Anda di halaman 1dari 19

Jaringan Komputer

Makalah

Disusun oleh :

Amiril Rusdana (20083000077)

Universitas Merdeka Malang


Jurusan Sistem Informasi
2020/2021
KATA PENGANTAR

Segala puji bagi Allah Swt yang telah menolong hamba-Nya menyelesaikan makalah ini dengan
penuh kemudahan. Tanpa pertolongannya mungkin saya tidak akan sanggup menyelesaikan dengan
baik.
Makalah ini disusun agar pembaca dapat memperluas ilmu tentang “Motherboard”, yang saya
sajikan berdasarkan pengamatan dari berbagai sumber. Makalah ini saya susun dengan berbagai
rintangan. Baik itu yang datang dari diri saya sendiri maupun yang datang dari luar. Namun dengan
penuh kesabaran dan terutama pertolongan dari Allah Swt akhirnya makalah ini dapat terselesaikan.
Makalah ini memuat tentang “Pengenalan Teknologi Informasi” yang menjelaskan tentang
“Motherboard”.
Saya juga mengucapkan banyak terima kasih kepada dosen yang telah membimbing saya agar dapat
menyelesaikan makalah ini.
Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada pembaca. Walaupun
makalah ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Saya mohon untuk saran dan kritiknya. Terima
kasih.
 
 

Malang, 25 Maret 2021

Amiril Rusdana
BAB I
PENDAHULUAN
 
1.1         Latar Belakang Masalah

Inovasi di dalam teknologi telekomunikasi berkembang dengan cepat dan selaras dengan perkembangan
karakteristik masyarakat modern yang memiliki mobilitas tinggi, mencari layanan yang fleksibel, serba
mudah dan memuaskan serta mengejar efisiensi di segala aspek.

Kebutuhan akan sistem untuk pengendalian jarak jauh semakin meningkat sejalan dengan era globalisasi
dimana perpindahan dan pergerakan manusia semakin luas dan cepat. Selama ini masyarakat dapat
mengontrol sesuatu dari jarak jauh dengan menggunakan remote control, akan tetapi pengontrolan tersebut
terhambat oleh jarak. Apabila jarak antara alat yang dikontrol dengan pengontrol itu melewati batas
toleransinya, maka peralatan tersebut tidak dapat berfungsi sesuai dengan yang diinginkan. Pengontrolan
melalui jalur telepon merupakan hal yang lumrah, tetapi sistem ini kerap digunakan untuk sistem fix-point to
point. Selain itu juga adanya kendala biaya terhadap jarak. Jarak semakin jauh maka biaya pulsa yang
dikeluarkan semakin besar.

Teknologi jaringan komputer merupakan solusi yang dapat dimanfaatkan untuk mengatasi fix-point to
point dan biaya, serta menjadi model fleksibel multi point to multi point. Pesatnya perkembangan dunia
jaringan komputer akhir-akhir ini, memicu berkembangnya teknologi baru yang memanfaatkan teknologi
jaringan kompter sebagai media untuk mewujudkan impian manusia akan sebuah aplikasi.
 

1.2         Rumusan Masalah

Yang menjadi titik tolak saya dalam membahas makalah ini adalah:

Jelaskan apa saja yang anda ketahui tentang Jaringan Komputer?


 
1.3         Tujuan Penulisan

Tujuan penulisan makalah ini adalah agar pembaca dan penulis dapat mengetahui dan mengerti tentang
apa itu Jaringan Komputer serta cara kerja dan fungsinya.
 
 
BAB II
PEMBAHASAN 
2.1 Sejarah Jaringan Komputer

Sejarah jaringan komputer global (dunia), dimulaipada tahun 1969, ketika Departemen Pertahan
Amerika, membentuk Defense Advance Research Projects Agency (DARPA) yang bertujuan mengadakan
riset mengenai ‘cara menghubungkan sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan organik’.

Program riset ini kemudian dikenal dengan nama ARPANET (Advance Research projects Agency
Network). pada tahun 1970, lebih dari 10 komputer telah berhasil dihubungkan (satu dengan yang lain),
saling berkomunikasi, dan membentuk sebuah jaringan. pada atahun 1972, Roy Tomlinson berhasil
menyempurnakan program e-mail yang ia ciptakan setahun yang lalu untuk riset ARPANET.

Program e-mail tersebut begitu mudah dan lansung populer saat itu. pada tahun yang sama, icon [@]
diperkenalkan sebagai lambang yang menunjukkan “at” atau “pada”. Tahun 1973, jaringan komputer yang
diberi nama ARPANET mulai dikembangkan meluas sampai luar Amerika Serikat. komputer di University
College di London merupakan komputer diluar Amerika yang menjadi anggota jaringan ARPANET. pada
tahu yang sama pula, dua orang ahli komputer Vinton Cerf dan Bob Khan mempresentasikan sebuah gagasan
yang lebih besar yang menjadi cikal bakal pemikiran International Network. Ide ini dipresentasikan untuk
pertama kalinya di Sussex University.

Hari bersejarah berikutnya terjadi pada tanggal 26 Maret 1976. ketika itu, ratu Inggris berhasil
mengirimkan sebuah e-mail dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvern. setahun kemudian,
lebih dari 100 komputer telah bergabung dalam system ARPANET dan membentuk sebuah jaringan atau
Network.

Pada tahun 1979, Tom Truscott, Jim Ellis, dan Steve Bellovin menciptakan Newsgroups pertama yang
diberi nama USENET (User Network). pada tahun 1981, France Telecommenciptakan sebuah gebrakan baru
dengan meluncurkan telepon televisi pertama dunia (orang dapat saling menelepon sambil berinteraksi
denagan Video link).

Seiring dengan bertambahnya komputer yang membentuk jaringan, dibutuhkan sebuah protokol resmi
yang dapat diakui dan diterima oleh semua jaringan. untuk itu, pada tahun 1982 dibentuk sebuah komisi
Transmission Control Protocol (TCP) atau lebih dikenal dengan sebutan Internet Protocol (IP) yang kita
kenal hingga saat ini. sementara itu, didaratan Eropa muncul sebuah jaringan tandingan yang dikenal dengan
Europe Network ( EUNET ) yang meliputi wilayah Belanda, Inggris, Denmark, dan Swedia. Jaringan eunet
ini menyediakan jasa e-mail dan newsgroup USENET.

