SOAL PILIHAN GANDA
1. Pernyataan-pernyataan di bawah ini yang benar untuk segitiga siku-siku ABC adalah …
.
A. c2 + a2 = b2
B. c2 – b2 = a2
C. c2 + b2 = a2
D. a2 + b2 = c2
Pembahasan:
Ingat kembali dalil pythagoras yang menyatakan bahwa kuadrat sisi miring sama dengan jumlah kuadrat sisi-
sisi yang lainnya.
Berdasarkan segitiga di atas maka:
c 2 = a 2 + b2
a 2 + b2 = c 2
Jawaban: D
2. Segitiga PQR siku-siku di Q, jika PQ = 4 cm dan PR = 5 cm, maka panjang QR adalah ….
A. 3 cm
B. 16 cm
C. 9 cm
D. 20 cm
Pembahasan:
Pada segitiga di atas rumus Pytagoras yang berlaku adalah sebagai berikut.
PR² = RQ² + PQ²
RQ² + PQ² = PR²
RQ dan PQ = sisi terpendek/sisi tegak
PR = sisi terpanjang/hipotenusa
PAK ROHMAN – MATEMATIKA – VIII – SMP TARUNA Dra. ZULAEHA
Maka:
RQ² + PQ² = PR²
RQ² + 4² = 5²
RQ² + 16 = 25
RQ² = 25 – 16
RQ² = 9
RQ = √9
RQ = 3 cm
Jawaban: A
3. Perhatikan gambar berikut ini!
Panjang AC pada ∆ABC dari gambar diatas adalah ……..
A. 13 cm
B. 14 cm
C. 15 cm
D. 17 cm
Pembahasan:
Pada segitiga di atas rumus Pythagoras yang berlaku adalah sebagai berikut.
AB² + BC² = AC²
AB dan BC = sisi terpendek/sisi tegak
AC = sisi terpanjang/hipotenusa
Maka:
AC² = (9² + 12²)
AC² = 81 + 144
AC² = 225
AC = √225
AC = 15 cm
Jawaban: C
PAK ROHMAN – MATEMATIKA – KELAS VIII – SMP TARUNA Dra. ZULAEHA
4. Sebuah segitiga siku-siku memiliki panjang sisi terpendeknya berturut-turut adalah 8 cm dan 15 cm. Panjang
hipotenusa dari segitiga tersebut……….
A. 25 cm
B. 17 cm
C. 13 cm
D. 8 cm
Penyelesaian:
Hipotenusa adalah sisi miring dari suatu segitiga siku-siku. Sisi miring ini tepat berada di depan sudut siku-siku
atau sudut 90°.
Pada segitiga siku-siku berlaku suatu teorema Pythagoras yang memiliki rumus sebagai berikut:
a² + b² = c²
Di mana a dan b adalah sisi terpendek segitiga atau disebut juga dengan sisi tegak dan c adalah sisi miringnya
atau sisi terpanjang dari segitiga tersebut.
Catatan:
Pemisalan panjang segitiga dengan huruf a, b dan c ini tidak terikat. Kalian boleh mengganti lambang dari
masing-masing sisi segitiga dengan huruf apapun. Yang jelas adalah bahwa jumlah kuadrat dari sisi-sisi
terpendek segitiga siku-siku = kuadrat sisi terpanjang atau sisi miringnya.
Karena pada soal ini yang ditanyakan adalah panjang hipotenusa maka yang perlu kita cari adalah nilai c.
c² = a² + b²
c² = 8² + 15²
c² = 289
c = √289
c = 17 cm
Jadi panjang hipotenusa segitiga pada soal ini adalah 17 cm.
Jawaban: B
5. Perhatikan gambar dibawah ini
Jika diketahui panjang AB dan AC berturut-turut adalah 5 cm dan 12 cm, maka panjang BC adalah………
A. 13 cm
B. 25 cm
PAK ROHMAN – MATEMATIKA – KELAS VIII – SMP TARUNA Dra. ZULAEHA
C. 29 cm
D. 41 cm
Pembahasan:
Pada segitiga di atas rumus pythagoras yang berlaku adalah sebagai berikut.
