Anda di halaman 1dari 21

BAB III DESKRIPSI INSTITUSI

A. PROFIL PERUSAHAAN
PT.Yakult Indonesia Persada merupakan perusahaan manufaktur yang
bergerak dalam bidang produksi susu fermentasi. Perusahaan ini didirikan pada
tanggal 2 Februari 1990. Pabrik Yakult mulai berproduksi pada bulan Januari
tahun 1991 dengan menggunakan dana Penanaman Modal Asing 100% dari
Yakult Jepang. Awalnya pabrik Yakult berada di Jakarta. Akan tetapi karena
jumlah air bersih semakin sulit di Jakarta maka pabrik ini dipindahkan ke
Sukabumi. Lokasi pabrik Yakult ini berada di Desa Pewawahan Cicurug
Sukabumi, Jawa Barat, dengan luas tahan 50.000 m2 dan luas bangunan 12.925
m2. Kapasitas produksi PT.Yakult adalah 3.300.000 botol/hari. Kapasitas
produksi yang dilakukan tergantung permintaan pasar. PT.Yakult mulai
menerima kunjungan pabrik sejak tahun 1992. Pengunjung PT.Yakult ini
biasanya dari SMP, SMA, Universitas, dan umum.
Tahun 1930, seorang dokter dan peneliti mikologi lulusan Kyoto
Imperial University Jepang, Dr. Minoru Shirota, berhasil me-nemukan bakteri
asam laktat yang bermanfaat. Lactobacillus casei Shirota strain adalah jenis
bakteri yang ditemukan dan diketahui man-faatnya untuk menekan
pertumbuhan bakteri merugikan yang terdapat dalam usus manusia. Melihat
potensi bakteri tersebut, Dr. Minoru Shirota menaruh perhatian yang besar
kepada masyarakat. Hasil dari dedikasinya yang tinggi untuk terus membantu
menjaga kesehatan masyarakat, pada tahun 1935 Dr. Minoru Shirota
menciptakan minu-man prebiotik dengan bakteri Lactobacillus casei Shirota
strain yang pada masa itu dijual murah kepada masyarakat Jepang. Minuman
tersebut dikenal dengan nama yakult, minuman pelopor prebiotik.
Penelitian akan bakteri bermanfaat ini terus dikembangkan. Oleh
karenanya pada tahun 1976 didirikan Pusat Penelitian Mikrobio-logi Yakult
(Yakult Central Institute for Microbiological Research) di Tokyo, Jepang
untuk melakukan beragam penelitian guna mengem-bangkan produk-produk
yang dihasilkan dengan menggunakan bakteri bermanfaat.mPenelelitian yang
dilakukan di Yakult Central Institute meliputi:
i. Penelitian dan pengembangan produk-produk makanan.
ii. Penelitian dan pengembangan produk kosmetik.
iii. Penelitian dan pengembangan produk farmasi.
iv. Penelitian bakteri usus.
v. Penelitian dan pemberdayaan bahan-bahan bioaktif.
vi. Penelitian bioteknologi.
vii. Test keamanan untuk produk dan bahan baku.
Pemasaran Yakult di indonesia dimulai dengan didirikannya perusahaan
PT Yakult Indonesia Persada pada tanggal 2 Februari 1990 yang merupakan
usaha patungan dengan status Penanaman Modal Asing (PMA) antara PT
Perkasa Simpati Persada dan Yakult Honsha Co.Ltd. (Jepang).
Ada dua pabrik penghasil produk yakult yang beroperasi di Indonesia.
Pabrik pertama berada di Kawasan Industri Indolakto Desa Pesawahan,
Cicurug Sukabumi, Jawa Barat. Pabrik kedua berada di Kawasan Ngoro
Industri Persada Blok CC-1, Mojokerto, Jawa Timur.

Gambar 1: Pabrik yakult di Ngoro, Mojokerto, Jawa Timur


a. Produk
Perusahaan Yakult hanya menghasilkan minuman prebiotik de-ngan
kandungan bakteri Lactobacillus casei Shirota strain lebih dari 6,5 milyar
yang mampu mencapai usus dalam keadaan hidup.
Dalam satu botol kemasan Yakult yang dijual di pasaran, terdiri dari
komposisi sebagai berikut:
- Lebih dari 6,5 milyar bakteri Lactobacillus casei Shirota strain hidup
- Susu bubuk skim
- Glukosa dan sukrosa
- Perisa Yakult
- Air
Yakult tetap mempertahankan produk yang memiliki ciri khas warna
alami dari hasil fermentasi tanpa tambahan rasa-rasa sintetis. Walaupun
berbeda dalam cara pengemasan produk, Yakult selalu menjualnya dengan
takaran yang pas untuk sekali minum dalam tiap kemasan botol 65 ml. Di
beberapa negara yakult dijual dalam kemasan botol 100 ml.

