Anda di halaman 1dari 70

BAB IV.

MASALAH DAN ALTERNATIF PEMECAHA

SASARAN PENCAPAIA CAKUPAN TARGET


No. JENIS KEGIATAN
(%) N (%) (%)

UPAYA KESEHATAN WAJIB

1 UPAYA PROMOSI KESEHATAN

1 Cakupan Komunikasi Interpersonal dan Konseling (KIP/K) 30,375 1,425 5 5

Cakupan Penyuluhan kelompok oleh petugas di dalam gedung


2 96 91 95 100
Puskesmas
3 Cakupan Pengkajian dan Pembinaan PHBS di Tatanan Rumah Tangga 4,097 2,563 62.56 65

Cakupan Pemberdayaan Masyarakat melalui Penyuluhan Kelompok oleh


4 252 242 96.03 100
Petugas di Masyarakat

5 Cakupan Pemberdayaan Individu/ Keluarga melalui Kunjungan Rumah 1,190 302 25.38 50

2. UPAYA KESEHATAN LINGKUNGAN

SASARAN PENCAPAIA CAKUPAN TARGET


No. JENIS KEGIATAN
(%) N (%) (%)

1 Cakupan Pengawasan Rumah Sehat 6,521 1,317 20.20 75


2 Cakupan Pengawasan Sarana Air Bersih 5,969 1,317 22.06 80

3 Cakupan Pengawasan Jamban 4,827 1,317 27.28 75

4 Cakupan pengawasan SPAL 6,521 1,317 20.20 75

5 Cakupan Kegiatan Klinik Sanitasi 5,790 823 14.21 25

3. UPAYA KIA & KB


SASARAN PENCAPAIA CAKUPAN TARGET
No. JENIS KEGIATAN
(%) N (%) (%)

1 Cakupan Pelayanan Anak Balita 2,577 2,133 82.77 92.0

2 Cakupan Kunjungan Bayi 523 501 95.79 96.5

3 Cakupan Kunjungan Ibu Hamil (K4) 575 551 95.83 96.0

4 Cakupan Peserta KB Aktif 5,152 3,645 70.75 82,5


4. UPAYA PERBAIKAN GIZI MASYARAKAT
SASARAN PENCAPAIA CAKUPAN TARGET
No. JENIS KEGIATAN
(%) N (%) (%)

8,068 4,696 58.21 70.0


1 Cakupan Keluarga Sadar Gizi

2 Cakupan ASI Eksklusif 433 282 65.13 70.0

3 Cakupan Distribusi kapsul Vit A untuk ibu nifas 549 508 92.53 100.0
4 Rumah Tangga yang mengkonsumsi garam beryodium 5,179 4,119 79.53 100.0

5. UPAYA PENCEGAHAN & P2M

SASARAN PENCAPAIA CAKUPAN TARGET


No. JENIS KEGIATAN
(%) N (%) (%)

1 Cakupan BCG 517 495 95.74 98.00

2 Cakupan DPT HB 1

517 491 94.97 98.00


3 Cakupan Pelayanan Imunisasi Ibu Hamil TT2+.
575 512 89.04 90.00

6 Cakupan Penderita Peneumonia


197 105 53.30 100.00

7 Cakupan Kesembuhan TB BTA Positif


23 15 65.22 80.00

6. UPAYA PENGOBATAN

SASARAN PENCAPAIA CAKUPAN TARGET


No. JENIS KEGIATAN
(%) N (%) (%)
1,095 910
1 Cakupan Kunjungan Rawat Jalan Gigi 83.11 100.00

7. UPAYA KESEHATAN JIWA

SASARAN PENCAPAIA CAKUPAN TARGET


No. JENIS KEGIATAN
(%) N (%) (%)

1 Cakupan Deteksi Dini Gangguan Kesehatan Jiwa 30,375 1,185 3.90 100.00

8. UPAYA KESEHATAN USIA LANJUT

SASARAN PENCAPAIA CAKUPAN TARGET


No. JENIS KEGIATAN
(%) N (%) (%)
1 Cakupan Pelayanan Kesehatan Usia Lanjut 4,907 2,512 51.19 70.00

2 Cakupan Pembinaan Usia Lanjut pada kelompok Usia Lanjut 1,137 486 42.74 100.00
ERNATIF PEMECAHAN MASALAH

MASALAH ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH

1. Kerja sama lintas program belum optimal 1. Meningkatkan kerja sama lintas program .

2. Tidak tersedianya Klinik Khusus KIP/K 2. Melaksanakan KIP/K disetiap Poli

3. Meningkatkan kemampuan dan pengetahuan tenaga


3. Tidak sesuainya kunjungan rumah dengan yg di KIP/K
kesehatan

1. Kerja sama lintas program belum optimal 1. Meningkatkan kerja sama lintas program .

2. Belum optimalnya rencana kegiatan bullanan pemegang


2. Mengoptimalkan rencana kegiatan bulanan
program

3. Meningkatkan kemampuan dan pengetahuan tenaga


kesehatan
1. PHBS di tatanan rumah tangga belum optimal 1. Optimalisasi PHBS di tatanan rumah tangga

1. Meningkatkan kerja sama lintas program dan lintas


1. Kerja sama lintas program dan lintas sektoral belum optimal
sektoral.

1. Cakupan Pemberdayaan Individu/ Keluarga melalui


1. kunjungan rumah kepada keluarga lebih ditingkatkan
Kunjungan Rumah belum optimal

2. Meningkatkan kerja sama lintas program supaya


lebih terintegrasi

MASALAH ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH

1. Kerjasama dari masing-masing program dalam


1.Banyaknya sasaran.
pembinaan wilayah.

2. Tidak berjalannya tugas integrasi antara pemegang


2. Mengoptimalkan rencana kegiatan bulanan
program dalam melaksanakan Inspeksi Sanitasi (IS)
3. Belum optimalnya rencana kegiatan bulanan dari setiap
pemegang program

1.Kerja sama lintas program dan lintas sektoral belum 1. Meningkatkan kerja sama lintas program
optimal supaya lebih terintegrasi

1. Sanitarian kit/ alat untuk pemeriksaan belum tersedia 1. Pengajuan sanitasi kit.

2. Meningkatkan kerja sama lintas program supaya


lebih terintegrasi

1. Tidak berjalannya tugas integrasi antara pemegang 1. Meningkatkan kerja sama lintas program supaya
program dalam melaksanakan Inspeksi Sanitasi (IS) lebih terintegrasi

1. Belum adanya Klinik Sanitasi 1. Mengusulkan diadakannya Klinik Sanitasi

2. Tidak berjalannya tugas integrasi antara pemegang


program 2. Meningkatkan kerja sama lintas program supaya
lebih terintegrasi
MASALAH ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH

1. Belum optimalnya kegiatan penyuluhan tentang


1. Mengadakan Kelas Balita.
pentingnya kunjungan ke Posyandu

2. Melakukan Sweeping pada bayi/balita yang


2. Upaya sweeping dari tenaga kesehatan belum optimal
tidak datang ke Posyandu

1. Belum optimalnya kegiatan penyuluhan tentang


1. Mengadakan Kelas Balita.
pentingnya kunjungan ke Posyandu

2. Melakukan Sweeping pada bayi/balita yang


2. Upaya sweeping dari tenaga kesehatan belum optimal
tidak datang ke Posyandu

1. Upaya sweeping dari tenaga kesehatan kepada Ibu


1 Mengadakan Kelas Ibu
Hamil di Trimester III yang belum melakukan pemeriksaan

2. Penyuluhan kepada Ibu Hamil di Trimester I


2. Banyaknya Angka Abortus
untuk mengurangi angka Abortus.

1. Cakupan Peserta KB Aktif masih kurang. 1. Kerja sama dengan BPS dlm RR KB.
2. Perbaikan RR KB

MASALAH ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH

1. Pendataan Kadarzi masih belum benar


1. Penyuluhan tentang kadarzi secara terintegrasi

2. Belum optimalnya penyuluhan tentang kadarzi. 1. Sosialisasi kepada pelaksana pendataan


kadarzi .

1. Belum optimalnya Penyuluhan tentang ASI dan cara 1. Penyuluhan kepada ibu tentang cara
menyusui yang benar. penyimpanan ASI .

2. Peningkatan promosi susu formula 2. Penyuluhan kepada keluarga tentang


pentingnya pemberian ASI ekslusif.
1. Memberikan kapsul vitamin A pada ibu nifas
1. Ada ibu nifas yang masih melahirkan selain di tenaga
yang melahirkan selain di tenaga kesehatan saat
kesehatan
melakukan kunjungan ANC.
1. Meningkatkan Penyuluhan tentang pentingnya
menggunakan garam beryodium dan cara
1. Kurangnya pengetahuan kader dalam menentukan
penyimpanan garam yang benar, mengarahkan
kandungan yodium dalam garam
masyarakat untuk tidak lagi membeli garam tidak
beryodium.

2. Belum optimalnya penyuluhan tentang garam


beryodium.

MASALAH ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH

1.Kunjungan imunisasi BCG ada sebagian yg tidak memenuhi 1. Penyuluhan tentang waktu pelaksanaan Imunisasi
kriteria waktu pemberian imunisasi (terlambat) . BCG

1.Kunjungan imunisasi DPT-HB-1 ada sebagian yg tidak 1. Penyuluhan tentang waktu pelaksanaan Imunisasi
memenuhi kriteria waktu pemberian imunisasi (terlambat) . DPT HB 1
1.Belum di lakukannya skrining imunisasi TT Lengkap pada Bumil 1. Penyuluhan tentang imunisasi TT di Posyandu dan
dan pasangan WUS yg berkunjung Puskesmas

1. Penemuan kasus kurang . 1 Melaksanakan penjaringan di posyandu

2. Penataan ulang pencatatan dan pelaporan

1 Mengadakan penyuluhan tentang Pengobatan TB di


1. Belum optimalnya penyuluhan tentang Pengobatan TB masyarakat dan di Puskesmas.

MASALAH ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH


1 Mengadakan penyuluhan tentang kesehatan gigi di
1. Belum optimalnya penyuluhan tentang kesehatan gigi masyarakat dan di Puskesmas.

MASALAH ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH

1. Penemuan kasus masih kurang . 1. Sosialisasi tentang cara deteksi dini gangguan jiwa
kepada semua petugas Puskesmas

2. Menata ulang pencatatan dan pelaporan

MASALAH ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH


1. Masih adanya paradigma di masyarakat bahwa yang datang ke 1.Mengadakan penyuluhan di kelompok masyarakat
Puskesmas hanya untuk Lansia yang sakit. tentang pentingnya skrining kesehatan pada Lansia

1. Kurangnya koordinasi dengan Tokoh Masyarkat, RT, RW dan 1. Meningkatkan Koordinasi dengan Tokoh Masyarkat,
kader RT, RW dan kader

2. Masih adanya paradigma di masyarakat bahwa yang datang ke


Posbindu hanya untuk Lansia yang sakit.
BAB IV
PEMECAHAN MASALAH

No. JENIS KEGIATAN U S G JUMLAH

1 Cakupan Komunikasi Interpersonal dan Konseling (KIP/K)

2 Cakupan Penyuluhan kelompok oleh petugas di dalam gedung Puskesmas

3 Cakupan Pengkajian dan Pembinaan PHBS di Tatanan Rumah Tangga

4 Cakupan Pemberdayaan Masyarakat melalui Penyuluhan Kelompok oleh


Petugas di Masyarakat
5 Cakupan Pemberdayaan Individu/ Keluarga melalui Kunjungan Rumah

6 Cakupan Pengawasan Rumah Sehat

7 Cakupan Pengawasan Sarana Air Bersih

8 Cakupan Pengawasan Jamban

9
Cakupan pengawasan SPAL

10
Cakupan Kegiatan Klinik Sanitasi
11
Cakupan Pelayanan Anak Balita

12
Cakupan Kunjungan Bayi

13
Cakupan Kunjungan Ibu Hamil (K4)

14
Cakupan Peserta KB Aktif

15
Cakupan Keluarga Sadar Gizi

16
Cakupan ASI Eksklusif

17

Cakupan Distribusi kapsul Vit A untuk ibu nifas

18

Rumah Tangga yang mengkonsumsi garam beryodium

19
Cakupan N/S

20
Cakupan D/K
21
Cakupan BCG

22
Cakupan DPT HB 1

23
Cakupan Pelayanan Imunisasi Ibu Hamil TT2+.

24
Cakupan Penderita Peneumonia

25
Cakupan Kesembuhan TB BTA Positif

26

Cakupan Kunjungan Rawat Jalan Gigi

27

Cakupan Keluarga di bina (Kel rawan)

28
Cakupan Keluarga Kel rawan selesai di bina
29
Cakupan Keluarga Mandiri

30
Cakupan Deteksi Dini Gangguan Kesehatan Jiwa
31
Cakupan Pelayanan Kesehatan Usia Lanjut

32

Cakupan Pembinaan Usia Lanjut pada kelompok Usia Lanjut

6
BAB IV
IDENTIFIKASI MASALAH

TARGET
No. JENIS KEGIATAN (% Pencapaian PENYEBAB MASALAH
)
UPAYA KESEHATAN WAJIB
1 UPAYA PROMOSI KESEHATAN
1 Cakupan Komunikasi Interpersonal dan Konseling (KIP/K)
5.00 4.69 1. Kerja sama lintas program belum optimal

2. Tidak tersedianya Klinik Khusus KIP/K

3. Tidak sesuainya kunjungan rumah dengan yg di KIP/K

2 Cakupan Penyuluhan kelompok oleh petugas di dalam gedung Puskesmas


100.00 94.79 1. Kerja sama lintas program belum optimal

2. Belum optimalnya rencana kegiatan bullanan pemegang program

3 Cakupan Pengkajian dan Pembinaan PHBS di Tatanan Rumah Tangga


65.00 62.56 1. PHBS di tatanan rumah tangga belum optimal

4 Cakupan Pemberdayaan Masyarakat melalui Penyuluhan Kelompok oleh


Petugas di Masyarakat 100.00 96.03 1. Kerja sama lintas program dan lintas sektoral belum optimal

1. Cakupan Pemberdayaan Individu/ Keluarga melalui Kunjungan Rumah


5 Cakupan Pemberdayaan Individu/ Keluarga melalui Kunjungan Rumah 50.00 25.38
belum optimal
2. UPAYA KESEHATAN LINGKUNGAN

TARGET
No. JENIS KEGIATAN (% MASALAH
)

1 Cakupan Pengawasan Rumah Sehat 75 20.20 1.Banyaknya sasaran.

2. Tidak berjalannya tugas integrasi antara pemegang program


dalam melaksanakan Inspeksi Sanitasi (IS)

3. Belum optimalnya rencana kegiatan bulanan dari setiap


pemegang program

2 Cakupan Pengawasan Sarana Air Bersih 80 22.06 1.Kerja sama lintas program dan lintas sektoral belum optimal

3 Cakupan Pengawasan Jamban 75 27.28 1. Sanitarian kit/ alat untuk pemeriksaan belum tersedia

1. Tidak berjalannya tugas integrasi antara pemegang program


4 Cakupan pengawasan SPAL 75 20.20
dalam melaksanakan Inspeksi Sanitasi (IS)
5 Cakupan Kegiatan Klinik Sanitasi 25 14.21 1. Belum adanya Klinik Sanitasi

2. Tidak berjalannya tugas integrasi antara pemegang program

3. UPAYA KIA & KB

TARGET
No. JENIS KEGIATAN (% MASALAH
)

1. Belum optimalnya kegiatan penyuluhan tentang pentingnya


kunjungan ke Posyandu
1 Cakupan Pelayanan Anak Balita 92.0 82.77

2. Upaya sweeping dari tenaga kesehatan belum optimal

1. Belum optimalnya kegiatan penyuluhan tentang pentingnya


kunjungan ke Posyandu
2 Cakupan Kunjungan Bayi 96.5 95.79

2. Upaya sweeping dari tenaga kesehatan belum optimal


1. Upaya sweeping dari tenaga kesehatan kepada Ibu Hamil di
Trimester III yang belum melakukan pemeriksaan

3 Cakupan Kunjungan Ibu Hamil (K4) 96.0 95.85

2. Banyaknya Angka Abortus

1. Cakupan Peserta KB Aktif masih kurang.


4 Cakupan Peserta KB Aktif 82,5 70.75

4. UPAYA PERBAIKAN GIZI MASYARAKAT


TARGET
No. JENIS KEGIATAN (% MASALAH
)
1. Pendataan Kadarzi masih belum benar
1 Cakupan Keluarga Sadar Gizi 70.0 58.21

2. Belum optimalnya penyuluhan tentang kadarzi.

1. Belum optimalnya Penyuluhan tentang ASI dan cara menyusui


2 Cakupan ASI Eksklusif 70.0 65.13 yang benar.
2. Peningkatan promosi susu formula

1. Ada ibu nifas yang masih melahirkan selain di tenaga kesehatan

3 Cakupan Distribusi kapsul Vit A untuk ibu nifas 100.0 92.53

1. Kurangnya pengetahuan kader dalam menentukan kandungan


4 Rumah Tangga yang mengkonsumsi garam beryodium 100.0 79.53
yodium dalam garam

2. Belum optimalnya penyuluhan tentang garam beryodium.

5 Cakupan N/S 60 55.8

6 Cakupan D/K 90 82
5. UPAYA PENCEGAHAN & P2M

TARGET
No. JENIS KEGIATAN (% MASALAH
)
1.Kunjungan imunisasi BCG ada sebagian yg tidak memenuhi
kriteria waktu pemberian imunisasi (terlambat) .
1 Cakupan BCG 98.00 95.74

1.Kunjungan imunisasi DPT-HB-1 ada sebagian yg tidak


memenuhi kriteria waktu pemberian imunisasi (terlambat) .
2 Cakupan DPT HB 1 98.00 94.97

1.Belum di lakukannya skrining imunisasi TT Lengkap pada


Bumil dan pasangan WUS yg berkunjung
3 Cakupan Pelayanan Imunisasi Ibu Hamil TT2+. 90.00 89.04

1. Penemuan kasus kurang .


4 Cakupan Penderita Peneumonia 100.00 53.30

1. Belum optimalnya penyuluhan tentang Pengobatan TB


5 Cakupan Kesembuhan TB BTA Positif 80.00 65.22

6. UPAYA PENGOBATAN
TARGET
No. JENIS KEGIATAN (% MASALAH
)
1. Belum optimalnya penyuluhan tentang kesehatan gigi
1 Cakupan Kunjungan Rawat Jalan Gigi 100.00

7. UPAYA KESEHATAN PENGEMBANGAN


TARGET
No. JENIS KEGIATAN (% MASALAH
)
1. Penemuan kasus masih kurang .
1 Cakupan Deteksi Dini Gangguan Kesehatan Jiwa 100.00 3.90

2 Cakupan Keluarga di bina (Kel rawan) 100.00 28.57

Cakupan Keluarga Kel rawan selesai di bina 100.00 16.67

Cakupan Keluarga Mandiri 100.00 9.52

8. UPAYA KESEHATAN USIA LANJUT


TARGET
No. JENIS KEGIATAN (% MASALAH
)
1. Masih adanya paradigma di masyarakat bahwa yang datang ke
Puskesmas hanya untuk Lansia yang sakit.
1 Cakupan Pelayanan Kesehatan Usia Lanjut 70.00

2 Cakupan Pembinaan Usia Lanjut pada kelompok Usia Lanjut 1. Kurangnya koordinasi dengan Tokoh Masyarkat, RT, RW dan
100.00 kader

2. Masih adanya paradigma di masyarakat bahwa yang datang ke


Posbindu hanya untuk Lansia yang sakit.
MASALAH DAN ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH

No. PRIORITAS MASALAH PENYEBAB MASALAH

UPAYA KESEHATAN WAJIB

1 UPAYA PROMOSI KESEHATAN


1 Cakupan Komunikasi Interpersonal dan Konseling (KIP/K)
1. Kerja sama lintas program belum optimal

2. Tidak tersedianya Klinik Khusus KIP/K

3. Tidak sesuainya kunjungan rumah dengan yg di KIP/K

2 Cakupan Penyuluhan kelompok oleh petugas di dalam gedung Puskesmas


1. Kerja sama lintas program belum optimal

2. Belum optimalnya rencana kegiatan bullanan pemegang


program

3 Cakupan Pengkajian dan Pembinaan PHBS di Tatanan Rumah Tangga

1. PHBS di tatanan rumah tangga belum optimal

4 Cakupan Pemberdayaan Masyarakat melalui Penyuluhan Kelompok oleh Petugas di


1. Kerja sama lintas program dan lintas sektoral belum
Masyarakat
optimal

1. Cakupan Pemberdayaan Individu/ Keluarga melalui


5 Cakupan Pemberdayaan Individu/ Keluarga melalui Kunjungan Rumah
Kunjungan Rumah belum optimal
2. UPAYA KESEHATAN LINGKUNGAN

No. JENIS KEGIATAN MASALAH

1 Cakupan Pengawasan Rumah Sehat 1.Banyaknya sasaran.

2. Tidak berjalannya tugas integrasi antara


pemegang program dalam melaksanakan
Inspeksi Sanitasi (IS)

3. Belum optimalnya rencana kegiatan bulanan


dari setiap pemegang program

1.Kerja sama lintas program dan lintas sektoral


2 Cakupan Pengawasan Sarana Air Bersih
belum optimal

1. Sanitarian kit/ alat untuk pemeriksaan belum


3 Cakupan Pengawasan Jamban
tersedia

1. Tidak berjalannya tugas integrasi antara


4 Cakupan pengawasan SPAL pemegang program dalam melaksanakan
Inspeksi Sanitasi (IS)
No. JENIS KEGIATAN MASALAH

5 Cakupan Kegiatan Klinik Sanitasi 1. Belum adanya Klinik Sanitasi

2. Tidak berjalannya tugas integrasi antara


pemegang program

3. UPAYA KIA & KB

No. JENIS KEGIATAN MASALAH

1. Belum optimalnya kegiatan penyuluhan


1 Cakupan Pelayanan Anak Balita tentang pentingnya kunjungan ke Posyandu

2. Upaya sweeping dari tenaga kesehatan belum


optimal

1. Belum optimalnya kegiatan penyuluhan


2 Cakupan Kunjungan Bayi tentang pentingnya kunjungan ke Posyandu
2. Upaya sweeping dari tenaga kesehatan belum
optimal

1. Upaya sweeping dari tenaga kesehatan


3 Cakupan Kunjungan Ibu Hamil (K4) kepada Ibu Hamil di Trimester III yang belum
melakukan pemeriksaan
2. Banyaknya Angka Abortus

1. Cakupan Peserta KB Aktif masih kurang.


4 Cakupan Peserta KB Aktif

4. UPAYA PERBAIKAN GIZI MASYARAKAT

No. JENIS KEGIATAN MASALAH

1. Pendataan Kadarzi masih belum benar


1 Cakupan Keluarga Sadar Gizi
2. Belum optimalnya penyuluhan tentang
kadarzi.

1. Belum optimalnya Penyuluhan tentang ASI


2 Cakupan ASI Eksklusif dan cara menyusui yang benar.

2. Peningkatan promosi susu formula

1. Ada ibu nifas yang masih melahirkan selain di


tenaga kesehatan
3 Cakupan Distribusi kapsul Vit A untuk ibu nifas

1. Kurangnya pengetahuan kader dalam


menentukan kandungan yodium dalam garam
4 Rumah Tangga yang mengkonsumsi garam beryodium

2. Belum optimalnya penyuluhan tentang garam


beryodium.

5. UPAYA PENCEGAHAN & P2M

No. JENIS KEGIATAN MASALAH

1.Kunjungan imunisasi BCG ada sebagian yg


1 Cakupan BCG tidak memenuhi kriteria waktu pemberian
imunisasi (terlambat) .
1.Kunjungan imunisasi DPT-HB-1 ada sebagian
yg tidak memenuhi kriteria waktu pemberian
imunisasi (terlambat) .
2 Cakupan DPT HB 1

1.Belum di lakukannya skrining imunisasi TT


Lengkap pada Bumil dan pasangan WUS yg
berkunjung
3 Cakupan Pelayanan Imunisasi Ibu Hamil TT2+.

1. Penemuan kasus kurang .

4 Cakupan Penderita Peneumonia

1. Belum optimalnya penyuluhan tentang


5 Cakupan Kesembuhan TB BTA Positif Pengobatan TB

6. UPAYA PENGOBATAN

No. JENIS KEGIATAN MASALAH


1. Belum optimalnya penyuluhan tentang kesehata
1 Cakupan Kunjungan Rawat Jalan Gigi

7. UPAYA KESEHATAN JIWA


No. JENIS KEGIATAN MASALAH
1. Penemuan kasus masih kurang .
1 Cakupan Deteksi Dini Gangguan Kesehatan Jiwa

8. UPAYA KESEHATAN USIA LANJUT

No. JENIS KEGIATAN MASALAH


1. Masih adanya paradigma di masyarakat bahwa
1 Cakupan Pelayanan Kesehatan Usia Lanjut yang datang ke Puskesmas hanya untuk Lansia
yang sakit.
2 Cakupan Pembinaan Usia Lanjut pada kelompok Usia Lanjut 1. Kurangnya koordinasi dengan Tokoh
Masyarkat, RT, RW dan kader

2. Masih adanya paradigma di masyarakat bahwa


yang datang ke Posbindu hanya untuk Lansia
yang sakit.
AH

ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH PEMECAHAN MASALAH TERPILIH

Melaksanakan KIP/K di setiap ruang pemeriksaan (BP umum, KIA, BP


1. Meningkatkan kerja sama lintas program .
Gigi)

2. Melaksanakan KIP/K disetiap Poli

3. Meningkatkan kemampuan dan pengetahuan tenaga


kesehatan

1. Meningkatkan kerja sama lintas program. Meningkatkan koordinasi dengan lintas program yang ada di puskesmas

2. Mengoptimalkan rencana kegiatan bulanan

3. Meningkatkan kemampuan dan pengetahuan tenaga


kesehatan

Mengaktifkan kembali RW siaga, khususnya jejaring promkes yang ada di


1. Optimalisasi PHBS di tatanan rumah tangga masyarakat melalui pembinaan yang berkelanjutan dari petugas baik
puskesmas maupun lintas sektor

1. Meningkatkan kerja sama lintas program dan lintas


Meningkatkan koordinasi dengan lintas program yang ada di puskesmas
sektoral.

