Anda di halaman 1dari 19

MAKALAH

“ARTIKEL ILMIAH”
Diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah Bahasa Indonesia semester V dengan
dosen pengampu Marfuah, M. Pd

DISUSUN OLEH
KELOMPOK 6

1. Gelar Saeful M 1015084


2. GinaMayasari 1015085
3. Ola Cornelita 1015107
4. Rena Oktaviani 1015111
5. Sella Ayuning Pradwina 1015116
6. Siti Dien Rahmadewi 1015118
7. Vivi Nursita 1015125

AKADEMI FARMASI MUHAMMADIYAH CIREBON

2017
KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, yang atas rahmat-Nya maka
kami kelompok 6 dapat menyelesaikan penyusunan makalah yang berjudul “
Artikel Ilmiah”.

Dalam penulisan makalah ini penulis menyampaikan ucapan terima kasih kepada
Dosen kami Ibu Marfuah,M. Pd yang telah memberikan tugas ini kepada kami,
serta semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu, yang telah
memberikan bantuan dalam penulisan makalah ini.

Adapun dalam penulisan makalah ini Penulis merasa masih ada kekurangan-
kekurangan baik pada teknis penulisan maupun materi, mengingat akan
kemampuan yang dimiliki Penulis. Untuk itu kritik dan saran dari semua pihak
sangat penulis harapkan demi penyempurnaan pembuatan makalah ini. Dan akhir
kata kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya.

Cirebon, September 2017

Penulis
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN ............................................................................................. 1
1.1 Latar belakang ............................................................................................... 1
1.2 Rumusan Masalah .......................................................................................... 2
1.3 Tujuan ............................................................................................................. 2
BAB II PEMBAHASAN .......................................................................................... 3
2.1 Definisi artikel ilmiah ..................................................................................... 3
2.2 Kegunaan Artikel Ilmiah ................................................................................ 4
2.3 Istilah Artikel Ilmiah Memiliki Empat Dimensi ............................................ 4
2.4 Macam Artikel Ilmiah .................................................................................... 4
2.5 Ciri-ciri Artikel Ilmiah Yang Baik ................................................................. 9
2.6 Langkah-langkah Membuat Artikel Ilmiah .................................................. 10
BAB III PENUTUP .................................................................................................... 14
3.1 Kesimpulan ................................................................................................... 14
3.2 Saran ............................................................................................................. 15
DAFTAR PUSTAKA
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar belakang

Perkembangan IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi) kini semakin pesat.


Tentunya juga untuk mengasah pola pikir dalam mengekspresikan
pikiran,ide,gagasan,imajinasi dan lain-lain. Seperti contohnya adalah karya
ilmiah.Karya ilmiah adalah laporan tertulis yang diterbitkan, memaparkan hasil
penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim
dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan tertentu.

Beberapa bentuk karya ilmiah salah satunya adalah artikel ilmiah. Artikel ilmiah
adalah sebuah karya tulis ilmiah yang di rancang untuk dimuat atau dipublikasikan
yang mengacu pada laporan-laporan penelitian. Artikel itu sendiri banyak macam
jenisnya. Masuknya hasil penelitian yang merupakan pengetahuan individu ke
dalam lingkup pengetahuan ilmiah, terjadi setelah hasil penelitian dipresentasikan
atau dikomunikasikan dengan cara tertentu sehingga dapat dinilai kebenarannya.
Cara yang efektif dan dijadikan standar dalam mempresentasikan dan
mengkomunikasikan hasil penelitian adalah dengan cara ditulis dalam bentuk
artikel (paper) ilmiah dan dipublikasikan pada majalah atau jurnal ilmiah yang di
review.

Artikel ilmiah merupakan aspek pendukung di dunia pendidikan.Karena itu,


artikel ilmiah digunakan untuk melaporkan hasil-hasil penelitian, dapat
memberikan informasi tentang suatu penelitian dan sebagai laporan terhadap hasil
dari penelitian.

1
Oleh sebab itu,makalah tentang “ARTIKEL ILMIAH” ini sangat penting
untuk menunjang pengetahuan,kreatifitas dan imajinasi masing-masing
individu.
Mengetahui informasi mengenai Artikel Ilmiah serta menambah pengetahuan
tentang Artikel Ilmiah.