Gambar 2: Varian kemasan produk yakult yang ada di dunia

b. Bakteri Lactobacillus casei Shirota Strain


Untuk mencegah penyakit yang banyak menyerang pencernaan, peran
bakteri baik dalam usus perlu dimaksimalkan. Dari beberapa penelitian
ditemukan bakteri asam laktat yang baik dan berguna bagi kesehatan. Bakteri
itu dinamakan Lactobacillus casei. Ada beberapa manfaat bakteri ini bagi
tubuh yaitu, bakteri ini mampu memproduksi asam laktat yang dapat
meningkatkan jumlah bakteri baik dan menu-runkan bakteri jahat, mencegah
gangguan pencernaan terutama kons-tipasi dan diare serta mengaktifkan sel-
sel kekebalan tubuh. Kompo-sisi bakteri baik di perut yang ideal tak hanya
melindungi tubuh dari diare dan sembelit, tetapi juga meningkatkan kekebalan
tubuh, menu-runkan kolesterol, dan mencegah kanker.
Lactobacillus casei merupakan bakteri probiotik yang telah lama
digunakan dalam susu fermentasi seperti pada produk Yakult, Jepang.
Lactobacillus casei membantu membatasi pertumbuhan bakteri jahat dalam
usus.
Lactobacillus casei adalah bakteri Gram-positif, anaerob, tidak
memiliki alat gerak, tidak menghasilkan spora, berbentuk batang dan menjadi
salah satu bakteri yang berperan penting. Lactobacillus ada-lah bakteri yang
bisa memecah protein, karbohidrat, dan lemak dalam makanan, dan menolong
penyerapan elemen penting dan nutrisi se-perti mineral, asam amino, dan
vitamin yang dibutuhkan manusia dan hewan untuk bertahan hidup.
Bakteri Lactobacillus casei yang terdapat atau digunakan dalam
mengahasilkan produk probiotik yakult terbukti ampuh mengurangi
terjadinya diare akut pada anak-anak kecil dan perbedaannya signifi-
kan secara statistik. Dalam penelitian probiotik, yang mengacu pada
mikroorganisme hidup yang memberi keuntungan pada tuan rumah
(konsumen) dengan memperbaiki keseimbangan flora usus. Strain probiotik
adalah Lactobacillus casei strain Shirota (YIT9029), yang di samping aksi
regulasi usus, telah dibuktikan yang memiliki aksi immunoregulatory seperti
membantu menekan kambuhnya kanker kandung kemih dangkal dan
mengurangi gejala alergi.
Gambar 3: Bakteri Lactobacillus casei Shirota strain

c. Manfaat Minuman Prebiotik Yakult


Bakteri Lactobacillus casei Shirota strain hidup yang terdapat dalam
minuman yakult memiliki manfaat untuk membantu:
- Menjaga keseimbangan mikroorganisme baik di dalam usus
- Menekan pertumbuhan bakteri merugikan
- Mengurangi racun yang dikeluarkan oleh bakteri merugikan
- Memperbaiki sistem pencernaan
d. Proses Produksi
PT Yakult Indonesia telah menerapkan proses produksi berda-sarkan
manajemen keamanan pangan sesuai standar ISO 22000:2005. Dalam
manajemen kualitas, PT Yakult Indonesia juga telah mengan-tongi sertifikat
internasional ISO 9001:2008. Untuk itu tidak perlu diagukan produk Yakult
yang sudah jelas aman dan berkualitas unggul.
Sertifikat tersebut bukan serta-merta diberikan. Sebagai bahan
pertimbangan, maka yakult sebisa mungkin menerapkan standar untuk
mengolah produknya. Cara-cara yang dilakukan harus bersifat higinies dan
ramah lingkungan.
Tidak hanya bahan baku, standar prosedur operasi untuk karya-wan
juga sangat diperhatikan. Sebelum memasuki ruang kerja, sepatu yang
dikenakan akan secara otomatis dibersihkan dengan alat. Karya-wan harus
memakai masker serta penutup kepala. Apabila karyawan telah
mensucihamakan kedua tangan, barulah pintu ruang produksi bisa dibuka.
Selain itu, karyawan harus melalui air shower yang ber-fungsi untuk
membersihkan pakaian kerja khusus dari kotoran yang menempel.
Setelah karyawan siap dalam kondisi bersih, barulah mesin-mesin
produksi bisa dioperasikan. Pembuatan minuman prebiotik yakult harus
melalui beberapa tahan seperti gambar di bawah ini:

