Anda di halaman 1dari 26

BAB III

ASUHAN KEPERAWATAN GERIATRI

A. DATA BIOGRAFI
Nama : Opa Y
Jenis Kelamin : Laki-Laki
Tempat & Tgl Lahir : Sukabumi, 02 Agustus 1941 (79 Tahun)
Agama : Kristen
Status Perkawinan : Belum Menikah
Penampilan : Rapih
Ciri-Ciri Tubuh : Gemuk, menggunakan tongkat
B. RIWAYAT PEKERJAAN
Pekerjaan Saat Ini : Tidak Bekerja
Alamat Pekerjaan :-
Berapa Jarak Dari Rumah :- Km
Alat Transportasi :-
Pekerjaan Sebelumnya : wiraswasta (dagang pakaian)
Berapa Jarak Dari Rumah : - Km
Alat Transportasi :-
Sumber-Sumber Pendapatan & Kecukupan Terhadap Kebutuhan :-
C. STATUS KESEHATAN
Status Kesehatan Saat ini
Opa Y mengatakan “nyeri” pada lutut dan sakit pada punggung
Status Kesehatan Umum Yang Lalu
Opa Y mengatakan “saya pernah mengalami operasi hernia”
Pemahaman & Penatalaksanaan Masalah Kesehatan
Opa Y mengatakan “saya hanya berdiam saja sambil merasakan rasa nyeri
pada lutut dan punggung”
Obat-obatan :
No Nama Obat Dosis Keterangan

1. Amlodipine 1 x 10 mg Pagi
2. Captropil 1 x 25 mg Sore

3. Allupurinol 2 x 100 mg

4. Piroxicam 2x1

5. Antasida 2x1

6. Salbutamol 2x1

7. Vit B-Complex 2x1

Alergi (Catatan Agen Dan Reaksi Spesifik)


Obat-Obatan : -
Makanan :-
Faktor Lingkungan :-

Penyakit Yang Diderita :


Low Back Pain

D. AKTIVITAS HIDUP SEHARI-HARI


Indeks Kats :A/B/C/D/E/F/G
Oksigenasi : WBS tidak ada menggunakan oksigen
Cairan & Elektrolit : Minum ≤ 1 L
Nutrisi : Makan 3x sehari (habis)
Eliminasi : BAB dan BAK ketergantungan sebagian
Aktivitas : Opa Y ketergantungan sebagian dalam
menjalankan aktifitas kebutuhan dirinya
Istrahat & Tidur : Teratur, terbangun jika ingin ke kamar mandi saja
Personal Hygiene : Bersih dan Mandiri
Seksual :-
E. TINJAUAN SISTEM
Keadaan umum : klien sadar dan merspon dengan baik ketika di
wawancara
Tingkat kesadaran : Compos Mentis
Skala koma glasgow : E4V5M6
Tanda-tanda vital : TD : 140/90 Mmhg, Hr: 86x/menit, Rr: 22 x/menit,
S: 36,7oC
Pengkajian fisisk :
1. Kepala : Bersih, beruban dan tidak ada benjolan
2. Mata, telinga, hidung :Mata tidak simetris, telinga bersih dan
simetris, hidung simetris
3. Leher : Tidak ada pembesaran kelenjar
4. Dada & punggung :Dada simetris, punggung terlihat
membungkuk
5. Sistem pencernaan : Tidak ada gangguan
6. Ekstremitas atas & bawah : Ekstremitas atas mengalaami nyeri pada
punggung , Ekstremitas bawah mengalami nyeri pada kaki
7. Sistem immune : Tidak ada kelainan
8. Sistem genetalia : Tidak ada kelainan
9. Sistem reproduksi : Tidak ada kelainan
10. Sistem persyarafan : Tidak ada kelainan
11. Sistem pengecapan : Tidak ada kelainan
12. Sistem penciuman : Tidak ada kelainan
13. Tactil respon : Tidak ada kelainan
F. STATUS KOGNITIF/AFEKTIF/SOSIAL
1. Short portable mental status questionnaire (SPMSQ):
fungsi intelektual ada gangguan
2. Mental-mental state exam (MMSE)
Adanya indikasi kerusakaan kognitif
3. Investaris depresi beck
Depresi ringan
4. Indeks KATZ
a. Kemandirian dalam hal makan, kontinen, berpindah, ke kamar kecil,
berpakaian, mandi, menjalankan ibadah sesuai agama.
b. Ketergantungan berjalan di lingkungan tempat tinggal atau kr luar
ruangan, melakukan pekerjaan rumah, berbelanja untuk kebutuhan
sendiri, mengelola keuangan, menggunakan sarana transportasi,
menyiapkan dan minum obat, merencanaka dan mengambil
keputusan
5. Indeks barthel
Ketergantungan ringan
6. Penilaian Gizi
-
7. Penilaian Keseimbangan Berg
Didapatkan skor 6 berarti klien dalam kategori resiko jatuh sedang

