Anda di halaman 1dari 2

Nama : Muhammad Fikra

NIM : 43217010200

Ramalan penjualan disusun/dihitung berdasarkan data historis.

Bagaimana menentukan ramalan penjualan, jika belum memiliki data historis?

Misalkan perusahaan yang baru berdiri atau yang memproduksi barang jenis
baru?

Jawaban

BAGAIMANA MENENTUKAN RAMALAN PENJUALAN, JIKA BELUM


MEMILIKI DATA HISTORIS

Ramalan penjualan (forecasting) sendiri merupakan suatu proses memproyeksikan


atau memperkirakan atau mengukur produk yang akan dijual dan harga yang mampu
dijangkau konsumen di masa yang akan datang dalam keadaan dan periode tertentu
berdasarkan dari data-data yang pernah dan atau mungkin terjadi.

ada dua ( 2 ) metode yang dapat digunakan, yaitu metode kualitatif atau metode judgement dan metode
kuantitatif atau statistik :

Metode yang digunakan dalam ramalan penjualan, yaitu :

1. Metode Kualitatif , merupakan suatu teknik proyeksi yang didasarkan pada


pendirian atau sikap, kepercayaan atau keyakinan, perasaan, pengalaman dan intuisi
seseorang atau sekelompok orang sehingga sifatnya benar-benar subyektif.

2. Metode Kuantitatif, Merupakan cara penaksiran penjualan secara matematis


(statistik) sehingga lebih obyektif dengan menggunakan beberapa analisis :

Contohnya Analisis Trend seperti pertanyaan yang ada di quiz

a. Analisis trend, merupakan model time series yang terdiri atas :

- Metode trend bebas (free hand method) Meski termasuk metode kuantitatif tapi
metode ini tidak menggunakan rumus matematik sehingga masih bersifat subyektif
(tidak ilmiah)

- Metode trend setengah rata-rata (semi average method) Dalam metode ini, data
dibedakan ke dalam data genap dan data ganjil.

- Metode trend garis lurus, terdiri dari trend moment dan trend kuadrat kecil.

- Trend moment (moment trend method) Untuk menghitung taksiran jumlah tertentu
menggunakan persamaan linear 𝑌 = 𝑎 + 𝑏𝑥
dan

MISALKAN PERUSAHAAN YANG BARU BERDIRI ATAU YANG


MEMPRODUKSI BARANG JENIS BARU

Bagi perusahaan yang sudah memiliki produk yang sudah eksis, dan sudah diterima
pasar, pasti telah memiliki jaringan distribusi yang sudah cukup bagus, sehingga
ketika perusahaan tersebut me-launching produk baru, tidak terlalu mengalami
kesulitan untuk membangun jaringan distribusinya.

Namun keadaan akan jauh berbeda dengan perusahaan yang baru berdiri, perusahaan tersebut belum
memiliki jaringan distribusi untuk produk barunya, sehingga bersamaan dengan launching produk baru,
perusahaan tersebut harus juga membangun jaringan untuk saluran distribusinya

Terimakasih Bu

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh