Anda di halaman 1dari 10

10.

Jelaskan bagian-bagian dan fungsi pada alat pencetak tablet (beserta gambar dan
prinsipnya)
Jawab:
a. Menurut Gad S.C (Pharmaceutical Manufacturing Handbook production and
process, 2008 : 978)

Mengompresi bubuk atau granul ke dalam tablet adalah salah satu yang paling sederhana
dan tertua cara membentuk produk yang dikenal manusia. Saat ini, seperti halnya teknologi
mesin canggih dan lebih kompleks digunakan dengan prosedur yang berbeda, tetapi dasarnya
Prinsipnya, siklus tablet, tetap sama. Dalam desain tablet ada banyak faktor untuk
dipertimbangkan, seperti sifat fisikokimia dari komponen aktif pon dan eksipien. Peran
penting juga harus dikaitkan dengan tablet mesin. Subkelas pers tablet terutama dibedakan
dari satu sama lain dengan cara campuran bubuk dikirim ke rongga die. Penekan tablet dapat
mengirimkan bubuk tanpa bantuan mekanis (gravitasi) dengan bantuan mekanis (bantuan
daya) oleh kekuatan rotasi (sentrifugal galdan di dua lokasi berbeda tempat tablet inti
terbentuk dan selanjutnya lapisan luar dari bahan pelapis diterapkan ( lapisan pression

Unit dasar dari setiap tablet press adalah perkakas yang terdiri dari dua pukulan dan dadu,
disebut stasiun. Pukulan atas dan bawah bersatu dalam dadu yang berisi formulasi tablet.

Pada prinsipnya, dua jenis mesin digunakan, yaitu eksentrik dan pers putar. Pers
eksentrik menghasilkan sekitar 50-130 tablet per menit. Mesin cetak rotary memiliki banyak
stasiun yang diatur pada putaran meja dengan mati. Beberapa atau ribuan tablet dapat
diproduksi per menit. Ada banyak model mesin cetak, yang diproduksi oleh sejumlah
perusahaan, mulai dari ukuran, kecepatan, dan kapasitas.
b. Menurut Murtini G. danYetri E. (TeknologiSediaan Solid, 2018, Hal.146-148),
secaraumumkomponendasarmesinpencetak tablet mencakupkomponen-komponen:

Gambar 1.mesin pencetak tablet

1. Hopper (corongpengisi)
Hopper adalah tempat untuk menyimpan dan memasukkan granulat dan kemudian
mengalirkan granul untuk dikempa.Bagian bawah hopper disebut sepatu pengisi yang
mengandung bahan yang akan di buat tablet. Sepatu pengisi ini bergerak di atas piring
ruang cetak.Saat mesin dijalankan, dasar dari sepatu pengisi sebagian dipotong. Dengan
demikian, massa tablet pada gerakan kedepan dapat meluncur dari corong kedalam ruang
cetak. Saat maju kedepan sepatu pengisi mendorong sekaligus tablet yang terbentuk pada
pencetakan sebelumnya di atas sebuah jalan penyalur.

2. Die
Die adalah tempat granul yang akan di cetak dan juga yang menentukan ukuran dan
bentuk tablet.
3. Punch atas
Punch atas adalah alat untuk mengempa granul yang telah berada di die. Saat mesin
dijalankan, punch atas meluncur kedalam ruang cetak dan mendorong serbuk bersama
sama, kemudian mencetaknya menjadi tablet. Tebal tablet, kekompakan, dan kilau dari
hasil pencetakan tablet tersebut tergantung dari punch atas dan tekanannya.Kedalaman dan
kuatnya tekanan dapat diatur.

4. Punch bawah
Punch bawah adalah alat untuk mengeluarkan tablet yang telah dicetak. Punch bawah
dijumpai di bagian dalam ruang cetak, yaitu yang membatasi ruang pengisian kebawah.
Selama pencetakan punch bawah membentuk tempat lawan (hanya pada mesin-mesin yang
lebih besar juga terlibat pada aksi pencetakan). Setelah pencetakan selesai, punch bawah
akan mengarah keatas dan dengan demikian membawa tablet kesisi atas ruang cetak,
dimana tablet ini didorong kesamping. Pada saat yang bersamaan punch bawah jatuh
kembali keposisi semula dan kemudian ruang cetak siap untuk pengambilan pengisian
selanjutnya.
Prinsip kerjanya yaitu dies yang di isi dengan jumlah bubuk atau butiran yang telah
ditentukan terlebih dahulu, sejumlah kekuatan yang telah ditentukan kemudian diberikan
pada die melalui punch yang akan mengkompres bubuk kebentuk dan ukuran tablet yang
diinginkan.

c. Menurut Dash A.K., Somnath S., dan Justin T. (Pharmaceutics Basic Principles And
Application To Pharmacy Practice, 2014, Hal.173-174), langkah terakhir dalam
pembuatan tablet konvensional adalah langkah kompresi. Bubuk dan butiran dikompres
dalam tablet press, dan dua jenis mesin press digunakan yaitu mesin press tunggal dan mesin
rotary. Prinsip kerja mesin pengepres/pencetak tablet ini adalah berdasarkan gaya
kompresi.Artinya, mesin mengompresi bubuk atau butiran menjadi zat padat yang diinginkan
(tablet).Ini tergantung pada bentuk atau desain punch dan die.Unit fungsional dasar pada
mesin cetak ini diuraikan sebagai berikut:
• Hopper untuk menyimpan bahan/tablet yang akan dikompres.
• Feed frame untuk mendistribusikan bahan kedalam cetakan
• Die untuk mengontrol ukuran dan bentuk tablet (seperti yang ditunjukkan pada
Gambar 2).
• Punch untuk memadatkan material dalam cetakan (seperti yang ditunjukkan pada
Gambar 2)
• Cam pengangkat atas untuk memandu pukulan untuk tablet ejeksi dari dinding die.

Gambar 2.Gambar skematis dari mesin press tunggal. (A) Cam pengangkat bawah, (B)
cam pengangkat atas, (C) hopper, (D) punch atas, (E) feed shoe, (F) die, dan (G) punch
bawah.

Gambar 3.Representa siskematis perakitan punch and die.


DAFTAR PUSTAKA
Gad. S.C., 2008. Pharmaceutical Manufacturing Handbook Production and Processes. John
Willey and Sons : Canada

Dash A.K., Somnath S., dan Justin T., 2014, Pharmaceutics Basic Principles And Application
To Pharmacy Practice, USA : Academic Press is an imprint of Elsevier.

Murtini G., danYetri E., 2018, TeknologiSediaan Solid, KemetrianKesehatanRepublik Indonesia.


LAMPIRAN
Menurut Gad S.C 2008:
Menurut Dash dkk, 2014:
Menurut Murtini dkk, 2018: