Anda di halaman 1dari 3

PEMERINTAH KABUPATEN MAJENE

RUMAH SAKIT UMUM DAERAH


JL. POROS MAJENE - MAMUJU

KEBIJAKAN DIREKTUR RUMAH SAKIT


NOMOR : 28d/ RSUD-SK/XII/2017

TENTANG

KEBIJAKAN SKRINING PASIEN


DI RSUD MAJENE

Menimbang : a. Bahwa dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan Rumah


Sakit Umum Majene,maka diperlukan penyelenggaraan
skrining pasien yang efektif..
b. Bahwa agar pelaksanaan skrining pasien di Rumah Sakit
Umum Majene dapat terlaksana dengan baik,perlu ada
kebijakan Rumah Sakit Umum Majene sebagai landasan bagi
penyelenggara skrining pasien di RSUD Majene.
c. Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud
dalam a dan b perlu ditetapkan dengan keputusan RSUD
Majene

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang praktek


Kedokteran
2. Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.
3. Undang-undang Nomor 44 Tahun 2009 Tentang Rumah Sakit
4. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1996 tentang Tenaga
Kesehatan.
5. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor
269/Menkes/Per/III/2008 tentang Rekam Medis.

MEMUTUSKAN
MENETAPKAN
PERTAMA : Keputusan Rumah Sakit Umum Majene Tentang kebijakan
skrining pasien Rumah Sakit Umum Majene.
KEDUA : Kebijakan pelaksanaan skrining pasien di Rumah Sakit Umum
Majene sebagaimana tercantum dalam lampiran keputusan ini
KETIGA : Pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan skrining pasien di
Rumah Sakit Umum Majene.
KEEMPAT : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkannya dan apabila
dikemudian hari ternyata terdapat kekeliruan dalam penetapan ini
akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di : Majene
Pada Tanggal :19 Desember 2017
Direktur RSUD Majene

dr. H. Rakhmat Malik


Nip. 19650502 200212 1 001

Tembusan Yth :
1. Direktur RSUD Majene
2. Kepala Seksi Pelaporan & Rekam Medik
3. Komite Medik
4. Komite Keperawatan.
5. Penanggung Jawab Ruang Perawatan.
6. Arsip
Lampiran
Kebijakan Direktur RUMAH SAKIT
Nomor : 28d/ RSUD-SK/XII/2017
Tanggal : 19 Desember 2017
Tentang : Kebijakan Skrining pasien Rumah Sakit
Umum Majene

KEBIJAKAN SKRINING PASIEN


RUMAH SAKIT UMUM MAJENE

Kebijakan Umum

Semua pasien yang datang berobat dilakukan skrining terlebih dahulu untuk
menentukan pelayanan yang dibutuhkan : Preventif,Paliatif,Kuratif dan Rehabilatif
dan menetapkan Pelayanan yang paling tepat sesuai dengan Kebutuhan pasien dan
kemampuan Rumah Sakit.

Kebijakan Khusus

1. Skrining dilakukan pada kontak pertama di dalam atau diluar Rumah Sakit.
2. Skrining dapat dilakukan dengan anamnese ,pemeriksaan fisik,pemeriksaan
laboratorium dan pemeriksaan Radiologi.
3. Skrining dilakukan sesuai dengan kondisi pasien.
4. Skrining dilakukan oleh tim ( dokter dan perawat ) berdasarkan buku
panduan praktek Klinik.
5. Hasil Skrining dijadikan dasar untuk menentukan pemberian pelayanan
kesehatan di
rumah Sakit atau pasien dirujuk ke Rumah sakit lain.
6. Khusus untuk skrining HIV dilakukan oleh Tim Voluntery Conseling and
Testing HIV (VCT) sesuai dengan standar prosedur operasional yang telah
ditetapkan oleh Tim VCT.

Direktur RSUD Majene

dr. H. Rakhmat Malik


Nip. 19650502 200212 1 001