Anda di halaman 1dari 3

Mata pelajaran: SBMPTN

Kelas: SMA

Kategori: tes Executive Brain Assessment

Kata kunci: Contoh soal soal tes Executive Brain Assessment

Pembahasan:

Melalui organisasi, kita berlatih dan dituntut untuk mampu mengolah diri dengan benar, baik
secara naluriah maupun fitrah, sehingga lahir menjadi pribadi yang memiliki integritas. Sehingga
dengan berorganisasi, kita akan terasah dan terlatih untuk hidup berjamaah atau bekerja sama
dengan orang lain. Menurut pendapat dari Sondang bahwa seseorang hanya akan menjadi
seorang pemimpin yang efektif apabila :

a.seseorang secara genetika telah memiliki bakat-bakat kepemimpinan,

b.bakat-bakat tersebut dipupuk dan dikembangkan melalui kesempatan untuk menduduki jabatan
kepemimpinannya,

c.ditopang oleh pengetahuan teoritikal yang diperoleh melalui pendidikan dan latihan, baik yang
bersifat umum maupun yang menyangkut teori kepemimpinan.

Untuk mengetahui potensi yang sesuai untuk menjadi seorang pemimipin maka dibuatlah tes
Executive Brain Assesment. Tes ini bertujuan utnuk mengetahui potensi otak individu yang
mendasari kapasitas SDM dan kepemimpinan seseorang dalam aktivitasnya di organisasi. P
elaksanaan tes merupakan hal yang diutamakan dalam pengembangan tes Executive brain
Assesmen, EBA dirancang untuk dapat dilakukan dengan mudah dan cepat yang akan menggali
potensi berkaitan dengan penyelesaian pekerjaan. Dalam era yang menodern seperti sekarang ini
dituntut antisipasi dan inovasi manajemen SDM melalui penyiapan kualitas SDM dengan potensi
individu yang memadai.
Selain itu EBA mempunyai tujuan untuk menggali potensi pegawai secara individu melalui
identifikasi kemampuan eksekutif otak yang berkaitan dengan kebutuhan pekerjaan. Hasil
penilaian dapat memberikan gambaran mengenai seberapa jauh kekuatan Sumber Daya Manusia
bagi organisasi untuk memberikan dasar yang kuat dalam menyusun dan mengevaluasi langkah-
langkah strategis dalam membangun sebuah organisasi. EBA telah dikembangkan untuk
digunakan dalam penilaian potensi kapabilitas dan integritas. EBA memiliki kategori antara lain:
excellent, optimum, fair, borderline, need improvement, need intensive improvement.
Contoh soal EBA:
1.Saya sangat bersemangat saat orang lain meminta saya mengeluarkan gagasan.
A. sangat tidak setuju
B. tidak setuju
C. setuju
D.Sangat setuju
E.Netral
2.Untuk latihan, saya memberikan orang lain pertanyaan menantang saat kami bekerja sama.
A. sangat tidak setuju
B. tidak setuju
C. setuju
D.Sangat setuju
E.Netral
3.Saya merasa senang mengetahui dan merayakan prestasi yang telah dicapai orang lain.
A. sangat tidak setuju
B. tidak setuju
C. setuju
D.Sangat setuju
E.Netral
4.Ketika bekerjasama dengan suatu tim, membangun kemkompakan tim merupakah hal yang
sangat penting bagi saya.
A. sangat tidak setuju
B. tidak setuju
C. setuju
D.Sangat setuju
E.Netral
5. Saat bekerja sama dalam suatu kelompok/tim, saya lebih suku mmeberikan arahan atau
bimbingan kepada orang lain.
A. sangat tidak setuju
B. tidak setuju
C. setuju
D.Sangat setuju
E.Netral