Anda di halaman 1dari 2

Submental Abses

Etiologi
Infeksi pada spasium submental yang biasanya berasal dari gigi anterior mandibula atau hasil
dari penyebaran infeksi dari anatomis lainnya (mental, sublingual, submandibular).

Perjalanan Abses
Periapikal abses gigi rahang bawah anterior à pus meluas ke periosteum di bawah
perlekatan otot mylohyoideus atau otot mentalis à subperiosteal abses submentalis à menembus
periosteum à subkutan abses submentalis.
Penyebaran selanjutnya ke spasium submandibular.

Gambaran Klinis
Infeksi yang disertai dengan indurasi dan edema submental yang disertai nyeri, dimana
nantinya akan ada fluktuasi atau penyebaran yang jauh ke tulang hyoid.
Penatalaksanaan
Setelah dilakukan anestesi lokal disekitar abses, buat insisi pada kulit dibawah dagu, pada
arah horisontal dan paralel ke arah batas anterior dari dagu. Pus di drainase sama dengan kasus
abses lainnya.
Submandibular Abses
Etiologi
Infeksi pada spasium yang berasal dari molar 3 dan molar dua mandibula, dan mungkin
dapat merupakan penyebaran infeksi dari spasium submental atau sublingual.

Perjalanan Abses
Diawali dengan periapikal abses gigi-gigi posterior rahang bawah lalu pus meluas ke
periosteum pada sisi medial mandibula di bawah perlekatan otot mylohyoideus à subperiosteal
abses submandibular à periosteum pecah dan pus menembus fasia superfisialis à subkutan abses
submandibular.
Penyebaran selanjutnya ke arah spasium parafaringeal dan daerah leher

Gambaran Klinis
Pembengkakan yang sedang pada area submandibular, menyebar, membentuk edema besar
yang berindurasi dan kemerahan pada permukaan kulit. Sudut pada mandibula menghilang, ketika
nyeri saat palpasi dan trismus sedang dengan keterlibatan pada medial pterygoid muscle perlu di
observasi sebaik mungkin.
Penatalaksanaan
Insisi untuk drainase dilakukan pada kulit, kira-kira 1 cm dibawah dan paralel pada batas
inferior mandibula. Pada saat insisi, perhatikan arteri fasial dan vena (insisi harus dibuat pada bagian
posterior) dan percabangan antara fasial nervus harus dilakukan pertimbangan. Hemostat
dimasukkan kedalam kavitas pada abses untuk mencari spasium dan penempatan pada spasium
yang terinfeksi. Diseksi tumpul juga dilakukan sepanjang permukaan medial dari tulang mandibular,
karena pus sering berlokasi pada area itu. Setelah dilakukan drainase, lakukan penempatan rubber
drain.

Sumber : Fragiskos. Oral Surgery