1.2 Rumusan Masalah

1. Apakah definisi artikel ilmiah?


2. Apa kegunaan dari artikel ilmiah?
3. Apa maksud dari artikel ilmiah memiliki 4 dimensi?
4. Apa saja bentuk artikel ilmiah?
5. Bagaimana contoh artikel ilmiah yang benar?
6. Bagaimana ciri penulisan artikel ilmiah yang baik?
7. Bagaimana langkah-langkah menulis artikel ilmiah?

1.3 Tujuan

Mengetahui informasi mengenai Artikel Ilmiah serta menambah pengetahuan


tentang Artikel Ilmiah.

2
BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Definisi artikel ilmiah

Artikel ilmiah menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dapat


diartikan sebagai karya tulis lengkap. Misalnya laporan berita atau essai dalam
majalah atau surat kabar. Artikel ilmiah menurut Ilmu Pengetahuan adalah
artikel yang memenuhi kaidah ilmu pengetahuan. Misalnya artikel yang
bertema seni dan budaya. Artikel imiah juga dapat diartikan sebagai hasil
berpikir ilmiah yang didasarkan pada rencana yang relatif matang karena akan
memudahkan penulis untuk mewujudkan teks artikel. Selain itu, artikel juga
merupakan suatu representasi hasil pemikiran penulis atau suatu obyek kajian
kepada pembaca melalui bahasa tulis dengan mengikuti sistematika dan
kaidah penulisan ilmiah.
Sedangkan pengertian karangan ilmiah menurut para ahli adalah:
a. Brotowidjoyo (1985: 8-9) mengatakan bahwa “karangan ilmiah adalah
karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta dan ditulis menurut
metodologi penulisan yang baik dan benar”.
b. Wahyu (2001: 61) mengatakan bahwa “suatu karangan dapat dikatakan
ilmiah jika ia mengungkapkan suatu permasalahan dengan metode ilmiah”.
c. Maryadi dalam Harun, dkk (2001: 14) mendefinisikan karya ilmiah yaitu
“suatu karya yang memuat dan mengkaji suatu permasalahan tertentu dengan
menggunakan kaidah-kaidah keilmuan”.

3
2.2 Kegunaan Artikel Ilmiah

Artikel Ilmiah memiliki memiliki kelebihan akademis dibanding laporan


teknis resmi. Laporan teknis resmi memiliki isi yang lengkap dan diproduksi
dalam jumlah terbatas sehingga hanya kalangan tertentu yang bisa
membacanya. Sedangan artikel ilmiah hanya berisi hal-hal yang penting dan
memiliki pembaca yang jauh lebih banyak sehingga memberikan dampak
akademis yang luas dan cepat. Jadi artikel ilmiah lebih memudahkan pembaca
dalam memperoleh informasi hasil penelitian.

2.3 Istilah Artikel Ilmiah Memiliki Empat Dimensi

Artikel ilmiah mempunyai 4 dimensi yaitu dimensi hasil pemikiran, dimensi


bahasa tulis, dimensi sistematika, dimensi kaidah penulisan.
1. Dimensi hasil pemikiran atas suatu obyek kajian yang dapat berupa temuan
penelitian atau gagasan analitis kritis.
2. Dimensi bahsa tulis sebagai alat mempresentasikan hasil pemikiran penulis
dalam bentuk satuan-satuan makna dan penanda hubungan satuan – satuan
makna secara eksplisit.
3. Dimensi sistematika yang dijadikan unsure pembeda antara bentuk karya
tulis artikel dengan bentuk karya tulis lain.
4. Dimensi kaidah penulisan yang harus ditaati, baik yang bersifat universal
(umum) maupun khusus.

2.4 Macam Artikel Ilmiah

1. Artikel Ilmiah Hasil Penelitian, adalah tulisan ilmiah yang didasarkan pada
hasil penelitian yang telah dilakukan. Artikel ini disusun sedemikian rupa

4
sehingga tetap menampilkan semua aspek laporan hasil penelitian, tetapi
dalam format yang lebih ringkas.
Contoh artikel ilimiah penelitian :