Gambar 4: Tahapan proses produksi Yakult

Pada gambar terdapat beberapa tahapan yang ditandai dengan huruf A-


E dengan keterangan proses:
A: Proses pembuatan seed starter. Susu bubuk skim dan glukosa dilarutkan
dengan air kemudian disterilisasi dan difermentasikan dengan penambahan
Lactobacillus casei Shirota strain di dalam tangki pembibitan (Seed tank).
B : Proses pembuatan susu fermentasi. Dari seed tank, larutan ditu-angkan
ke dalam silo. Larutan dari silo yang masih pekat selanjutnya dilarutkan
dengan air panas di dalam dissolving tank. Setelah pelaru-tan sempurna,
larutan ditransfer ke mesin Ultra High Temperature (UHT) untuk disterilisasi
pada temperatur sekitar 120oC. Larutan susu steril akan ditransfer ke culture
tank untuk mendapatkan warna khas yakult. Susu akan dipanaskan pada suhu
98oC. Setelah difermentasi hingga memenuhi standar mutu, larutan akan
dihomogenisasi meng-gunakan mesin homogenier.
C : Proses pembuatan sirup. Sukrosa akan dituang dalam silo tank. Sukrosa
akan dilarutkan menggunakan air panas di dalam dissolving tank. Setelah larut
sempurna, sirup ditransfer ke mesin HTST (High Temperature Short Time)
untuk disterilisasi.
D : Proses mixing. Susu dari mesin homogenier dari proses B ditrans-fer ke
storage tank yang sudah berisi sirup steril hasil proses C. Dari proses ini
dihasilkanlah Yakult Concentrate (YACON).
E : Proses sterilisasi air pencampur. Air yang sudah mendapatkan perlakuan
awal selanjutnya disterilisasi dengan mesin ultraviolet (UV) dan ditampung
sebagai AIR STERIL di dalam water tank.
F : Proses mixing 2. YACON dan AIR STERIL dicampur di mesin blending.
Tahap selanjutnya yakni proses pembotolan dan pengepakan. Botol-
botol polystyrene dihasilkan oleh mesin moulding. Mesin ini mampu
menghasilkan 11.000 botol dalam sekali produksi. Yakult dibotolkan secara
otomatis oleh mesin pengisi dengan takaran 65 ml dan ditutup dengan
aluminium foil. Yakult yang sudah dibotolkan akan dikemas menjadi
kemasan multi yang terdiri dari 5 botol/pak dan dikemas menjadi kemasan
repack yang terdiri dari 10 pak multi (50 botol). Yakult yang sudah dikemas
akan disimpan dalam cold storage.
Botol yakult kemasan repack akan dibedakan menjadi dua jenis.
Pertama dengan tutup kemasan bening yang akan didistribusi-kan langsung di
pasaran. Kedua yakni kemasan dengan tutup plastik biru. Kemasan ini akan
menjadi stock distribusi yang dilakukan oleh yakult lady.
Dalam berita yang termuat di surat kabar online Surya, Director
Marketing Communication and Commercial PT Yakult Indonesia Persada
Antonius Nabanan mengatakan, pabrik di Mojokerto akan dapat memproduksi
yakult 65 mililiter dengan jumlah produksi sebanyak 610 ribu botol per hari.
e. Distribusi
Saat ini, yakult diproduksi dan dijual di Jepang, Asia, Australia,
Amerika Latin, dan Eropa, walaupun bakterinya masih diimpor dari Jepang.
Indonesia merupakan salah satu negara di Asia yang bernaung dalam mitra
perusahaan yakult di Jepang. Di Indonesia sendiri yakult telah memiliki lebih
dari 30 kantor pusat distribusi. PT Yakult Indone-sia merupakan perusahaan
yang bersifat make to order (MTO) dimana perusahaan memproduksi
(membuat) dengan fasilitas produksi yang dimiliki untuk memenuhi sesuai
pesanan atau order (forecast). Hal ini disebabkan karena minuman yakult
sendiri hanya bertahan 40 hari saja sehingga harus diusahakan supaya
dikonsumsi secepatnya oleh konsumen. Apalagi, kapasitas produksi minuman
yakult mencapai 1,8 juta botol/ hari yang memungkinkan terpenuhinya
permintaan sehingga termasuk dalam produksi masal.
Ada dua cara distribusi yakult:
a. Yakult Lady
Yakult lady adalah para ibu rumah tangga yang terlebih dahulu
dibimbing untuk menjalankan misi mengirimkan Yakult dengan kualitas
terbaik dimanapun dan kapanpun. Sistem ini mela-yani pengiriman Yakult
kepada pelanggan walau hanya 1 botol saja. Yakult repack dengan
kemasan tutup plastik biru yang disim-pan di cold storage digunakan untuk
distribusi melalui yakult lady. Yakult lady juga melakukan komunikasi dan
memberikan informa-si kesehatan kepada pelanggan, sehingga yakult lady
disebut pula sebagai Pusat Informasi Berjalan. Yakult yang didistribusikan
di-letakkan dalam sebuah box khusus yang mampu menjaga suhu dingin.
b. Direct Sales
Direct sales menjamin ketersediaan yakult di seupermarket,
minimarket, toko, kantin, dan gerai lainnya. Direct sales melayani
pendistribusian ke tempat penjualan yakult dalam skala besar, bu-kan ecer.
Pendistribusian dari pabrik ke tempat-tempat tujuan dila-kukan
menggunakan kendaraan berpendingin ke seluruh wilayah yang tersebar di
seluruh pulau Jawa, Madura, Bali, Lombok, Suma-tera, Batam, Bangka,
Kalimantan, dan Sulawesi. Pada tempat dis-tribusi akan disediakan lemari
pendingin untuk menjual yakult.
Yakult yang dijual di pasaran haruslah dalam keadaan dingin. Suhu
yang dingin akan mempertahankan bakteri baik hidup. Jika Yakult di jual
tidak dalam suhu dingin atau Yakult hanya disimpan di suhu ruangan, maka
kualaitas dari minuman prebiotik akan menurun.
Produk minuman kesehatan yakult sangat sensitif terhadap tem-peratur.
Perubahan temperatur sangat berpengaruh terhadap bakteri Lactobacillus
casei Shirota strain yang terdapat dalam minuman yakult. Bakteri
Lactobacillus casei harus dipertahankan hidup, kare-nanya harus diusahakan
agar setelah dibotolkan, bakteri-bakteri terse-but tidak lagi melakukan proses
fermentasi. Untuk itu yakult harus selalu disimpan didalam pendingin
(dibawah 10°C) karena penyim-panan didalam pendingin akan menjaga
bakteri yakult tetap non aktif.
B. LOKASI

