Anda di halaman 1dari 23

Nama : IBRAHIM MALIK

No Peserta : 18120222010158
Tugas : TUGAS AKHIR MODUL 1

Instructions
1. Buatlah proses pertumbuhan dan perkembangan peserta didik sertakan
contoh dan penjelasan!
2. Uraikan dan jelaskan keterampilan gerak dan contoh kegiatan dalam
pembelajaran PJOK!
3. Buatlah format rencana pembelajaran dengan menggunakan pendekatan
saintifik pada mata pelajaran PJOK!
4. Buatlah instrument penilaian hasil belajar PJOK sesuai dengan kurikulum
2013 yaitu penilaian kognitif, afektif dan psikomotor!

JAWABAN

1. Buatlah proses pertumbuhan dan perkembangan peserta didik sertakan


contoh dan penjelasan
Pertumbuhan adalah proses perubahan secara fisiologis sebagai hasil dari
proses kematangan fungsi-fungsi fisik dari anak seperti tinggi dan berat
badan, kekuatan, ataupun proporsi yang menyangkut perubahan ukuran
atau perbandingan yang bersifat kuantitatif, yang mengacu pada jumlah,
besar, serta luas yang bersifat konkret yang biasanya menyangkut ukuran
dan struktur biologis.
Perkembangan adalah proses perubahan kualitatif yang mengacu pada
kualitas fungsi organ-organ jasmaniah dan bukan pada organ jasmani
tersebut sehingga penekanan arti perkembangan terletak pada
penyempurnaan fungsi psikologis yang termanifestasi pada kemampuan
organ fisisologis
Sesuai dengan konsep anak sebagai suati totalitas atau sebagai individu,
perkembangan juga merupakan suatu proses yang sifatnya menyeluruh
(holistik). Artinya perkembangan terjadi tidak hanya dalam aspek tertentu,
melainkan melibatkan keseluruhan aspek yang saling terjalin satu sama
lain. Secara garis besar, proses perkembangan individu dapat
dikelompokkan ke dalam 3 domain, yaitu :
1. Proses Biologis
Proses biologis atau perkembangan fisik mencangkup perubahan-
perubahan dalam tubuh individu seperti pertumbuhan otak, otot,
sistem syaraf, struktur tulang, hormon, organ-organ indrawi, dan
sejenisnya. Perubahan dalam cara menggunakan tubuh atau
keterampila motorik dan perkembangan seksual juga
dikelompokkan ke dalam domain ini. Tetapi domain perkembangan
ini tidak mencangkup perubahan fisik karena kecelakaan, sakit, atau
peristiwa-peristiwa khusus lainnya
2. Proses Kognitif
Proses ini melibatkan perubahanperubahan dalam kemampuan dan
pola berpikir, kemahiran bahasa, dan cara individu memperoleh
pengetahuan dari lingkungannya. Aktivitas-aktivitas seperti
mengamati dan mengklasifikasikan benda-benda, menyatukan
beberapa kata menjadi satu kalimat, menghafal sajak atau doa,
memecahkan soal-soal matematika, dan menceritakan pengalaman
merefleksikan peran kognitif dalam perkembangan anak
3. Proses Psikososia
Proses ini melibatkan perubahan-perubahan dalam aspek perasaan,
emosi dan kepribadian individu serta cara yang bersangkutan
berhubungan dengan orang lain. Aspek-aspek tersebut saling
berkaitan dan mempengaruhi satu sama lain. Misalnya saja jika
seorang anak mengalami gangguan pendengaran maka dia dapat
mengalami keterlambatan dalam perkembangan bahasa
dikarenakan tidak adanya kata-kata yang dapat masuk dan dicerna
di otaknya.
2. Uraikan dan jelaskan keterampilan gerak dan contoh kegiatan dalam
pembelajaran PJOK
Pembelajaran keterampilan gerak, baik dalam pembelajaran
pendidikan jasmani maupun latihan mandiri dengan bimbingan instruktur
memiliki banyak aspek yang khas. Pendekatan yang digunakan dalam
proses belajar gerak masih sejalan dengan teori belajar pada umumnya.
Belajar keterampilan gerak dapat dilakukan melalui pendekatan teori
behaviorism, model pemrosesan informasi atau model strategi kognitif.
Pada pendekatan behaviorism lebih menekankan pada dukungan eksternal
yang diyakini akan berperan membentuk perilaku. Disini guru atau
instruktur memiliki peran sebagai model/contoh langsung. Pada
pendekatan behaviorism berusaha memecah beberapa tugas gerak
menjadi bagian-bagian kecil agar tugas gerak mudah dikuasai anak yang
selanjutnya akan ditambahkan beberapa tingkat kesulitan secara bertahap.
Sedangkan pada pendekatan model pemrosesan informasi lebih
menyarankan cara-cara agar guru dapat menyajikan informasi kepada
siswa yang selanjutnya anak akan belajar memecahkan masalah, mencipta,
dan belajar bagaimana menstransfer apa yang telah mereka pelajari.

