Anda di halaman 1dari 4

Tugas Personal 2

Minggu 7, Sesi 11

1. Cari salah satu aplikasi Sales Force Automation, kemudian lakukan analisa terkait kontribusi
aplikasi tersebut dalam meningkatkan kinerja agen penjualan, jika dilihat dari aspek manfaat!
(50 Poin)
Jawab:
Sales Force Automation (SFA) adalah aplikasi teknologi yang mengotomatisasi penjualan
demi mendukung divisi penjualan mencapai tujuan mereka dengan lebih efektif dan efisien.
Semua perangkat lunak SFA dirancang agar perusahaan bisa menyimpan,
menganalisis, mendistribusikan, dan menggunakan data pelanggan untuk kegiatan
otomatisasi penjualan. Hal ini mengijinkan SFA untuk merekam data dan memunculkan
peluang di setiap tahap penjualan. Maka, SFA tentu terkait dengan kinerja
perusahaan, karena ia dapat mengotomatisasi penjualan yang tentu mempermudah
kinerja penjualan perusahaan. Dengan adanya SFA, bahkan tidak terlalu banyak tenaga
sales persons yang diperlukan. Ini tentu menghemat biayapembayaran gaji karyawan.
Aplikasi SFA mampu meningkatkan kinerja perusahaan jika diciptakan dan/atau digunakan
bisa memenuhi semua fungsi SFA di bawah ini:
 Lead management: melacak prospek penjualan dan menetapkan dan mendistribusikan
tugaskepada semua salespersons secara merata.
 Opportunities management: memungkinkan salespersons untuk menciptakan peluang.
 Product encyclopedia: ensiklopedia elektronik berisi rincian semua produk.
 Document management: menyimpan daftar harga dan produk, manual, brosur,
spesifikasi produk, dll.
 Pipeline management: mempertahankan semua siklus penjualan mulai dari
identifikasi prospek untuk pesanan, pengiriman, dan sampai penutupan.
 Product configuration: memfasilitasi salespersons dan pelanggan untuk
merancang danmemberi harga produk sesuai spesifikasi pilihan pelanggan.

MKTG6116 – E-CRM-R1
 Product visualization: mengizinkan pelanggan dan salespersons untuk membuat
produkdengan model 3D yang realistis.
 Order management terdiri dari daftar harga dan konfigurasi produk: saat pelanggan
setuju,aplikasi SFA mengubah harga menjadi pesanan harga yang tepat.
 Quotation management: memungkinkan salespersons dan sales manager untuk
membuat,menyunting, dan mengirim proposal yang disesuaikan.
 Contact management: menyimpan kontak, alamat, ID pelanggan, dll.
 Contract management: mengelola kontrak dengan pelanggan dengan melacak dan
memantaukemajuan dan penghentian kontrak.
 Event management: memungkinkan sales persons untuk merencanakan
acara, sepertipameran dagang, seminar, dll dengan pelanggan dan/atau mitra
lain dengan menampilkankalender acara, laporan acara, dll.
 Activity management: membantu sales manager membuat daftar tugas, menetapkan
prioritas,dan memantau kemajuan untuk memahami kemajuan semua
aktivitas dan menjaga salespersons tetap menjalankan tugas mereka dengan baik dan
benar.
 Account management: menggambarkan penjualan dan hubungan dengan pelanggan,
sepertikontak pelanggan, transaksi pelanggan, pertanyaan pelanggan, dan peluang untuk
memperoleh pelanggan baru.

Adapun salah satu contoh aplikasi SFA yaitu aplikasi INDO SFA - Sales Force Automation
Indonesia. Aplikasi INDO SFA merupakan suatu aplikasi yang bertujuan memudahkan
Sales dalam melakukan pekerjaan sehari-hari. Khususnya dalam hal pemesanan (sales
order), penagihan (pembayaran piutang), atau penjualan kanvas. INDO SFA
memiliki sisi back-end yang digunakan oleh administrator yang bertugas untuk
merencanakan perjalanan dan kunjungan sales setiap hari. Setiap Sales bertransaksi, data
akan disinkron secara otomatis ke administrator sehingga dapat dilakukan realisasi.
INDO SFA memiliki fitur online dan offline pada sisi sales. Sales dapat melakukan
transaksi tanpa perlu khawatir terhadap koneksi internet yang tidak stabil. Ketika
koneksi internet tersedia, data sales akan otomatis tersinkron pada administrator.