1. kunjungan rumah kepada keluarga lebih ditingkatkan


ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH

1. Kerjasama dari masing-masing program


dalam pembinaan wilayah.

2. Mengoptimalkan rencana kegiatan bulanan

1. Meningkatkan kerja sama lintas program


supaya lebih terintegrasi

1. Pengajuan sanitasi kit.

2. Meningkatkan kerja sama lintas program


supaya lebih terintegrasi

1. Meningkatkan kerja sama lintas program


supaya lebih terintegrasi
ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH

1. Mengusulkan diadakannya Klinik Sanitasi

2. Meningkatkan kerja sama lintas program


supaya lebih terintegrasi

ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH

1. Mengadakan Kelas Balita.

2. Melakukan Sweeping pada bayi/balita yang


tidak datang ke Posyandu

1. Mengadakan Kelas Balita.


2. Melakukan Sweeping pada bayi/balita yang
tidak datang ke Posyandu

1 Mengadakan Kelas Ibu

2. Penyuluhan kepada Ibu Hamil di Trimester I


untuk mengurangi angka Abortus.

1. Kerja sama dengan BPS dlm RR KB.

2. Perbaikan RR KB

ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH

1. Penyuluhan tentang kadarzi secara


terintegrasi
1. Sosialisasi kepada pelaksana pendataan
kadarzi .

1. Penyuluhan kepada ibu tentang cara


penyimpanan ASI .

2. Penyuluhan kepada keluarga tentang


pentingnya pemberian ASI ekslusif.

1. Memberikan kapsul vitamin A pada ibu nifas


yang melahirkan selain di tenaga kesehatan saat
melakukan kunjungan ANC.

1. Meningkatkan Penyuluhan tentang


pentingnya menggunakan garam beryodium
dan cara penyimpanan garam yang benar,
mengarahkan masyarakat untuk tidak lagi
membeli garam tidak beryodium.

ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH

1. Penyuluhan tentang waktu pelaksanaan


Imunisasi BCG
1. Penyuluhan tentang waktu pelaksanaan
Imunisasi DPT HB 1

1. Penyuluhan tentang imunisasi TT di


Posyandu dan Puskesmas

1 Melaksanakan penjaringan di posyandu

2. Penataan ulang pencatatan dan pelaporan

1 Mengadakan penyuluhan tentang Pengobatan


TB di masyarakat dan di Puskesmas.

ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH


1 Mengadakan penyuluhan tentang kesehatan
gigi di masyarakat dan di Puskesmas.

ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH


1. Sosialisasi tentang cara deteksi dini
gangguan jiwa kepada semua petugas
Puskesmas

2. Menata ulang pencatatan dan pelaporan

ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH


1.Mengadakan penyuluhan di kelompok
masyarakat tentang pentingnya skrining
kesehatan pada Lansia
1. Meningkatkan Koordinasi dengan Tokoh
Masyarkat, RT, RW dan kader
BAB IV
MASALAH DAN ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH

CAKUP TARGET
SASARAN PENCA-
No. JENIS KEGIATAN AN (% MASALAH ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH
(%) PAIAN
(%) )
UPAYA KESEHATAN WAJIB
1 UPAYA PROMOSI KESEHATAN
1 Cakupan Komunikasi Interpersonal dan 1. Kerja sama lintas program belum
Konseling (KIP/K) 30,375 1,425 4.69 5.00 1. Meningkatkan kerja sama lintas program .
optimal

2. Tidak tersedianya Klinik Khusus


2. Melaksanakan KIP/K disetiap Poli
KIP/K

3. Tidak sesuainya kunjungan rumah 3. Meningkatkan kemampuan dan


dengan yg di KIP/K pengetahuan tenaga kesehatan
2 Cakupan Penyuluhan kelompok oleh petugas
1. Kerja sama lintas program belum
di dalam gedung Puskesmas 96 91 94.79 100.00 1. Meningkatkan kerja sama lintas program.
optimal

2. Belum optimalnya rencana kegiatan


2. Mengoptimalkan rencana kegiatan bulanan
bullanan pemegang program

3. Meningkatkan kemampuan dan


pengetahuan tenaga kesehatan
3 Cakupan Pengkajian dan Pembinaan PHBS di
1. PHBS di tatanan rumah tangga 1. Optimalisasi PHBS di tatanan rumah
Tatanan Rumah Tangga 4,097 2,563 62.56 65.00
belum optimal tangga

4 Cakupan Pemberdayaan Masyarakat melalui


Penyuluhan Kelompok oleh Petugas di 1. Kerja sama lintas program dan lintas 1. Meningkatkan kerja sama lintas program
252 242 96.03 100.00
Masyarakat sektoral belum optimal dan lintas sektoral.

1. Cakupan Pemberdayaan Individu/


1. kunjungan rumah kepada keluarga lebih
5 Cakupan Pemberdayaan Individu/ Keluarga m 1,190 302 25.38 50.00 Keluarga melalui Kunjungan Rumah
ditingkatkan
belum optimal
2. UPAYA KESEHATAN LINGKUNGAN

CAKUP TARGET
SASARAN PENCA- ALTERNATIF PEMECAHAN
No. JENIS KEGIATAN (%) PAIAN
AN (% MASALAH
(%) ) MASALAH

1. Kerjasama dari masing-masing


1 Cakupan Pengawasan Rumah Sehat 6,521 1,317 20.20 75 1.Banyaknya sasaran.
program dalam pembinaan wilayah.

2. Mengoptimalkan rencana kegiatan


2. Tidak berjalannya tugas
bulanan
integrasi antara pemegang
program dalam melaksanakan
Inspeksi Sanitasi (IS)

3. Belum optimalnya rencana


kegiatan bulanan dari setiap
pemegang program

Cakupan Pengawasan Sarana Air 1.Kerja sama lintas program dan 1. Meningkatkan kerja sama lintas
2 5,969 1,317 22.06 80
Bersih lintas sektoral belum optimal program supaya lebih terintegrasi

1. Sanitarian kit/ alat untuk


3 Cakupan Pengawasan Jamban 4,827 1,317 27.28 75 1. Pengajuan sanitasi kit.
pemeriksaan belum tersedia

2. Meningkatkan kerja sama lintas


program supaya lebih terintegrasi

1. Tidak berjalannya tugas


integrasi antara pemegang 1. Meningkatkan kerja sama lintas
4 Cakupan pengawasan SPAL 6,521 1,317 20.20 75
program dalam melaksanakan program supaya lebih terintegrasi
Inspeksi Sanitasi (IS)
CAKUP TARGET
SASARAN PENCA- ALTERNATIF PEMECAHAN
No. JENIS KEGIATAN (%) PAIAN
AN (% MASALAH
(%) ) MASALAH

