Anda di halaman 1dari 8

BAB IV

ANALISA DATA

4.1 Hasil Praktikum

Praktikum work sampling yang dilakukan yaitu mengamati sebuah


pekerjaan penjual JUS BUAH yang terletak di daerah Keputih, Surabaya.
Pengambilan data untuk praktikum work sampling ini dilakukan selama 3
hari.
1. Pre work sampling dilakukan pada hari Senin, tangggal 26 November
2018 yang dimulai pada pukul 19.01-20.58 WIB. Pengambilan data
pre work sampling diambil selama 2 jam dengan jumlah pengamatan
sebanyak 148 pada 2 operator yang bekerja.
2. Work sampling 1 dilakukan jika data pre work sampling tidak
mencukupi setelah dilakukan uji kecukupan data. Work sampling 1
dilakukan pada hari Kamis, tangggal 6 Desember 2018 yang dimulai
pada pukul 18.01-20.58 WIB. Pengambilan data Work sampling 1
diambil selama 3 jam dengan jumlah pengamatan sebanyak 498 pada
2 operator yang bekerja.
3. Work sampling 2 dilakukan jika data Work sampling 1 tidak
mencukupi setelah dilakukan uji kecukupan data. Work sampling 2
dilakukan pada hari Kamis, tangggal 10 Desember 2018 yang dimulai
pada pukul 18.00-21.59 WIB. Pengambilan data Work sampling 2
diambil selama 4 jam dengan jumlah pengamatan sebanyak 814 pada
2 operator yang bekerja.

Setelah dilakukan pengamatan, dapat diperoleh data pada Tabel 4.1


Hasil Pengamatan sebagai berikut:
Tabel 4.1 Hasil Pengamatan
Elemen Kerja Keterangan
I Persiapan bahan
II Melakukan proses
III Packging
IV Pembayaran
Others Membersihkan blender
Not Working  Personal Time
 Waiting
 Not Available
 Fatigue

4.2 Rekap Data dan Uji Kecukupan Data


a. Data pre-work sampling

Perhitungan jumlah data yang seharusnya diambil dapat dilakukan


dengan memasukkan rekapan data pada tabel di bawah ini pada rumus
N’ dari data pengamatan yang sudah diambil. Rekap hasil pengamatan
pre-work sampling dapat dilihat pada Tabel 4.2 dibawah ini.
Tabel 4.2 Rekap hasil pengamatan Pre-Work Sampling
Idle Working Others
PT W NA F 1 2 3 4 1
Total 14 52 0 0 38 18 17 7 2
% 0.1 0.35 0 0 0.2567 0.12 0.115 0.05 0.01351
Perhitungan jumlah data yang seharusnya diambil dapat dilakukan
dengan memasukkan rekapan data pada tabel di bawah ini pada rumus
N’ dari data pengamatan yang sudah diambil. Berikut perhitungan
jumlah pengamatan yang harus di Ambil data dengan rumus sebagai
berikut:
K² (1-P)
N'=
S² P
Keterangan :
N' = Jumlah pengamatan yang harus di lakukan
P = Elemen yang terpenting sesuai dengan tujuan mencari waktu standard
Elemen terpenting adalah elemen dengan nilai P terkecil pada Working
K = 2 ; Yaitu tingkat kepercayaan 95%
S = 0,1 ; Yaitu tingkat ketelitian 10%
2² (1 - 0,4459)
N' =
0,05² x 0,4459

= 496,969 ≈497 > 200 (belum mencukupi)

Dari hasil pre-work sampling jumlah data yang harus di ambil pada
saat work sampling adalah sebanyak 497 data. Dari hasil uji kecukupan
data di peroleh nilai N’ = 497 kali pengamatan, karena N’ > N maka
perlu melakukan pengambilan sampling lagi di hari Ke-2

b. Rekap Data Work Sampling (hari ke-1)

