Anda di halaman 1dari 1

NAMA :Pingky lesti

NIM :PO. 62.24.2.19.182


KELAS:XXI-A

1.Pendidikan Anak Usia Dini


Bisa diterapkan dengan cara orang tua telah mengajarkan nilai-nilai kebaikan dan nilai kejujuran pada
anak usia dini, maka saat anak tersebut mulai beranjak dewasa nilai-nilai tersebut akan tertanam dalam
jiwa mereka. Dengan demikian keluarga turut andil dalam memberikan warna budaya sebuah bangsa
termasuk di dalamnya menciptakan budaya
anti korupsi.

2.Pendidikan Dasar
Yaitu dengan cata yang di lakukan oleh kementrian pendidikan dan kebudayaan yaitu dengan
memasukkan nilai-nilai pendidikan anti korupsi ke dalam mata pelajaran di kalangan sekolah-sekolah.
Hal ini lakukan dengan harapan akan menjadi senjata paling ampuh atau paling kuat untuk mencegah
terjadinya sebuah praktek korupsi di masa yang akan datang.
Dengan menanamkan pendidikan anti korupsi di usia dini kepada para siswa di sekolah juga bertujuan
supaya peserta didik memiliki jiwa anti korupsi. Jiwa anti korupsi ini yang akan menjadi benteng para
siswa untuk tidak melakukan perbuatan yang nyeleweng atau perbuatan korupsi jika mereka sudah
dewasa kelak.

3.Pendidikan Menengah
Dengan cara menerapkan pendidikan anti korupsi di mata pelajaran kewarganegaraan untuk
memiliki jiwa perbuatan yang jujur dari hal yang kecil hingga hal yang besar.

4.Pendidikan Tinggi
Melibatkan mahasiswa dalam upaya pemberantasan korupsi agar mampu memberantas tindakan
korupsi dari hal yang kecil hingga hal yang besar, contoh tindak pidana korupsi di kalangan mahasiswa
adalah tidak tepat waktu datang ke kampus, mencontek dan tidak jujur.

5.Masyarakat Umum
Pada masyarakat umum adalah membanguj kbali pemahaman masyarakat tentang korupsi dengan
benar,meningkat nilai-nilai kejujuran dalam masyarakat guna berpartisipasi dalam tindak
pemberantasan korupsi.