G. DATA PENUNJANG
1. Laboratorium: Tidak ada
2. Radiologi: Tidak ada
3. EKG: Tidak ada
4. USG: Tidak ada
5. CT-Scan: Tidak ada
6. Obat-Obatan:
SHORT PORTBALE MENTAL STATUS QUESTIONNSIRE (SPMSQ)
(penelitian ini untuk mengetahui fungsi intelektual manuka)

Score No Pertanyaan Jawaban

+ -

1 1. Tanggal berapa hari ini? 21 – 01- 2020

1 2. Hari apa sekarang ini? Hari selasa

1 3. Apa nama tempat ini? Bina Bakti

4. Dimana alamat anda ? Jalan gedung hijau


jakarta

1 5. Berapa umur anda? 73 tahun

1 6. Kapan anda lahir? (minimal 2 Agustus 1943


tahun lahir)

1 7. Siapa presiden RI sekarang Jokowi

1 8. Siapa presiden sebelumnya? SBY

1 9. Siapa nama ibu anda? Tidak tahu, Lupa

Kurangi 3 dari 20 dan tetap 20-3 = 17


pengurangan 3 dari setiap
1 10.
angka baru, semua secara
menurun

7 Jumlah kesalahan total 3

Analisis Hasil :
Score 8-10 : tidak ada gangguan
Score 0-7 : ada gangguan
MINI-MENTAL STATE EXAM (MMSE)
(mengkaji Aspek – Aspek Kongnitif Dari Fungsi Mental)

Nama responden : Opa Y


Umur : 79 Tahun

Item Tes Nilai Nilai


Max

ORIENTASI

1. Menyebutkan dengan benar : 5 5

a. Tahun : 2020
b. Musim: Hujan
c. Bulan : Januari
d. Tanggal : 21
e. Hari : Selasa

2. Dimana kita sekarang berada : 5 3

a. Negara : RI
b. Propinsi : Banten
c. Kota : Tangsel
d. Bangunan : Tidak bisa jawab
e. Lantai bangunan (kamar) : Tidak bisa jawab

REGISTRASI

3. Sebutkan nama 3 objek (oleh pemeriksa) 1 detik untuk 3 3


mengatakan masing-masing objek, kemudian tanyakan
kembali kepada klien ketiga objek tadi ( untuk
disebutkan)

a. Objek Jam tangan


b. Objek Pensil
c. Objek Spidol

ATENSI DAN KALKULASI

4. Minta klien untuk memulai dari angka 100 kemudian 5 0


dikurangi 7 sampai 5 kali/tingkat

a. 93
b. 86
c. 79
d. 72
e. 65

MENGINGAT KEMBALI (RICALL)

5. Responden diminta menyebut kembali 3 nama benda 3


di atas

BAHASA

6. Tunjukkan pada klien suatu benda dan tanyakan 2 2


namanya pada klien :

a. Misalnya : Jam Tangan


b. Misalnya : Pensil

7. Minta klien untuk mengulangi kata berikut : 1 1

“Tak ada jika, dan, atau, tetapi”

Bila benar nilai 1 point

8. Dengarkan kemudian lakukan : 3 3

1. Ambil Kertas ini oleh tangan anda


2. Lipat menjadi dua
3. Dan simpan di lantai

9. Baca tulisan dibawah ini dan lakukan tanpa 1 1


mengatakannya
10. Tulis sebuah kalimat 1 1

11 Responden diminta menyalin gambar 1 1

Skor Total 30 21

Interprestasi hasil :
Skor Benar 22 – 30 : tak ada kerusakan kognitif
Benar 0 – 21 : indikasi kerusakan kognitif
Pengkajian Status Psikologis

Skala Depresi
No Pertanyaan Jawaban Jawaban
Klien
1 Apakah anda pada dasarnya puas akan TIDAK YA
hidup anda ?
2 Apakah anda banyak membatalkan YA TIDAK
aktivitas dan minat anda?
3 Apakah anda merasa bahwa hidup anda YA TIDAK
ini hampa?
4 Apakah anda sering merasa bosan ? YA YA
5 Apakah anda penuh harapan masa depan TIDAK YA
6 Apakah anda dipusingkan dengan YA TIDAK
pikiran-pikiran yang tidak bisa anda
curahkan ?
7 Apakah anda selalu dalam semangat yang TIDAK YA
prima setiap waktu?
8 Apakah anda takut akan terjadi sesuatu YA YA
yang buruk terhadap anda ?
9 Apakah anda merasa bahagia sepanjang TIDAK YA
waktu?
10 Apakah anda merasa tidak berdaya YA TIDAK
11 Apakah anda sering merasa gelisah dan YA YA
tidak tenang?
12 Apakah anda lebih suka tinggal di rumah YA YA
dari pada keluar dan melakukan sesuatu
yang baru?
13 Apakah anda seriing mencemaskan masa YA TIDAK
depan?
14 Apakah anda merasa bahwa anda YA TIDAK
mempunyai masalah ingatan yang lebih
parah daripada oranglain?
15 Apakah anda merasa beruntung bahwa TIDAK YA
anda hidup saat ini ?
16 Apakah anda sering merasa kecewa dan YA YA
sedih?
17 Apakah anda merasa tidak berharga YA TIDAK
dengan keadaan anda saat ini?
18 Apakah anda cemas akan masa lampau YA TIDAK
anda?
19 Apakah anda merasa hidup ini sangat TIDAK YA
menarik?
20 Apakah sulit bagi anda untuk memulai YA YA
suatu projek baru?
21 Apakah anda merasa penuh energi? TIDAK YA
22 Apakah anda merasa bahwa situasi anda YA YA
tidak banyak menolong?
23 Apakah anda merasa bahwa orang lain YA YA
lebih baik dari anda?
24 Apakah anda sering merasa kesal YA YA
terhadap hal-hal yang kecil ?
25 Apakah anda sering merasa ingin YA YA
menangis?
26 Apakah anda mempunyai masalah YA TIDAK
konsentrasi?
27 Apakah anda senang saat bangun pagi? TIDAK YA
28 Apakah anda lebih suka menghindari YA YA
perkumpulan sosial?
29 Apakah mudah bagi anda membuat TIDAK TIDAK
keputusan?
30 Apakah pikiran anda sejernih seperti TIDAK TIDAK
biasanya?
Score 11
Interprestasi hasil :
Hasil yang didapatkan hasil score adalah 11 klien dikatakan Depresi
ANALISA DATA
Nama : Opa Y
Umur : 79 Tahun
No DATA ETIOLOGI PROBLEM

1. - Opa Y beraktifitas menggunakan kursi roda Kelemahan fungsi otot ekstremitas Hambatan mobilitas fisik
- Opa Y terlihat lemah bagian bawah
- Nilai pengkajian status fungsional barthel indext score
100 artinya opa melebihi tingkat ketergantungan
sebagaian
- Nilai pengkajian fisik (MMRS)
- Tidak ada konflikasi fraktur pada ekstremitas
- Opa Y tampak mengangkat kakinya saat berpindah
tempat tidur
- Opa Y mampu menggerakan ekstremitasnya, tapi
hanya latihan senam tangan, tarik nafas dalam, yang
dilakukan setiap pagi bangun tidur
- Kekuatan otot ekstremitas atas kiri 5, ekstremitas
bawah kiri 4, dan ekstremitas atas kanan 5,
ekstremitas bawah kanan 4.