Perhitungan jumlah data yang seharusnya diambil dapat dilakukan


dengan memasukkan rekapan data pada tabel di bawah ini pada rumus
N’ dari data pengamatan yang sudah diambil. Setelah dilakukan
pengamatan kembali maka rekapan data dapat dilihat pada Tabel 4.3
berikut ini.
Tabel 4.3 Rekap hasil pengamatan kumulatif Work Sampling Hari 1

Idle Working Others

PT W NA F 1 2 3 4 1
Total 23 113 14 0 186 119 101 57 33

% 0.0335 0.1647 0.0204 0 0.2711 0.1734 0.1472 0.0830 0.0841

Selanjutnya dilakukan uji kecukupan data dengan rumus sebagai berikut:


K² (1-P)
N'=
S² P
Keterangan :
N' = Jumlah pengamatan yang harus di lakukan
P = Elemen yang terpenting sesuai dengan tujuan mencari waktu standard
Elemen terpenting adalah elemen dengan nilai P terkecil pada Working
K = 2 ; Yaitu tingkat kepercayaan 95%
S = 0,1 ; yaitu tingkat ketelitian 10%
2² (1 - 0,1983)
N' =
0,1² x 0,1983
= 1618 > 646 (belum mencukupi)

Dari hasil work sampling 1 jumlah data yang harus di ambil pada
saat work sampling 2 adalah sebanyak 407 data. Dari hasil uji kecukupan
data di peroleh nilai N’ = 1618 kali pengamatan, karena N’ > N maka
perlu melakukan pengambilan sampling lagi di hari Ke-2

c. Rekap Data Work Sampling (hari ke-2)

Perhitungan jumlah data yang seharusnya diambil dapat dilakukan


dengan memasukkan rekapan data pada tabel di bawah ini pada rumus
N’ dari data pengamatan yang sudah diambil. Setelah dilakukan
pengamatan kembali maka rekapan data dapat dilihat pada Tabel 4.4
berikut ini.
Tabel 4.4 Rekap hasil pengamatan kumulatif Work Sampling Hari 2

Idle Working Others


PT W NA F 1 2 3 4 1
Total 187 201 33 20 405 279 222 85 36
% 0.1212 0.1376 0.0226 0.0136 0.2774 0.1910 0.1520 0.0582 0.0246

Selanjutnya dilakukan uji kecukupan data dengan rumus sebagai berikut:


K² (1-P)
N'=
S² P
Keterangan :
N' = Jumlah pengamatan yang harus di lakukan
P = Elemen yang terpenting sesuai dengan tujuan mencari waktu standard
Elemen terpenting adalah elemen dengan nilai P terkecil pada Working
K = 2 ; Yaitu tingkat kepercayaan 95%
S = 0,1 ; yaitu tingkat ketelitian 10%
2² (1 - 0,262703)
N' =
0,1² x 0,262703
= 1067 < 1430(mencukupi)

Dari hasil uji kecukupan data di peroleh nilai N’ = 1067 kali


pengamatan, karena N’ < N maka tidak perlu melakukan pengambilan
sampling lagi.

4.3 Rekap Data Kecukupan Data


Setelah jumlah data mencukupi maka perlu dilakukan rekap data
kecukupan data seperti pada Tabel 4.5 dibawah ini
Tabel 4.5 Rekap Data Kecukupan Data
Pengamatan N N’ Keterangan
Pre Work Sampling 148 498 Belum mencukupi
Work sampling 1 646 1618 Belum mencukupi
Work sampling 2 1460 1067 Mencukupi

4.4 Perhitungan Average %Idle, Average %Working, %Performance,


Waktu Normal Dan Waktu Standard

% average idle = Total % delay

= % personal time + % waiting + % fatigue

= 12,12% + 13,77% + 1,37%

= 27,26%

% average working = Total % working

= ∑ % elemenkerja

= 27,74% + 19,11% + 15,20% + 5,82%

= 67,88%

( AverageRating . X .JumlahElemen)
% performance =
 JumlahElemenKerja
(90,96 % 𝑥 405)+(84,21% 𝑥 279)+(91,18% 𝑥 222)+(82,01%𝑥85)
= (405+279+222+85)

