Anda di halaman 1dari 2

Nama : Syarifah Hidayah

NIM : 1805025138

ANEMIA DURING PREGNANCY IN THE WOMEN OF WESTERN NEPAL

Anemia merupakan defisiensi nutrisi yang paling umum didunia. Anemia pada perempuan hamil di
perkirakan mencapai 14% di negara maju dan 51% di negara berkembang prevalensi anemia pada
kehamilan sangat bervariasi karna perbedaan dalam kondisi sosial ekonomi, gaya hidup dan kebiasaan di
berbagai budaya. Di negara berkembang anemia menjadi penyumbang kematian ibu pada saat
melahirkan

Hasil dari penelitian yang dilakukan di Nepal menunjukkan 41,02% ibu mengalami anemia dengan
rincian : 67,14% anemia ringan, 28,57% anemia sedang, dan 4,29% anemia berat. Penelitian ini
mengungkapkan bahwa anemia sebagian besar menyerang kelompok umur 20-35 tahun dan mereka
pada trimester kedua kehamilan.

Untuk pencegahan kesadaran masyarakat sangat berperan utama dalam pencegahan faktor penyebab
penyakit. Dengan melanjutkan program suplementasi zat besi harian dengan folat dan vitamin B12 di
awal kehamilan dan memberikan makanan yang baik untuk calon ibu.

Kebutuhan harian untuk besi dan folat enam kali lebih besar untuk wanita hamil di trimester terakhir
daripada wanita yang tidak hamil. Kebutuhan ini tidak dapat dipenuhi dengan diet saja, tetapi harus
diiringi dengan hidup sehat.
AL-MA'UN : 1-7

Al-Maun berarti banyak harta, berguna atau bermanfaat, kebaikan, ketaatan, dan zakat. Surah ini
memberikan gambaran tentang orang-orang yang tidak mau membayar zakat, enggan membantu fakir
miskin, membenci anak-anak yatim, punya cukup harta tapi tidak memiliki kepedulian sosial.

Karena tidak memikirkan nasib masyarakat yang hidup dalam kemiskinan dan berkekurangan, yang
sejatinya sangat memerlukan bantuan tersebut. Maka, orang-orang seperti ini dikategorikan sebagai
Pendusta Agama atau Pendusta Hari Pembalasan.

Tiga ayat pertama surah al-Maun menyebutkan, Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?
Itulah orang yang menghardik anak yatim, dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin.

Saat ini, fakta membuktikan bahwa masih terlalu banyak orang-orang miskin yang hidup di tengah
komunitas orang kaya. Sebagian orang kekenyangan, sementara sebagian lainnya kelaparan.

Padahal Rasulullah SAW telah memberikan peringatan, Tidaklah beriman kepadaku seseorang yang
bermalam dalam keadaan kenyang, padahal tetangganya yang di sampingnya dalam keadaan lapar
sedangkan ia mengetahuinya. (HR Thabrani).