Kedua pendekatan belajar gerak tersebut banyak diaplikasikan oleh


para guru pendidikan jasmani di sekolah-sekolah yang selanjutnya disebut
banyak dikeal sebagai model pengajaran langsung. Sehingga guru maupun
istruktur dapat memilah pedekatan yang tepat berdasarkan kebutuhan dan
karakteristik anak.
Dalam kehidupan sehari-hari sering kita temui ada anak yang mampu
berlari cepat adapula yang tidak mampu untuk berlari cepat. Ada anak
yang berani bermain di kolam renang sehingga ia tidak mengalami kendala
berarti saat mulai belajar berenang dan adapula anak yang mengalami
ketakutan untuk bermain di kolam renang sehingga ia kesulitan untuk
belajar berenang. Seorang anak mudah memahami tugas gerak hanya
dengan melihat adapula anak yang mudah memahami tugas gerak hanya
dengan mendengar instruksi tanpa diberikan contoh gerak karena anak
tersebut bersifat auditori. Oleh karena itu perlu digaris bawahi bahwa
setiap individu meiliki perbedaan dalam banyak hal.. Hal itu bisa karena
berbeda dalam hal ciri fisik, kemampuan, gaya belajar, sikap, emosi, serta
pengalaman-pengalaman masa lalu yang memiliki kaitan dengan tugas
yang dipelajari. Kesemua factor tadi memang saling berhubungan dan
memberikan sumbangannya sendiri-sendiri terhadap penguasaan
keterampilan.

Konsep belajar gerak yang harus diperhatikan berikutnya adalah mengenai


kemampuan dan keterampilan. Kemampuan sering dianggap sebagai
sesuatu hal yang mendasari terbentuknya keterampilan seseorang.
Kemampuan dan keterampilan yang berkaitan dengan olahraga yaitu:
koordinasi, kinestetis, keseimbangan, dan kecepatan gerak. Koordinasi
adalah kemampuan untuk mengontrol bagian-bagian tubuh dalam
melakukan suatu pola gerak. Kinestetis adalah kemampuan indera untuk
memberikan informasi tentang sikap tubuh. Keseimbangan adalah
kemampuan untuk memelihara posisi tubuh. Kecepatan gerak adalah
kemampuan untuk memindahkan tubuh atau anggota tubuh dalam waktu
yang cepat.

Konsep belajar gerak selanjutnya adalah pola gerak dan keterampilan


gerak. Pola gerak dan keterampilan itu pada dasarnya berbeda dan
masyarakat keliru dalaam menggunakannya. Pola gerak menurut Malina
(1991) dalam Agus Mahendra (1998:145) merupakan gerak dasar atau
gerakan-gerakan yang dilibatkan dalam menampilkan suatu tugas gerak
tertentu. Sedangkan keterampilan gerak merupakan kemampuan
seseorang untuk melakukan suatu tugas gerak secara maksimal sesuai
dengan kemampuannya. Maksudnya, pola gerak bersifat umum,
sedangkan keterampilan gerak lebih bersifat khusus. Contoh pola gerak
adalah gerak lokomotor seperti berjalan, berlari, dan melompat. Seorang
anak dapat melatih kemampuan berlarinya agar ia dapat berlari lebih dari
sekedar berlari sehingga bisa ia lakukan dengan baik, efektif dalam
melakukan gerakan, efisien dalam pengeluaran energi, serta tepat dalam
memanfaatkan waktu. Intinya keterampilan gerak adalah penghalusan
gerak dari pola gerak dasar.
3. Buatlah format rencana pembelajaran dengan menggunakan pendekatan
saintifik pada mata pelajaran PJOK

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


(RPP)

Satuan Pendidikan : SMK NEGERI 2 TERBANGGI BESAR


Mata Pelajaran : PJOK
Kelas/Semester : XI/Ganjil
Tahun Pelajaran : 2017/2018
Tema : Permainan Bola Besar
Materi pokok : Keterampilan Gerak Permainan Sepakbola
Alokasi Waktu : 6 JP (2 Pertemuan)

A. Kompetensi Inti (KI)


1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, santun, peduli (gotong royong, kerja sama,
toleran, damai), bertanggung-jawab, responsif, dan proaktif melalui keteladanan, pemberian
nasihat, penguatan, pembiasaan, dan pengkondisian secara berkesinambungan serta menunjukkan
sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam
pergaulan dunia”
3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, procedural berdasarkan
rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan
wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan
kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan
bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu
menggunakanmetode sesuai kaidah keilmuan

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)


Kompetensi Dasar (KD) Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)
3.1 Menganalisis keterampilan gerak salah 3.1.1 Memahami gerak menendangan bola dengan
satu permaian bola besar serta menyu- kaki bagian dalam
sun rencana perbaikan 3.1.2 Memahami gerak menendangan bola dengan
punggung kaki bagian dalam
3.1.3 Memahami gerak menendangan bola dengan
punggung kaki
3.1.4 Memahami gerak memberhentikan atau
mengontrol bola dengan telapak kaki
3.1.5 Memahami gerak mengontrol bola dengan
punggung kaki
3.1.6 Memahami gerak mengontrol bola dengan
dada
3.1.7 Memahami gerak menghentikan/mengontrol
bola dengan paha
3.1.8 Memahami gerak menghentikan/mengontrol
bola dengan perut
3.1.9 Memahami gerak menggring bola dengan
punggung kaki bagian dalam
3.1.10 Memahami gerak menggiring bola
menggunakan punggung kaki bagian kuar
3.1.11 Memahami gerak menyundul bola dengan
awalan
3.1.12 Memahami gerak menyundul bola tanpa
awalan
3.1.13 Mengidentifiaksi kesalahan-kesalahan dan
cara memperbaiki kesalahan yang sering
dilakukan saat melakukan keterampilan
gerak permainan sepakbola
4.1 Mempraktikkan hasil analisis 4.1.1 Memperagakan gerak menendang bola
keterampilan gerak salah satu 4.1.2 Memperagakan gerak menghentikan atau
permainan bola besar serta menyusun mengontrol bola
rencana perbaikan 4.1.3 Memperagakan gerak menggiring bola
4.1.4 Memperagakan gerak menyundul bola
C. Tujuan Pembelajaran
Melalui kegiatan pembelajaran menggunakan model Discovery Learning yang dipadukan dengan
metode mind mapping, teknik ATM, dan pendekatan saintifik yang menuntun peserta didik untuk
mengamati (membaca) permasalahan, menuliskan penyelesaian dan mempresentasikan hasilnya di
depan kelas, Selama dan setelah mengikuti proses pembelajaran ini peserta didik diharapkan dapat
 Menjelaskan Keterampilan gerak menendang bola
 Menjelaskan Keterampilan gerak memberhentikan/mengontrol bola
 Menjelaskan gerak menggiring bola
 Menjelaskan gerak menyundul bola
 Mempraktikkan keterampilan gerak permainan sepak bola dengan menunjukkan nilai sportivitas,
kerjasama, dan disiplin.
Dengan rasa ingin tahu, tanggung jawab, displin selama proses pembelajaran, bersikap jujur, santun,
percaya diri dan pantang menyerah, serta memiliki sikap responsif (berpikir kritis) dan pro-aktif
(kreatif), serta mampu berkomukasi dan bekerjasama dengan baik.
Fokus nilai-nilai sikap
 Peduli
 Jujur berkarya
 Tanggung jawab
 Toleran
 Kerjasama
 Proaktif
 kreatif