= 0.8834%

% Elemen * TotalJamPengama tan* Av.Rating


Waktu Normal =
TotalUnit

Waktu Normal Elemen 1 = jam/unit

Waktu Normal Elemen 2 = jam/unit

Waktu Normal Elemen 3 = jam/unit

Waktu Normal Elemen 4 = jam/unit

Σ Waktu Normal =

100%
Waktu Standar = Σwaktu normal X
100%  % Idle
100%
= jam/unit X 100%−27.26%

= jam/unit
1
Output Standar = 𝑤𝑎𝑘𝑡𝑢 𝑠𝑡𝑛𝑑𝑎𝑟

= unit / jam

4.5 Analisa Data


4.5.1 Uji Kecukupan Data
Dalam Work sampling ini, pekerjaan yang diamati yaitu pada
pekerjaan pembuatan jus buah dan dilakukan pengamatan pada 2
operator. Pada waktu pelaksanaan pre work sampling, dengan
mengambil 148 kali pengamatan acak didapatkan jumlah N’ = 498
kali yang berarti data yang harus diambil pada saat work sampling
sejumlah nilai tersebut. Pengujian kecukupan data dilakukan secara
bertahap setiap pengamatan selesai dilakukan.
a. Hari Pertama (work sampling 1)
Work sampling 1 mengambil data sebanyak 498 data sehingga
nilai N = 646. Setelah dilakukan pengujian kecukupan data di
peroleh nilai N’= 1618, karena N’ > N maka pengamatan
dinyatakan belum mencukupi dan perlu adanya pengamatan
ulang pada hari ke - 2.
b. Hari Kedua (work sampling 2)
Work sampling 2 mengambil data sebanyak 814 data sehingga
nilai N = 1460. Setelah dilakukan pengujian kecukupan data di
peroleh nilai N’= 1067 karena N’ < N maka pengamatan
dinyatakan telah mencukupi dan tiak perlu adanya pengamatan
ulang pada hari selanjutnya

4.5.2 Average % Idle dan % Working


Pengamatan work sampling ini juga bertujuan untuk
mengetahui nilai prosentase average idle dan prosentase working.
Yang mana berdasarkan perhitungan, didapatkan jumlah prosentase
average idle sebesar 27,26 % dan untuk prosentase working sebesar
67,88%. Berdasarkan data tersebut dapat terlihat bahwa nilai
prosentase working lebih besar dari nilai prosentase average idle,
sehingga dapat dikatakan bahwa kerja operator sudah cukup baik,
dalam artian pekerja dapat menggunakan waktu kerjanya dengan
efektif dan efisien.

4.5.3 Waktu Normal, Waktu Standar, Input Standar


Waktu normal merupakan waktu yang menunjukkan bahwa
seorang operator akan bekerja menyelesaikan pekerjaan pada
kecepatan/ tempo kerja yang normal. Hasil penjumlahan waktu
normal tiap elemen yaitu sebesar 0.065546 jam/unit. Setelah
didapatkan hasil penjumlahan waktu normal tiap elemen, maka
untuk selanjutnya waktu normal tersebut digunakan untuk
menghitung waktu standar guna menghasilkan 1 unit produk. Dalam
pengamatan, didapatkan waktu standar sebesar 0,067185 jam/unit.
Waktu standar sendiri merupakan waktu yang dibutuhkan oleh
operator yang memiliki tingkat kemampuan rata-rata untuk
menyelesaikan pekerjaan dan pada perhitungannya sendiri sudah
meliputi kelonggaran waktu. Selain itu waktu standar ini digunakan
untuk menghitung berapa lama suatu kegiatan harus berlangsung dan
berapa output yang akan dihasilkan. Dari waktu standard dapat
digunakan untuk menghitung output standart. Dimana pada
pengamatan ini didapatkan output standarnya sebesar 14,88 unit /
jam.Yang berarti operator mampu menghasilkan produk sebanyak 14
unit produk setiap jamnya

Anda mungkin juga menyukai