2. - Opa Y mengatakan selama di panti sudah pernah Kelemahan fungsi otot ekstremitas Resiko tinggi jatuh
jatuh bawah
- Opa Y mengatakan mengalami gangguan
keseimbangan sehingga tidak kuat menompang otot
saat berdiri dan berjalan.
- Opa Y mengatakan selama ini setiap pagi hanya
latihan senam tangan saja.

3. - Opa Y mengatakan bahwa klien sudah mulai Rasa nyaman terganggu Nyeri
pengapuran pada kaki
- Opa Y mengatakan nyeri dibagian punggung sampai
menjalar ke kaki
- Opa Y mengatakan bahwa kakinya nyeri saat di
gerakan.
- Opa Y mengatakan tidak kuat jika berdiri atau duduk
dikursi dan merasa tidak nyaman

4.
4. - Opa Y mengatakan bahwa klien takut terhadap Alam Perasaan Depresi koping maladaptif
sesuatu jika terjadi hal-hal buruk terhadap diri klien

- Opa Y mengatakan bahwa klien merasa bosan

- Opa Y mengatakan bahwa klien merasa sangat


kecewa, sedih terhadap dirinya sendiri akibat ketidak
berdayaan seperti waktu sebelum dia menua

Diagnosa Keperawatan
1. Hambataan mobilitas fisik b.d kelemahan fungsi otot-otot ekstremitas bagian bawah
2. Resiko jatuh b.d kelemahan fungsi otot ekstremitas bagian bawah
3. Gangguan rasa nyaman b.d dengan nyeri lutut
4. Gangguan alam perasaan: depresi b.d koping maladaptif
RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN INDIVIDU
Nama : Opa Y
Umur : 79 Tahun