1. Mengusulkan diadakannya Klinik


5 Cakupan Kegiatan Klinik Sanitasi 5,790 823 14.21 25 1. Belum adanya Klinik Sanitasi
Sanitasi

2. Tidak berjalannya tugas


integrasi antara pemegang 2. Meningkatkan kerja sama lintas
program program supaya lebih terintegrasi

3. UPAYA KIA & KB

CAKUP TARGET
SASARAN PENCA- ALTERNATIF PEMECAHAN
No. JENIS KEGIATAN (%) PAIAN
AN (% MASALAH
(%) ) MASALAH

1. Belum optimalnya kegiatan 1. Mengadakan Kelas Balita.


penyuluhan tentang pentingnya
1 Cakupan Pelayanan Anak Balita 2,577 2,133 82.77 92.0 kunjungan ke Posyandu

2. Upaya sweeping dari tenaga 2. Melakukan Sweeping pada


kesehatan belum optimal bayi/balita yang tidak datang ke
Posyandu

1. Belum optimalnya kegiatan 1. Mengadakan Kelas Balita.


penyuluhan tentang pentingnya
2 Cakupan Kunjungan Bayi 523 501 95.79 96.5 kunjungan ke Posyandu

2. Upaya sweeping dari tenaga 2. Melakukan Sweeping pada


kesehatan belum optimal bayi/balita yang tidak datang ke
Posyandu
CAKUP TARGET
SASARAN PENCA- ALTERNATIF PEMECAHAN
No. JENIS KEGIATAN (%) PAIAN
AN (% MASALAH
(%) ) MASALAH

1. Upaya sweeping dari tenaga 1 Mengadakan Kelas Ibu


kesehatan kepada Ibu Hamil di
Trimester III yang belum
3 Cakupan Kunjungan Ibu Hamil (K4) 575 551 95.83 96.0 melakukan pemeriksaan

2. Banyaknya Angka Abortus 2. Penyuluhan kepada Ibu Hamil di


Trimester I untuk mengurangi angka
Abortus.

1. Cakupan Peserta KB Aktif 1. Kerja sama dengan BPS dlm RR


4 Cakupan Peserta KB Aktif 5,152 3,645 70.75 82,5 masih kurang. KB.

2. Perbaikan RR KB

4. UPAYA PERBAIKAN GIZI MASYARAKAT


CAKUP TARGET
SASARAN PENCAPA ALTERNATIF PEMECAHAN
No. JENIS KEGIATAN (%) IAN
AN (% MASALAH
(%) ) MASALAH

1. Pendataan Kadarzi masih 1. Penyuluhan tentang kadarzi secara


1 Cakupan Keluarga Sadar Gizi 8,068 4,696 58.21 70.0 belum benar terintegrasi

2. Belum optimalnya 1. Sosialisasi kepada pelaksana


penyuluhan tentang kadarzi. pendataan kadarzi .
CAKUP TARGET
SASARAN PENCAPA ALTERNATIF PEMECAHAN
No. JENIS KEGIATAN (%) IAN
AN (% MASALAH
(%) ) MASALAH

1. Belum optimalnya 1. Penyuluhan kepada ibu tentang


2 Cakupan ASI Eksklusif 433 282 65.13 70.0 Penyuluhan tentang ASI dan cara penyimpanan ASI .
cara menyusui yang benar.

2. Peningkatan promosi susu 2. Penyuluhan kepada keluarga


formula tentang pentingnya pemberian ASI
ekslusif.

1. Ada ibu nifas yang masih 1. Memberikan kapsul vitamin A pada


melahirkan selain di tenaga ibu nifas yang melahirkan selain di
Cakupan Distribusi kapsul Vit A untuk
3 549 508 92.53 100.0 kesehatan tenaga kesehatan saat melakukan
ibu nifas
kunjungan ANC.

1. Kurangnya pengetahuan kader 1. Meningkatkan Penyuluhan tentang


dalam menentukan kandungan pentingnya menggunakan garam
yodium dalam garam beryodium dan cara penyimpanan
Rumah Tangga yang mengkonsumsi garam yang benar, mengarahkan
4 5,179 4,119 79.53 100.0 masyarakat untuk tidak lagi membeli
garam beryodium
garam tidak beryodium.

2. Belum optimalnya
penyuluhan tentang garam
beryodium.

5. UPAYA PENCEGAHAN & P2M

CAKUP TARGET
SASARAN PENCAPA ALTERNATIF PEMECAHAN
No. JENIS KEGIATAN (%) IAN
AN (% MASALAH
(%) ) MASALAH
1.Kunjungan imunisasi BCG 1. Penyuluhan tentang waktu
ada sebagian yg tidak memenuhi pelaksanaan Imunisasi BCG
kriteria waktu pemberian
1 Cakupan BCG 517 495 95.74 98.00 imunisasi (terlambat) .

1.Kunjungan imunisasi DPT- 1. Penyuluhan tentang waktu


HB-1 ada sebagian yg tidak pelaksanaan Imunisasi DPT HB 1
memenuhi kriteria waktu
2 Cakupan DPT HB 1 517 491 94.97 98.00 pemberian imunisasi
(terlambat) .

1.Belum di lakukannya skrining 1. Penyuluhan tentang imunisasi TT di


imunisasi TT Lengkap pada Posyandu dan Puskesmas
Cakupan Pelayanan Imunisasi Ibu
3 575 512 89.04 90.00 Bumil dan pasangan WUS yg
Hamil TT2+.
berkunjung

1. Penemuan kasus kurang . 1 Melaksanakan penjaringan di


4 Cakupan Penderita Peneumonia 197 105 53.30 100.00 posyandu

2. Penataan ulang pencatatan dan


pelaporan

1. Belum optimalnya 1 Mengadakan penyuluhan tentang


Cakupan Kesembuhan TB BTA penyuluhan tentang Pengobatan Pengobatan TB di masyarakat dan di
5 23 15 65.22 80.00
Positif TB Puskesmas.

6. UPAYA PENGOBATAN
CAKUP TARGET
SASARAN PENCAPA ALTERNATIF PEMECAHAN
No. JENIS KEGIATAN (%) IAN
AN (% MASALAH
(%) ) MASALAH

1. Belum optimalnya penyuluhan 1t Mengadakan penyuluhan tentang


Cakupan Kunjungan Rawat Jalan Gigi kesehatan gigi di masyarakat dan di
1 1,095 910 83.11 100.00
Puskesmas.