FORMULASI SEDIAAN HAND BODY EKSTRAK AIR TEH


HIJAU(Camellia sinensis Linn.) DALAM BENTUK LOTION
Maria Cynthia June
2443010003
ABSTRAK
Kulit sering terpapar radikal bebas dapat menyebabkan terjadinya penuaan
kulit dan resiko karsinogenesis. Salah satu penanggulangan masalah ini
adalah dengan menggunakan sediaan hand body lotion yang mengandung
antioksidan. Teh hijau (Camellia sinensis Linn.) memiliki zat berkhasiat
katekin yang termasuk golongan polifenol yang memiliki manfaat sebagai
antioksidan. Pada penelitian ini ekstrak teh hijau (Camellia sinensis Linn.)
diformulasikan dalam sediaan hand body lotion dengan menggunakan 3
perbedaan konsentrasi yaitu 2% (FI), 6% (FII), dan 8% (FIII). Evaluasi
sediaan yang dilakukan meliputi mutu fisik (organoleptis, homogenitas, pH,
viskositas, dan daya sebar), efikasi (iritasi), aseptabilitas (hedonik), dan
efektifitas (kemampuan sediaan untuk mengurangi penguapan air dari
kulit). Hasil pengukuran pH, viskositas, dan efektifitas dianalisa dengan
menggunakan metode analisa statistik parametrik t-test untuk antar bets
dan ANOVA one way untuk antar formula, jika hasil ANOVA one way
menunjukkan perbedaan konsentrasi ekstrak memberikan pengaruh berbeda
bermakna (α=0,05), maka dilanjutkan dengan uji Post Hoc Test Tukey
untuk mengetahui perbedaan pada masing-masing formula. Hasil evaluasi
yang lain dilakukan dengan metode uji Kruskal Wallis. Hasil menunjukkan
tidak ada perbedaan bermakna untuk hasil pH, viskositas, dan efektifitas
antar bets dan adanya perbedaan antar formula. Berdasarkan hasil
percobaan, diketahui bahwa ekstrak teh hijau (Camellia sinensis Linn.)

5
dapat diformulasikan menjadi sediaan hand body lotion yang memenuhi
mutu fisik, efikasi, dan aseptabilitas. Formula II merupakan formula yang
paling baik secara mutu fisik, efikasi, efektivitas, dan aseptabilitas diantara
ketiga formula sediaan hand body lotion.
Kata kunci: antioksidan, efektifitas, formulasi, hand body lotion, teh hijau

2. Artikel Ilmiah Non Penelitian, adalah artikel-artikel hasil pemikiran yang


relevan, hasil penelitian terdahulu, disamping teori yang dapat digali dari
buku-buku teks.
Berikut disajikan contoh artikel ilmiah non penelitian :

PENGARUH PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP


TUMBUH KEMBANG ANAK

Abstrak : Masalah pesatnya perkembangan teknologi Informasi sangat


berpengaruh terhadap berbagai aspek, termasuk dalam aspek pendidikan.
Pesatnya perkembangan teknologi dipandang dapat mempengaruhi tumbuh
kembang anak. Perkembangan teknologi dapat berpengaruh positif dan
negatif. Oleh sebab itu harus dapat menganalisa pengaruh dari perkembangan
teknologi tersebut, dan dapat melakukan anitisipasi terhadap pengaruh negatif
dari perkembangan teknologi tersebut, sehingga pengaruh negatif dari
perkembangan teknologi dapat diminimalisasikan.
Kata Kunci : Perkembangan Teknologi Informasi, Tumbuh Kembang Anak
Teknologi merupakan suatu proses untuk meningkatkan nilai tambah produk
yang digunakan dan dihasilkan, untuk memudahkan dan meningkatkan
digunakan sistem dalam proses tersebut. Kemajuan teknologi merupakan
sesuatu yang tidak bisa dihindari dalam kehidupan ini, karena perkembangan
teknologi informasi akan berjalan seirama dengan perkembangan ilmu
pengetahuan

6
Kehidupan manusia tidak terlepas dari adanya teknologi khususnya teknologi
informasi. Selain itu, kemajuan teknologi informasi juga merupakan salah satu
hal yang bisa mempengaruhi anak.
Sedangkan Masa-masa tumbuh kembang anak adalah masa penting. Setiap
anak memiliki tahap pertumbuhan dan perkembangan yang memerlukan
ketelitian dari orang tua agar mencapai puncak perkembangan yang optimal.
Tumbuh kembang anak ini dipengaruhi oleh 2 faktor yaitu, faktor genetik dan
faktor lingkungan.
Di sisi lain teknologi informasi seperti televisi, handphone dan internet
menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Dan berbagai kegiatan di sekolah-
pun mendorong siswa memanfaatkannya untuk membantu mendapatkan
informasi dalam menyelesaikan tugas, karena mengikuti perkembangan
teknologi informasi merupakan tuntutan dalam kehidupan baik disekolah
maupun masyarakat. Sudah bukan hal yang baru lagi jika melihat anak
sekolah dasar membawa gadget mahal untuk menghabiskan waktu, baik untuk
sekedar mendengarkan music, ataupun memainkan games yang tersedia dalam
aplikasi gadget tersebut.
Sebagai seorang guru dan orang tua, ada tiga hal penting bagi tumbuh
kembang anak yang harus kita pahami yaitu pergerakan, sentuhan dan
hubungan individu lain. Hal ini semakin berkurang karena aktivitas anak yang
terstimulasi terus menerus oleh musik, rangkaian kata, gambar, dan hanya
duduk di depan komputer atau televisi. Yang menyebabkan hilangnya
kepekaan terhadap stimulasi alami anak. Oleh karena itu, kita perlu
mendorong anak–anak untuk bergerak, memberi sentuhan hangat dan
mengajak berinteraksi dengan orang lain.
Dengan aktifitas anak di luar rumah yang semakin berkurang, sehingga anak
akan mengalami ketergantungan terhadap teknologi informasi tersebut dan
kesadaran terhadap lingkunganpun akan semakin hilang. Perkembangan
teknologi informasi memang tidak bisa di cegah atau pun di hindari. Peralihan