AB² + AC² = BC²
AB dan AC = sisi terpendek/sisi tegak/sisi mendatar
BC = sisi terpanjang/hipotenusa/sisi miring
Maka:
BC² = AB² + AC²
BC² = 5² + 12²
BC² = 169
BC = √169
BC = 13 cm
Jawaban: A
6. Diketahui sebuah segitiga siku-siku dengan panjang sisi sisinya adalah x cm, 12 cm dan (x + 8) cm dengan (x
+ 8) adalah sisi terpanjang. Maka nilai x adalah………
A. 5 cm
B. 8 cm
C. 13 cm
D. 15 cm
Pembahasan:
Dapat diketahui bahwa:
x cm dan 12 cm merupakan panjang sisi tegak dari segitiga siku-siku dan (x + 8) cm adalah sisi miringnya
karena merupakan sisi terpanjang.
Maka rumus Pythagoras yang berlaku adalah sebagai berikut:
x² + 12² = (x + 8)²
x² + 144 = x² + 16x + 64
x² - x² - 16x = 64 - 144
-16x = -80
−80
x = −16
x = 5 cm
Jawaban: A
7. Suatu segitiga memiliki panjang sisi tegak masing-masing adalah 6 cm. Agar segitiga tersebut berbentuk
segitiga siku-siku maka panjang sisi miringnya adalah…….
PAK ROHMAN – MATEMATIKA – KELAS VIII – SMP TARUNA Dra. ZULAEHA
A. 4 cm
B. 6 cm
C. 6 √2 cm
D. 36 √2 cm
Pembahasan:
Agar segitiga dengan panjang sisi tegak masing-masing adalah 6 cm membentuk suatu segitiga siku-siku maka
panjang sisi miringnya harus memenuhi teorema Pythagoras yaitu sebagai berikut:
(sisi terpendek 1)² + (sisi terpendek 2)² = (sisi miring)²
(6)² + (6)² = (sisi miring)²
36 + 36 = (sisi miring)²
(sisi miring)² = 36 + 36
(sisi miring)² = 72
sisi miring = √72 = √36 x 2 = 6√2 cm
Jadi panjang sisi miring dari segitiga tersebut adalah 6√2 cm.
Jawaban: C
8. Perhatikan gambar trapesium di bawah ini.
Panjang sisi miring RS dari trapesium tersebut adalah………
A. 15 cm
B. 17 cm
C. 20 cm
D. 25 cm
Pembahasan:
Dari gambar diatas dapat kita ketahui bahwa panjang sisi miring trapesium dapat dicari menggunakan konsep
teorema Pythagoras yaitu dengan memperhatikan segitiga yang berada di bagian kiri.
Sisi tegak atau tinggi dari segitiga tersebut adalah sama dengan panjang PQ yaitu 12 cm. Sedangkan sisi
horizontal dari segitiga panjangnya adalah = 40 cm - 25 cm = 15 cm.
Maka, panjang RS adalah:
RS² = 12² + 15²
RS² = 144 + 225
PAK ROHMAN – MATEMATIKA – KELAS VIII – SMP TARUNA Dra. ZULAEHA
RS² = 399
RS = √399
RS = 19,97
RS = 20 (Hasil Pembulatan)
Jawaban: C
9. 2 buah persegi diletakkan berdampingan seperti gambar dibawah ini.
Jika diketahui persegi besar memiliki luas 289 cm² dan panjang sisi persegi kecil adalah 7 cm maka nilai x
adalah……….
A. 40 cm
B. 30 cm
C. 25 cm
D. 20 cm
Pembahasan:
Dari gambar diatas dapat diketahui bahwa:.
Nilai x dapat dicari dengan menggunakan rumus teorema Pythagoras pada segitiga siku-siku bagian bawah. x
merupakan sisi miring dari segitiga siku-siku tersebut.
Tinggi segitiga sama dengan panjang sisi persegi yang kecil yaitu 7 cm.
Sedangkan sisi horizontal segitiga panjangnya = sisi persegi kecil + sisi persegi besar.
Sisi persegi besar dapat dicari dari luasnya yang sudah diketahui yaitu sebagai berikut.