Untuk menyeragamkan alamat jaringan komputer yang sudah ada, pada tahun 1984 diperkenalkan
system dengan nama DOMAIN yang lebih dikenal dengan Domain Name System (DNS). dengan system
DNS, komputer yang tersambung dengan jaringan melebihi 1.000 komputer. pada tahun 1987 diperkirakan
komputer yang tersambung ke jaringan tersebut melonjak 10 kali lipat menjadi 10.000 komputer lebih.

Tahun 1988, Jarkko Oikarinen berkebangsaan Finlandia menemukan sekaligus memperkenalkan


Internet Relay Chat atau lebih dikenal dengan IRC yang memungkinkan dua orang atau lebih pengguna
komputer dapat berinteraksi secara langsung dengan pengiriman pesan (Chatting). akibatnya, setahun
kemudian jumlah komputer yang saling berhubungan melonjak 10 kali lipat. tak kurang dari 100.000
komputer membentuk sebuah jaringan.pertengahan tahun 1990 merupakan tahun yang paling bersejarah,
ketika Tim Berners Lee merancang sebuah programe editor dan browser yang dapat menjelajai komputer
yang satu dengan yang lainnya dengan membentuk jaringan. programe inilah yang disebut WWW atau
World Wide Web.

Tahun 1992, komputer yang saling tersambung membentuk jaringan sudah melampaui lebih dari stau
juta komputer. pada tahun yang sama muncul satu istilah yang beken, yaitu Surfing (Menjelajah). tahun
1994, situs-situs Dunia mulai tumbuh dengan subur (setidaknya, saat itu terdapat 3.000 alamat halaman) dan
bentuk pertama kalinya Virtual Shopping atau e-retail muncul diberbagai situs. Dunia langsung berubah
dengan diluncurkannya perusahaan Search Engine Pertama, yaitu Yahoo! yang dibangun oleh David Filo
dan Jerry yang pada bulan April 1994. Netscape Navigator 1.0. diluncurkan dipenghujung tahun 1994.
 
2.2 Pengertian Jaringan Komputer

Jaringan komputer (jaringan) adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer-komputer yang didesain
untuk dapat berbagi sumber daya (printer, CPU), berkomunikasi (surel, pesan instan), dan dapat mengakses
informasi (peramban web). Tujuan dari jaringan komputer adalah agar dapat mencapai tujuannya, setiap
bagian dari jaringan komputer dapat meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang
meminta/menerima layanan disebut klien (client) dan yang memberikan/mengirim layanan disebut peladen
(server). Desain ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan
computer.

Dua buah komputer yang masing-masing memiliki sebuah kartu jaringan, kemudian dihubungkan
melalui kabel maupun nirkabel sebagai medium transmisi data, dan terdapat perangkat lunak sistem operasi
jaringan akan membentuk sebuah jaringan komputer yang sederhana. Apabila ingin membuat jaringan
komputer yang lebih luas lagi jangkauannya, maka diperlukan peralatan tambahan sepert Hub, Bridge,
Switch, Router, Gateway sebagai peralatan interkoneksinya.

2.3 Jenis-jenis Jaringan Komputer Berdasarkan Fungsinya

Sebenarnya setiap jaringan komputer ada yang bisa digunakan untuk server dan client. Namun, ada juga
jaringan yang dilengkapi dengan komputer khusus untuk didedikasikan menjadi server saja, sementara yang
lain menjadi client. Akan tetapi, ada juga yang tidak mempunyai komputer khusus untuk server saja. Dari
sinilah, jika dilihat dari fungsinya, maka jaringan komputer terbagi menjadi 2.

1. Client server, ini adalah sebuah jaringan komputer yang memang


didedikasikan menjadi server. Untuk client server ini bisa juga dijadikan
sebagai layanan untuk 1 komputer dan juga lebih. Misalnya saja, untuk 1
domain yang dimanfaatkan oleh banyak komputer. Namun, bisa juga
dimanfaatkan untuk banyak layanan pada 1 komputer saja.

Komputer Server sendiri merupakan sebuah komputer yang didesign khusus baik dari segi
hardware maupun dari segi software, untuk memberikan layanan kepada komputer client, baik itu
berupa shering data, hak akses atau juga bisa memberikan layanan multi service seperti mail serverm,
file server atau web server. Komputer Client sendiri merupakan komputer yang digunakan untuk
menerima layanan yang disediakan oleh komputer server, biasanya spesifikasi dari komputer client
lebih rendah dari pada komputer server.

Jadi kesimpulanya adalah Jaringan Client Server merupakan sebuah jaringan di mana pada jaringan
tersebut terdapat satu komputer yang didesign dan sudah didedikasikan untuk digunakan menjadi server
(Dedicated-Server), dan komputer - komputer yang lainnya digunakan sebagai klien.
Berikut ini merupakan kelebihan dan kekurangan yang ada pada jaringan komputer client server.

Kelebihan jaringan Client Server :


 Layanan yang diberikan lebih baik dari pada jenis jaringan peer to peer.
 Untuk mengatur jaringan ini lebih mudah, karena kontrol dapat dikendalikan secara terpusat
walaupun dalam sekala besar
 Peletakan data serta fasilitas menjadi tersentral
 Untuk menikatkan performa jaringan hanya dibutuhkan upgrade komputer server

Kekurangan Jaringan Client Server :


û Membutuhkan tenaga administrator yang profesional dan handal untuk merawat jaringan.
û Membutuhkan spesifikasi khusus yang nantinya digunakan untuk komputer server.
û Biaya yang dikeluarkan lebih besar dari pada jaringan peer to peer.
û Kehandalan jaringan tergantung pada komputer server.
2. Peer to Peer atau bisa disebut dengan Peer-to-peer network itu
sendiri merupakan sebuah jaringan yang didalamnya terdiri dari beberapa
komputer dan biasanya jaringan jenis ini hanya terdiri tidak lebih dari 10
komputer serta 1 atau 2 printer. dalam sebuah jaringan peer to peer tidak
ada komputer yang difungsikan khusus misalnya salah satu digunakan
sebagai server dan yang lainnya di gunakan sebagai client, sistem
jaringannya pun hanya mengutamaan pada penggunaan program, printer
atau data secara bersama - sama. setiap user bertanggung jawab terhadap
resource komputer mereka dengan cara pembuatan nama user, membuatan
shere data dan juga memberi ijin untuk mengakses data yang di shere
tersebut. tiap - tiap user juga bertanggung jawab mengenai backup data
pada masing - masing komputer yang mereka pegang.

