Anda di halaman 1dari 2

1.

Koreksi-koreksi di gravity
Untuk koreksi pada gobs :
a) Koreksi pasang surut/ Tide Correction >>> efek bumi dan matahari
b) Koreksi Drift/kelelahan alat
Untuk koreksi pada gtheory :
a) Free Air Correction (FAC)

perbedaan nilai g pada msl dengan nilai g pada elevasi hdapat diketahui dari :
𝑀
𝑔=𝐺
𝑟2
𝑀 𝑔
𝜕𝑔 = −2 𝐺 3
𝜕𝑟 = −2 𝜕𝑟
𝑟 𝑟
dr dinyatakan dalam h:
𝜕𝑔 𝜕𝑔 2𝑔 9,81𝑚/𝑠 2
= = − = −2
𝜕𝑟 ℎ ℎ 6,371 × 106 𝑚
= −3,086 × 10−6 × ℎ 𝑚/𝑠 2
= −0,3086ℎ 𝑚𝑔𝑎𝑙

Sehingga untuk membuat nilai gaya berat yang berada di msl seolah-olah berada
ditopografi perlu dikurangi dengan −0,3086ℎ

Free air anomaly (FAA)


Dirumuskan : 𝐹𝐴𝐴 = 𝑔𝑏𝑜𝑠 − [𝑔𝑙𝑖𝑛𝑡𝑎𝑛𝑔 − 0,3086ℎ]

Ket:
gobs = nilai percepaan gravitasi observasi yang sudah dilakukan koreksi pasang surut
dan koreksi driff
glintang = nilai percepatan gravitasi disuatu titik secara teoritik yang dapat dirumuskan
:
glintang = 978031,846 (1+0,00523024 sin2 Ф – 0,000005 sin2 2Ф) (miligal)

b) Bouguer Correction (BC)


BC diperhitungkan karena adanya efek tarikan dari material/massa yang berada
diantara titik pengukuran dan titik pada msl yang dilakukan dengan menggunakan
pendekatan benda berupa slab tak berhingga dengan ketebalan dan densitas yag
sama.
Perhitungan koreksi bouguer dapat dirumuskan sebagai berikut :
g = 2𝜋𝜌𝐺ℎ = 0,04191𝜌ℎ 𝑚𝑔𝑎𝑙

Gambar 2 (dijawabannya aulia gambarnya)

Sehingga untuk membuat nilai g pada msl seolah-olah benda pada topografi harus
ditambah dengan +0,04192𝜌ℎ
Sehingga anomali bouguer sederhana dapat dirumuskan :
𝑆𝐵𝐴 = 𝑔𝑜𝑏𝑠 − [𝑔Ф − 0,3086ℎ + 0,04192𝜌ℎ]

c) Tirrain Correction (TC)


Koreksi akibat massa yang tidak beraturan
(lengkapnya di jawaban aulia)
2. Anomaly enhecment:
1. Spectral analysis >>>
2. Grid moving average >>> Enhancement low frequensi >>> Regional
3. SVD >>> Enhancement high frequensi >>> Residual
4. Polynomial surface fitting >>> Regional
5. Free hand smoothing >>> Residual

 Low pass filter : meloloskan frequensi rendah >>> Regional


 High pass filter : meloloskan frequensi tinggi >>> Residual

Magnetik susah gambar semua