7. UPAYA KESEHATAN JIWA


CAKUP TARGET
SASARAN PENCAPA ALTERNATIF PEMECAHAN
No. JENIS KEGIATAN (%) IAN
AN (% MASALAH
(%) ) MASALAH

1. Penemuan kasus masih 1. Sosialisasi tentang cara deteksi dini


Cakupan Deteksi Dini Gangguan kurang .
1 30,375 1,185 3.90 100.00 gangguan jiwa kepada semua petugas
Kesehatan Jiwa
Puskesmas

2. Menata ulang pencatatan dan


pelaporan

8. UPAYA KESEHATAN USIA LANJUT


CAKUP TARGET
SASARAN PENCAPA ALTERNATIF PEMECAHAN
No. JENIS KEGIATAN (%) IAN
AN (% MASALAH
(%) ) MASALAH

1. Masih adanya paradigma di 1.Mengadakan penyuluhan di


Cakupan Pelayanan Kesehatan Usia masyarakat bahwa yang datang kelompok masyarakat tentang
1 4,907 2,512 51.19 70.00 ke Puskesmas hanya untuk pentingnya skrining kesehatan pada
Lanjut
Lansia yang sakit. Lansia

2 Cakupan Pembinaan Usia Lanjut pada 1. Kurangnya koordinasi dengan 1. Meningkatkan Koordinasi dengan
kelompok Usia Lanjut 1,137 486 42.74 100.00 Tokoh Masyarkat, RT, RW dan Tokoh Masyarkat, RT, RW dan kader
kader
2. Masih adanya paradigma di
masyarakat bahwa yang datang
ke Posbindu hanya untuk Lansia
yang sakit.
6. UPAYA PENGOBATAN

CAKUP
SASARAN PENCAPAI TARGET
No. JENIS KEGIATAN AN MASALAH ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH
(%) AN (%)
(%)
1 Mengadakan penyuluhan tentang kesehatan gigi
1. Belum optimalnya penyuluhan tentang di masyarakat dan di Puskesmas.
1 Cakupan Kunjungan Rawat Jalan Gigi 1,095 910 83.11 100.00
kesehatan gigi

7. UPAYA KESEHATAN JIWA

CAKUP
SASARAN PENCAPAI TARGET
No. JENIS KEGIATAN AN MASALAH ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH
(%) AN (%)
(%)

1. Sosialisasi tentang cara deteksi dini gangguan


1 Cakupan Deteksi Dini Gangguan Kesehatan Jiwa 30,375 1,185 3.90 100.00 1. Penemuan kasus masih kurang .
jiwa kepada semua petugas Puskesmas

2. Menata ulang pencatatan dan pelaporan

8. UPAYA KESEHATAN USIA LANJUT

CAKUP
SASARAN PENCAPAI TARGET
No. JENIS KEGIATAN AN MASALAH ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH
(%) AN (%)
(%)

1. Masih adanya paradigma di masyarakat 1.Mengadakan penyuluhan di kelompok


bahwa yang datang ke Puskesmas hanya masyarakat tentang pentingnya skrining kesehatan
1 Cakupan Pelayanan Kesehatan Usia Lanjut 4,907 2,512 51.19 70.00 untuk Lansia yang sakit. pada Lansia

1. Kurangnya koordinasi dengan Tokoh 1. Meningkatkan Koordinasi dengan Tokoh


Cakupan Pembinaan Usia Lanjut pada kelompok
2 1,137 486 42.74 100.00 Masyarkat, RT, RW dan kader Masyarkat, RT, RW dan kader
Usia Lanjut
2. Masih adanya paradigma di masyarakat
bahwa yang datang ke Posbindu hanya
untuk Lansia yang sakit.
NO JENIS KEGIATAN SASARAN PENCAPAI CAKUPAN TARGET MASALAH ALTERNATIF PEMECAHAN
UPAYA KESEHATN WAJIB
UPAYA PROMOSI KESEHATAN
1 Cakupan Komunikasi Interpersinal dan Konseling (KIP-K)
2 Cakupan Penyuluhan kelompok oleh petugas di dalam gedung puskesmas
3 Cakupan Pengkajian dan Pembinaan PHBS di Tatanan Rumah Tangga
4 Cakupan Pembinaan UKBM dilihat melalui presentasi (%) Posyandu Purnama & Mandiri

UPAYA KESEHATAN LINGKUNGAN


Cakupan Pengawasan Rumah Sehat
Cakupan Pengawasan Sarana Air Bersih
Cakupan Pengawasan Jamban
Cakupan Pengawasan SPAL
Cakupan Pengawasan Tempat0tempat Umum (TTU)
ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH
BAB IV. MASALAH DAN ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH

SASARAN PENCAPAIA CAKUPAN TARGET


No. JENIS KEGIATAN MASALAH
(%) N (%) (%)

UPAYA KESEHATAN WAJIB

1 UPAYA PROMOSI KESEHATAN

1 Cakupan Komunikasi Interpersonal dan Konseling (KIP/K) 24,070 1,190 4.94 5 1. Kerja sama lintas program belum optimal

Cakupan Penyuluhan kelompok oleh petugas di dalam gedung


96 82 85.42 100 1. Kerja sama lintas program belum optimal
Puskesmas
2

3 Cakupan Pengkajian dan Pembinaan PHBS di Tatanan Rumah Tangga 4,097 2,563 62.56 65 1. PHBS di tatanan rumah tangga belum optimal

Cakupan Pemberdayaan Masyarakat melalui Penyuluhan Kelompok oleh


4 252 242 96.03 100 1. Kerja sama lintas program dan lintas sektoral belum optimal
Petugas di Masyarakat

1. Cakupan Pemberdayaan Individu/ Keluarga melalui


5 Cakupan Pemberdayaan Individu/ Keluarga melalui Kunjungan Rumah 1,190 302 25.38 50
Kunjungan Rumah belum optimal
2. UPAYA KESEHATAN LINGKUNGAN

SASARAN PENCAPAIA CAKUPAN TARGET


No. JENIS KEGIATAN MASALAH
(%) N (%) (%)

1 Cakupan Pengawasan Rumah Sehat 3,179 1,117 35.14 75 1.Data dasar belum lengkap.

2 Cakupan Pengawasan Sarana Air Bersih 2,999 1,090 36.35 80 1.Kerja sama lintas program dan lintas sektoral belum optim

3 Cakupan Pengawasan Jamban 2,971 1,203 40.66 75 1. Sanitarian kit/ alat untuk pemeriksaan belum tersedia

4 Cakupan pengawasan SPAL 2,959 1,208 40.82 80

5 Cakupan Pengawasan Tempat-Tempat Umum (TTU) 126 63 50.00 75

6 Cakupan Pengawasan Tempat Pengolahan Makanan (TPM) 75 51 70.83 75


3. UPAYA KIA & KB
SASARAN PENCAPAIA CAKUPAN TARGET
No. JENIS KEGIATAN MASALAH
(%) N (%) (%)

1 Cakupan Peserta KB Aktif 2,497 2,045 81.90 82,5 1. Cakupan Peserta KB Aktif masih kurang.

4. UPAYA PERBAIKAN GIZI MASYARAKAT


SASARAN PENCAPAIA CAKUPAN TARGET
No. JENIS KEGIATAN MASALAH
(%) N (%) (%)