Apabila komputer mempunyai beberapa komputer di rumah sobat jenis jaringan ini sangat cocok
sekali digunakan, selain cara pembuatanya yang mudah, untuk perawatanyapun juga sangat gampang
dilakukan. sobat tinggal menyediakan perangkat HUB, Network Card dan kabel jaringan beserta RJ 45
nya. berikut ini adalah kelebihan dan kekurangan dari jaringan Peer To Peer itu sendiri

Kelebihan Jaringan Peer To Peer :


 Biaya relatif sedikit karena tidak memerlukan spesifikasi komputer yang tinggi.
 Tidak membutuhkan software server baik sistem operasi maupun aplikasinya.
 Tidak membutuhkan administrator khusus yang profesional untuk merawat jaringan tersebut.
 Kedudukan dan hak akses dari masing - masing komputer adalah sama dalam jaringan
sehingga apabila terjadi gangguan dari salah satu komputer tidak mengganggu kinerja jaringan
tersebut.

Kekurangan Jaringan Peer to Peer :


û Tidak cocok dipakai pada skala besar karena untuk pengadministrasiannya tidak terkontrol
û Semua mesin yang sharing resource tidak mempengaruhi performa.
û Perlu pelatihan kepada setiap user untuk dapat menjalankan tugas administrative
û Keamanan jaringan ini sangat rentan terhadap serangan dari luar tergantung dari masing -
masing user untuk keamanannya.

Suatu ketika A mengakses file share B dan memberi akses ke C, ketika A mengakses file B, A bisa
menjadi client. Sementara itu, disaat A memberi akses ke C, maka PC A bisa menjadi server. Kedua fungsi
yang dimiliki oleh A ini bisa dikerjakan secara bersamaan. Sehingga, disebut juga dengan jaringan peer to
peer.

Perbedaan Jaringan Client Server dan Jaringan Peer to Peer.


a) Jaringan Komputer Peer to Peer :
1. Setiap pengguna dapat berhubungan ke jaringan.
2. Penginstalan dan pemeliharaan dilakukan dengan cara yang mudah dan cepat.
3. Tingkat keamanan rendah dibandingkan dengan jenis jaringan client server.
4. Tempat penyimpanan file tidak terpusat.
5. Biaya operasional lebih rendah dibandingkan dengan jenis jaringan client server.
6. Keamanan diatur oleh setiap pengguna.
b) Jaringan Komputer Client Server :
1. Penyimpanan file terpusat.
2. Hanya pengguna yang mendapat izin dari server yang dapat mengakses jaringan.
3. Penginstalan dan pemeliharaan lebih rumit.
4. Keamanan diatur secara terpusat oleh server.
5. Tingkat keamanan dapat diatur setinggi mungkin.
6. Biaya cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan jenis jaringan client server.
2.4 Jenis-jenis Jaringan Komputer Berdasarkan Area

Pengelompokan jaringan komputer berdasarkan areanya ini bisa dilihat dari segi luas jangkauan yang
bisa dilayani oleh jaringan komputer. Karena jaringan komputer itu umumnya memiliki 3 jenis jaringan,
yaitu local area network, wide area network, dan metropolitan area network. Lebih lengkapnya akan
dijelaskan keseluruhan berikut ini!

1. Local Area Network. Jenis jaringan komputer ini bisa mencakum


area kecil. Maka dari itulah, jenis jaringan ini sering digunakan pada
rumah, sekolah, kantor dan gedung. Bahkan, terkadang LAN ini sering
dimanfaatkan pada ruangan yang lebih kecil lagi, seperti di setiap ruangan
kantor. Namun, biasanya ini tergantung dari peraturan perusahaan.

Kelebihan :
 Pemakaian sumberdaya bersama sama
 Memungkinkan adanya transfer file / hubungan antar komputer
 Mengurangi pemakaian kabel
 Efisiensi kerja
 Hubungan antar komputer bisa menjadi lebih banyak
 Memungkinkan komunikasi melalui email
 Berbeda dengan PAN, password / data pada jaringan LAN mendapat perlindungan dari server

Kekurangan :
û LAN memang akan menghemat biaya karena sumber daya komputer bersama, tetapi biaya
awal menginstal Local Area Networks cukup tinggi.
û Admin LAN dapat memeriksa file data pribadi dari setiap pengguna LAN, sehingga tidak
menawarkan privasi yang baik.
û Pengguna yang tidak berwenang dapat mengakses data penting dari suatu organisasi jika
admin LAN tidak dapat mengamankan repositori data terpusat.
û Local Area Network memerlukan administrasi LAN konstan karena ada masalah yang
berkaitan dengan pengaturan perangkat lunak dan kegagalan hardware

2. Metropolitan Area Network. Jenis jaringan yang satu ini biasanya


digunakan pada ruangan yang lebih luas dan besar bisa untuk antar
wilayah 1 propinsi dan bisa lebih. Jaringan MAN ini
menyambungkan pada beberapa jaringan LAN agar cakupan areanya
lebih luas, misalnya saja untuk kantor pusat yang terhubung dengan
beberapa kantor cabang.

Kelebihan :
 Ini menawarkan komunikasi cepat menggunakan operator berkecepatan tinggi, seperti kabel
serat optik.
 Ini memberikan dukungan luar biasa untuk jaringan ukuran luas dan akses lebih besar ke
WAN.
 Dual bus di jaringan MAN menyediakan dukungan untuk mengirimkan data di kedua arah
secara bersamaan.
 Jaringan MAN sebagian besar mencakup beberapa area kota atau seluruh kota.

Kekurangan:
û Lebih banyak menggunakan biaya operasional.
û Dapat menjadi target operasi oleh para cracker untuk mengambil
û keuntungan pribadi.
û Untuk memperbaiki jaringan MAN diperlukan waktu yang cukup lama.
3. Wide Area Network. Jenis jaringan ini merupakan jaringan yang
paling besar. Karena sudah memanfaatkan satelit, fiber optik, dan
wireless. WAN bisa melintasi sampai antar negara yang ada di seluruh
dunia. Misalnya saja seperti kantor pusat otomotif yang ada suatu negara
yang masih bisa berkomunikasi secara elektronik dengan kantor
cabangnya yang ada di negara lain.

Kelebihan :
 WAN memungkinkan pengguna untuk berbagi informasi atau file melalui area yang lebih
besar, hingga mencapai antar benua.
 Semua orang yang terdapat pada jaringan WAN akan dapat menggunakan data yang sama.
 WAN mempunyai sistem jaringan yang luas dan besar sehingga mampu menjangkau negara,
benua, bahkan seluruh dunia.
 Dengan memanfaatkan koneksi workstations, jaringan WAN dapat digunakan untuk
berbagi resources atau sumber daya.

Kekurangan:
û Dipastikan biaya operasional mahal dikarenakan jarak yang sangat jauh dan luas
û Instalasi jaringan rumit
û Memerlukan firewall / pelindung yang baik
û Dengan jarak yang jauh, tidak semuanya perlindungan pada jaringan WAN ampuh terhadap
serangan hacker
û Membutuhkan biaya yang mahal untuk membangun jaringan WAN
û Perawatan jaringan full time

2.5 Jenis - jenis Topologi Jaringan Komputer

Topologi Jaringan adalah sebuah istilah dalam menggambarkan hubungan antara klien ke server dan
sebaliknya atau klien ke klien yang mana akan menjadi panduan dalam merancang sebuah jaringan baik
dalam LAN, MAN bahkan WAN.

Ada 8 macam topologi jaringan yang sering digunakan, baik dalam skala besar maupun skala kecil.
Serta akan di bahas kelebihan tiap-tiap topologi jaringan yang adan dan kelemahan masing-masing topologi
jaringan.

1. Topologi Ring (Topologi Jaringan Cincin)


Topologi jaringan ring merupakan topologi yang
berbentuk ring atau cincin, dimana terbentuk karena konsep
jaringannya ialah setiap titik terhubung ke dua titik lainnya
sehingga membentuk lingkaran.
Kelebihan Topologi Ring (Cincin)
 Biaya instalasi cukup murah (Hemat kabel).
 Tingkat kerumitan pemasangan rendah (Mudah dirancang dan diinstalasi).
 Dalam Re-Confiigurasi dan pemasangan perangkat baru tergolong mudah.
 tergolong sederhana dalam pengiriman data karena perjalanan paket masih satu arah saja.
 Memungkinkan Nol Kesalahan dalam pengiriman data seperti tabrakan data transfer.

Kekurangan Topologi Ring (Cincin)


û Sangat ketergantungan pada jumlah titik.
û Diperlukan pengelolaan serta penanganan khusus bandles
û Troubleshooting bisa dibilang cukup rumit.
û Untuk Pengiriman paket data mungkin sedikit lambat.

2. Topologi Bus
Topologi jaringan bus ini merupakan topologi yang
menggunakan kabel tunggal dalam penyaluran
transmisinya untuk menghubungkan ke server atau ke
klien, namun topologi ini sangat bergantung dengan
koneksi keseluruhannya, apabila terjadi kepadatan
lalulintas aliran data, maka semua klien akan
mendapatkan efek dan apabila ada satu koneksi atau node
yang bermasalah, maka semua jaringan juga akan terkena
dampaknya.

Kelebihan/Keuntungan
 Apabila ada sebuah komputer mengalami trouble dalam jaringan, maka jaringan yang lain
tidak akan mengalamai efek atau ganguan dan mereka terus bekerja. 
 Jaringan bus sangat mudah dibuat dan dalam penerapannya juga sangat sederhana.
 Jaringan bus menggunakan sedikit jumlah kabel serta sangat simpel.
 Layout kabel sederhana.

Kelemahan/Kekurangan
û Seluruh Jaringan akan Terganggu apabila terjadi trouble pada jaringan pusat.
û Tidak di recomendasikan pada jaringan skala besar
û Diperlukan Repeater untuk jarak jauh.
û Agak sulit dalam memecahkan masalah.
û laju transfer data sangat di tentukan jumlah komputer atau clinet

3. Topologi Star (Topologi Jaringan Bintang)


Topologi jaringan bintang adalah topologi yang masih
banyak digunakan, disebut topologi star atau bintang karena
konsep jaringannya memang berbentuk bintang, dimana setiap
kliean terhubung terhada pusat yang sama yaitu switch atau
hub. Topologi jaringan star sangat ideal apabila digunakan
dalam sebuah perusahan, karena membuat setiap klien dalam
pengiriman data harus melewati switch atau hub terlebih dahulu
guna pengamanan pengiriman data yang lebih baik.

Kelebihan/Keuntungan
 Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan pengelolaan jaringan.
 Tingkat keamanan tergolong tinggi.
 Penambahan atau pengurangan station dapat dikerjakan dengan mudah.
 jika terjadi pada salah satu node, tidak akan menggangu node lain.
 Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk.

Kelemahan/Kekurangan
û Sangat bergantung pada fungsi hub pusat.
û Besar kecilnya jaringan tergantung jumlah koneksi untuk Hub
û Porsi Pengolahan yang tidak seimbang akan mempengaruhi node lain
û Kinerja HUB atau Swicth mempengaruhi kinerja jaringan.
û Jaringan tergantung pada terminal pusat.
û Jaringan akan lambat jika lalu lintas transfer data padat, terutama pada penggunaan Hub.

4. Topologi Mesh
Topologi jaringan mesh adalah salah satu topologi dimana
memiliki kemampuan dalam menangani permasalahan untuk
ketidak stabilan transfer data dari setiap client, karena setiap
klien terhubung kebeberapa klien langsung, dan apabila
terhambat pengiriman data karena klien A bermasalah, maka
dapat langsung dialihkan melalui klien lain yang memiliki
koneksi yang baik. Juga dapat terhubung ke server melalui klien
lain apabila klien tersebut memiliki permasalahan dalam
terhubung ke server langsung.
Kelebihan/Keuntungan
 Topologi ini menjamin kerahasiaan dan keamanan data, karena setiap pesan berjalan
sepanjang link khusus.
 Dapat melakukan transfer data secara bersamaan dari satu node ke beberapa node lain
 Security dan Privacy pada topologi mesh lebih terjamin, karena komunikasi yang terjadi
antara 2 (dua) komputer tidak bisa diakses oleh komputer lain.
 Dalam Penanganan Juga lebih mudah dari pada topologi lain.
 Saat terjadi kerusakan koneksi antar komputer, proses identifikasi permasalahan dapat
dilakukan dengan mudah.
Kelemahan/Kekurangan
û biasa maintance tinggi, dan  biaya instalasi juga masih tinggi
û Topologi dengan kebutuhan perangkat keras yang paling banyak
û Pelaksanaan (konfigurasi dan instalasi) topologi ini tergolong rumit.
û Penggunaan kabel yang banyak tentu membutuhkan ruang yang banyak juga