Lokasi PT Yakult Indonesia Persada, Ngoro Industri Persada Blok CC-1,


Mojokerto, Jawa Timur.

C. VISI DAN MISI


Moto Produk :Cintai Ususmu, Minum Yakult Setiap Hari
Visi Perusahaan : Mengekplorasi kemungkinan pemanfaatan
bakteri berguna untuk meningkatkan kesehatan
manusia.
Misi Perusahaan : Sebagai Pelopor Prebiotik minuman Yakult yang
sehat yang membantu dalam menjaga usus
Tujuan Perusahaan : Meraih profit dan benefit perusahaan dengan
menjadi pelopor Probiotik minuman sehat untuk
keluarga dengan mengoptimumkan untuk
pemeliharaan usus, melalui tenaga kerja dan
karyawan yang memiliki komitmen terhadap
perusahaan dan lingkungan. Memberikan komitmen
kepada konsumen untuk tetap mempertahankan misi
tersebut dengan mengintegrasikan semua aspek
perusahaan.
Sasaran : Semua lapisan masyarakat

D. TUGAS POKOK DAN STRUKTUR ORGANISASI


Dalam pengelolaan tentu melibatkan berbagai sumber daya yang merupakan asset
dari suatu organisasi tersebut. Sumber daya organisasi yang dimiliki oleh suatu
perusahaan dapat dikategorikan atas 6 tipe sumber daya yaitu :