7
zaman sudah sewajarnya mengalami perkembangan, tetapi memberi
keleluasaan kemudahan mengakses teknologi informasi juga bisa berpengaruh
negatif bagi tumbuh kembang mereka.
Dari uraian diatas dapat kita simpulkan, bahwa perkembangan teknologi
sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak. Hal tersebut dapat kita
golongkan menjadi 2 golongan, yaitu pengaruh positif dan pengaruh negatif

1. Pengaruh positif :
a. Anak-anak dapat menggunakan perangkat lunak pendidikan seperti
program-program pengetahuan dasar membaca, berhitung, sejarah,
geografi, dan sebagainya.
b. Membuat anak semakin tertarik untuk belajar.
c. Materi pelajaran dapat disampaikan interaktif dan menarik
2. Pengaruh negatif perkembangan teknologi terhadap tumbuh kembang
anak :
a. Anak-anak bisa ketergantungan terhadap Teknologi Informasi dan
Komunikasi.
b. Anak-anak akan cenderung mengerjakan tugas sendiri dengan bantuan
internet dari pada belajar berkelompok yang disitu banyak sekali hikmah-
hikmah yang terkandung dalam nilai kebersamaan.

c. Dapat terpengaruh kedalam pergaulan yang tidak baik karena kurang


control dari teman ataupun dari orang tua.

KESIMPULAN
Dari paparan diatas, dapat kita simpulkan bahwa Perkembangan teknologi
bukanlah suatu hal yang dapat kita hindari. Karena dengan adanya
perkembangan teknologi hidup kita akan terasa lebih mudah. Kita bisa

8
mengirim pesan dengan mudah, mengirim dan mencari informasi dengan
cepat dan mudah.
Namun dibalik semua kemudahan tersebut kita harus memerhatikan pengaruh
positif dan negatif dari Teknologi. Agar kita bisa mengetahui batasan-batasan
apa saja yang yang boleh dilakukan dengan adanya perkembangan teknologi
yang semakin pesat. Oleh sebab itu kita harus memerhatikan, mengawasi dan
membimbing anak-anak yang menggunakan Teknologi, sebagai pencegahan
terhadap pengaruh negatif dari perkembangan teknologi

2.5 Ciri-ciri Artikel Ilmiah Yang Baik

1.Reproduktif, yaitu yang ditulis oleh penulis diterima dengan makna yang
sama oleh pembaca. Maka dari itu penulis harus menggunakan bahasa yang
bermakna denotatif agar terdapat satu pemahaman dengan pembaca.
2. Menggunakan bahasa baku dalam ejaan, kata, kalimat dan paragraf.
3. Menggunakan kalimat yang efektif.
4. Menggunakan Istilah Keilmuan artinya penulis harus menggunakan
bahasa keilmuwan dalam bidang tertentu sebagai bukti penguasaan penulis
terhadap lmu tertentu yang dikuasai.
5. Bersifat straightforward atau langsung kesasaran.
6. Objektif. Keobjektifan ini menampak pada setiap fakta dan data yang
diungkapkan berdasarkan kenyataan yang sebenarnya, tidak dimanipulasi.
Juga, setiap pernyataan atau simpulan yang disampaikan berdasarkan bukti-
bukti yang bisa dipertanggungjawabkan. Dengan demikian, siapa pun dapat
mengecek kebenaran dan keabsahanya.
7. Netral. Kenetralan ini bisa terlihat pada setiap pernyataan atau penilaian
bebas dari kepentingan-kepentingan tertentu baik kepentingan pribadi maupun
kelompok. Oleh karena itu, pernyataan-pernyataan yang bersifat ‘mengajak’,
‘membujuk’, atau ‘mempengaruhi’ pembaca dihindarkan.