5. Topologi Tree (Topologi Jringn Pohon)


Topologi jaringan tree merupakan sebuah topologi yang
terbentuk atar dasar kombinasi antara topologi Bus da
topologi Star, karena pada topologi jaringan tree ini terdapat
beberapa topologi star dimana sebagai jalur utama
jaringannya adalah topologi bus dan di pecah melalui switch
atau bus untuk kemudian stiap pecahan tersebut membentuk
topologi star

Kelebihan/Keuntungan
 Jaringan Point to Point bisa di terapkan pada topologi ini
 tersedia ruang lebih untuk ekspansi jaringan di waktu mendatang
 Mempu menutupi kelemahan topologi star dalam hal koneksi hub serta lalulintas jaringan
yang terbatas dari induksi jaringan bus.

Kelemahan/Kekurangan
û trouble pada jaringan pusat akan mengangu jaringan di bawahnya
û Sering terjadi tabrakan dan kinerjanya tergolong lambat.
û Kelemahan besar yaitu karena ketergantungan akan Hub pusat, sehingga apabila terjadi
kegagalan utama data cable trunk, menimbulkan jaringan lumpuh total
û Dengan peningkatan ukuran luar titik, pengelolaan menjadi sulit.

6. Topologi Linier dan Hybrid


Topologi hybrid merupakan topologi yang terbentuk dari lebih dari
2 topologi yang digabungkan atau di hubungkan menjadi satu topologi.
Penggabungan ini tentu memiliki alasan yang berbeda-beda pula, bisa saja karena antara gedung A dan
Gedung B dan Gedung C memiliki topologi jaringan sendiri dan harus di hubungkan, dan setelah terjadi
penggabungngan, maka terbentuklah topologi jaringan hybrid.

Kelebihan/Keuntungan
 Menambahkan koneksi perifer lain cukup mudah, seperti node baru.
 Tidak akan mempengaruhi jaringan lainnya apabila salah satu link dalam jaringan terjadi
trouble
 Topologi Hybrid bisa dikatakan gabungan dari beberapa kelebihan topologi lainnya,
sehingga untuk data transfer sangat baik dan stabil.
 Pengkombinasian terhadap topologi lainnya tidak menganggu topologi yang ada.

Kelemahan/Kekurangan
û Pengolahan atau kontrol agak sulit karena gabungan dari topologi yang berbeda
û Konfigurasi dan Instalasi juga sedikit menjadi masalah karena harus berdaptasi untuk
mengkonfigurasi di topologi yang berbeda-beda
û Biaya Maintance, biaya pengadaan juga masih tergolong mahal
7. Topologi Linear
Topologi jaringan linier adalah
merupakan topologi Runtut atau biasa
disebut dengan Topologi Bus beruntut.
Untuk tata letaknya berbentuk umum.
Untuk menghubungkan ke tiap komputer
harus menggunakan pengubung atau
Penyambung-T (Leter T), dimana pada
setiap ujung titik tersebut terdapat sebuah penutup jaringan atau terminator.

Kelebihan/Keuntungan
 Mudah dikembangkan
 Membutuhkan sedikit kabel
 Tidak butuh kendali pusat
 Tata letak kabel sederhana

Kelemahan/Kekurangan
û Isolasi dan deteksi kesalahan sangat kecil
û Kepadatan lalu lintas cukup tinggi
û Keamanan data yang kurang baik
û Bila jumlah pemakai bertambah kecepatan akan menurun
û Diperlukan pengulang (repeater) untuk jarak jauh.

8. Topologi Peer To Peer


Topologi peer to peer merupakan topologi
jaringan yang paling sederhaa, dimana tidak ada
siapa server ataupun klien karena semua pihak bisa
jadi keduanya, hanya ada komputer yang saling
terhubung melalui kabel LAN tanpa ada
penghubung seperti lainnya Server. Jadi antara
komputer berinteraksi langsung satu sama lain
tanpa adanya server.

Kelebihan/Keuntungan
 Biaya pengadaan lebih murah karena tidak memerlukan komputer server maupun perangkat
penghubung jaringan.
 Masing-masing komputer dapat berperan sebagai client maupun server.
 Instalasi jaringan yang cukup mudah.

Kelemahan/Kekurangan
û Sulit dikembangkan.
û Sistem keamanan di konfigurasi oleh masing-masing pengguna.
û Troubleshooting jaringan bisa dibilang rumit.
û Topologi Peer to Peer memiliki konsep penyimpanan data pada setiap komputer sehingga jika
salah satu komputer mengalami gangguan maka akses data pada komputer tersebut akan
terganggu.
û Keamanan pada topologi jenis ini bisa dibilang sangat rentan. karena setiap komputer memiliki
sistem scurity yang berbeda-beda.

2.6 Fungsi Jaringan Komputer

Pengertian jaringan komputer itu peranannya penting sekali untuk individu dan lembaga perusahaan. Karena
fungsinya sendiri memang efektif untuk melindungi data penting. Dengan begitu, resiko kehilangan data itu
bisa diminimalisir lebih tinggi. Disamping itu, jaringan ini juga dapat memastikan agar semua data penting
tidak sampai hilang saat didistribusikan ke perangkat yang lain. Kemudian untuk informasi lebih lengkapnya
ada dibawah ini!

1. Jaringan komputer bisa berfungsi untuk meningkatkan transfer data. Proses transfer data biasanya
lebih cepat daripada menggunakan media lainnya. Kegiatan berbagi data dengan jaringan komputer ini
tentunya akan mempermudah user untuk mendapatkan informasi tanpa berlama-lama. Tak heran, selain
untuk mengamankan data, jaringan komputer juga sering digunakan untuk proses transfer data.

2. Dengan jaringan komputer, maka segala informasi bisa lebih terjaga. Jadi, selain bisa digunakan
untuk mengamankan data supaya tidak hilang. Ternyata jaringan komputer juga bisa berguna untuk membuat
data penting selalu up to date dan valid. Penjagaan informasi yang dilakukannya ini bisa berupa pemberian
batasan akses saat data sedang diproses.

