Anda di halaman 1dari 15

DAFTAR ISI

Cover ..................................................................................................................i
Halaman Pengesahan..........................................................................................ii
Daftar Isi ............................................................................................................iii
Daftar Tabel........................................................................................................iv
Daftar Gambar ...................................................................................................v
BAB 1. PENDAHULUAN.................................................................................1
1.1 Latar Belakang .................................................................................1
1.2 Prioritas Masalah ..............................................................................1
1.3 Manfaat Kegiatan .............................................................................1
1.4 Luaran ...............................................................................................2
BAB 2. GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA.......................................2
2.1 Kondisi Umum Lingkungan Usaha..................................................2
2.2 Gambaran Umum Produk................................................................2
2.3 Potensi Sumber Daya dan Peluang pasar.........................................3
2.4 Analisis Kelayakan Usaha................................................................5
2.4.1 Internal Rate of Return (IRR)..........................................5
2.4.2 Break Event Point (BEP).................................................6
BAB 3. METODE PELAKSANAAN................................................................6
3.1 Strategi Produksi..............................................................................6
3.2 Target Pasar......................................................................................8
3.3 Strategi Penjualan Dan Pemasaran...................................................8
BAB 4. BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN .................................................8
4.1 Anggaran Biaya .............................................................................8
4.2 Jadwal Kegiatan .............................................................................9
DAFTAR PUSTAKA.........................................................................................9

LAMPIRAN-LAMPIRAN
Lampiran 1. Biodata Ketua dan Anggota
Lampiran 2. Justifikasi Anggaran Kegiatan
Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Kegiatan dan Pembagian Tugas

iii
iv

DAFTAR TABEL

Tabel 2.3 Analisis Swot......................................................................................4


Tabel 2.4 Analisa Anggaran Penjualan...............................................................6
Tabel 4.1 Ringkasan Anggaran Biaya PKM-K...................................................8
Tabel 4.2 Jadwal Kegiatan PKM-K....................................................................9

iv
DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 Produk GAFELATE........................................................................2


Gambar 2.2 Struktur Personalia TIM PKM-K....................................................3
Gambar 3.1 Diagram Alur Tahapan Pembuatan GAFELATE...........................7

v
1

BAB I. PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Daerah dataran tinggi gayo merupakan daerah penghasil kopi tebesar di
Aceh. Daerah ini meliputi tiga kabupaten yaitu Bener Meriah, Aceh Tengah dan
Gayo Lues. Dengan letak perkebunan rata-rata berada pada ketinggian 1.200
hingga 1.881 mdpl. Daerah ini memiliki iklim tropis dan curah hujan yang tinggi
sehingga sangat cocok untuk budidaya pertanian kopi. Dari Indikasi Geografis
(IG) kopi arabika Gayo di Dataran Tinggi Gayo yang sesuai dengan ketinggian
tempat di atas permukaan laut adalah 160.856,70 ha.
Kopi merupakan minuman yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat
Aceh, hal ini ditunjukkan dengan banyaknya kedai kopi di daerah Aceh. Penikmat
kopi berasal dari berbagai kalangan.Tingginya tingkat konsumsi kopi di kalangan
masyarakat membuat produsen kopi banjir pesanan.
Melimpahnya pesanan kopi membuat kulit kopi yang dihasilkan dari sisa
penggilingan juga melimpah. Umumnya petani hanya memanfaatkan kulit kopi
untuk pupuk kompos bagi tanaman kopi dan palawija. Tetapi, masih banyak kulit
kopi yang banyak terbuang sia-sia dan membusuk akibatnya aroma yang
dihasilkanpun sangat mengganggu. Tidak hanya itu, limbah ini menjadi sumber
datangnya penyakit.
Berangkat dari keadaan tersebut kami selaku mahasiswa menciptakan
sebuah inovasi baru yang dapat membantu petani dalam memanfaatkan limbah
kulit kopi yang sudah tidak terpakai lagi yaitu dengan membuat teh yang berbahan
dasar kulit kopi. Teh ini merupakan suatu upaya pemanfaatan limbah kulit kopi
gayo agar memiliki nilai ekonomis yang dapat menambah penghasilan
masyarakat. Selain itu teh yang dihasilkan juga memiliki perpaduan rasa asam
dari kulit kopi dan pahitnya teh menjadikan rasanya yang unik dengan aroma khas
kopi.
Pemanfaatan kulit kopi (cascara) sebagai bahan dasar teh, merupakan
suatu produk yang menjanjikan di pasaran, karena harganya yang terjangkau
sehingga dapat dinikmati semua kalangan masyarakat dan kandungan yang
terdapat didalam kulit kopi sangat baik dikonsumsi karena memiliki khasiat
seperti mengatasi Sembelit, batu Empedu, penyakit Liver dan Kanker. Gafelate
merupakan terobosan baru dikalangan masyarakat Aceh sehingga membuat
Gafelate minim pesaing.
1.2 Prioritas Masalah
1. Bagaimana pengolahan limbah kulit kopi menjadi suatu produk yang
disebut GAFELATE?
2. Bagaimana produk GAFELATE dapat diterima di pasaran?
1.3 Manfaat
Manfaat yang diharapkan yaitu:
2