1. Manusia ( Man )
Dalam pendekatan ekonomi, sumber daya manusia adalah salah satu faktor
produksi selain tanah, modal, dan keterampilan. Pandangan yang menyamakan
manusia dengan faktor-faktor produksi lainnya dianggap tidak tepat, baik
dilihat dari konsepsi, filsafat, maupun moral. Manusia merupakan unsur
manajemen yang penting dalam mencapai tujuan perusahaan.
Terdiri dari :
- Direktur
- Manajer jaminan mutu
- Manajer operasional
- Manajer Teknik
- Manajer Pengembangan
- Engineering
- Teknisi
- Kepala Labolatorium
- Administrasi dan Keuangan
- Konsultan
- Sekretari Diklat
- Staff
- Yakult Lady
2. Mesin ( Machine )
Mesin memiliki peranan penting dalam proses produksi setelah terjadinya
revolusi industri dengan ditemukannya mesin uap sehingga banyak pekerjaan
manusia yang digantikan oleh mesin. Perkembangan teknologi yang begitu
pesat menyebabkan penggunaan mesin makin
menonjol. Hal ini karena banyaknya mesin baru yang ditemukan oleh para ahli
sehingga memungkinkan peningkatan dalam produksi.
Terdiri dari :
- Tangki Pelarutan
- Tangki Pembibitan
- Tangki Fermentasi
- Tangki Pencampuran
- Mesin Pembuatan botol
- Mesin Pengisian
- Mesin Pengepakan
- Komputer
- Mesin Cold Storage
- Generator
3. Material ( Fisik )
Perusahaan umumnya tidak menghasilkan sendiri bahan mentah yang
dibutuhkan, melainkan membeli dari pihak lain. Untuk itu, manajer perusahaan
berusaha untuk memperoleh bahan mentah dengan harga yang paling murah,
dengan menggunakan cara pengangkutan yang murah dan aman. Di samping
itu, bahan mentah tersebut akan diproses sedemikian rupa sehingga dapat
dicapai hasil secara efisien.
Terdiri dari :
- Bijih Plastic
- Almunium Foil
- Tinta Plastic HD dan PE
- Air
- Sukrosa
- Susu Bubuk Skim
- Perisa Yakult
- Glukosa
- L. Casei Shirota Strain
4. Uang ( Money )
Money atau uang merupakan salah satu unsur yang tidak dapat diabaikan. Uang
merupakan alat tukar dan alat pengukur nilai. Besar-kecilnya hasil kegiatan
dapat diukur dari jumlah uang yang beredar dalam perusahaan/industri. Oleh
karena itu, uang merupakan unsur yang penting untuk mencapai tujuan karena
segala sesuatu harus diperhitungkan secara rasional. Hal ini akan berhubungan
dengan berapa uang yang harus disediakan untuk membiayai gaji tenaga kerja,
alat-alat yang dibutuhkan dan yang harus dibeli, serta berapa hasil yang akan
dicapai
dari sesuatu organisasi.
Terdiri dari :
- Sampai saat ini 100% sumber daya uang PT. YAKULT INDONESIA
PERSADA diperoleh dari Penanaman Modal Asing ( PMA ) diperoleh dari
YAKULT HONSHA CO,. LTD.
5. Informasi dan Data
Informasi dan data merupakan sumber daya konseptual yang digunakan untuk
mengolah, mengorganisasikan, merancang, mengembangkan suatu system di
PT. YAKULT INDONESIA PERSADA agar dapat mengembangkan bisnisnya
kearah yang lebih baik lagi.
Terdiri dari :
- SAP Business All In One ( For Accounting )
- Database MYOB ( For Inventory Database )
- Fishbowl Inventory Software ( For Inventory )
- NetSuite Software ( For ERP Manufacturing )
- Exact MAX Manufacturing ( For Manufacturing )
- Microsoft Office
- CMS Wordpress ( For Web )
- BullHorn CRM Software ( For Customer Relationship Manager )
E. JENIS PELAYANAN

Proses Pembuatan Yakult

1. Ruang Pembibitan
Tangki-tangi berfungsi untuk mengukur bakteri Lactobacillus casei shirota
strain. Bakteri tersebut digunakan sebagai bibit didalam tangki kultur.
2. Ruang Pelarutan (Tidak tampak)
Pada ruangan ini susu bubuk skim dan gula dilarutkan dan disterilisasi
kemudian dikirim ke tangki kultur.
3. Ruang Pengkulturan Bakteri
Bakteri L. Casei shirota strain dikulturkan selama 1 minggu untuk
mendapatkan bakteri yang ditentukan pada cita rasa yakult.
Tangki pengkulturan dapat diisi sebanyak 18.000 liter bakteri. Dan dalam satu
kemasan botol yakult didapati 6,5 milyar bakteri.
4. Ruang Pencampuran
Pada ruang ini didapati tangki bermuatan 32.000 liter. Tangki tersebut
digunakan untuk menyatukan kultur bakteri L. Casei shirota strain hidup
dengan larutan gula steril menjadi yakult konsentrat (yakon). Pada tahap
sterilisasi menggunakan sinar ultraviolet.
5. Mesin Pembuat Botol
Mesin-mesin tersebut dapat mencetak 11.000 botol/jam dengan menggunakan
bahan baku polystiene resin yang berkualitas tinggi dengan sistem injection
blow moulding.
6. Mesin Penata Botol
7. Mesin Pembotolan
Pada tiap jam mesin-mesin ini mampu mengisikan cairan yakult ke dalam
45.000 botol dengan sistem hampa udara dn penutupan otomatis. Pada tahap
ini didapati beberapa tahap lainnya, yaitu :
1. Pemberian label botol dan masa expired,
2. Pengisian cairan yakult,
3. Menutup botol dengan tutup alumunium foil,
4. Berjalan menuju mesin-mesin kemudian disortir secara visual oleh
pegawai yang ada.
8. Mesin Pengemas
Pada tahap ini mesin-mesin mengemas 5 botol yakult menjadi 10 pack multi
menjadi 1 kemasan yang berisi 50 botol.
9. Mesin Pembawa Pallet
Mesin ini membawa pallet kosong dari ruang pembersihan pallet ke ruang
packing untuk membawa 10.000 botol yakult kedalam rung pendingin secara
otomatis. Ruang penyimpanan berusuhu 0° − 10° dengan masa expired
selama 40 hari sejak hari produksi.
10. Tangki Penampung Botol
Tangki raksasa berbahan baku stinless steel berkualitas tinggi hingga mampu
menampung 555.000 botol.
11. Ruang Penyimpanan Botol
Yakult dipindah secara higienis dengan convensor dan dorongan udara secara
steril kedalam tangki tangki penampung botol.
12. Ruang Panel Pengendali
13. Ruang Kendali Mutu
Pengujin dan pengendalian mutu dilakukan mulai dari pemilihan bahan baku
selama proses berlangsung hingga expired.
Ada beberapa fungsi-fungsi manajemen yang berperan dalam PT. Yakult Indonesia
Persada. Yaitu :

1. Manajemen Perencanaan ( Planning )


“Setiap Manajer membuat keputusan sesuai dengan konteks dalam
menjalankan arahan perencanaan strategi perusahaannya. Rencana atau strategi
merupakan rencana yang dilakukan agar perusahaan dapat menyesuaikan
kekuatan dan kelemahan internal dengan kesempatan dan ancaman dari luar
dalam rangka memelihara keuntungan kompetitif” (Dessler 2006).
Perusahaan Yakult ini melandasi bahwa perlu adanya manajemen sumberdaya
strategi yang berkaitan erat dengan penyedia pelayanan yang masuk akal
dengan rencana perusahaan Perusahaan Yakult.

Salah satu rencana yang diterapkan oleh PT. Yakult Indonesia Persada adalah
“Mendorong kualitas kewaspadaan karyawan melalui penyaringan dan
pelatihan yang ditingkatkan”. Hal ini terbukti dengan adanya penyaringan
terhadap sumber daya karyawan yang bekerja di perusahaan ini. Sementara itu
PT. Yakult Indonesia Persada selalu memberikan pelatihan kepada
karyawannya dalam hal peningkatan hardskill dan softskill tentang penguasaan
secara teknis terhadap peralatan dan mesin – mesin yang digunakan untuk
memproduksi yakult.

2. Manajemen Pengorganisasian ( Organizing )


Perusahaan PT. Yakult Indonesia mengorganisasi sistem perusahaan dengan
baik, guna untuk menarik perhatian konsumen. Sistem pemasaran yang
digunakan oleh PT Yakult diantaranya:
a. Sistem Direct Sales
Sistem ini digunakan untuk mendistribusikan Yakult ke toko-toko,
supermarket, koperasi, kantin dan lain-lain. Distribusi dilakukan menggunakan
mobil berpendingin agar suhu di dalam yakult tetap utuh.
b. Sistem Yakult Lady
Melalui sistem ini Yakult didistribusikan oleh ibu - ibu rumah tangga kepada
masyarakat di lingkungan tempat tinggal mereka. Ketika melayani masyarakat,
Yakult Lady juga melakukan propaganda yang berisi tentang penjelasan
mengenai manfaat Yakult.

3. Manajemen Pengarahan ( Directing / Leading )


Penanganan limbah didasari pada asas manfaat. Manfaat supaya tidak
menjadikan masalah serta manfaat limbah yang dijadikan sebagai bahan baku
industri. Hal ini yang diterapkan oleh industri PT. Yakult Indonesia Persada.
Penanganan limbah di PT. Yakult Indonesia Persada berupa limbah padatan dan
limbah cairan.
a. Limbah Padatan
Limbah padat adalah hasil buangan industri berupa padatan,lumpur, bubur yang
berasal dari sisa proses pengolahan.
b. Limbah Cairan
Limbah cair adalah limbah hasil pencucian mesin atau sisa pencucian bahan
atau kemasan.