TGL DIAGNOSA TUJUAN KRITERIA HASIL INTERVENSI


KEPERAWATAN
UMUM KHUSUS
15-01- Hambatan mobilitas fisik b.d Hambatan mobiltas 1. Terindifikasi tingkat 1. Lansia mampu 1. Observasi
2020 kelemahan fungsi otot-otot fisik meningkat kekuatan otot untuk mempergeraka kemampuan
ekstremitas bagian bawah setelah di berikan kemampuan mobilitas n otot mobilitas
tindakan fisik lansia 2. Lansia mampu secara
keperawatan 2. Lansia dapat melakukan fungsional
selama 3x24 jam. mendemonstrasikan ROM aktif 2. Evaluasi
tindakan- tindakan tingkat
untuk meningkatkan motivasi lansia
mobilitas fisik dan untuk
mencegah kelamahan mempertahanka
otot n ROM
3. Lansia mampu 3. Diskusikan
melakukan latihan otot dengan lansia
untuk meningkatkan tentang ROM
kekuatan otot dan 4. Latih lansia
fungsi sendi. untuk pantau
menggunakan
alat bantu
mobilitas fisik
5. Latih lansia
ROM aktif
6. Motivasi lansia
untuk
mempraktekka
n latihan rom
aktif setiap pagi
16-01- Resiko jatuh b.d kelemahan Setelah dilakukan 1. Tingkat jatuh 1. Klien mampu 1. Identifikasi
2020 fungsi otot perawatan selama menurun melakukan faktor resiko
3x24 jam resiko 2. Keseimbangan gerakan latihan jatuh
jatuh berkurang meningkat keseimbangan 2. Anjurkan klien
3. Lansia dapat berkonsentrasi
mengidentifikasi untuk menjaga
bahaya lingkungan keseimbangan
yang dapat tubuh
meningkatkan resiko 3. Monitor
jatuh kemampuan
berpindah dari
tempat tidur ke
kursi roda dan
sebaliknya
Gangguan rasa nyaman Dapat melakukan 1. Lansia dapat 1. Lansia akan 1. Evaluasi atau
berhubungan dengan nyeri lutut aktifitas sehari-hari melakukan aktifitas melakukan lanjutkan
tanpa kesulitan sehari-hari tanpa aktifitas pemantauan
kesulitan tanpa tingkat inflamasi
2. Lansia dapat kesulitan atau rasa sakit
mengontrol 2. Rasa pada sendi
aktifitasnya jika nyaman 2. Bantu dan ajari
kaki atau lututnya meningkat klien untuk
tiba-tiba nyeri nyeri pertahankan
berkurang istirahat tirah
baring atau
duduk jika
diperlukan,
jadwal aktifitas
untuk
memberikan
periode istirahat
yang terus
menerus dan
tidur dimalam
hari yang tidak
terganggu
3. Bantu dan ajari
klien dengan
rentang gerak
aktif atau pasif
4. Ajari klien ubah
posisi dengan
sering dengan
personal cukup
serta
demonstrasikan
atau bantu
tekhnik
pemindahan dan
penggunaan
bantuan
mobilitas.
5. Anjurkan klien
mempertahakan
postur tegak dan
duduk tinggi,
berdiri, berjalan.
Gangguan alam perasaan: Agar lansia tidak 1. Lansia lebih percaya 1. Lansia akan 1. Bantu lansia
depresi b.d koping maladaptive merasa depresi diri meningkatkan untuk
2. Lansia selalu harga diri memahami
semangat menjadi 2. Lansia bahwa lansia
diri sendiri mempunyai tidak takut
harapan positif terhadap suatu
3. Lansia hal apapun baik
semangat dan buruk
menjalankan 2. Kaji dan beri
realitas tahu sumber-
kehidupan sumber internal
secara individu
agar lansia
tidak merasa
bosan
3. Identifikasi
sumber-sumber
harapan yang
positif agar
menumbuhkan
semangat hidup
lansia dan tidak
merasa kecewa
4. Identifikasi
sumber-sumber
eksternal
individu
terhadap
ketidakberdaya
an lansia
tersebut agar
lansia tidak
merasa tidak
berdaya
IMPLEMENTASI
TGL NO. DX KEPERAWATAN WAKTU IMPLEMENTASI EVALUASI FORMATIF
15- I 1. Melakukan observasi cara lansia menggunakan 1. Memakai alat bantu
01- alat bantu tuk cara berjalan 2. Barthelindex (score)
2020 2. Melakukan evaluasi kekuatan otot lansia 3. Lansia mengikuti
3. Melakukan evaluasi tinggi resiko jatuh arahan yang diajarkan
4. Melatih lansia latihan rentang gerak aktif dan perawat
pasif 4. Lansia tampak senang
5. Mengatur lingkungan serapih mungkin agar 5. Alat bantu lansia sudah
