Anda di halaman 1dari 2

PEMBERIAN IMUNISASI CAMPAK

No. Kode :

Terbitan :

No. Revisi :
SPO Tgl. Mulai Berlaku :

Halaman :

1. Pengertian Upaya yang dilakukan dengan sengaja memberikan kekebalan aktif terhadap
penyakit Campak

2. Tujuan Menurunkan angka kesakitan,kecacatan dan kematian akibat penyakit


Campak
3. Kebijakan Pelaksanaan pemberian Imunisasi harus mengikuti langkah-langkah yang
tertuang dalam instruksi kerja.
4. Referensi Modul pelatihan tenaga pelaksana Imunisasi Puskesmas Direktorat Jenderal
PP & PL dan Pusdiklat SDM Kesehatan Depkes RI Tahun 2006.
5. Alat dan 1.Sarung tangan 1 pasang
Bahan 2.Vaksin Campak dan pelarutnya
3.Alat suntik AD ( auto –disable ) dengan ukuran 0,5 cc
4.Disposibel 5 cc untuk melarutkan
5.Kapas air hangat
6.Kotak pengaman ( safety box )
7.Obat penurun panas (antipiretik)
8.Kartu imunisasi/KMS/Buku KIA
9.Emergency KIT
6. Langkah- a.Petugas mencuci tangan
Langkah b.Petugas memakai sarung tangan
c.Pastikan vaksin dan pelarut harus berasal dari produsen yang sama
d.Pastikan VVM dalam kondisi A atau B
e.Pastikan vaksin tidak melewati tanggal kadaluarsa
f.Pastikan umur anak sudah 9 bulan danbelum pernah diimunisasi Campak
dengan menanyakan pada orang tua anak tersebut
g.Larutkan vaksin dengan cairan pelarut campak 1 ampul
h.Ambil 0,5 cc vaksin campak yang telah dilarutkan tadi
i.Mengatur posisi dengan meletakkan anak diatas pangkuan ibu ,pastikan
salah satu lengan ibu berada dibelakang punggung anak dan salah satu
lengan anak melilit pada pinggang ibu
j.Bersihkan lengan kiri dengan kapas air hangat ,tunggu hingga kering
k.Dengan memegang lengan seperti mencubit menggunakan ibu jari dan jari
telunjuk kemudian disuntikan vaksin tersebut sepertiga bagian lengan kiri
atas (tepatnya pada insertio musculus deltoideus) secara subkutan
(sc),lakukan aspirasi sebelumnya untuk memastikan jarum tidak menembus
pembuluh darah
l.Buang alat suntik dengan tanpa ditutup ke dalam safety box
m.Melakukan evaluasi tindakan
n. Mencatat dalam buku /KMS tanggal dan imunisasi yang diberikan
o.Memberikan obat penurun panas dan melakukan kontrak untuk kegiatan
selanjutnya
p.Rapikan alat-alat
q.Petugas mencuci tangan
7. Alir Bagan

8. Hal-hal yang -Vaksin dan pelarut harus berasal dari produsen yang sama
perlu - Saat mencampur vaksin kering dengan pelarut harus berada pada suhu yang
diperhatikan sama (antara 20 C dan 80 C )
-Vaksin yang sudah dilarutkan harus digunakan sebelum lewat 6 jam

9. Unit Terkait 1. KIA

10. Dokumen 1. Kartu Imunisasi/KMS


Terkait 2. Buku status dan kohort