D. Materi Pembelajaran
1. Materi Pembelajaran Reguler
 Fakta:
 Menyundul bola dengan kepala
 Konsep
 Menjelaskan keterampilan gerak permainan sepak bola
 Melakukan gerak dalam permainan sepak bola
 Prinsip
 Menerapkan gerak menendang, mengontrol, menggring dan menyundul bola dalam
permainan sepak bola
 Prosedur
 Melakukan gerak menendang, mengontrol, menggring dan menyundul bola dalam
permainan sepak bola sesuai prosedur yang benar.
2. Materi pembelajaran remedial
 Gerak menggiring bola
3. Materi pembelajaran pengayaan
 Gerak menyundul bola

E. Metode Pembelajaran
 Pendekatan : saintifik
 Metode : mind mapping, teknik ATM (Amati, Tiru dan Modifikasi), diskusi kelompok,
tanya jawab, penugasan
 Model : discovery learning

F. Media/alat, Bahan, dan Sumber Belajar


1. Media/alat:
 Media LCD projector,
 Laptop,
 Bahan Tayang
2. Sumber Belajar
 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2016. Buku Teks Mata pelajaran Penjaskes Kelas
XI Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2016. Buku Teks Mata Pelajaran Penjaskes Kelas
XI Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
 Sumber lain yang relevan

G. Langkah-langkah Pembelajaran
1. Pertemuan Ke-1 ( 3 x 45 menit ) Waktu
Kegiatan Pendahuluan
Guru :
Orientasi (Menunjukkan sikap disiplin sebelum memulai proses pembelajaran, menghayati
dan mengamalkan ajaran agama yang dianut (Karakter) serta membiasakan membaca dan
memaknai (Literasi).
 Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai
pembelajaran
 Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
10
 Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
menit
Apersepsi
 Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan
pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya, pada kelas X
 Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
 Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan
dilakukan.
Motivasi
 Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari.
1. Pertemuan Ke-1 ( 3 x 45 menit ) Waktu
 Apabila materi/tema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini
dikuasai dengan baik, maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang:
 Keterampilan gerak menendang bola
 Keterampilan gerak memberhentikan/mengontrol bola
 Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung
 Mengajukan pertanyaan.
Pemberian Acuan
 Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
 Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM
pada pertemuan yang berlangsung
 Pembagian kelompok belajar
 Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-
langkah pembelajaran.
Kegiatan Inti
Sintak
Model Kegiatan Pembelajaran
Pembelajaran
Orientasi peserta Mengamati
didik kepada masalah Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan
perhatian (Berpikir kritis dan bekerjasama (4C) dalam mengamati
permasalahan (literasi membaca) dengan rasa ingin tahu, jujur 115
dan pantang menyerah (Karakter)pada topic menit
 Keterampilan gerak menendang bola
 Keterampilan gerak memberhentikan/mengontrol bola
dengan cara :
 Melihat (tanpa atau dengan alat) Berpikir kritis dan
bekerjasama (4C) dalam mengamati permasalahan (literasi
membaca) dengan rasa ingin tahu, jujur dan pantang
menyerah (Karakter)
Menayangkan gambar/foto/tabel berikut ini
1. Pertemuan Ke-1 ( 3 x 45 menit ) Waktu

 Mengamati Berpikir kritis dan bekerjasama (4C) dalam


mengamati permasalahan (literasi membaca) dengan rasa
ingin tahu, jujur dan pantang menyerah (Karakter)
lembar kerja, pemberian contoh-contoh materi/soal untuk
dapat dikembangkan peserta didik, dari media interaktif, dsb
yang berhubungan
 Aktivitas belajar menendang dan mengontrol bola
1. Pertemuan Ke-1 ( 3 x 45 menit ) Waktu

 Membaca (dilakukan di rumah sebelum kegiatan


pembelajaran berlangsung), (Literasi)
materi dari buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari
internet/materi yang berhubungan dengan
 Keterampilan gerak menendang bola
 Keterampilan gerak memberhentikan/mengontrol bola
 Mendengar
pemberian materi oleh guru yang berkaitan dengan
 Keterampilan gerak menendang bola
 Keterampilan gerak memberhentikan/mengontrol bola
 Menyimak,
penjelasan pengantar kegiatan/materi secara garis
besar/global tentang materi pelajaran mengenai :
 Keterampilan gerak menendang bola
 Keterampilan gerak memberhentikan/mengontrol bola
untuk melatih kesungguhan, ketelitian, mencari informasi.
Mengorganisasikan Menanya
peserta didik Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk
mengidentifikasi sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan
dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan
belajar Berpikir kritis dan kreatif (4C) dengan sikap jujur ,
1. Pertemuan Ke-1 ( 3 x 45 menit ) Waktu
disiplin, serta tanggung jawab dan kerja sama yang tingi
(Karakter), contohnya :
 Mengajukan pertanyaan tentang :
 Keterampilan gerak menendang bola
 Keterampilan gerak memberhentikan/mengontrol bola
yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan
untuk mendapatkan informasi tambahan tentang apa yang
diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke
pertanyaan yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan
kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan merumuskan
pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk
hidup cerdas dan belajar sepanjang hayat. Misalnya :
Membimbing Mengumpulkan informasi
penyelidikan individu Peserta didik mengumpulkan berbagai informasi (Berpikir kritis,
dan kelompok kreatif, bekerjasama dan saling berkomunikasi dalam kelompok
(4C), dengan rasa ingin tahu, tanggung jawab dan pantang
menyerah (Karakter),literasi (membaca) yang dapat mendukung
jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang diajukan, baik dari buku
paket maupun sumber lain seperti internet; melalui kegiatan:
 Mengamati obyek/kejadian,
 Membaca sumber lain selain buku teks,
mengunjungi laboratorium komputer perpustakaan sekolah
untuk mencari dan membaca artikel tentang
 Keterampilan gerak menendang bola
 Keterampilan gerak memberhentikan/mengontrol bola
 Mengumpulkan informasi
Mengumpulkan data/informasi melalui diskusi kelompok atau
kegiatan lain guna menemukan solusimasalah terkait materi
pokok yaitu
 Keterampilan gerak menendang bola
 Keterampilan gerak memberhentikan/mengontrol bola
 Aktivitas (Mengembangkan kemampuan berpikir kritis,
kreatif, berkomunikasi dan bekerjasama (4C)
 Peserta didik diminta mengidentifikasi beberapa gerak
dan sikap dalam menendang bola
 Peserta didik diminta mengidentifikasi beberapa gerak
dan sikap dalam memberhentikan/mengontrol bola.
 Peserta didik diminta menyelesaikan soal-soal yang
terdapat pada buku siswa maupun soal yang diberikan
guru
 Mempraktikan
 Peserta didik diminta mempraktikan
 Menendang bola dengan kaki bagian dalam
 Menendang bola dengan punggung kaki bagian dalam
 Menendang bola dengan punggung kaki
 Menghentikan/ mengontrol bola dengan telapak kaki
 Mengontrol bola dengan punggung kaki
 Mengontrol bola dengan dada
1. Pertemuan Ke-1 ( 3 x 45 menit ) Waktu
 Menghentikan/mengontrol bola dengan paha
 Menghentikan / mengontrol bola dengan perut
 Mendiskusikan Berpikir kritis, kreatif, bekerjasama dan
saling berkomunikasi dalam kelompok (4C), dengan rasa
ingin tahu dan pantang menyerah (Karakter)
 Peserta didik diminta membentuk kelompok yang terdiri
dari 3-5 orang untuk mendiskusikan gerak dan sikap
dalam menendang dan memberhentikan/mengontrol bola
 Saling tukar informasi tentang :
 Keterampilan gerak menendang bola
 Keterampilan gerak memberhentikan/mengontrol bola
dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok
lainnya sehingga diperoleh sebuah pengetahuan baru yang
dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok kemudian,
dengan menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku
pegangan peserta didik atau pada lembar kerja yang
disediakan dengan cermat untuk mengembangkan sikap teliti,
jujur, sopan, menghargai pendapat orang lain, kemampuan
berkomunikasi, menerapkan kemampuan mengumpulkan
informasi melalui berbagai cara yang dipelajari,
mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang
hayat.
Mengembangkan dan Mengkomunikasikan
menyajikan hasil
karya Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
 Menyampaikan hasil diskusi berupa kesimpulan berdasarkan
hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk
mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan
berpikir sistematis, mengungkapkan pendapat dengan sopan
 Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal
tentang :
 Keterampilan gerak menendang bola
 Keterampilan gerak memberhentikan/mengontrol bola
 Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan
dan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan
 Bertanya atas presentasi yang dilakukan dan peserta didik lain
diberi kesempatan untuk menjawabnya.
 Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul
dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang
 Keterampilan gerak menendang bola
 Keterampilan gerak memberhentikan/mengontrol bola
 Menjawab pertanyaan yang terdapat pada buku pegangan
peserta didik atau lembar kerja yang telah disediakan.
 Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru
melemparkan beberapa pertanyaan kepada siswa.
 Menyelesaikan uji kompetensi yang terdapat pada buku
pegangan peserta didik atau pada lembar lerja yang telah
1. Pertemuan Ke-1 ( 3 x 45 menit ) Waktu
disediakan secara individu untuk mengecek penguasaan siswa
terhadap materi pelajaran
Menganalisa & Mengasosiasikan
mengevaluasi proses Peserta didik menganalisa masukan, tanggapan dan koreksi dari
pemecahan masalah guru terkait pembelajaran tentang:
 Mengolah informasi yang sudah dikumpulkan dari hasil
kegiatan/pertemuan sebelumnya maupun hasil dari kegiatan
mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang
sedang berlangsung dengan bantuan pertanyaan-pertanyaan
pada lembar kerja.
 Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai
 Keterampilan gerak menendang bola
 Keterampilan gerak memberhentikan/mengontrol bola
 Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada
pengolahan informasi yang bersifat mencari solusi dari
berbagai sumber yang memiliki pendapat yang berbeda
sampai kepada yang bertentangan untuk mengembangkan
sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja keras,
kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir
induktif serta deduktif dalam membuktikan :
 Keterampilan gerak menendang bola
 Keterampilan gerak memberhentikan/mengontrol bola
Catatan :
Selama pembelajaran berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran
yang meliputi sikap: disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh
menghadapi masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan)
Kegiatan Penutup
Peserta didik :
 Membuat rangkuman/simpulan pelajaran.tentang point-point penting yang muncul
dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan.
 Melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan.
Guru :
 Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa. Peserta didik yang
selesai mengerjakan projek dengan benar diberi paraf serta diberi nomor urut 10
peringkat, untuk penilaian projek. Menit
 Memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama
yang baik
 Merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk tugas kelompok/ perseorangan
(jika diperlukan).
 Mengagendakan pekerjaan rumah.
 Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya
 Memberi salam
H. Penilaian, Pembelajaran Remedial dan Pengayaan

1. Teknik Penilaian
a. Penilaian sikap
1) Observasi
b. Penilaian Kompetensi Pengetahuan
1) Tes Tertulis
a) Pilihan ganda
b) Uraian/esai
2) Tes Lisan
 Tes lisan pemaparan materi dari pemahaman siswa.
c. Penilaian Kompetensi Keterampilan
1) Proyek, pengamatan, wawancara’
 Mempelajari buku teks dan sumber lain tentang materi pokok
 Menyimak tayangan/demo tentang materi pokok
2) Portofolio / unjuk kerja
3) Produk,
2. Instrumen Penilaian
a. Pertemuan Pertama (Terlampir)
b. Pertemuan Kedua (Terlampir)
3. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan
a. Remedial
 Remidial dapat diberikan kepada peserta didik yang belum mencapai KKM maupun
kepada peserta didik yang sudah melampui KKM. Remidial terdiri atas dua bagian :
remedial karena belum mencapai KKM dan remedial karena belum mencapai
Kompetensi Dasar
 Guru memberi semangat kepada peserta didik yang belum mencapai KKM (Kriteria
Ketuntasan Minimal). Guru akan memberikan tugas bagi peserta didik yang belum
mencapai KKM (Kriterian Ketuntasan Minimal), misalnya sebagai berikut.
 Menyelesaikan soal soal yang terdapat pada buku maupun soal yang diberikan guru
4. Materi pembelajaran remedial
b. Pengayaan
 Pengayaan diberikan untuk menambah wawasan peserta didik mengenai materi
pembelajaran yang dapat diberikan kepada peserta didik yang telah tuntas mencapai
KKM atau mencapai Kompetensi Dasar.
 Pengayaan dapat ditagihkan atau tidak ditagihkan, sesuai kesepakatan dengan peserta
didik.
 Direncanakan berdasarkan IPK atau materi pembelajaran yang membutuhkan
pengembangan lebih luas misalnya
 Membuat kajian dalam bentuk fortofolio tentang keterampilan gerak permainan sepak
bola

Terbanggi Besar, 11 Juli 2017

Mengetahui
Kepala SMKN 2 TERBANGGI BESAR Guru Mata Pelajaran

…………………………………… IBRAHIM MALIK, S.Pd. Jas


NIP/NRK. NIP. 198412312009021004
4. Buatlah instrument penilaian hasil belajar PJOK sesuai dengan kurikulum
2013 yaitu penilaian kognitif, afektif dan psikomotor!

Penilaian

1. Sikap spiritual
a. Teknik Penilaian : Observasi
b. Bentuk Instrumen: Lembar observasi
c. Kisi-kisi:

No. Indikator penilaian sikap Butir


Instrumen
1. Memanjatkan doa sebelum dan sesudah pelajaran 1
Jika belum mencapai target belajar tetap bersyukur
2. dan terus berlatih 2

Instrumen Penilaian Sikap spiritual


Lembar Observasi Penilaian Sikap Spiritual
No Perilaku yang dihapkan Cek ( √ )
1 2 3 4
1. Melakukan berdoa sebelum dan sesudah pelajaran
2. Tunjukan sikap bersyukur atas hasil pembelajaran
Jumlah Skor

N = Jumlah Total : x4
Skor Max : 8
2. Sikap sosial
a. Teknik Penilaian : Observasi
b. Bentuk Instrumen: Lembar observasi
c. Kisi-kisi:

No. Sikap/nilai Butir


Instrumen
Menunjukan perilaku sportif dalam 1
1. bermainbola kasti

Instrumen Penilaian Sikap Sosial


Lembar Observasi Penilaian Sikap Sosial
No Perilaku yang dihapkan Cek ( √ )
1 2 3 4
1. Mengikuti peraturan permainan
Jumlah Skor

N = Jumlah Skor : x4
Skor Max : 4

Keterangan Rubrik Penilaian Sikap Spiritual dan Sosial:

Skor Keterangan
4 : SB
3 : B
2 : C
1 : K
3. Pengetahuan
a. Teknik Penilaian : tes tertulis
b. Bentuk Instrumen: tes uraian
c. Kisi-kisi:

No. Indikator Butir Instrumen


Menjelaskan cara melempar bola
1.
Menjelaskan cara melambungkan bola
2.
Menjelaskan cara lempar tangkap bola
3.

Instrumen Penilaian Pengetahuan bola kasti


No Kualitas jawaban
Aspek Yang Dinilai
1 2 3 4
1. Jelaskan cara melempar bola
2. Jelaskan cara melambungkanl bola
3. Jelaskan cara lempar tangkap bola
Jumlah Skor

N = Jumlah Skor : x 4
Skor Max : 12
Petunjuk Penilaian Pengetahuan
1. Kriteria

skor Keterangan
4 Jika peserta didik mampu menjelaskan tentang tehnik dasar
melempar, melambungkan bola dan lempar tangkap
3 Jika hanya menjelaskan 3 jawaban
2 Jika hanya menjelaskan 2 jawaban
1 Jika hanya menjelaskan 1 jawab
2. Kriteria cara melambungkan bola
a. Berdiri kaki melangkah rileks depan belakang
b. Pandangan ke arah datangnya bola
c. Julurkan kaki depan ke arah datangnya bola
d. Pada waktu bola menyentuh kaki, kaki ditarik ke belakang mengikuti
gerakan bola

skor Keterangan
4 Jika ke 4 kriteria melambungkan bola dijawab
3 Jika hanya 3 kriteria melambungkan bola dijawab
2 Jika hanya 2 kriteria melambungkan bola dijawab
1 Jika hanya 1 kriteria mlambungkann bola dijawab

3. Kriteria cara
a. Berdiri melangkah depan dan belakang
b. Badan kondong ke depan
c. Letakan bola di depan kaki depan
d. Bola ditendang menggunakan punggung kaki bergantian kanan/ kiri

skor Keterangan
4 Jika ke 4 kriteria menggiring bola dijawab
3 Jika hanya 3 kriteria menggiring bola dijawab
2 Jika hanya 2 kriteria menggiring bola dijawab
1 Jika hanya 1 kriteria menggiring bola dijawab
4. Keterampilan
a. Teknik Penilaian : tes praktek
b. Bentuk Instrumen: daftar cek
c. Kisi-kisi:

