Anda di halaman 1dari 7

No. 01/03/91 Th.

III, 1 Maret 2010

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

™ Dengan menggunakan tahun dasar baru (2007=100), pada bulan Februari 2010 di Kota Sorong terjadi inflasi
sebesar 0,91 persen dengan indeks harga konsumen (IHK) sebesar 135,23. Dari 66 kota, 52 kota mengalami
inflasi dan 14 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Tarakan 1,82 persen dan inflasi terendah terjadi di
Jember 0,04 persen. Sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Maumere 1.30 persen dan deflasi terendah terjadi di
Ternate 0,07 persen.

™ Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh kenaikan indeks pada kelompok-kelompok
barang dan jasa sebagai berikut : kelompok bahan makanan 0,97 persen; kelompok makanan jadi, minuman,
rokok & tembakau 3,08 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas & bahan bakar 0,02 persen; kelompok
sandang -0,56 persen; kelompok kesehatan 0,02 persen; kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga 1,77
persen serta kelompok transpor, komunikasi & jasa keuangan -0,02 persen.

™ Laju inflasi tahun kalender (Februari-Januari) 2010 sebesar 1,03 persen, sedangkan laju inflasi “year on year”
(Februari 2010 terhadap Februari 2009) di Kota Sorong sebesar 3,74 persen.

INFLASI FEBRUARI 2010 KOTA SORONG SEBESAR 0,91 PERSEN

Perkembangan harga berbagai komoditas pada bulan Februari 2010 secara umum menunjukkan adanya kenaikan.
Berdasarkan hasil pemantauan BPS dengan menggunakan penghitungan dari tahun dasar baru (2007 = 100) di Kota
Sorong (hasil SBH 2007) pada bulan Februari 2010 terjadi inflasi 0,91 persen, atau terjadi kenaikan Indeks Harga
Konsumen (IHK) dari 134,01 pada bulan Januari 2010 menjadi 135,23 pada bulan Februari 2010. Laju inflasi tahun kalender
2010 di Kota Sorong yaitu 1,03 persen, sedangkan inflasi “year on year” (Februari 2010 terhadap Februari 2009) adalah
3,74 persen.

Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh kenaikan indeks pada kelompok-kelompok barang
dan jasa sebagai berikut : kelompok bahan makanan 0,97 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok & tembakau
3,08 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas & bahan bakar 0,02 persen; kelompok sandang -0,56 persen; kelompok
kesehatan 0,02 persen; kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga 1,77 persen serta kelompok transpor, komunikasi &
jasa keuangan -0,02 persen. Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga selama bulan Februari 2010 antara
lain Buncis, ketimun, ikan merah segar, kacang hijau, minuman ringan, daun bawang, dan ikan tuna segar. Sedangkan
beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga antara lain Tomat sayur, sawi hijau, pisang, korek api kayu, dan

Berita Resmi Statistik No. 01/03/91 Th. III, 1 Maret 2010 1


paku.
Pada bulan Februari 2010 kelompok-kelompok komoditi memberikan andil/sumbangan inflasi adalah sebagai berikut:
kelompok bahan makanan 0,38 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,49 persen;
kelompok perumahan, air, listrik, gas & bahan bakar 0,0045 persen; kelompok sandang -0,027 persen; kelompok kesehatan
0,0005 persen; kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,0675 persen dan kelompok transpor, komunikasi & jasa
keuangan -0,0026 persen.

Tabel 1
Laju Inflasi Kota Sorong Februari 2010, Tahun Kalender 2010 dan
Februari 2010 Terhadap Februari 2009 menurut Kelompok Pengeluaran (2007 = 100)

Laju Inflasi
IHK Februari IHK Januari IHK Februari Inflasi Februari Inflasi Tahun
Kelompok Pengeluaran tahun Kalender
2009 2010 2010 2010 *) ke Tahun ***)
2010 **)

[1] [2] [3] [4] [5] [6] [7]

U m u m 130.36 134.01 135.23 0.91 1.03 3.74


1 Bahan Makanan 147.60 153.13 154.61 0.97 0.83 4.75
2 Makanan Jadi, minuman, Rokok dan 149.29 157.06 161.89 3.08 4.53 8.44
Tembakau
3 Perumahan, Air, Listrik, Gas dan 120.02 121.98 122.00 0.02 -0.20 1.65
Bahan bakar
4 Sandang 111.62 113.43 112.79 -0.56 0.16 1.05
5 Kesehatan 122.82 123.25 123.27 0.02 0.00 0.37
6 Pendidikan, Rekreasi dan Olah raga 106.25 108.59 110.51 1.77 1.97 4.01
7 Transpor dan Komunikasi dan Jasa 106.61 106.78 106.76 -0.02 -0.41 0.14
Keuangan

