Anda di halaman 1dari 4

Latar Belakang

Dermatitis adalah penyakit kulit gatal-gatal, kering, dan kemerahan. Dematitis juga dapat
didefinisikan sebagai peradangan pada kulit, baik karena kontak langsung dengan zat kimia
yang mengakibatkan iritasi, atau reaksi alergi. Dengan kata lain, dermatitis adalah jenis alergi
kulit. Selain penyebab bahan-bahan kimia, sering kali dermatitis terjadi ketika kulit sensitive
kontak langsung dengan perhiasan logam biasanya emas dengan kadar rendah atau perhiasan
perak dan kuningan. Jika Anda mengalami kulit kering dan gatal, tidak ada salahnya untuk
berkonsultasi pada dokter, apakah yang terjadi pada kulit Anda teridentifikasi dermatitis.

Jika Anda teridentifikasi dermatitis, maka pertama kali yang harus Anda ketehui adalah
penyebab dari penyakit kulit tersebut. Pastikan Anda menghindari penyebab dari iritasi dan
alergi. Jangan pernah menggaruk, meskipun rasa gatal tidak tertahankan. Sebab menggaruk
tidak akan membuat hilang rasa gatal, melainkan akan memperparah ketidaknyamanan Anda.
Sebab menggaruk akan menyebabkan kulit lebih rentan terhadap infeksi kulit dan penyakit
kulit lainnya. Biasanya rasa gatal timbul karena area kulit tersebut kering maka gunakan
pelembab untuk mengurangi rasa gatal. Gunakan obat kulit untuk dermatitis, juga akan
membantu mengurangi rasa gatal. Dermatitis tidak hanya terjadi pada orang dewasa tetapi
juga pada anak-anak. Tipe dermatitis yang sering terjadi pada anak-anak yaitu dermatitis
atopik yang meruapakan suatu gejala eksim terutama timbul pada masa kanak-kanak. GeJala
ini biasanya timbul pada usia sekitar 2 bulan sampai 1 tahun den sekitar 85% pada usia
kurang dari 5 tahun. Pada keadaan akut, gejalanya berupa kulit kemerahan, kulit melenting
berisi

Tujuan
Tujuan dari pembuatan makalah ini adalah untuk memberikan gambaran yang nyata tentang
penyakit dermatitis pada anak dan tentang pelaksanaan Askep pada klien/anak dengan
dermatitis dengan menggunakan metode keperawatan.
Definisi
Dermatitis berasal dari kata dermo- (kulit) -itis (radang/inflamasi), sehingga dermatitis dapat
diterjemahkan sebagai suatu keadaan di mana kulit mengalami inflamasi. Dermatitis adalah
suatu peradangan pada dermis dan epidermis yang dalam perkembangannya memberikan
gambaran klinik berupa efloresensi polimorf dan pada umumnya memberikan gejala subjektif
gatal. Dermatitis adalah peradangan epidermis dan dermis yang memberikan gejala subjektif
gatal dan dalam perkembangannya memberikan efloresensi yang polimorf.
Seorang pasien perempuan berumur 44 tahun datang ke poliklinik kulit & kelamin RS
M.Djamil tanggal 28 Januari 2013 dengan keluhan utama bercak kehitaman yang gatal di
kedua punggung kaki sejak ± 7 tahun yang lalu bercak kehitaman yang gatal di kedua
punggung kaki muncul sejak ± 7 tahun yang lalu. Gatal dirasakan hilang timbul dan tidak
bertambah jika berkeringat. Awalnya berupa kulit yang memerah saja pada bagian punggung
kaki yang berkontak dengan sendal karet. Kemerahan pada kulit tidak langsung muncul
melainkan setelah berkontak ulang dengan sendal karet. Kemudian kulit yang memerah
tersebut mulai terasa gatal dan mulai menjadi bercak kehitaman pada punggung kaki yang
berkontak dengan sendal karet. Bercak kehitaman mulai menyebar ke ibu jari dan jari
telunjuk kedua kaki ± 2 bulan kemudian. Tidak terasa nyeri, tidak pedih, tidak ada rasa
terbakar dan tidak panas. Tidak ada bercak kehitaman pada bagian tubuh yang lain. Selama
ini pasien sudah berobat ke bidan dan mendapat obat yang diminum. Setelah minum obat
tersebut pasien mengaku gatal hilang pada telapak kaki, ibu jari dan jari telunjuk berkurang.
Bercak kehitaman masih ada. Tapi setelah obat habis gatal kembali terasa dan pasien berobat
ke dokter Poliklinik Kulit Kelamin RSUP Dr.M.Djamil Padang.
Tambayong, Jan. 2000. Patofisiologi untuk Keperawatan. Jakarta: EGC
https://books.google.co.id/books?
id=KdJfk2qazVIC&pg=PA63&lpg=PA63&dq=hubungan+autoimun+dengan+dermatitis&source=bl&ots
=sxqiDDmJrO&sig=aTHqJ--
jcVqMeG4yzwp5xiTISZY&hl=id&sa=X&ved=0ahUKEwjYl_H57OLMAhVFro8KHeW4DRAQ6AEIKjAC#v=o
nepage&q=hubungan%20autoimun%20dengan%20dermatitis&f=false