lansia mudah terjangkau cara berjalannya sesuai
6. Memotivasi lansia untuk menggunakan alas
kaki
7. Memberitahukan lansia agar selalu memasang
pengaman tempat tidur
16- II 1. Melakukan observasi kemampuan mobilitas 1. Barthel index
01- fisik 2. Untuk mobilisasi
2020 2. Melakukan evaluasi kekuatan otot saat ini menggunakan alat bantu
3. Melatih lansia proses perpindah dari tempat 3. Lansia tampak semangat
tidur ke kursi roda dan sebaliknya 4. Lansia sangat kooperatiif
4. Melatih untuk pantau lansia sudah penggunaan 5. Lansia mampu melakukan
alat bantu kursi roda atau walker rom aktif
5. Mengingatkan lansia untuk mengubah posisi 6. Lansia tampak senang
saat tidur melakukan rom
6. Melatih lansia rom pasif
7. Melatih lansia untuk melakukan pergelangan
sendi
8. Motivasi lansia untuk melakukan rom setiap
pagi atau sore
21- III 1. Mengevaluasi atau lanjutkan pemantauan 1. Lansia dapat mengikuti
01- tingkat inflamasi atau rasa sakit pada sendi arahan yang diajarkan
2020 2. Mengajari klien untuk pertahankan istirahat perawat
tirah baring atau duduk jika diperlukan, jadwal 2. Lansia tampak mengerti
aktifitas untuk memberikan periode istirahat 3. Lansia sangat kooperatif
yang terus menerus dan tidur dimalam hari
yang tidak terganggu
3. Mengajari klien dengan rentang gerak aktif
atau pasif
4. Mengajari klien ubah posisi dengan sering
dengan personal cukup serta demonstrasikan
atau bantu tekhnik pemindahan dan
penggunaan bantuan mobilitas.
5. Menganjurkan klien mempertahakan postur
tegak dan duduk tinggi, berdiri, berjalan.
21- IV 1. Membangun motivasi pada lansia 1. Lansia mau mengikuti
01- 2. Mengarahkan lansia ke sumber-sumber internal arahan yang diajarkan
2020 secara individu agar lansia lebih percaya diri perawat
3. Membangun sumber-sumber harapan yang 2. Lansia tampak
positif agar lansia semangat dan tidak merasa mengerti
bosan
4. Melakukan motivasi panti agar lansia tidak
merasa bahwa lansia tak berdaya
EVALUASI
Tanggal No DX Evaluasi Sumatif Nama Jelas & Tanda Tangan
Keperawatan
15/01/2020 I S:
Lansia mengatakan tidak mampu menggerakan ekstremitas
kaki bagian bawah.
O:
Lansia tampak lemah
A:
Hambatan mobilitas fisik b.d kelemahan ekstremitas bawah
P:
Intervensi dilanjutkan
Rencana Keperawatan:
- Latih klien untuk ROM pasif
- Motivasi lansia untuk semangat latihan gerak aktif
- Pantau evaluasi lansia tentang gerak aktif
- Berikan lingkungan yang nyaman
15/01/2020 II S:
Lansa mengatakan pernah jatuh saat mencoba berdiri atau
berjalan
O:
Lansia tampak lemah
A:
Resiko jatuh b.d kelemahan ekstremitas bawah
P:
Intervensi dilanjutkan
R/ Kep:
- Berikan lingkungan yang nyaman
- Berikan penyinaran pada ruangan
- Pasang bedsedrel di tempat tidur
- Latih lansia untuk gerak kekuatan otot
- Dekatkan barang atau alat disamping lansia
21/01/2020 III S:
- Lansia mengatakan nyeri pada kaki atau lutut akibat
mulai terjadinya pengapuran
- Lansia mengatakan tidak nyaman
O:
- Lansia tampak meringis kesakitan
A:
- Gangguan rasa nyaman b.d rasa nyeri pada kaki/lutut
P;
Intervensi dilanjutkan
R/ Kep:
- Latih klien teknik relaksasi dalam menangani nyeri
- Motivasi klien untuk selalu semangat dalam
melakukan aktifitas tanpa kesulitan

21/01/2020 IV S:
- Lansia mengatakan takut terhadap sesuatu jika terjadi
hal-hal buruk
- Lansia mengatakan bosan
- Lansia mengatakan sangat kecewa terhadap dirinya
sendiri
O:
- Lansia tampak sedih
A:
Gangguan alam perasaan: depresi b.d koping maladaptive
P:
Intervensi dilanjutkan
R/ Kep:
- Motivasi lansia untuk tetap percaya diri terhadap
dirinya sendiri
- Berikan aktifitas kelompok agar lansia tidak merasa
bosan, kecewa, dan sendirian