1. Mengurangi limbah kulit kopi.


2. Menciptakan produk baru.
3. Memberikan manfaat dari segi kesehatan.
4. Meningkatkan perekonomian masyarakat.

BAB 2. GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA


2.1 Kondisi Umum Lingkungan Kegiatan Usaha
Seperti yang telah dijelaskan dalam latar belakang proposal ini. Bahwa
daerah dataran tinggi gayo merupakan penghasil kopi terbesar se-Aceh, sehigga
limbah kulit kopi yang dihasilkan juga sangat melimpah. Oleh karena itu,
diperlukan upaya dalam memanfaatkan limbah kulit kopi tersebut.
Salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan menciptakan
inovasi produk baru berupa teh yang berbahan dasar limbah kulit kopi. Teh ini
dibuat dalam bentuk minuman yang memiliki khasiat di segi kesehatan serta
memiliki nilai ekonomis yang dapat menjadi solusi dalam mengurangi masalah
lingkungan tersebut.
Motto dalam memproduksi dan memasarkan produk GAFELATE (Gayo Coffee
Leather Tea) ini adalah “Kenikmatan Teh dengan Sensasi Kopi”.
2.2 Gambaran Umum Produk
GAFELATE merupakan inovasi minuman teh sehat yang memiliki
berbagai manfaat dan berbahan dasar kulit kopi gayo. GAFELATE ini dikemas
dalam tiga bentuk, yaitu dalam kemasan botol yang siap diminum berukuran
250ml-350ml, teh celup dan teh tubruk. Dengan ini para konsumen akan dapat
memilih mengkonsumsi secara langsung atau di seduh. teh yang dihasilkan juga
memiliki perpaduan rasa asam dari kulit kopi dan pahitnya teh menjadikan
rasanya yang unik dengan aroma khas kopi sehingga membuat produk
GAFELATE ini berbeda dari produk teh lainnya.
Gambar 2.1: Produk GAFELATE

2.3 Potensi Sumber Daya dan Peluang Pasar


2.3.1 Struktur Organisasi Usaha

Gambar 2.2. Struktur Personalia TIM PKM-K


3

Manager Operasional
Sri Wahyu Ningsih

Manager Produksi Manager Keuangan Manager Pemasaran


Muhammad Furqan Tiara Ade Pratama

Dengan deskripsi organisasi lini yaitu sebagai berikut:


a. Ketua atau Manajer operasional mempunyai tanggung jawab atas
keseluruhan usaha ini mulai dari awal produksi hingga akhir.
b. Manajer Produksi sebagai penanggung jawab untuk membuat produk
hingga siap di pasarkan.
c. Manajer Keuangan bertugas mengelola pengeluaran dan pemasukan
usaha
d. Manajer Pemasaran yang bertugas memasarkan produk ke konsumen dan
memperkenalkan GAFELATE ke khalayak ramai

2.3.2 Keunggulan Produk yang Ditawarkan


a. GAFELATE memiliki rasa yang unik dengan perpaduan asam dari kulit
kopi dan pahitnya teh.
b. GAFELATE sebagai upaya dalam mengurangi limbah kulit kopi gayo
yang ada di masyarakat.
c. Kami memproduksi GAFELATE dengan desain yang unik dan praktis bagi
kalangan milenial.
d. GAFELATE memiliki manfaat diantaranya dapat menangkal radikal bebas
yang sangat cocok untuk mencegah tumbuhnya sel kanker dan
meningkatkan daya tahan tubuh, melindungi lambung, serta bagus untuk
kulit agar terlihat kencang.
e. GAFELATE merupakan teh yang memiliki aroma khas kopi Gayo yang
sangat kuat.
f. Harga terjangkau. Gafelate dapat dikonsumsi oleh masyarakat dari tingkat
apapun harganya ekonomis
4

