Anda di halaman 1dari 3

Rindu Masa Itu, Terkhusus Hari Minggu

Gambar diambil dari : http://www.931freshradio.ca/2017/04/04/do-you-want-a-date-to-go-well-


scientists-have-found-you-should-watch-porn-beforehand/

Tak terasa sudah sangat jauh perjalan hidupku ini. Tak terasa pula umurku kian hari kian tambah
sehingga masa kecil yang dilewati hanya menjadi kenangan manis yang menyenangkan, karena
yang menyakitkan tak pernah ku kenang, bahkan sebenarnya tak ada yang menyakitkan. Kisah –
kisah masa kecil menjadi sebuah penghibur diri hingga membuatku tersenyum sendiri. Kisah lucu
dan kisah – kisah unik bersama teman – teman masa kecil serasa ingin ku ulang kembali. Masa
kecil adalah masa yang paling membahagiakan karena aku tak mengenal namanya masalah, cinta
yang memusingkan atau segala sesuatu tentang bangsa ini. Masa kecil dulu aku lebih banyak
bermimpi dan berharap menjadi orang – orang sukses. Masa kecil dimana mimpi menjadi hal yang
paling indah untuk di tanyakan saat apapun dan dimanapun.

Akan ku goreskan kenangan itu, tak hanya di dalam ingatan, tapi juga dalam rangkaian kata-kata
yang menjadi sebuah kisah, Kisah masa kecilku. Begitu banyaknya, hingga aku pusing mulai dari
mana aku menceritakannya.

Di suatu pagi aku terbangun, terdengar suara ayam jago berkokok di sebelah rumahku. Semakin
lama semakin terdengar keras, mau bangun tuk berdiri tapi sulit karena gravitasi kasur kuat sekali.
Aku pun terdiam sambil melihat langit-langit kamar, lalu berfikir dan tersadar bahwa hari ini
adalah hari minggu, begitu menyadari bahwa hari itu adalah hari minggu rasanya sangat senang
dan gembira sekali, karena dihari minggu ini tak ada kegiatan belajar di sekolah.
Seketika itu, akupun tiba-tiba ingin bermalas-malasan dan menutup mata kembali dalam tidurku
seolah-olah ingin menghabiskan hari minggu dengan tertidur dikamar. Tapi niatku itu gagal karena
Ibuku membangunkanku dengan teriakkan kerasnya, eh maksudku suara lantangnya serta ciri khas
yang bilangnya pukul 08.00 wib padahal baru pukul 06.00 wib. Aku terbangun lalu ke kamar
mandi tuk cuci muka dan menggosok gigi, setelah itu aku minum segelas susu yang telah
disediakan oleh ibuku sembari menonton TV serial kesukaanku yaitu Doraemon, setelah itu ada
Tom and Jerry, jujur setiap aku nonton Tom and Jerry aku pengin Tom yang menang. Tidak hanya
itu aku juga biasa menonton Captain Tsubasa yang hobi sepak bola, saat lihat animasi ini terlihat
aneh karena lapangannya panjang sekali. Serial TV lain yang aku tonton saat itu Let’s Go yang
menyebabkan aku dan teman-temanku setiap lebaran membeli tamiya karena dapat uang saat
lebaran, selain itu ada Ultraman, Detective Conan, Hamtaro, P-Man, Sailor Moon, Digimon,
Dragon Ball, One Piece, Ninja Hatori, Crayon Sinchan, Pokemon, Kamen Rider, Power Rangers,
Yu-Gi-Oh, Ben 10, Beyblade, One Piece, Dora The Explorer yang lamban, Diego yang sama kaya
dora, Spongebob Squerpants yang kocak. Aku menonton TV sembari sarapan yang telah disiapkan
oleh Ibu, masakannya enak sekali.

Beberapa kemudian, terdengar suara yang memanggil namaku di depan rumah. Ternyata teman-
temanku yang ingin mengajakku bermain. Aku pun membukakan pintu sambil bertanya. “Mau
kemana nih siang-siang gini?” Tanyaku. “Ayok mencari ikan disawah” jawab teman-temanku.

Tanpa pikir panjang aku meminta izin kepada ibu sambil mengambil sandal jepit. Di sawah kami
mencari ikan, kami menangkap ikan dengan tangan kosong. Kotor sudah menjadi hal biasa, karena
kami tidak takut kotor. Beberapa menit kemudian, aku mendapatkan ikan sepat. Begitu pula
dengan teman-temanku. Mencari Ikan membuat kami lupa waktu bahkan lupa segalanya, setelah
itu kami berirstirahat di bawah pohon kelapa sembari membakar ikan hasil tangkapan tadi. Dengan
menggunakan bumbu seadanya yaitu kecap dan garam, kami siap menyantap ikannya dengan
suasana yang sejuk sambil melihat padi yang mulai menguning.

Hari semakin sore, aku dan teman-temanku dengan baju dengan penuh lumpur berbenah untuk
pulang. Belum sampai rumah kami melihat teman yang lainnya lagi bermain kasti. Tanpa basa-
basi kami ikut bergabung bermain kasti, Terkadang kalau aku pikir-pikir bermain kasti itu sangat
menyenang dan tiada bosannya. Tertawa bersama sembari bermain merupakan hal yang paling
mengasyikkan.

Pantulan cahaya matahari yang tadinya memancarkan sinar yang begitu cerah sudah mulai
meredup, itu tanda hari sudah menjelang sore. Menandakan bahwa waktunya kami untuk pulang
ke rumah masing-masing.

Aku rindu Minggu yang dulu, rasanya ingin balik ke masa kecil. Ingin dibangunkan oleh Ibu, Ingin
dimasakin Ibu, Ingin nonton Doraemon di Minggu pagi, Ingin pergi ke sawah mencari ikan
bersama, Ingin bermain Kasti. Sebagai anak perantauan yang sudah dewasa, Alarm sudah
menggantikan suaranya Ibu, Warteg telah menggantikan masakan Ibu, Sinetron telah
menggantikan serial TV anak jaman dulu, bioskop-bioskop telah menggantikan sawah-sawah,
Game online telah menggantikan permainan kasti. Ingin ku ulang kembali masa itu, tapi apalah
daya teman-temanku juga sudah menemukan jalan masing-masing ada yang masih kuliah, sedang
bekerja, bahkan sudah ada yang sibuk mengurusi rumah tangganya. Jujur masa kecil adalah masa
paling indah, dimana kita hanya bermain, bermain, dan bermain. Tidak memikirkan apa itu pacaran
apalagi mengenal mantan.