1. Tingkat pengetahuan masyarakat tentang kadarzi masih


1 Cakupan Keluarga Sadar Gizi 4,097 3,878 94.65 100 kurang .

1. Belum optimalnya pengetahuan petugas dalam


pendataan kadarzi

2 Cakupan ASI Eksklusif 259 152 58.69 90 3. Banyak ibu yang bekerja.
5. UPAYA PENCEGAHAN & P2M

SASARAN PENCAPAIA CAKUPAN TARGET


No. JENIS KEGIATAN MASALAH
(%) N (%) (%)
1 Cakupan BIAS Campak 396 351 88.64 100 1. Cakupan BIAS Campak masih kurang .

2 Cakupan BIAS DT 392 337 85.97 100 1. Cakupan BIAS DT masih kurang .

3 Cakupan BIAS Td 784 655 83.55 100 1. Cakupan BIAS Td 2 masih kurang .

5 Cakupan Pelayanan Imunisasi Ibu Hamil TT2 302 219 75.52 95 1. Bumil diperiksa ke sarana kesehatan lain
2. Tidak semua bumil baru di imunisasi TT
5. Kurangnya
pengetahuan bumil tentang manfaat imunisasi

6 Cakupan Penderita Peneumonia Balita 158 43 27.22 86 1. Penemuan kasus kurang .

7 Cakupan Penemuan Penderita Diare 648 420 64.81 75 1. Penemuan kasus kurang .
6. UPAYA PENGOBATAN

SASARAN PENCAPAIA CAKUPAN TARGET


No. JENIS KEGIATAN MASALAH
(%) N (%) (%)
1 Cakupan Kunjungan Rawat Jalan 2,187 1,537 70.28 100.00

2 Cakupan Kunjungan Rawat Jalan Gigi 583 368 63.12 100.00

3 Cakupan jumlah seluruh Pemeriksaan Laboratorium Puskesmas 24,070 1,930 8.02 20.00 1. Jumlah rujukan dari poli sedikit.

4 Cakupan Jumlah Pemeriksaan Laboratorium yang dirujuk 1,930 - - 10.00 1. Cakupan yang dirujuk sedikit

7. UPAYA KESEHATAN JIWA

SASARAN PENCAPAIA CAKUPAN TARGET


No. JENIS KEGIATAN MASALAH
(%) N (%) (%)
1 Cakupan Deteksi Dini Gangguan Kesehatan Jiwa 24,070 208 0.86 20.00 1. Penemuan kasus masih kurang .

8. UPAYA KESEHATAN USIA LANJUT

SASARAN PENCAPAIA CAKUPAN TARGET


No. JENIS KEGIATAN MASALAH
(%) N (%) (%)
1 Cakupan Pelayanan Kesehatan Usia Lanjut 3,977 330 8.30 70.00 1. Kurangnya koordinasi lintas program dan lintas sektoral
DAN ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH

ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH

1. Meningkatkan kerja sama lintas program .

2. Pencatatan pelaporan di tiap poli belum optimal

3. Meningkatkan kemampuan dan pengetahuan tenaga


kesehatan

1. Meningkatkan kerja sama lintas program .

2. Pencatatan pelaporan di tiap poli belum optimal

3. Meningkatkan kemampuan dan pengetahuan tenaga


kesehatan

1. Optimalisasi PHBS di tatanan rumah tangga

1. Meningkatkan kerja sama lintas program dan lintas


sektoral.

1. kunjungan rumah kepada keluarga lebih ditingkatkan

2. Meningkatkan kerja sama lintas program supaya


lebih terintegrasi
ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH

1. Melakukan validasi data .

2. Meningkatkan kerja sama lintas program


supaya lebih terintegrasi

1. Meningkatkan kerja sama lintas program


supaya lebih terintegrasi

1. Pengajuan sanitasi kit.

2. Meningkatkan kerja sama lintas program supaya


lebih terintegrasi

1. Meningkatkan kerja sama lintas program supaya


lebih terintegrasi

1. Meningkatkan kerja sama lintas program supaya


lebih terintegrasi

1. Meningkatkan kerja sama lintas program supaya


lebih terintegrasi
ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH

1. Kerja sama dengan BPS dlm RR KB.


2. Perbaikan RR KB

ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH

1. Penyuluhan tentang kadarzi secara terintegrasi

1. Sosialisasi kepada pelaksana pendataan


kadarzi .

1. Penyuluhan kepada ibu tentang cara


penyimpanan ASI .

2. Penyuluhan kepada keluarga tentang


pentingnya pemberian ASI ekslusif.
ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH

1. Meningkatkan kegiatan sweeping 2.


Menjalin kerja sama dengan lintas sektoral
3.mengoptimalkan pencatatan dan pelaporan .

1. Meningkatkan kegiatan sweeping


2.Menjalin kerja sama dengan lintas sektoral
3. Mengoptimalkan pencatatan dan pelaporan .

1. Meningkatkan kegiatan sweeping


2.Menjalin kerja sama dengan lintas sektoral
3. Mengoptimalkan pencatatan dan pelaporan .

1. Meningkatkan kegiatan sweeping


2.Menjalin kerja sama dengan BPS yang ada di wilayah
UPTD Puskesmas Cipedes
3.Mengoptimalkan pencatatan dan pelaporan .

1 Melaksanakan penjaringan di posyandu


2. Penataan ulang pencatatan dan
pelaporan
1 Melaksanakan penjaringan di posyandu
2. Penataan ulang pencatatan dan
pelaporan
ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH

1. Peningkatan koordinasi dengan petugas poli.

1. Specimen yang diperiksa masih mampu dikerjakan


di Puskesmas

ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH

1. Sosialisasi tentang cara deteksi dini gangguan jiwa


kepada semua petugas Puskesmas

2. Menata ulang pencatatan dan pelaporan

ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH

1. Meningkatkan Koordinasi lintas program dan lintas


sektoral
Kelompok Ibu 1 kelompok

kelompok Anggota
Ibu Hamil 1 29

Kelompok Olah Raga


Ibu Hamil 1
Jalan Santai 1
Prolanis 1
Jamaah Haji 1

Penyuluhan Kesehatan
Penderita DM 2

Pengukuran Tingkat Kebugaran Jasmani


Calon Haji 18
Karyawan Puskesmas 24
Ibu Hamil
Jalan Santai
Prolanis
Jamaah
Haji