2.3.3 Peluang Pasar


Didalam sebuah usaha memerlukan manajemen yang baik, agar usaha
tersebut dapat berjalan dengan baik dan mendapatkan manfaat di kalangan
masyarakat. Adapun analisis yang kami gunakan untuk mengetahui peluang pasar
dari produk kami dengan menggunakan analisis SWOT sebagai berikut:

Tabel 2.3 Analisi SWOT


Analisis SWOT

 Strengths (Kekuatan) Produk  Weaknesses (Kelemahan)


a) Bahan baku yang melimpah dan a) Belum banyaknya masyarakat
mudah untuk didapatkan yang mengetahui produk
b) Menggunakan bahan baku alami GAFELATE
yaitu limbah kulit kopi sehingga
berdampak positif terhadap
lingkungan
c) Harga yang terjangkau
d) Mudah dikonsumsi dan praktis

 Opportunities (Peluang)  Threats (Ancaman)


a) Banyaknya masyarakat yang a) Belum memiliki pesaing tidak
berprofesi sebagai petani kopi di terlalu dikhawatirkan dapat
wilayah dataran mengancam usaha ini.
b) Produk dapat diperjual-belikan b) Belum terbiasanya masyarakat
melalui media online. dalam mengkonsumsi produk
c) Belum banyaknya produk sejenis. GAFELATE ini.

Berdasarkan analisis SWOT di atas, maka kami menawarkan solusi untuk


mengatasi kelemahan dan ancaman tersebut yaitu lebih menekankan pada segi
promosi secara langsung yaitu dengan mengikuti pameran dan Expo untuk
memperkenalkan produk GAFELATE, turun langsung ke kedai-kedai kopi untuk
menawarkan produk GAFELATE agar pemilik kedai kopi mau menjualkan
GAFELATE di kedainya, dan secara tidak langsung yaitu dengan
mempromosikan GAFELATE melalui media sosial dengan membuat akun khusus
produk di Instagram dan Facebook dengan nama @GAFELATE. Serta tetap
menjaga kualitas dari produk GAFELATE tersebut, dengan mempertahankan
komposisi alami dan prosedur pembuatan GAFELATE.
5

2.4 Analisis Kelayakan Usaha


Tabel 2.4 Analisa Anggaran Penjualan
PER/Unit
Nama Biaya Produksi harga perUnit keuntungan
Tubruk (50%) Rp. 1.835,00 Rp. 3.000,00 Rp. 1.165,00
Tehh Celup (25%) Rp. 6.769,00 Rp.8.500,00 Rp. 1.731,00
Botol (ready to
drink) (50%) Rp.4.066,00 Rp. 6.000,00 Rp. 1.934,00

Total Rp.4.830,00

PER/bulan
Biaya harga total harga
Nama Unit Produk perUnit jual keuntungan
Rp.
Tubruk 200 Rp. 367.000 3.000 Rp. 600.000 Rp. 233.000
Rp. Rp. Rp.
Tehh Celup 200 1.353.800 8.500 1.700.000 Rp. 346.200
Botol (ready to Rp. Rp.
drink) 200 Rp. 813.200 6.000 1.200.000 Rp. 386.800
Total Rp. 966.000

PER/4 Bulan
Biaya harga total harga
Nama Unit Produk perUnit jual keuntungan
Rp. Rp.
Tubruk 800 1.468.000 Rp. 3.000 2.400.000 Rp. 932.000
Rp. Rp. Rp.
Tehh Celup 800 5.415.200 Rp. 8.500 6.800.000 1.384.800
Botol (ready Rp. Rp. Rp.
to drink) 800 3.252.800 Rp. 6.000 4.800.000 1.547.200
Rp.
Total 3.864.000

2.4.1 Internal Rate of Return (IRR)


NPV =(Arus Kas x Faktor Diskonto) – Investasi Awal
Diskonto 10%
NPV = (3.064.000 x 5,5879) – 10.218.800 = 7.794.456
Diskonto 12%
NPV = (3.064.000 x 5,7849) – 10.218.800 = 7.503.376