9
8. Sistematis. Uraian yang terdapat pada karya ilmiah dikatakan sistematis
apabila mengikuti pola pengembangan tertentu, misalnya pola urutan,
klasifikasi, kausalitas, dan sebagainya. Dengan cara demkian, pembaca akan
bisa mengikutinya dengan mudah alur uraiannya.
9. Logis. Kelogisan ini bisa dilihat dari pola nalar yang digunakannya, pola
nalar induktif atau deduktif. Kalau bermaksud menyimpulkan suatu fakta atau
data digunakan pola induktif; sebaliknya, kalau bermaksud membuktikan
suatu teori atau hipotesis digunakan pola deduktif.
10. Menyajikan fakta (bukan emosi atau perasaan). Setiap pernyataan, uraian,
atau simpulan dalam karya ilmiah harus faktual, yaitu menyajikan fakta. Oleh
karena itu, pernyataan atau ungkapan yang emosional (menggebu-gebu seperti
orang berkampanye, perasaan sedih seperti orang berkabung, perasaan senang
seperti orang mendapatkan hadiah, dan perasaan marah seperti orang
bertengkar) hendaknya dihindarkan.

2.6 Langkah-langkah Membuat Artikel Ilmiah

1. Menguji gagasan
Prinsip paling dasar dari melakukan kegiatan menulis adalah menentukan atau
memasatikan topik atau gagasan apa yang hendak di bahas. Jika, sudah di
tentukan gagasannya, kita bisa melakukan sejumlah pengujian.
• Pola penggarapan artikel
Ketika hendak menulis artikel, kita tidak hanya diperhadapkan pada satu
kemungkinan. Soesono (1982:16-17) memaparkan setidaknya lima pola yang
bisa di gunakan untuk menyajikan artikel tersebut. Pola pemecahannya antara
lain:

10
• Pola pemecahan topik :
Pola ini untuk memcah topik yang masih berada dalam lngkup pembicaraan
yang menjadi subtopik / bagian yang lebih sempit ligkupnya kemudian
di analisa.Pola dan pemecahannya : pola ini lebih da hulu mengemukakan
masalah yang masih berada dalam lingkup pokok bahasan yang diberi dengan
jelas. Kemudian menganalisa pemecahan masalah yang di kemukakan.
• Pola kronologi : pola ini menggambarkan topik yang menurut urut-urut dan
peristiwa yang terjadi.
• Pole pendapat : pola ini bisa di pakai jika penulis yang bersangkutan hendak
mengemukakan pendapatnya sendiri tentang topik yang di kerjakan.
• Pola perbandingan : pola ini membandingkan dua aspek atau lebih dari suatu
topik dan menunjukkan persamaan dan perbedaannya. Pola pembandingan
paling sering di gunkan untuk menyusun tulisan.
2. Menulis bagian pendahuluan
Untuk bagian pendahuluan, ada tujuh macam bentuk pendahuluan yang bisa
digunakan (Soesono 1982 : 42). Dengan dari tujuh bentuk pendahuluan dapat
menjadi alternatif untuk mengawali penulisan artikel.
• Ringkasan
Pendahuluan yang berbentuk ringkasan mengemukakan isi tulisan secara garis
besar
• Pernyataan yang menonojol
Pertanyaan yang berisi tentang ketertarikan atau kekaguman agar bertujuan
untuk membuat pembaca merasa tertarik
• Pelukisan
Pendahuluan yang melukiskan suatu fakta, kejadian, atau hal untuk membuat
pembaca ingin tahu / ikut membayangkan bersama penilisan apa-apa yang
hendak disajikan dalam artikel.
• Anekdot