3. Tentunya dengan jaringan komputer inilah Anda bisa lebih menghemat uang. Karena kegiatan sehari-
hari makin efektif dengan jaringan komputer. Misalnya saja saat membicarakan tentang dunia kerja. Dimana
perusahaan kini tidak harus menyediakan printer untuk setiap komputer. Berkat jaringan komputer, maka 1
printer bisa digunakan pada beberapa komputer sekaligus.
 
2.7 Pinsip Kerja Jaringan Komputer

1. Metode pengiriman dan penerimaan data.


2. Keamanan data dalam jaringan.

2.8 Protokol Jaringan

Protokol Jaringan adalah aturan-aturan yang digunakan dalam jaringan sehingga komputer-komputer


anggota jaringan dan komputer berbeda platform dapat saling berkomunikasi. Yang di atur
adalah : Topologi/Bentuk Fisik Jaringan, Kabel yang di gunakan, dan Kecepatan transfernya. Berikut adalah
Jenis-Jenis dari Protocol Jaringan :

Ethernet
Protokol Ethernet paling banyak di gunakan dalam sistem jaringan. Ethernet menggunakan metode
akses yang disebut dengan CSMA/CD (Carrier Sense Multiple Access/Collision Detection) dalam
mengkomunikasikan data. Protocol Ethernetbekerja dengan memperhatikan network atau
jaringan sebelum di lakukan transformasi atau transmisi data . Apabila jalur masih sibuk maka akan dia
akan menunggu melakukkan pengiriman data hingga jalur bersih dari data.
Topologi                      : TopologiBUS dan TopologiStar
Kabel                           : Coaxial, Fiber Optic dan Twisted Pair
Kecepatan                   : 10 Mbps.
Local Talk
Local Talk merupakan protokol jaringan dengan menggunakan metode akses yang
disebut CSMA/CA (Carrier Sense Multiple Access with Collision Avoidance) dalam
mengkomunikasikan data. Protocol Local Talk di Populerkan oleh Machintos atauApple Computer.
Protocol Local Talk bekerja dengan menghindari dari tabrakan saat pengiriman data. Adapter Local
Talk dan Kabel Twisted Pair khusus di gunakan dalam jaringan ini melalui serial port.
Topologi                      : Topologi Bus
Kabel                           : Twisted Pair
Kecepatan                   : 230 Kbps

Token Ring
Protokol Token Ring di populerkan oleh IBM pada tahun 1980. Metode akses protokol Token Ring
adalah melalui sebuah Token dalam sebuah lingkaran seperti cincin. Sinyal Token bergerak berputar
dalam sebuah lingkaran (cincin) dalam sebuah jaringan dan bergerak dari satu komputer menuju ke
komputer lainnya. Jika pada persinggahan di salah satu komputer terdapat data yang ingin
ditransmisikan, Token akan mengirimkan data ke tempat yang di inginkan tersebut. Selanjutnya, Token
bergerak untuk saling mengkoneksikan di antara masing-masing komputer.
Topologi                                  : Topologi Star
Kabel                                       : Twisted Pair dan Fiber Optic
Kecepatan                               : 4 Mbps – 11 Mbps

FDDI (Fiber Distributted Data Interface)


FDDI merupakan protokol jaringan dengan metode akses model Token. FDDImenghubungkan
beberapa komputer sampai jarak yang jauh. Topologi ini bentuknya sama dengan Token Ring tetapi
menggunakan 2 buah ring. Dengan Maksud apabila ring 1 ada masalah maka secara otomatis akan
berpindah ke ring 2.
Topologi                      : Topologi Star
Kabel                           : Fiber Optic
Kecepatan                   : 100 Mbps

2.9 Kelebihan Jaringan Komputer

1. Tinginya kecepatan akses sebab Server sendiri menyediakan fasilitas dan cara pengelolaan yang
dilakukan secara khusus dan tidak melakukan tugas lainnya sebagai workstation ataupun client.

2. Ketersediaan sistem administrasi dan keamaan yang jauh lebih baik dan secure, sebab ada peran seseorang
dalam jaringan tersebut yang biasa disebut sebagai Administrator Jaringan. Tugas utama dari seorang Admin
Jaringan sendiri adalah memonitoring dan mengelola sistem administrasi serta keamanan jaringan tersebut
agar.  

3. Sistem Back-up data yang lebih memadai, sebab semua aktivitas yang dilakukan dalam jaringan,
khususnya dalam jaringan Client-Server lebih terpusat ke Server Jaringan. Sehingga kita tidak perlu lagi
khawatir jika data-data kita sebelumnya hilang.

4. Dapat berbagi-pakai fasilitas-fasilitas yang tersedia dan memadai di dalam suatu jaringan, sebab dengan
jaringan tersebut antar komputer saling terhubung, sehingga kita dapat memanfaatkan jaringan itu untuk
berbagi-pakai fasilitas, misalnya perangkat printer, harddisk, dan tentunya internet.

5. Dalam jaringan komputer, biaya operasional relatif murah jika dibandingkan dengan jaringan client-
server, sebab relatif tidak perlu adanya komputer yang memiliki tugas ataupun kemampuan khusus (Server)
yang bertindak sebagai pengelola jaringan tersebut.

6. Operasional kerja dalam jaringan tersebut tidak bergantung hanya seolah pada satu server saja. Jadi
apabila terdapat salah satu komputer yang rusak sekalipun, jaringan tersebut tidak mengalami kerusakan atau
gangguan secara keseluruhan. 

7. Dengan adanya jaringan dapat menghubungi teman atau keluarga tanpa ada kendala jarak yang jauh.
8. Jaringan Komputer memudahkan pelajar maupun pekerja dalam mencari informasi.

2.10 Kekurangan Jaringan Komputer

1. Penanganan jaringan apabila rusak (troubleshooting) yang lumayan sulit, sebab dalam jaringan peer-
to-peer setiap komputer yang terhubung terlibat secara langsung dalam komunikasi jaringan itu.
Sedangkan pada jairngan client-server sendiri komunikasi jaringan terjadi antara workstation/client
dengan server.

2. Masing-masing pengguna jaringan harus mengatur sistem keamanan fasilitas komputer yang ada, sebab
keamanan ditentukan oleh setiap user sendiri.

3. Setiap user harus melakukan sistem back-up secara masing-masing, sebab data yang ada dalam jaringan
tersebut terdapat pada masing-masing komputer user, dan tidak terpusat pada server.

4. Biaya operasional jaringan yang relatif mahal. 

5. Perlu adanya sebuah komputer yang memiliki kemampuan khusus dan berspesifikasi lebih tinggi yang
ditugaskan sebagai server.Apabila jaringan menggunakan satu server saja, maka apabila terjadi gangguan
dalam jaringan tersebut, maka jaringan tersebut akan mengalami gangguan secara keseluruhan.

6. Jaringan komputer memberikan efek ketergantungan jika terlalu banyak memakainya sehingga tidak
bersosial dengan dunia luar dan terjebak dalam dunia maya

7. Mudahya mendapatkan informsi membuat banyak berita palsu yang ada dan membuat keributan.\

8. Jika masi tidak bis mengendalikan dalam penggunaan jaringan komputer akan membuat terjerumus pada
hal yang buruk
3.1 Address Type

Penggunaan IP Address merupakan hal sangat penting untuk membentuk sebuah komunikasi antar
perangkat yang terhubung ke jaringan. Setiap jaringan yang dibangun tentunya memiliki model yang
berbeda-beda karena disesuaikan dengan kebutuhan yang ada. Dengan perbedaan topologi suatu jaringan
maka terdapat juga perbedaan dalam penggunaan jenis alamat (Address Type).

Secara umum dalam dunia networking dikenal ada 4 macam 'Address type',
yaitu Unicast, Broadcast, Multicast, Anycast. Masing-masing jenis tersebut memilki perbedaan dalam fungsi
transmisi data. Dan berikut ini ulasan singkat mengenai perbedaan dari 'Address type' diatas.

3.2 Jenis - Jenis Address Type

1. Unicast
Unicast merupakan suatu metode pengiriman (transmisi) data dalam jaringan dengan mekanisme
1 : 1 atau PTP (Point-to-Point). Dengan kata lain pengiriman data dilakukan antara satu alamat pengirim
dan satu alamat penerima. Ketika data berhasil diterima maupun gagal diterima, maka si-pengirim akan
memberikan informasi ke pengirim. Untuk topologi jaringan dengan komunikasi 'Connection-Oriented'
(TCP), jika data gagal diterima maka akan dilakukan pengiriman ulang sampai data dapat dikirim secara
lengkap.

Jadi, Unicast adalah sebuah metode pengiriman data dimana data dikirimkan pada satu lokasi yang
jelas , dan setiap lokasi yang menerima kemudian mengirimkan laporan penerimaan kepada pengirim.
Disini, kualitas pengiriman data dapat dijamin, karena setiap kegagalan pengiriman akan diketahui oleh
pengirim dan dapat melakukan pengiriman ulang. Sistem inilah yang secara umum digunakan pada
sistem jaringan komputer saat ini. Analogi yang sesuai kasus di atas adalah, kartu ucapan lebaran
dikirim dengan menggunakan jasa pengiriman tercatat kepada 1 alamat yang jelas. Apabila paket
diterima, maka tanda bukti penerimaan akan diberikan kepada pengirim, sedangkan apabila paket tidak
sampai, maka juga dilaporkan kepada pengirim.  Koneksi unicast adalah koneksi dengan hubungan one-
to-one antara 1 alamat pengirim dan 1 alamat penerima.

Contoh dari transmisi data menggunakan tipe alamat Unicast sering dilakukan dalam komunikasi
perngakt sehari-hari. Misal, file sharing antar komputer, browsing, akses file server, dan lain-lain.

2. Broadcast
Broadcast merupakan metode pengiriman (transmisi) data ke banyak perangkat sekaligus atau
PTMP (Point to MultiPoint). Dalam pengiriman ke banyak titik (Point) dengan metode ini tidak perlu
memperhatikan apakah data tersebut sampai ke penerima atau tidak. Dan juga tidak melihat apakah
perangkat penerima pada setiap titik tersebut sedang aktif siap menerima paket data atau tidak. Metode
ini komunikasi biasanya dilakukan pada setiap perangkat yang tergabung di dalam jaringan yang sama
atau dengan kata lain tergabung dalam satu alamat broadcast yang sama. Kalau kita mempelajari
subnetting maka alamat broadcast merupakan alamat terakhir dari sebuah subnet. Misal, jika ada
network dengan subnet 192.168.1.0/24 maka alamat broadcastnya adalah 192.168.1.255. Dan hal itu
biasa disebut sebagai Subnet Broadcast. Ada juga Limited Broadcast yang mana transmisi data
menggunakan alamat 255.255.255.255

Broadcast adalah sebuah metode pengiriman data, dimana data dikirimkan ke banyak titik
sekaligus, tanpa melakukan pengecekan apakah titik tersebut siap atau tidak, atau tanpa memperhatikan
apakah data itu sampai atau tidak. Salah satu contoh penggunaan sistem ini adalah siaran televisi dan
radio. Dimana stasiun siaran melakukan siaran terus menerus tanpa mempedulikan apakah ada pesawat
televisi ataupun radio yang memonitor siaran tersebut. Analogi yang dapat digunakan adalah, kartu
ucapan lebaran  dibagi-bagikan pada siapa saja yang lewat di sebuah jalan, tanpa mempedulikan siapa
penerimanya. Pengiriman data dengan tujuan semua alamat yang berada dalam 1 jaringan. Aplikasi
yang menggunakan metode ini akan mengirimkan ke alamat broadcast.

Contoh penggunanan jenis transmisi broadcast ini banyak dilakukan untuk siaran TV dan Radio.
Dan sering kita temukan juga biasanya digunakan dalam proses DHCP.

Untuk lebih jelas perhatikan penjelasan di bawah


Kelas C jumlah host 254
Contoh :
192.168.1.0 = untuk network
192.168.1.1 = untuk host
192.168.1.255 = ini yang akan menjadi broadcast.

2   Kelas B
Contoh :
172.16.0.0 = untuk network
172.16.0.1 – 172.16.255.254= untuk host
172.16.255.255 = yang akan menjadi broadcast

3   Kelas A
Contoh :
10.0.0.0 = untuk network
10.0.0.1 – 10.0.0.254 = untuk host
10.0.0.255             = yang akan menjadi broadcast.

