Anda di halaman 1dari 3

Nama : Verina Mega P

Kelas : TE-4B
NIM : 4.31.16.1.23

Antenna dan Aksesoris


Antenna adalah yang sering digunakan untuk meningkatkan jangkauan dari system
wireless LAN. Pilihan antenna yang tepat dan posisi antenna dapat mengurangi kebocoran
sinyal dari batasan anda, dan membuat pemotongan sinyal amat sulit. Ada 3 kategori umum
yang membagi antenna wireless LAN : omni directional, semi-directional, dan highly-
directional. Kami akan membahas attribute dari tiap kedalaman group ini, sebagaimana metode
yang tepat untuk meng-install tiap jenis antenna. Kami juga akan menjelaskan polarisasi,
pengumpulan pola, penggunaan yang tepat, dan mengalamatkan item yang begitu banyak
berbeda yang digunakan untuk mengkoneksikan antenna ke hardware wireless LAN lain.
Dalam komunikasi Wireless aksesori jaringan yang digunakan meliputi Amplifiers RF, RF
attenuators, Lightning arretors, Konektor RF, Kabel RF, Pemisah Rfdan Pigtails.
Gelombang radion sebenarnya terdiri dari dua bagian, satu electric dan satunya lagi
magnetic. Dua bagian ini tersusun secara vertical satu sama lain.Gabungan dari dua bagian ini
disebut dengan bagian electro-magnetic. Energi ditransfer dari dan ke bagian lain satu sama
lain, pada prosesnya dikenal sebagai “oscillation”. dataran yang parallel dengan elemen
antenna merupakan “dataran-E” sementara dataran yang secara vertical dengan elemen
antenna adalah “dataran-H”. Mula-mula kami tertarik dengan bidang electric sejak posisi dan
arahnya yang menunjuk pada permukaan bumi (tanah) menentukan gelombang kutub Peng-
kutuban adalah orientasi fisik dari antenna pada posisi horizontal dan vertical. Bagian electric
parallel dengan element pancaran (elemen antenna merupakan bagian logam dari antenna yang
melakukan pekerjaan memancar) jadi, bila antennanya vertical, maka kutubnya vertical
 Kutub horizontal – bagian electric parallel dengan tanah
 Kutub vertical – bagian electric vertical dengan tanah.
Kutub vertical , yang biasanya digunakan pada wireless LAN, adalah vertical dengan
dataran bumi. Perhatikan antenna rangkap menacap secara vertical dari banyak access point –
antenna tersebut secara vertical mengkutub pada posisi ini – kutub horizontal parallel dengan
bumi. Antenna yang tidak ter-kutub-kan pada cara yang sama tidak akan bisa berkomunika s i
satu sama lain secara efektif.
Antenna gain dispesifikasikan pada dBi, maksudnya decibel ditujukan pada radiator
isotropic. Radiator isotropic adalah bulatan yang memancarkan kekuatan secara sama pada
semua arah secara simulatan. Semakin tinggi gain antenna-nya, semakin jauh gelombangnya
akan berjalan, pusatkan gelombang keluarannya secara ketat sehingga akan lebih banyak
kekuatan yang dikirim ke tujuan (antenna penerima) pada jarak jauh.
Hal hal yang perlu diperhatikan saan pemilihan RF connector
1. RF Connectors harusnya sesuai dengan impedansi dengan semua komponen
wireless-LAN ( biasanya 50 Ohms ). Ini bukannya suatu permasalahan sejak ketika
anda membeli konektor dengan impedansi yang berbeda, mereka tidak akan cocok
jika bersama-sama karena ukuran dari pin-center-nya.
2. Kenali seberapa banyak insertion loss dari tiap konektor yang di sisipkan ke dalam
path sinyal. Jumlah dari loss akan menyebabkan faktor ke dalam kalkulasi dari
kekuatan sinyal yang anda inginkan dan juga jarak yang dibolehkan.
3. Kenali kenaikan batas frekuensi (respon frekuensi) yang di spesifikasikan untuk
tiap konektor. Point ini akan sangat penting sebesar 5GHz wireless Lan menjadi
lebih dan lebih. Beberapa konektor yang di hitung hanya sebesar 3 GHz, dimana ini
baik di gunakan dengan 2.4 GHz wirelessLan, tapi akan tidak berjalan dengan
baikuntuk 5GHz wirelessLan. Beberapa konektor yang di hitung hanya diatas 1
GHz dan akan sama sekali tidak berjalan dengan baik dengan wireless Lan, yang di
legalkan hanya 900 MHz wireless Lan.
4. Hati-hati dengan kualitas konektor yang buruk. Pertama, selalu pertimabngkan dari
perusahaan yang bereputasi. Kedua,, belilah hanya konektor dengan kualitas tinggi
yang dibuat oleh perusahaan yang terkenal. Bagian dari pembelian ini akan
membantu anda untuk mengurangi permasalahan dengan sinyal RF yang sporadik,
VSWR dan koneksi yang buruk.
5. Yakinlah bahwa anda mengetahui tipe dari konektor (N,F,SMA,dll) yang anda
butuhkan dan jenis kelamin dari konektor itu sendiri. Konektor mempunyai 2 jenis
kelamin, yaitu male dan female. Konektor male mempunyai pin center, sedangkan
konektor female mempunyai receptable center.
Frekuensi converter digunakan untuk menkonversi 1 range frekuensi ke lainnya untuk
tujuan menghilangkan frekuensi bands. Kira-kira banyak perusahaan yang di lokasikan pada
multi-tenant office building mempunyai wirelss LAN. Tiap dari perusahaan tersebut
menginginkan konektivitas wireless building-to-building dengan buildingnext door karena tiap
perusahaan mempunyai kantor di dalam gedung yang berdekatan. Ini sangat mudah untuk
melihat hanya ada 3 perusahaan yang akan menggunakan wirelss LAN building-to-build ing
bridging berkaitan dengan nomor yang terbatas dari non-overlapping channels. Dalam kasus
ini, frekunesi konverter diterapkan bahwa akan menggunakan peralatan 2.4 GHz, tapi akan
mengkonversi frekuensi tersebut ke band yang padat ( seperti 5.8 GHz diatas UNII band) untuk
segmen wireless bridge.