Anda di halaman 1dari 3

PENDAHULUAN

Neraca massa merupakan perincian banyaknya bahan-bahan yang masuk,


keluar dan menumpuk dalam suatu alat pemroses. Perhitungan dan perincian
banyaknya bahan-bahan ini diperlukan untuk pembuatan neraca energi, perhitungan
rancangan dan evaluasi kinerja suatu alat atau satuan pemroses. Untuk rancangan
misalnya, diperlukan perhitungan jumlah hasil yang akan diperoleh atau sebaliknya
bahan baku dan bahan pembantu yang diperlukan untuk mendapatkan hasil dalam
jumlah tertentu. Jumlah energi atau panas yang diperlukan bergantung pada jumlah
bahan yang diproses. Demikian juga ukuran peralatan, ditentukan jumlah bahan yang
harus ditangani.
Neraca massa merupakan penerapan hukum kekekalan massa terhadap
suatu proses. Massa jumlahnya tetap, tidak dapat diciptakan maupun dimusnahkan.
Prinsip ini tidak berlaku bagi proses yang menyangkut reaksi-reaksi inti(nuklir). Pada
reaksi ini terjadi pemusnahan massa dan berubah menjadi energi.
Neraca massa dibuat untuk suatu alat atau unit dengan batasan tertentu.
Bahan- bahan yang perlu diperinci banyaknya adalah bahan-bahan yang masuk dan
keluar batasan yang ditetapkan.
Berdasarkan hukum kekekalan massa, banyaknya bahan yang masuk, keluar
dan menumpuk dalam sistem yang batasnya telah kita tetapkan, berlaku hubungan
berikut :

Jumlah massa masuk – jumlah massa keluar = Jumlah massa yang menumpuk di
dalam batas sistem

Proses dalam keadan mantap (steady) adalah proses dimana semua aliran yang
masuk dan keluar, laju dan komposisinya tetap (tidak bergantung dari waktu). Pada
keadaan seperti ini jumlah massa yang menumpuk juga tetap (laju
akumulasi/penumpukan = 0 ) dan tidak turut diperhitungkan. Pada keadaan ini
persamaan neraca massa menjadi :
Jumlah massa masuk = Jumlah massa keluar

Proses “batch” merupakan suatu pengolahan yang terdiri atas beberapa


kegiatan, yaitu pemasukan bahan ke dalam alat, pengolahan, dan pengeluaran hasil.
Di dalam industri, waktu satu batch ini amat berarti dalam pengelolaan waktu secara
keseluruhan produksi. Pada umumnya produksi berjalan secara terus menerus tak
terputus. Oleh karena itu, kapasitas proses batch sangat menentukan produk yang
dihasilkan secara kontinu.
Proses kontinu seperti yang telah disebut di atas, yaitu proses yang berjalan
secara terus menerus tanpa henti. Neraca massa pada proses ini berada dalam keadaan
“steady”, sehingga berlaku: massa masuk = massa keluar.
Pada proses yang kontinu, terdapat dua arah aliran, yaitu aliran searah (cocurrent) dan
tidak searah atau berlawanan arah (counter current).
Masing-masing aliran memiliki kelemahan dan keunggulan. Hal itu juga
tergantung pada jenis proses yang ada, apakah dilakukan pada proses perpindahan
panas atau perpindahan massa. Demikian juga, apakah dilakukan dengan cara kontak
langsung atau tidak. Hal itu juga tergantung pada sifat bahan yang akan diproses baik
secara fisik maupun kimia.
Pada proses yang tidak/belum mantap (unsteady/transisi), laju alir maupun
komposisi senantiasa berubah (merupakan fungsi waktu). Untuk keadaan ini
akumulasi selalu diperhitungkan.
pada keadaan mantap :
qi = qo = tetap
tinggi permukaan tetap
Pada keadaan tak mantap :
qi = qo = q (t), fungsi waktu (t)
tinggi permukaan berubah

Langkah-langkah Pembuatan Neraca Massa (Bahan)


Harus diketahui terlebih dahulu apakah proses berlangsung secara mantap
atau tidak. Apabila proses tidak menyangkut reaksi kimia, neraca bahan dapat dibuat
dengan satuan-satuan kg, lb, kmol dsb. Dalam hal ada reaksi kimia, sebaiknya dipakai
satuan mol karena zat-zat bersangkutan secara stoikhiometri.

Untuk memudahkan perhitungan neraca massa diambil langkah-langkah sbb :


1. Buat diagram proses (block diagram)
2. Tuliskan besaran, data yang diketahui dan diperlukan pada diagram tersebut.
3. Tuliskan persamaan reaksi kimianya.
4. Tetapkan dasar perhitungan. Semua perhitungan bahan (total maupun untuk
masing-masing komponen) harus dilakukan pada dasar yang sama. Dasar perhitungan
dapat berupa sejumlah massa aliran tertentu atau jangka waktu tertentu.
5. Buat persamaan neraca massa (keseluruhan dan komponen-komponen yang
diperlukan.
6. Selesaikan persamaan-persamaan neraca bahan tersebut.