11
Pembukaan jenis ini menawan karena memberi selingan kepada non fiksi
seolah-olah menjadi fiksi
• Pertanyaan
Pendahuluan ini memberikan rangsangan keingintahuan sehingga dianggap
pendahuluan yang bagus / baik.
• Kutipan orang lain
Pendahuluan berupa kutipan seseorang dapat langsung menyentuh rasa si
pembaca, sekaligus membawanya ke pokok bahasan yang akan dikemukakan
dalam artikel itu
• Amanat langsung
Pendahuluan berbentuk amanat langsung kepada pembaca agar akan terasa
lebih akrab karena seolah-olah tertuju kepada perorang-orangan.
3. Menulis bagian pembahasan atau tubuh utama
Untuk ini di sarankan bagiannya di pecah menjadi beberapa bagian masing-
masing di batasi dengan subjudul-subjudul. Selain memberi kesempatan agar
pembaca beristirahat sejeak. Subjudul itu juga bertugas sebagai penyegar,
pemberi semangat baca yang baru (Soesono 1982: 46). Oleh karena itu, ada
baiknya subjudul tidak di tulis secara kaku.
4. Menutup artikel
Dalam sebuah artikel bagian yang menentukan adalah penutup. Bagian ini
biasanya memuat simpulan dari isi tulisan secara keseluruhan, bisa saja
berupa saran, imbalan, ajakan dan sebagainya (Tartono 2005:88)
5. Pemeriksaan isi artikel
Ketika selesai menulis artikel, hal selanjutnya yang perlu kita lakukan ialah
melakukan pemeriksaan menyeluruh. Untuk memastikan bahwa tulisan yang
kita hasilkan kita baik, kita harus rajin memeriksa tulisan kita. Untuk
memudahkan mengoreksikan artikel, beberapa pertanyaan dapat membantu
kita dalam menjawab. Untuk pembukaan, misalnya apakah kalimat pembuka
bisa menarik pembaca? Dapatkah pembaca mulai mengerti ide yang kita

12
tuangkan ? jika tulisan kita cenderung serius, adakah kata-kata yang tidak
sepantasnya dikatakan?Untuk isi / tubuh, apakah kalimat mendukung sudah
benar-benar mendukungpembukaan ? apakah masing-masing kalimat
berhubungan dengan ide pokok ? dan lain lain. Untuk kesimpulan, apakah
mencangkup semua ide tulisan ? bagaimana sikap / tindakan kita terhadap
kata-kata dalam kesimpulan yang di buat ? Jika kita memberikan respon
“tidak” untuk tiap pertanyaan, berarti kita perlu mengecek / merevisi ulang
artikel dengan mengganti dan menulis bagian yang salah.

13
BAB III

PENUTUP

3.1 Kesimpulan

Artikel ilmiah berisi tentang suatu masalah yang penyampaiannya disertakan


bukti dan argumentasi yang mendukung, kemudian diakhiri dengan ringkasan
dan kesimpulan. Artikel disajikan dengan bahasa yang relative sederhana,
sehingga dapat dimengerti oleh semua lapisan masyarakat. Pembuatan artikel
ilmiah harus memperhatikan langkah-langkah pembuatan artikel ilmiah yang
benar. Tidak hanya sekedar menyampaikan pendapat tetapi harus mencapai
aturan-aturannya. Jenis-jenis artikel berdasarkan sistematika penulisan dan
isinya terbagi atas 2 yaitu:
1. Artikel Hasil Penelitian
2. Artikel Konseptual
Adapun 4 dimensi dari artikel ilmiah itu sendiri terbagi atas :
1. Dimensi hasil pemikiran atas suatu obyek kajian yang dapat berupa
temuan penelitian atau gagasan analitis kritis.
2. Dimensi bahsa tulis sebagai alat mempresentasikan hasil pemikiran
penulis dalam bentuk satuan-satuan makna dan penanda hubungan satuan –
satuan makna secara eksplisit.
3. Dimensi sistematika yang dijadikan unsure pembeda antara bentuk karya
tulis artikel dengan bentuk karya tulis lain.
4. Dimensi kaidah penulisan yang hars ditaati, baik yang bersifat universal
(umum).

14
3.2 Saran

Dalam makalah ini kami berharap agar para pembaca lebih khususnya kami
sendiri selaku pembuat makalah ini bisa lebihmengenal, mengetahui dan bisa
mempraktekan keterampilan dalam membuat artikel ilmiah yang baik dan
benar. Dan para pembaca juga dapat lebih memahami apa itu sebenarnya
Artikel Ilmiah.

15
DAFTAR PUSTAKA
Populer.http://pelitaku.sabda.org/menulis_artikel _ilmiah_populer, Diakse 26
September 2017
Slamet Santoso.2009.ArtikelIlmiah.http://ssantoso.blogspot.com/2009/08/perbedaan-
tulisan-populer-dan-artikel.html, Diakses 26 September 2017
Team E-Penulis.2007.Menulis Artikel Ilmiah