*) Persentase perubahan IHK bulan Februari 2010 terhadap IHK bulan sebelumnya
**) Persentase perubahan IHK bulan Februari 2010 terhadap IHK bulan Desember 2009
***) Persentase perubahan IHK bulan Februari 2010 terhadap IHK bulan Februari 2009

Berita Resmi Statistik No. 01/03/91 Th. III, 1 Maret 2010 2


Tabel 2
Sumbangan Kelompok Pengeluaran terhadap Inflasi Kota Sorong
Februari 2010 (persen)

Andil Inflasi
Kelompok Pengeluaran
(%)
[1] [2]
UMUM 0.91
1. Bahan Makanan 0.38
Beras 0.22
Cakalang 0.19
Bawang Merah 0.15
Ikan Kembung 0.10
2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau 0.49
Mie 0.13
Minuman Ringan 0.12
Rokok Kretek 0.06
Teh 0.05
3. Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar 0.0045
Tukang Bukan Mandor 0.0122
Tegel/Ubin 0.0102
Semen 0.0085
Papan 0.0060
Keramik 0.0035
4. Sandang -0.268
Emas Perhiasan -0.268
5. Kesehatan 0.0005
Creambath 0.0005
6. Pendidikan, Rekreasi & Olahraga 0.068
Akademi/Perguruan Tinggi 0.074
Sekolah Dasar 0.001
7. Transpor, Komunikasi & Jasa Keuangan -0.0026
Telepon Seluler 0.096
Angkutan Laut 0.002
Biaya Pengiriman barang 0.00

URAIAN MENURUT KELOMPOK PENGELUARAN

1. Bahan Makanan

Kelompok bahan makanan pada bulan Februari 2010 mengalami Inflasi 0,97 persen atau terjadi kenaikan
indeks dari 153,13 pada Januari 2010 menjadi 154,61 pada Februari 2010.
Dari 11 sub kelompok dalam kelompok bahan makanan 5 sub kelompok mengalami inflasi dan 6 sub
kelompok mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi pada sub kelompok ikan segar 5,77 persen dan deflasi tertinggi
terjadi pada sub kelompok sayur-sayuran 4,52 persen.

Berita Resmi Statistik No. 01/03/91 Th. III, 1 Maret 2010 3


Kelompok ini pada Februari 2010 memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,38 persen. Komoditas yang
dominan memberikan sumbangan inflasi antara lain beras 0,22 persen dan ikan cakalang segar 0,18 persen.

2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau

Kelompok ini pada februari 2010 mengalami inflasi 3,08 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 157,06 pada
Januari 2010 menjadi 161,89 pada Februari 2010.
Dari kelompok ini semua sub kelompok mengalami inflasi. Sub kelompok makanan jadi mengalami inflasi
sebesar 2,38 persen; sub kelompok minuman yang tidak beralkohol mengalami inflasi sebesar 3,78 persen dan sub
kelompok tembakau dan minuman beralkohol mengalami inflasi sebesar 3,66 persen.
Kelompok ini pada Februari 2010 secara keseluruhan memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,49 persen.
Komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi adalah mie instant 0,13 persen dan minuman ringan 0,12
persen.

3. Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar

Kelompok ini pada Februari 2010 mengalami inflasi 0,22 persen atau terjadi kenaikan indeks 121,98 pada
Januari 2010 menjadi 122,00 pada Februari 2010.
Dari 4 sub kelompok dalam kelompok ini 2 sub kelompok mengalami deflasi dan sisanya mengalami inflasi
yaitu sub kelompok biaya tempat tinggal sebesar 0,34 persen dan sub kelompok perlengkapan rumah tangga
sebesar 0,24 persen. Sub kelompok bahan bakar, penerangan dan air mengalami deflasi sebesar 0,56 persen dan
sub kelompok penyelenggaraan rumah tangga mengalami deflasi 1,05 persen.
Pada Februari 2010 kelompok ini memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,0045 persen. Komoditas yang
dominan memberikan sumbangan inflasi adalah ongkos tukang bukan mandor sebesar 0,0122 persen.

