Anda di halaman 1dari 1

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Panas didefinisikan sebagi bentuk energi dalam keadaan transit. Adanya
energi transit ini oleh karena perbedaan temperature antara sumber energi dating
dengan energi yang pergi. Energi itu tidak bias dikatakan panas apabila ia sendiri
belum mulai mengalir atau pergi menghilang. Untuk mengetahui berapa energi
panas maka dipakai calorimeter. Panas yang terdapat dipermukaan bumi berasal
dari berbagai sumber panas, yaitu panas dari alam ( sinar matahari, panas
bumi/geothermal) dan panas dari buatan manusia.
Panas bumi merupakan sebuah sumber energi panas yang terdapat dan
terbentuk di dalam kerak bumi. Adanya sifat-sifat fisik batuan maupun fluida juga
tekanan dan temperatur serta proses geologi yang terjadi pada daerah vulkanik atau
zona-zona lempeng menyebabkan terjadinya berbagai jenis reservoir panasbumi.
Reservoir panasbumi dapat diklasifikasikan berdasarkan sumber panasnya,
temperatur serta fasa fluida yang dihasilkan.
Energi Geo (Bumi) thermal (panas) berarti memanfaatkan panas dari dalam
bumi. Inti planet kita sangat panas, estimasi saat ini adalah 5,500 celcius (9,932 F)-
jadi tidak mengherankan jika tiga meter teratas permukaan bumi tetap konstan
mendekati 10-16 Celcius (50-60 F) setiap tahun. Berkat berbagai macam proses
geologi, pada beberapa tempat temperatur yang lebih tinggi dapat ditemukan di
beberapa tempat.
Panas yang terdapat pada inti bumi akan ditransfer ke batuan yang berada di
bagian mantel dan kerak bumi. Batuan yang memiliki titik lebur lebih rendah dari
temperature yang diterima dari inti bumi akan meleleh dan lelehan dari batuan
tersebutlah yang kita kenal dengan magma. Magma memiliki densitas yang lebih
rendah dari batuan, otomatis batuan yang telah menjadi magma tadi akan mengalir
ke permukaan bumi. Jika magma sampai ke permukaan maka magma tersebut
berubah nama dengan sebutan lava (contoh lava yang sering kita lihat jika terjadi
erupsi (letusan) gunung api.
Adanya proses perpindahan panas, tekanan yang tinggi yang terjadi di dalam
bumi yang mampu memanaskan air yang terperangkap di dalam bumi.