4. Manajemen Pengawasan / Pengendalian ( Controlling )


Pengawasan merupakan hal penting dari beberapa fungsi manajemen. Diperan
inilah kredibilitas PT. Yakult Indonesia Persada akan dinilai oleh masyarakat
luas yang telah mengkonsumsi produknya tersebut.

Dan juga ada strategi manajemen yang diterapkan agar fungsi-fungsi manajemen
berjalan efektif dan efisien dalam PT. Yakult Indonesia Persada. Yaitu :

1. Mendefinisikan bisnis dan misi


Keputusan stratejik fundamental yang dihadapi manajer PT. Yakult Indonesia
Persada adalah: “PT. Yakult Indonesia berada di Indonesia yang tingkat
konsumsi akan minuman prebiotik sehat perlu ditingkatkan, bisnis yang akan
dimasuki oleh PT. Yakult adalah minuman Yakult yaitu: susu fermentasi yang
mengandung bakteri bermanfaat yaitu Lactobacillus casei Shirota strain yang
bisa berperan secara optimal dalam usus manusia”. Kemudian Manajer
menelaah mengenai kesempatan dan ancaman, dan kekuatan dan kelemahan
perusahaan Yakult ini”. Kesempatan dan ancaman perusahaan yakult terletak
pada kesempatan untuk ekspansi di Pasar Indonesia yang notabene jumlah
penduduk banyak dan tingkat konsumsi yang tinggi.

2. Menghadirkan audit internal dan eksternal


Manajer PT. Yakult Indonesia Persada mendasarkan rencana stratejik mereka
pada analisis situasi internal dan eksternal dengan metode analisis SWOT
(identifikasi Kekuatan, Kelemahan, Kesempatan, dan Ancaman Perusahaan.
Hal mendasar dari rencana itu adalah memilih arah tindakan perusahaan yang
masuk akal, berkaitan dengan kesempatan dan ancaman internal dan eksternal
yang dihadapi perusahaan.

3. Menerjemahkan misi kedalam tujuan strategi


Misi dari PT. Yakult Indonesia Persada adalah “ Sebagai Pelopor Prebiotik
minuman Yakult yang sehat yang membantu dalam menjaga usus”. Dengan
misi tersebut tujuan stratejiknya adalah dengan tetap memberikan komitmen
kepada konsumen untuk tetap mempertahankan misi tersebut dengan
mengintegrasikan semua aspek perusahaan. Memformulasikan Strategi untuk
Mencapai Tujuan.
Stratejik Strategi perusahaan adalah jembatan penghubung perusahaan berada
sekarang dengan di mana perusahaan ingin berada di masa depan. Strategi
adalah serangkaian tindakan. Karyawan tidak dapat dan tidak mau
mengimplementasikan strategi yang tidak dapat mereka raih; oleh karena itu,
perusahaan puncak membentuk strategi yang prinsip dasarnya mudah
dikomunikasikan. Dan Esensi dari PT. Yakult Indonesia persada adalah selalu
“Cintai Ususmu, Minum Yakult setiap hari” sehingga Perusahaan orientasinya
tujuannya selain profit (Keuntungan) juga mengedepankan benefit (nilai
Manfaat). Dampaknya, Pemahaman dan komitmen terhadap strategi membantu
memastikan bahwa karyawan membuat keputusan yang konsisten dengan
kebutuhan perusahaan. Sehingga tim eksekutif PT. Yakult Indonesia Persada
memahami dengan sangat baik laporan strategi perusahaan yang menjelaskan
bagaimana perusahaan dapat membuat ribuan keputusan dengan konsisten
setiap bulan.

4. Implementasi strategi
Dalam tahap ini PT. Yakult Indonesia Persada menerjemahkan strategi menjadi
tindakan dan hasil- dengan mempekerjakan (memecat) Karyawan, di sini
Perusahaan menggunakan tenaga kerja dari wilayah sekitar pabrik sebagai
bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terhadap penduduk di lokasi
perusahaan khusunya Sukabumi sebagai tempat pabrikasi yang menerapkan
Otonomi daerah, selain itu PT. Yakult Indonesia Persada juga memberikan
Reward kepada karyawannya sehingga meningkatkan motivasi karyawan untuk
meningkatkan kinerja, serta ada kompensasi bagi karyawan dan membawanya
ke Jepang untuk sebagai bentuk penghormatan dan hadiah kepada karyawan
yang berprestasi; dan menambah (menghilangkan) produk dan jalur produk,
disini Perusahaan Yakult terus menambah unit kerja di berbagai pelosok
nusantara sehingga dapat mencapai target pangsa pasar. Dengan kata lain,
implementasi melibatkan, menggunakan, dan mengaplikasikan seluruh fungsi
menejemen, perencanaan, pengorganisasian penyusutan staff, memimpin dan
pengontrolan.

5. Evaluasi kinerja
Mengelola strategi dibarengi dengan pengambilan keputusan. Ternyata harus
ada evaluasi kinerja oleh Perusahaan. PT. Yakult mengadakan Evaluasi Kinerja
dengan pihak karyawan dengan sistem umpan balik, hal ini disesuaikan dengan
kebutuhan dari pihak perusahaan. Evaluasi kinerja yang dilakukan mencakup
hasil dari kerja karyawan dan bentuk lainnya mengenai kepuasan dari
pelanggan baik itu melalui layanan konsumen atau surat elektronik. Sementara
itu tingkat permintaan akan produk Yakult pun menjadi dasar evaluasi kinerja
dari karyawan karena berhubungan lansung dengan seberapa tinggi kinerjanya
para karyawan dalam memberikan layanan kepada pihak konsumen sehingga
permintaan produk bertambah.

F. KEDUDUKAN DAN PERAN INSTITUSI DI INDONESIA


Yakult merupakan pelopor minuman prebiotik di Indonesia yang mengandung
bakteri Lactobacillus casei Shirota strain dengan manfaat membantu usus
dalam menekan pertumbuhan bakteri merugikan sehingga usus kita se-lalu
berfungsi dengan baik. Di Indonesia, yakult mulai berdiri pada tahun 1990.
Untuk memenuhi permintaan pasar, yakult mengoperasikan dua pabrik yang
ada di Sukabumi-Jawa Barat dan di Mojokerto-Jawa Timur. Sistem distribusi
yakult dilakukan dengan dua sistem, dengan sistem yakult lady dan direct
sales.Yakult terus melakukan inovasi untuk meng-embangkan mutu produk
yang membantu menjaga kesehatan usus selu-ruh kalangan masyarakat.
Memulai kewirausahaan penting kiranya meninjau terlebih dahulu jenis
usaha yang akan dikembangkan. Pemilihan jenis usaha didasarkan atas
kebutuhan perseorangan atau kelompok untuk meraih hasil dari tu-juan
pemilihan jenis usaha. Banyak faktor yang perlu dipertimbangkan untuk menjadi
seorang wirausaha menentukan jenis usaha yang akan di-kembangkan seperti
permintaan pasar, modal, bahan baku yang diguna-kan, target pasar, dll.
Untuk pemilihan jenis usaha, yakult memegang kendali atas salah satu
faktor yaitu bahan baku yang digunakan. Bahan baku yakult yang berupa bakteri
Lactobacillus casei Shirota strain memegang andil penuh dalam berjalannya
usaha minuman berfermentasi ini. Dr. Minoru Shirota mampu mengendus
peluang usaha yang tidak memiliki banyak kompeti-tor. Bakteri temuannya
menjadi hak atas usaha yang dikembangkannya. Bakteri baik yang telah
ditemukan melalui proses strain ini menjadi bahan baku yang tidak mudah
didapatkan di pasar maupun di alam bebas. Bakteri ini tidak dijual secara bebas.
Sehingga, untuk mendirikan suatu usaha seperti yakult, rasanya perlu melakukan
strain bakteri sendiri dan memikirkan lagi proses-proses yang akan dibutuhkan
untuk membuat susu fermentasi selanjutnya.
Dr. Minoru Shirota bahkan menjadi pioneer pencetus minuman susu
berfermentasi yang mengandung bakteri hidup Lactobacillus casei. Dengan
jargon andalan “Cintai Ususmu”, yakult mampu mengajak para konsumen untuk
membeli produknya. Yakult yang memproklamirkan diri mampu membantu
menjaga usus dengan membawa bakteri baik sampai ke usus dalam keadaan
hidup membuat konsumen percaya bahwa produk yang dijual sangat memberi
manfaat dan tanpa efek samping jika dikonsumsi sesuai yang dianjurkan sesuai
jargon, “Sudahkan anda minum Yakult hari ini? Saya minum dua.” Sebagai
pioneer yang telah memiliki bahan baku sebagai senjata usaha, maka yakult
dalam perkem-bangan usahanya akan mampu bertahan dan tidak akan tersaingi
oleh produk-produk yang dihasilkan dari badan usaha yang meniru.