4. S a n d a n g

Kelompok sandang pada Februari 2010 mengalami deflasi 0,56 persen, atau terjadi penurunan indeks dari
113,43 pada Januari 2010 menjadi 112,79 pada Februari 2010.
Dari 4 sub kelompok dalam kelompok ini 1 sub kelompok mengalami deflasi dan 3 sub kelompok tidak
mengalami perubahan, yaitu sub kelompok sandang laki-laki; sub kelompok sandang wanita dan sub kelompok
sandang anak-anak. Sub kelompok barang pribadi dan sandang lain mengalami deflasi sebesar 2,90 persen.
Kelompok ini pada Februari 2010 secara keseluruhan memberikan sumbangan deflasi 0,0268 persen.
Komoditas yang dominan memberikan sumbangan deflasi adalah emas perhiasan 0,0268 persen.

5. K e s e h a t a n

Kelompok kesehatan pada Februari 2010 mengalami inflasi 0,02 persen, atau terjadi kenaikan indeks dari
123,25 pada Januari 2010 menjadi 123,27 pada Februari 2010.

Berita Resmi Statistik No. 01/03/91 Th. III, 1 Maret 2010 4


Dari 4 sub kelompok dalam kelompok ini 1 sub kelompok mengalami inflasi dan 3 sub kelompok tidak
mengalami perubahan, yaitu sub kelompok jasa kesehatan; sub kelompok obat-obatan dan sub kelompok jasa
perawatan jasmani. Sub kelompok jasa perawatan jasmani dan kosmetika mengalami inflasi sebesar 0,02 persen.
Kelompok ini pada Februari 2010 secara keseluruhan memberikan sumbangan inflasi 0.0005 persen.
Komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi adalah creambath sebesar 0,0005 persen.

6. Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga

Kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga pada Februari 2010 mengalami inflasi 1,77 persen atau terjadi
kenaikan indeks dari 108,59 pada bulan Januari 2010 menjadi 110,51 pada bulan Februari 2010.
Dari 5 sub kelompok dalam kelompok ini 1 sub kelompok mengalami inflasi; 3 sub kelompok mengalami
deflasi yaitu; sub kelompok perlengkapan/peralatan pendidikan 1,17 persen, rekreasi 0,06 persen, dan olahraga 0,06
persen. Sub kelompok pendidikan mengalami inflasi sebesar 3,87 persen. Sedangkan sub kelompok kursus-
kursus/pelatihan tidak mengalami perubahan (stabil).
Kelompok ini pada Februari 2010 secara keseluruhan memberikan sumbangan inflasi 0,0675 persen.
Komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi adalah biaya pendidikan Akademi/Perguruan Tinggi
sebesar 0,0741 persen.

7. Transpor, Komunikasi & Jasa Keuangan

Kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan pada Februari 2010 mengalami deflasi 0,02 persen atau
terjadi penurunan indeks dari 107,20 pada Januari 2010 menjadi 106,78 pada Februari 2010.
Dari 4 sub kelompok dalam kelompok ini 1 sub kelompok mengalami inflasi; 1 sub kelompok mengalami
deflasi dan 2 sub kelompok yaitu sub kelompok jasa keuangan dan sarana penunjang transpor tidak mengalami
perubahan (stabil). Sub kelompok transpor mengalami deflasi sebesar 1,14 persen. Sedangkan sub kelompok
komunikasi dan pengiriman mengalami inflasi sebesar 3,50.
Secara keseluruhan kelompok ini pada Februari 2010 memberikan sumbangan deflasi 0,0026 persen.
Komoditas yang dominan memberikan sumbangan deflasi adalah tarif angkutan udara sebesar 0,0658 persen.

Berita Resmi Statistik No. 01/03/91 Th. III, 1 Maret 2010 5


Tabel 3
Indeks Harga Konsumen Kota Sorong, Laju Inflasi Bulanan, Laju Inflasi Tahun Kalender dan Laju
Inflasi Tahunan (Year on Year) pada Bulan Februari 2010 (2007 = 100)

Inflasi
Inflasi
IHK IHK IHK Inflasi Tahun
Tahunan –
Kelompok/Sub Kelompok Februari Januari Februari Januari Kalender
Februari
2009 2010 2010 2010 – Januari
2010
2010

UMUM 130.36 134.01 135.23 0.91 1.03 3.74

I BAHAN MAKANAN 147.6 153.13 154.61 0.97 0.83 4.75


Padi-padian, Umbi-umbian dan Hasilnya 112.63 112.23 115.68 3.07 10.48 2.71
Daging dan Hasil-hasilnya 111.42 112.89 112.61 -0.25 -1.46 1.07
Ikan Segar 144.88 144.94 153.31 5.77 5.69 5.82
Ikan Diawetkan 132.86 186.62 190.02 1.82 0.22 43.02
Telur, Susu dan Hasil-hasilnya 141.67 147.19 142.45 -3.22 -4.86 0.55
Sayur-sayuran 189.03 192.44 183.75 -4.52 -5.47 -2.79
Kacang - kacangan 197.78 232.66 239.85 3.09 2.43 21.27
Buah - buahan 186.06 224.1 215.09 -4.02 -2.22 15.60
Bumbu - bumbuan 193.97 218.02 226.65 3.96 -2.78 16.85
Lemak dan Minyak 139.34 136.45 133.72 -2 -3.20 -4.03
Bahan Makanan Lainnya 117.39 122.35 120.85 -1.23 -0.97 2.95

II MAKANAN JADI, MINUMAN, ROKOK & TEMBAKAU 149.29 157.06 161.89 3.08 4.53 8.44
Makanan Jadi 171.19 172.71 176.82 2.38 2.61 3.29
Minuman yang Tidak Beralkohol 127.64 144.59 150.06 3.78 6.40 17.57
Tembakau dan Minuman Beralkohol 138.17 144.72 150.01 3.66 6.41 8.57

III PERUMAHAN,AIR,LISTRIK,GAS & BAHAN BAKAR 120.02 121.98 122 0.02 -0.20 1.65
Biaya Tempat Tinggal 121.69 124.76 125.18 0.34 0.22 2.87
Bahan Bakar, Penerangan dan Air 114.47 116.56 115.91 -0.56 -0.54 1.26
Perlengkapan Rumahtangga 110.46 107.92 108.18 0.24 0.27 -2.06
Penyelenggaraan Rumahtangga 132.05 128.27 126.92 -1.05 -2.88 -3.88

IV SANDANG 111.62 113.43 112.79 -0.56 0.16 1.05


Sandang Laki-laki 103.81 104.24 104.24 0 0.00 0.41
Sandang Wanita 107.77 111.23 111.23 0 0.00 3.21
Sandang Anak-anak 100.87 100.87 100.87 0 0.00 0.00
Barang Pribadi dan Sandang Lain 159.86 165.37 160.58 -2.9 0.88 0.45

V KESEHATAN 122.82 123.25 123.27 0.02 0.00 0.37


Jasa Kesehatan 101.21 102.86 102.86 0 0.00 1.63
Obat-obatan 110.69 125.06 125.06 0 0.00 12.98
Jasa Perawatan Jasmani 103.54 113.65 113.97 0.28 0.28 10.07
Perawatan Jasmani dan Kosmetika 142.04 134.17 134.17 0 -0.04 -5.54

VI PENDIDIKAN, REKREASI DAN OLAH RAGA 106.25 108.59 110.51 1.77 1.97 4.01
Pendidikan 100 105.77 109.86 3.87 3.87 9.86
Kursus-kursus / Pelatihan 127.41 127.41 127.41 0 0.00 0.00
Perlengkapan / Peralatan Pendidikan 120.87 116.29 114.93 -1.17 0.28 -4.91
Rekreasi 108.05 107.91 107.85 -0.06 -0.19 -0.19
Olahraga 116.84 119.61 119.54 -0.06 -0.06 2.31

VII TRANSPOR,KOMUNIKASI DAN JASA KEUANGAN 106.61 106.78 106.76 -0.02 -0.41 0.14
Transpor 109.3 110.73 109.47 -1.14 -1.83 0.16
Komunikasi Dan Pengiriman 97.53 94.04 97.33 3.5 3.58 -0.21
Sarana dan Penunjang Transpor 119.53 120.86 120.86 0 2.06 1.11
Jasa Keuangan 104.94 105.57 105.57 0 0.00 0.60

Catatan :
a. Inflasi Februari 2010 adalah persentase perubahan IHK bulan Februari 2010 terhadap IHK bulan Januari 2010.
b. Inflasi Tahun Kalender Februari 2010 adalah persentase perubahan IHK bulan Februari 2010 terhadap IHK bulan Desember 2009.
c. Inflasi Tahunan Februari 2010 adalah persentase perubahan IHK bulan Februari 2010 terhadap IHK bulan Februari 2009.

Berita Resmi Statistik No. 01/03/91 Th. III, 1 Maret 2010 6


Diterbitkan oleh :

Badan Pusat Statistik Kota Sorong


Jl. Angsa No 4 Remu Sorong
Telp. (0951) 321845, Fax. (0951) 333628
Email: sorongkota@bps.go.id
Website: http://sorongkota.bps.go.id
Contact Person :
J. Lekatompessy (08124837550)
Novi Andy Dwi S., SST (08124833069)

Publikasi ini bisa diunduh (download) dan didapatkan update-nya setiap awal bulan di
http://sorongkota.bps.go.id

Berita Resmi Statistik No. 01/03/91 Th. III, 1 Maret 2010 7