika memiliki sikap, perilaku, wawasan,
kemampuan, keahlian serta keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan berbagai bidang sektor.
Bangsa-bangsa maju di dunia pasti ditopang oleh SDM berkualitas, sehingga memiliki keunggulan
hampir di semua bidang. Menurut sejumlah ahli, bahwa krisis ekonomi yang demikian dasyat yang
melanda indonesia, selain disebabkan oleh faktor-faktor teknis ekonomi, juga dikarenakan
terbatasnya sumber daya manusia yang dimiliki. Padahal SDM yang berkualitas merupakan unsur
penting dalam membangun daya tahan (ekonomi) bangsa.

Sumber daya manusia sebagai salah satu faktor produksi selain sumber days alam, modal,
entrepreneur untuk menghasilkan output. Semakin tinggi kualitas sumber days manuals, maka
semakin meningkat pula efisiensi dan produktivitas suatu negara. Sejarah mencatat bahwa negara
yang menerapkan paradigma pembangunan berdimensi manusia telah mampu berkembang
meskipun tidak memiliki kekayaan sumber daya alam yang berlimpah. Penekanan pada investasi
manusia diyakini merupakan basis dalam meningkatkan produktivitas faktor produksi secara total.
Tanah, tenaga kerja, modal fisik bisa saja mengalami diminishing return, namun ilmu pengetahuan
tidak. Robert M. Solow menekankan kepada peranan ilmu pengetahuan dan investasi modal
sumber daya manusia dalam memacu pertumbuhan ekonomi. Dad teori Solow ini kemudian
dikembangkan teori baru pertumbuhan ekonomi yang dikenal sebagai The New Growth Theory.
(H. A. R. Tilaar, 2000)

Beberapa faktor yang menyebabkan perlunya mengembangkan tingkat pendidikan di dalam usaha
untuk membangun suatu perekonomian, adalah :

1. Pendidikan yang lebih tinggi memperluas pengetahuan masyarakat dan mempertinggi


rasionalitas pemikiran mereka. Hal ini memungkinkan masyarakat mengambil langkah yang lebih
rasional dalam bertindak atau mengambil keputusan.
2. Pendidikan memungldnkan masyarakat mempelajari pengetahuan-pengetahuan teknis yang
diperlukan untuk memimpin dan menjalankan perusahaan-perusahaan modern dan kegiatan-
kegiatan modern lainnya.

3. Pengetahuan yang lebih baik yang diperoleh dari pendidikan menjadi perangsang untuk
menciptakan pembaharuan-pembaharuan dalam bidang teknik, ekonomi dan dalam berbagai aspek
kehidupan masyarakat lainnya.