Anda di halaman 1dari 3

Lembar Jawaban Ujian Tengah Semester 2021

Mata Kuliah Pendidikan Agama Islam

Dosen Pengampu : Abdul Basid, S.Th.I, M.Th.I, Ph.D


Nama Mahasiswa : Hanif Amirusdi Puteno
NIM : 170342615586
Prodi : S1(biologi)
Fakultas : FMIPA

NO JAWABAN
1

Menurut saya fenomena yang terjadi adalah bentuk dari syirik dikarenakan mempercayai
hal-hal lain selain dari Allah SWT. Dimana menggunakan media-media seperti jimat
yang dipercaya dapat melipatgandakan uang

2
Manusia adalah mahkluk sentral di Planet ini.selain penciptaannya yang paling
sempurna dan seimbang, mahkluk-mahkluk lain yang ada seperti hewan dan tumbuh-
tumbuhan diciptakan untuk kepentingannya, baik secara langsung maupun tidak
langsung. Hak pemakmuran dan pengelolaan bumi beserta isinya diberikan kepada
manusia sebagai konsekuensi logis atas kesediaannya memangku amanah Allah

3
Dalam teologi Islam, diskursus tentang imân ditemukan pada ajaran dasarnya (ushûl al-
dîn).
Ketika Rasulullah saw. menjawab pertanyaan seorang laki-laki berbaju putih yang
datang menghampirinya ia bersabda, “Imân adalah percaya kepada Allah…” Karena
kata kuncinya adalah percaya, maka kedudukan imân selalu diposisikan –pada ajaran
teologis- berada di dalam hati (qalb), yaitu sesuatu yang menjadi unsur batin (esoteris)
manusia.

Term islâm berbeda dari imân, aksentuasinya terletak pada aspek-aspek lahiriah.
Seseorang yang memeluk agama Islam disebut muslim (Ind. muslim), karena
ketundukan, kepasrahan, dan kepatuhannya kepada titah (syariat) Allah. Rasulullah saw.
–di dalam riwayat Muslim.6 menjelaskan bahwa islâm adalah hal-hal yang terhubung
dengan ketundukan dan kepatuhan pada amal lahiriah, seperti melafalkan syahadah,
salat, mengeluarkan zakat, puasa, dan melaksanakan haji.
4 Bersikap adil dalam bermasyarakat, saling menghormati antar sesama elemen
masyarakat, saling menghormati antar agama

5 Dengan merujuk kepada Al-Qur’an dan sabdah Rasulullah SAW

6 Al-Qur’an
Firman Allah SWT dalam Al Quran Surat An-Nisa ayat 59 yang artinya. "Hai, orang-
orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah RasulNya, dan ulil amri di antara kamu.
Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada
Allah (Al Quran) dan Rasul (Sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah
dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya."

Hadis
hadis yaitu suatu yang dinisbahkan oleh Rasullullah SAW baik perkataan, perbuatan
maupun sikap belaiu tentang suatu peristiwa.

7 Fenomena pernikahan dini telah terjadi sejak lama di dalam masyarakat didorong oleh
faktor kebudayaan setempat yang mewajarkan pernikahan dini diwilayah hukum adat.

Islam telah menjadikan ikatan perkawinan yang sah berdasarkan Al-Qur’an dan As-
Sunnah sebagi satu-satunya sarana untuk memenuhi tuntutan naluri manusia yang sangat
asasi, dan sarana untuk membina keluarga yang Islami.

8 Tingginya angka perceraian yang terjadi di Indonesia diakibatkan oleh beberapa faktor
seperti faktor ekonomi, kekerasan dalam rumah tangga, orang ketiga dalam hubungan
dll.

Dimana tujuan pernikahan menurut Islam adalah untuk menegakkan rumah tangga yang
Islami dan pernikahan dalam Islam di antaranya ialah untuk membentengi martabat
manusia dari perbuatan kotor dan keji, yang telah menurunkan dan meninabobokan
martabat manusia yang luhur. Islam memandang perkawinan dan pembentukan keluarga
sebagai sarana efefktif untuk memelihara pemuda dan pemudi dari kerusakan, dan
melindungi masyarakat dari kekacauan.
Islam juga memandang bahwa pembentukan keluarga itu sebagai salah satu jalan untuk
merealisasikan tujuan-tujuan yang lebih besar yang meliputi berbagai aspek
kemasyarakatan berdasarkan Islam yang akan mempunyai pengaruh besar dan mendasar
terhadap kaum muslimin dan eksistensi umat Islam.
9 Adab ialah ilmu pengetahuan yang memberikan pengertian tentang baik dan buruk, ilmu
yang mengajarkan pergaulan manusia dan menyatakan tujuan mereka yang terakhir dari
seluruh usaha dan pekerjaan mereka. Adab adalah sebuah metode dalam struktur
konsepnya membimbing beberapa unsur-unsur dalam diri manusia, seperti pengetahuan
(‘ilm), amal (‘amal), pengajaran (ta’lim) dan pengasuhan yang baik (tarbiyah).

Akhlak menurut Islam merupakan tingkatan setelah rukun iman dan


ibadah. Akhlak mempunyai keterkaitan langsung dengan masalah muamalah, hal ini
berarti bahwa akhlak sangat berperan dalam mengatur hubungan manusia dengan
manusia lainnya, baik secara perindividu maupun secara kelompok.

10
Mulai memudarnya akhlak anak terhadap orangtuanya. Disinilah pemberian
pengetahuan akhlak kepada anak sejak dini.