Selisih Bunga Selisih PV Selisih PV dengan OI


10% 17.968.256 17.968.256
12% 2.715.424 10.173.800
6

2% 15.252.832 7.794.456

IRR = 10% + (7.794.456/15.252.832) x 2%


IRR = 11%
Jadi, besar IRR yang di hasilkan dalam empat bulan yaitu: 11%
2.4.2 Break Event Point (BEP)
1) Tubruk
BEP Unit
BEP = (Biaya tetap) / (Harga per unit – Biaya Variabel per Unit)
BEP = 5.535.000 /(3000-1835) = 4.751

BEP Rupiah
BEP = (Biaya Tetap) / (Harga Jual Per Unit – Biaya Variabel) /Harga Jual
BEP = 5.535.000 /(3000-1835)/3000= 14.565.789
2) Teh Celup
BEP Unit
BEP = (Biaya tetap) / (Harga per unit – Biaya Variabel per Unit)
BEP = 5.535.000 / (8.500-6.7890) = 3.189

BEP Rupiah
BEP = (Biaya Tetap) / (Harga Jual Per Unit – Biaya Variabel) /Harga Jual
BEP = 5.535.000 / (8.500-6.7890)/8.500 = 26.357.142
3) Teh Botol (ready to drink)
BEP Unit
BEP = (Biaya tetap) / (Harga per unit – Biaya Variabel per Unit)
BEP = 5.535.000 / (6.000-4.066) = 2.861

BEP Rupiah
BEP = (Biaya Tetap) / (Harga Jual Per Unit – Biaya Variabel) /Harga Jual
BEP = 5.535.000 / (6.000-4.066) /6.000= 8.648.437

BAB 3. METODE PELAKSANAAN


3.1 Strategi Produksi
Tahapan awal dari strategi produksi yaitu menentukan waktu dan tempat
pelaksanaan. Kegiatan ini akan dilaksanakan sesuai jadwal yang ada dan
diperlukan waktu selama 7 hari. Produksi akan dilakukan di rumah. Tahapan
selanjutnya adalah menentukan alat dan bahan yang dipakai seperti: kulit kopi,
gula, perasa lemon, botol 250ml, kantong teh, oven, grinder elektrik, kompor,
kardus kemasan.
7

Gambar 3.1. Diagram Alur Tahapan Pembuatan GAFELATE

Kulit kopi Gafelate Tubruk Gafelate Tubruk

Penjemuran Kulit Diekstraksi dengan


Kopi air panas (80-950C)
Dihaluskan
menggunakan
penyaringan grinder
Penyortiran Kulit
Kopi

Pencampuran
Dioven suhu 500C- bahan tambahan
600C
Pengemasan
dalam kantong
Pengemasan
teh (teh celup)
Gafelate Botol
Pengemasan (ready to drink)
Gafelate Tubruk

GAFELATE siap
dikonsumsi

Keterangan :
Gafelate Tubruk
1. Kulit kopi dari hasil penggilingan biji kopi disortir kemudian dicuci
2. Pengeringan kulit kopi dengan cara dijemur 2-3 hari
3. Sortir cascara terbaik kemudian di oven dengan suhu 50o-60oC selama 10-15
menit
4. kemas dalam paper litho 75g-100g
Gafelate Botol (ready to drink)
1. Gafelate Tubruk di ektraks dengan air panas (800c-900c) selama 4-5 menit
2. Lakukan penyaringan/pemisahan cascara dengan air
3. Masukan bahan campuran (perasa buah/pemanis)
4. Kemas dalam botol
Gafelate Teh Celup
1. Gafelate tubruk di haluskan menggunakan grinder
2. Kemas dalam kantong teh
8

3.2 Target Pasar


Taget pasar adalah seluruh kalangan masyarakat baik itu kaum milenial
maupun masyarakat umum. Target pasar selanjutnya yaitu produk ini dapat
mencapai kancah internasional.
3.3 Strategi Penjualan dan Pemasaran
a. Membuka Outlet
Banyak diantara kita ketika melihat sebuah Outlet atau Toko apa lagi ketika gerai
tersebut dibuat dengan desain yg kekinian, sehimgga akan menarik konsumen
dan membuat produk akan mudah deketahui dengan tersendirinya, dan dengan
dibangunnya Outlet/Toko mereka bisa langsung menikmati produk tersebut
langsung dari tempat produksinya

b. Menggunakan media onlineshop


Di era digital saat ini media memiliki peran penting terutama dalam
mempromosikan suatu produk. Dengan adanya onlineshop dapat memberikan
kemudahan dalam melakukan transaksi jual beli karena dapat dilakukan kapan
saja dan dimana saja. Oleh karena itu kami menggunakan media seperti
instagram, facebook, whatsApp dalam mempromosikan produk kami.
c. Turun langsung ke kedai-kedai kopi
Dengan langsung mendatangi kedai kopi dan menawarkan langsung produk
GAFELATE kepada pemilik kedai.
d. Mengikuti pameran dan Expo
Kami memperkenalkan GAFELATE ini melalui pameran dan Expo agar
masyarakat umum dapat mengenal secara langsung produk GAFELATE ini.
e. Purnajual
Memberikan layanan purnajual atau kesempatan kepada pelanggan untuk
menjadi agen pemasaran.

BAB 4. BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN


4.1 Anggaran Biaya
Anggaran biaya yang kami usulkan berupa pengadaan alat dan bahan
untuk keberlangsungan usaha kami, adapun alat dan bahan yang kami perlukan
untuk produksi Gafelate adalah berupa bahan utama produksi, peralatan produksi,
dan pengemasan untuk di pasarkan.

Tabel 4.1 Ringkasan Anggaran Biaya PKM-K


No Jenis Biaya (Rp)

1 Peralatan Penunjang 5,535,000.00


2 Bahan habis Pakai
9

4,483,000.00
3 Perjalanan 0
Lain-lain: Administrasi, Publikasi, Seminar, laporan,
4 lainnya 200,000.00

Jumlah 10,218,000.00

4.2 Jadwal Kegiatan

Jadwal kegiatan yang kami susun dari mulai tahap pendanaan,


persiapan, pengadaan alat dan bahan, proses produksi dan pelaporan.

Tabel 4.2 Jadwal Kegiatan PKM-K


Bulan ke- Bulan ke- Bulan
No. Jenis Kegiatan Bulan ke-1 2 3 ke-4
Persiapan
1 pematangan
konsep                                
pengadalan alat
2
dan bahan                                
pelaksanaan
3
kegiatan       Q                        
penyusunan
4
laporan                                
5 evaluasi kegiatan                                
6 Penyusunan
laporan akhir

DAFTAR PUSTAKA

Apriani, Riski.2019. Pengaruh Jenis Kulit Kopi Dan Suhu Air Seduhan Terhadap
Karakteristik Ekstrak Cascara.TesisUniversitas Pasundan.

Ellyanti, Abubakar Karim, & Hairul Basri, 2012. “Analisis Indikasi Geografis
Kopi Arabika Gayo Ditinjau dari Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten”,
Jurnal Agrista, Vol. 16, No 2 :1.

Garis Pirdan, Atika Romalasari, & Rita Purwasih, (2019). Pemanfaatan Limbah
Kulit Kopi Cascara Menjadi Teh Celup. Jurnal cascara kopi, Hal 281-283.

Kotler, P. dan K. L. Keller., 2009. Manajemen Pemasaran. Jakarta: Erlanga


Lampiran 2. Justifikasi Anggaran Kegiatan

Harga Satuan
Material Volume Jumlah (Rp)
(Rp)
1. Peralatan Penunjang
-Grinder Elektrik maker CG Rp
2 Rp 750.000,00
600 1.500.000,00
-Oven Toaster Kirin KBO-360
1 Rp 990.000,00 Rp 990.000,00
LW
-Timbangan Elektrik A12E 0,
2 Rp 170.000,00 Rp 340.000,00
1g-5k
-Termometer Air Otten 2 Rp 75.000,00Rp 150.000,00
-Gelas Ukur 100ml 3 Rp 50.000,00Rp 150.000,00
-Kain Penyaring Teh 2 Rp 50.000,00Rp 100.000,00
-Jaring Penjemur 30 Rp 10.000,00Rp 300.000,00
-Tuperware 10L 3 Rp 200.000,00
Rp 600.000,00
-Kompor RI TL269 1 Rp 560.000,00
Rp 560.000,00
-Alat Press Q2 Impuls Pfs-200 1 Rp 105.000,00
Rp 105.000,00
-Panci Stenlis 1 Rp 390.000,00
Rp 390.000,00
-Tabung Gas LPG 12 kg 1 Rp 350.000,00
Rp 350.000,00
Rp
SUB TOTAL (Rp)
5.535.000,00