No. Indikator Pencapaian Butir


Kompetensi Instrumen
Melempar bola 1
1.
Melambungkan bola 2
2.
Lempar 3
3. tangkap bola

Instrumen Penilaian KI-4

Lembar Obserfasi Penilaian Keterampilan bola kasti


No Kualitas Gerak
Aspek Yang Dinilai
1 2 3 4
1. Melempar bola
2. Melambungkan bola
3. Lempar tangkap
Jumlah Skor

N = Jumlah Skor : x 4
Skor Max : 12

Petunjuk Penilaian Keterampilan


Kriteria Penilaian Keterampilan kasti
1. Kriteria melempar bola
a. Letakkan bola di samping/ depan badan
b. Ayunkan kaki belakang ke arah bola dengan tepat
c. Arah bola sesuai sasaran
skor Keterangan
4 Jika semua kriteria melempar bola dilakukan dengan baik
3 Jika hanya 3 kritetia dilakukan dengan baik
2 Jika hanya 2 kriteria yang dilakukan dengan baik
1 Jika hanya 1 kriteria yang dilakukan dengan baik

2. Kriteria melambungkan bola


a. Berdiri kaki melangkah rileks depan belakang
b. Pandangan ke arah datangnya bola
c. Julurkan kaki depan ke arah datangnya bola
d. Pada waktu bola menyentuh kaki, kaki ditarik ke belakang mengikuti
gerakan bola

skor Keterangan
4 Jika semua kriteria menghentikan bola dilakukan dengan baik
3 Jika hanya 3 kritetia dilakukan dengan baik
2 Jika hanya 2 kriteria yang dilakukan dengan baik
1 Jika hanya 1 kriteria yang dilakukan dengan baik
Lampiran 3 Instrumen Penilaian KI-4

Lembar Obserfasi Penilaian Keterampilan Sepakbola


No Kualitas Gerak
Aspek Yang Dinilai
1 2 3 4
1. Menendang bola dengan jarak 5m!
2. Mengontrol bola yang datangnya bola lambung!
3. Menggiring bola melewati rintangan!
Jumlah Skor

N = Jumlah Skor : x 4
Skor Max : 12
Petunjuk Penilaian Keterampilan
Kriteria Penilaian Keterampilan Sepakbola
3. Kriteria menendang bola
a. Berdiri kaki melangkah rileks depan belakang
b. Letakkan bola di samping/ depan badan
c. Ayunkan kaki belakang ke arah bola dengan tepat
d. Arah bola sesuai sasaran

skor Keterangan
4 Jika semua kriteria menendang bola dilakukan dengan baik
3 Jika hanya 3 kritetia dilakukan dengan baik
2 Jika hanya 2 kriteria yang dilakukan dengan baik
1 Jika hanya 1 kriteria yang dilakukan dengan baik

4. Kriteria menghentikan bola


a. Berdiri kaki melangkah rileks depan belakang
b. Pandangan ke arah datangnya bola
c. Julurkan kaki depan ke arah datangnya bola
d. Pada waktu bola menyentuh kaki, kaki ditarik ke belakang mengikuti
gerakan bola

skor Keterangan
4 Jika semua kriteria menghentikan bola dilakukan dengan baik
3 Jika hanya 3 kritetia dilakukan dengan baik
2 Jika hanya 2 kriteria yang dilakukan dengan baik
1 Jika hanya 1 kriteria yang dilakukan dengan baik

5. Kriteria menggiring bola


a. Berdiri melangkah depan dan belakang
b. Badan kondong ke depan
c. Letakan bola di depan kaki depan
d. Bola ditendang menggunakan punggung kaki bergantian kanan/ kiri
skor Keterangan
4 Jika semua kriteria menggiring bola dilakukan dengan baik
3 Jika hanya 3 kritetia dilakukan dengan baik
2 Jika hanya 2 kriteria yang dilakukan dengan baik
1 Jika hanya 1 kriteria yang dilakukan dengan baik