3. Multicast
Multicast metode yang digunakan juga hampir sama dengan broadcast. Namun perbedaannya untuk
multicast ini akan melakukan transmisi data ke banyak titik (point) yang tergabung ke group alamat
yang sama. Jadi jika ada perangkat yang tidak tergabung ke dalam group maka tidak akan mendapatkan
transmisi data. Dan alamat yang digunakan disini adalah biasa disebut dengan alamat multicast. Ada
beberapa alamat multicast yang digunakan tergantung jenis service-nya.

Konsep multicast hampir sama dengan broadcast, dimana data dikirimkan kepada banyak titik
sekaligus, namun perbedaannya adalah, titik tujuan dikelompokkan berdasarkan group-group tertentu
melalui alamat groupnya. Hal ini akan mengakibatkan pengiriman menjadi lebih efektif dibandingkan
broadcast namun dapat diterima jauh lebih banyak dibandingkan sistem unicast. Analoginya adalah,
kartu ucapan lebaran dikirimkan secara besar-besaran kepada alamat tertentu yang merupakan target
dari pengirim langsung ke alamat mereka. Pengiriman data dengan tujuan alamat group dalam 1
jaringan.

Contohnya seperti berikut:


F 224.0.0.18 : VRRP
F 224.0.0.5-224.0.0.6 : OSPF LSA/DR
F 224.2.0.0-224.2.127.253 : Multimedia Conference Call
Contoh penggunaan dari multicast lebih sering dikenal dalam melakukan Real-Time Streaming
Video (RTSP).

IP DINAMIS
Adalah IP yang diatur secara acak oleh Access Point.
F Ketika sebuah host dimatikan, IP Address yang telah diberikan oleh Access Point akan diambil
lagi dan bisa saja diberikan ke host lain yang masih aktif.

IP STATIS
Adalah IP yang diatur secara manual.
Bagaimana proses pemberian IP Address pada host ,??
F Ketika sebuah host dikonfigurasikan sebagai DHCP client yang tidak memiliki IP address,
subnet mask, atau default gateway. Kemudian akan mengirimkan DHCP Discover ke semua
jaringan dengan pesan broadcast yang subnet mask’nya  255.255.255.255.
F Semua host pada jaringan akan menerima pesan broadcast berupa DHCP frame, namun hanya
DHCP server yang akan membalas. Server akan merespon dengan sebuah DHCP offer, yang
menawarkan sebuah IP address untuk client.
F Untuk memiliki IP Address, maka DHCP client mengirim pesan broadcast berupa frame ke
semua host melalui jaringan host menanyakan pemberian IP oleh DHCP Request ke DHCP
server.
F DHCP server merespon dengan sebuah DHCP Anknomledgment.

Cara terkoneksi dengan ISP( internet )


ISP    =             
Modem PC
Modem – Router PC    
Modem gateway  (modem yang berfungsi spt router) PC
                   
NAT ( network address translator )

Catatan :
Ketika pesan masuk ke NAT, akan ditranslasikan supaya terhubung dengan internet.

4. Anycast
Anycast merupakan sebuah metode transmisi (pengiriman) data Point-to-Point-Nearest. Bisa dibilang
untuk mekanisme dari anycast ini gabungan antara unicast dengan multicast. Di dalam transmisi
Anycast antara si-pengirim dan si-penerima mempunyai alamat yang jelas, namun untuk menuju ke
penerima akan menggunakan titik (point) sebuah group yang memiliki jalur terdekat.

Alamat ini juga digunakan hanya sebagai alamat tujuan (destination address) dan diberikan hanya
kepada router, bukan kepada host-host biasa. Contoh penggunaan alamat anycast ini banyak ditemukan
pada IPv6.
BAB III
PENUTUP
 
4.1        Kesimpulan

Setelah memahami mengenai jaringan komputer kita dapat memahami bagaimana jaringan komputer
tersebut berasal dan sejarahnya. Sehingga dalam pelaksanaannya jaringan komputer sangatlah di perlukan
untuk mempermudah kerja manusia.

Penggunaan Jaringan komputer bisa kita terapkan pada saat kita akan mengirim data baik lewat LAN,
WAN, Internet. Dengan adanya jaringan komputer mempermudah pengiriman data tidak hanya lewat
flashdisk tetapi langsung antar komputer.

Penggunaan Jaringan ini sangatlah disesuaikan dengan keadaan sebuah komputer dengan komputer
lainnya. Baik bisa menggunakan topology topologi yang tepat.

Meskipun Jaringan memberikan Segudang manfaat tapi tidak lepas akan kekurangannya kita harus
pandai pandai memilah informasi yang ada agar tidak terkena berita palsu.
 
4.2        Saran

Saya sebagai penulis menyadari dalam penulisan makalah ini masih terdapat banyak kekurangan baik dalam
penyampaian maupun dalam materi. Hal itu dikarenakan keterbatasan pengetahuan yang saya miliki. Oleh
karena itu penulis sangat mengharapkan kritik dan saran dari para pembaca sekalian agar di kemudian hari
saya sebagai penulis dapat membuat makalah yang lebih sempurna lagi.
 
DAFTAR PUSTAKA

https://www.papermakalah.com/2017/09/makalah-jaringan-komputer.html

https://fiktusgaurifa.wordpress.com/2015/05/21/makalah-jaringan-komputer/comment-page-1/

https://bootup.ai/blog/pengertian-jaringan-komputer-fungsi-dan-jenisnya/#:~:text=Tujuan%20dibuatnya
%20jaringan%20komputer%20adalah,lain%20dengan%20mudah%20dan%20praktis.

https://www.anakit.id/2019/08/macam-topologi-jaringan-internet.html

https://egidius9.blogspot.com/2017/04/kelebihan-dan-kekurangan-jaringan.html

http://ilmukomputerdanjaringannya.blogspot.com/2016/05/jenis-jenis-jaringan-beserta-kelebihan.html

https://www.monitorteknologi.com/jenis-jenis-jaringan-komputer-dan-pengertiannya/

https://jurnalmultimedia.blogspot.com/2017/01/kelebihan-dan-kekurangan-jaringan-pan.html

https://informatikagampang.blogspot.com/2016/10/model-jaringan.html

http://www.mikrotik.co.id/artikel_lihat.php?id=232

http://ikovamufida.blogspot.com/2012/07/v-behaviorurldefaultvmlo.html

Anda mungkin juga menyukai