Harga Satuan
Material Volume Jumlah (Rp)
(Rp)
2. Bahan Habis
- Kulit Kopi Basah 258 kg Rp 1.000,00 Rp 258.000,00
- Gula 12 kg Rp 13.000,00 Rp 156.000,00
- Air Mineral 150 ltr Rp 300.00,00 Rp 45.000,00
- Perasa Lemon 500 gr Rp 22.000,00 Rp 22.000,00
-Isi Ulang Gas 1 Rp 140.000,00 Rp 140.000,00
-Botol 200 Rp 3.000,00 Rp 600.000,00
-Kantung Teh 2400 Rp 365,00 Rp 876.000,00
-Kardus Teh 5cmx5cmx7cm 200 Rp 1.500,00 Rp 300.000,00
-Kardus Pack
30 Rp 5.560,00 Rp 166.800,00
18cmx13cmx7,5cm
-Ecopack 13x20cm 200 Rp 1.500,00 Rp 300.000,00
-Desain Grafis Rp
(Stiker,kardus,ecopack,dll) 1.620.000,00
Rp
SUB TOTAL (Rp)
4.483.800,00

Harga Satuan
Material Volume Jumlah (Rp)
(Rp)
3. Perjalanan
- Keperluan pembelian bahan
- Keperluan ujicoba (kampus
ke lokasi ujicoba pp)
- Untuk perjalanan luar kota
- Biaya rental/travel pp at cost
- Akomodasi (hari) 2 Rp 300.000,00
- Uang makan tim 2 Rp 75.000,00
- Lainnya
SUB TOTAL (Rp)

Harga Satuan
Material Volume Jumlah (Rp)
(Rp)
4. Lain-lain
- Biaya Listrik 1 bulan Rp 200.000,00
SUB TOTAL (Rp) Rp 200.000,00
TOTAL 1+2+3+4 (Rp) 10.218.000.00
(SEPULUH JUTA DUA RATUS DELAPAN BELAS RIBU RUPIAH)

Laporan Arus Kas


Per 30 Juli-31 Oktober 2019

Penerimaan bulan 0 Juli Agustus September Oktober


Rp
Modal 10.018.80
usaha 0
Rp Rp Rp Rp
Penjualan 3.500.000 3.500.000 3.500.000 3.500.000
Rp
Total 10.218.80 Rp Rp Rp Rp
Pemasukkan 0 966.000 966.000 966.000 966.000
Pengeluaran
Peralatan Rp Rp Rp Rp Rp
Biaya -5.535.000 - - - -
Operasiona Rp Rp Rp Rp Rp
l -4.483.800 - 2.534.000 -2534.000 -2.534.000 -2.534.000
  Rp Rp Rp Rp Rp
Biaya Listrik -200.000 -200.000 -200.000 -200.000 -200.000
Rp
Total 10.218.80
Pengeluaran 0

Kenaikan/ Rp Rp Rp Rp
Penurunan 766.000 766.000 1.532.000 2.298.000
kas
Kas Rp 0 Rp Rp Rp
766.000 766.000 766.000
Kas Rp Rp Rp Rp
Akhir(Bulan) 766.000 1.532.000 2.298.000 3.064.000
Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Kegiatan dan Pembagian Tugas

Program Alokasi Waktu


No Nama /NIM Uraian Tugas
Studi (jam/minggu)

 Bertanggung
jawab seluruh
pelaksanaan
16 Jam dalam program,
Sri Wahyu
Satu minggu memimpin
1 Ningsih Akuntansi
seluruh kegiatan,
/170420062
memasarkan,
memproduksi dan
memanajeman
keuangan.
 Produksi Gafelate
Muhammad 16 Jam dalam  Pemasaran
2 Akuntansi Satu minggu
Furqan Produk
/170420089
 Mengelola
16 Jam dalam seluruh transaksi
3 Akuntansi
Tiara Satu minggu yg terjadi

16 Jam dalam  Desain kemasan


Ade Pratama Satu minggu  Desain Logo
4 Akuntansi
/170420109  Pemasaran
Produk