MKTG6116 – E-CRM-R1
2. Kemudian, berikan penjelasan bagaimana Sales Force Automation mampu merubah kinerja
penjualan perusahaan secara keseluruhan! (50 Poin)
Jawab:
SFA memiliki dampak yang signifikan terhadap efisisensi dan efektifitas kinerja perusahaan
secara keseluruhan jika mengintegrasikan workflow-nya ddengan fungsi operasional pada
berbagai tingkatan di dalam perusahaan. SFA memungkinkan perusahaan untuk tetap
menjaga kinerja seluruh tim yang berkaitan dengan penjualan. Dengan fitur ini, tim dapat
mengeksekusi dan memastikan strategi penjualan berjalan dengan baik dan memastikan
produk sesuai dengan kebutuhan yang sudah disepakati oleh sales dan prospek/penjualan
yang melakukan pembelian, agar produk yang diminta dapat tersedia sesuai jadwal yang
telah disepakati. Dengan teknologi, perusahaan akan lebih efektif karena lebih mudah di
dalam memberdayakan dan mengatur sales forcenya. SFA menghadirkan standar
operasional agar tidak terdapat penyimpangan terhadap aturan perusahaan maupun
meminimalkan gap antar sales force. Sistem SFA yang dirancang sedemikian rupa akan
memudahkan sales force dalam memberikan informasi dengan cepat kepada manajemen
senior yang selanjutnya digunakan untuk analisa agar dapat membuat rencana pertumbuhan
pangsa pasar dan peningkatan profitabilitas. Dengan diintegrasikan bersama CRM,
perusahaan dapat dengan mudah menjangkau pelanggan-pelanggan yang dimiliki untuk
menciptakan retensi penjualan di masa depan.
Beberapa alasan mengapa perusahaan harus mengimplementasikan SFA, diantaranya:
1. Menciptakan wawasan untuk penjualan
Kita tidak harus melakukan panggilan telepon kepada pelanggan atau staff setiap waktu
untuk mendapatkan informasi tentang prospek dan pelanggan. Yang perlu dilakukan
hanyalah informasi yang sudah dimiliki baik melalui telepon, meeting  maupun email dan
sudah dikumpulkan dalam satu tempat yakni pada SFA. Informasi yang dikumpulkan
dapat menciptakan wawasan tentang bagaimana cara perusahaan untuk menciptakan nilai
bagi calon pelanggan atau kepada pelanggan. Apabila berhasil, tentu perusahaan dapat
melakukan penjualan dengan lebih mudah dan efisien karena tidak membutuhkan waktu
lama untuk mengumpulkan semua informasi yang dibutuhkan oleh perusahaan dari
prospek/pelanggan.
2. Apapun yang ingin Anda ketahui nanti

MKTG6116 – E-CRM-R1
Perusahaan tidak akan bisa selalu sukses saat melakukan penawaran, pasti akan
mendapatkan penolakan. Tetapi, dari penolakan ini perusahaan harus mendapatkan
informasi detail mengapa gagal. Dengan data yang disimpan dalam SFA, perusahaan
dapat menggali kembali apa saja yang menjadi penyebab kegagalan.
3. Memudahkan tim untuk mengeksekusi tugas
Tim membutuhkan semua informasi tentang pelanggan dan apa saja yang menjadi
keluhan pelanggan-pelanggan yang masuk. Dengan data yang sudah tersimpan pada SFA,
tim dapat dengan mudah melakukan eksekusi tugas. Semakin cepat keluhan pelanggan
mendapatkan penanganan, semakin puas pelanggan terhadap pelayanan perusahaan.

MKTG6116 – E-CRM-R1