L persegi = s²
s² = L
s = √𝐿
s = √289
s = 17
Sisi persegi besar = 7 cm + 17 cm = 24 cm
Maka, nilai x adalah:
x² = 7² + 24²
x² = 49 + 576
x² = 625
x = √625
PAK ROHMAN – MATEMATIKA – KELAS VIII – SMP TARUNA Dra. ZULAEHA
x = 25 cm
Jawaban: C
10. Jika panjang hipotenusa suatu segitiga siku-siku adalah 29 cm dan panjang salah satu sisinya adalah 20 cm,
maka tinggi segitiga itu adalah………
A. 19 cm
B. 21 cm
C. 23 cm
D. 25 cm
Pembahasan:
Hipotenusa² = tinggi segitiga² + alas segitiga²
29² = tinggi segitiga² + 20²
Tinggi segitiga² = 841 - 400
Tinggi segitiga = √441
Tinggi segitiga = 21 cm
Jawaban: B
11. Persegi panjang ABCD memiliki panjang diagonal 50 cm. Jika lebar persegi panjang tersebut adalah 30 cm,
maka luasnya adalah……
A. 1200 cm²
B. 900 cm²
C. 500 cm²
D. 250 cm²
Pembahasan:
Berikut adalah ilustrasi dari persegi panjang sesuai dengan data pada soal di atas.
Pertama kita cari dulu panjang dari persegi panjang ABCD menggunakan rumus teorema Pythagoras.
p² + l² = diagonal²
p² = diagonal² - l² = 50 cm² - 30 cm²
p² = 50 cm² - 30 cm²
p² = 2.500 - 900
p² = 1.600
p = √1600
PAK ROHMAN – MATEMATIKA – KELAS VIII – SMP TARUNA Dra. ZULAEHA
p = 40 cm
Setelah mendapatkan panjang dari persegi panjang ABCD baru luasnya bisa diketahui.
L persegi panjang = p x l = 40 cm x 30 cm = 1.200 cm²
Jawaban: A
12. Perhatikan gambar dibawah ini.
Panjang AD adalah……..
A. 8 cm
B. 10 cm
C. 12 cm
D. 15 cm
Pembahasan:
Perhatikan gambar di bawah ini.
Dari gambar diatas dapat kita ketahui bahwa panjang BC = panjang ED = 8 cm dan panjang BE = panjang CD
= 3 cm.
Panjang AE = AB + BE = 3 cm + 3 cm = 6 cm
Maka, panjang AD adalah:
AD2 = AE² + ED²
AD2 = 6² + 8²
AD2 = 36 + 64
AD2 = 100
AD = √100
PAK ROHMAN – MATEMATIKA – KELAS VIII – SMP TARUNA Dra. ZULAEHA
AD = 10 cm
Jawaban: B
13. Berdasarkan teorema Pythagoras, pada segitiga siku-siku, kuadrat panjang sisi miring sama dengan…
A. Selisih kuadrat panjang sisi siku-sikunya
B. Jumlah kuadrat panjang sisi siku-sikunya
C. Selisih akar panjang sisi siku-sikunya
D. Jumlah akar panjang sisi siku-sikunya
Jawaban: B
Pembahasan:
Berdasarkan teorema pythagoras, kuadrat sisi miring sama dengan jumlah kuadrat sisi siku-sikunya. Jadi,
jawaban yang tepat B.
14. Panjang sisi miring pada segitiga siku-siku sama kaki dengan panjang sisi siku-siku p cm adalah… cm.
1
A. p
2
B. p
C. p√2
D. p√3
Pembahasan:
Perhatikan gambar berikut:
Sisi miring2 = p2 + p2
Sisi miring2 = 2p2
Sisi miring = √2𝑝2
Sisi miring = √𝑝2 𝑥 √2
Sisi miring = 𝑝 𝑥 √2
Sisi miring = 𝑝√2
Jawaban: C
PAK ROHMAN – MATEMATIKA – KELAS VIII – SMP TARUNA Dra. ZULAEHA
15. Perhatikan gambar berikut!
Panjang sisi miring adalah…
A. 16 cm
B. 17 cm
C. 18 cm
D. 19 cm
Jawaban: B
Pembahasan:
Misal sisi miring adalah x
x2 = 15² + 8²
x2 = 225 + 64
x2 = 289
AD = √289
AD = 17 cm
Jawaban: B
16. Perhatikan gambar berikut!
Panjang AC adalah…
A. 3 cm
B. 6 cm
C. 9 cm
D. 10 cm
Pembahasan:
PAK ROHMAN – MATEMATIKA – KELAS VIII – SMP TARUNA Dra. ZULAEHA
BC2 = AB² + AC²
152 = 12² + AC²
225 = 144 + AC²
225 - 144 = AC²
81 = AC²
AC2 = 81
AC = √81
AC = 9 cm
Jawaban: C
17. Dari tiga bilangan berikut, yang merupakan tripel pythagoras adalah…
A. 9, 13, 15
B. 7, 12, 15
C. 10, 24, 25
D. 8, 15, 17
Pembahasan:
Mari kita bahas masing-masing opsi di atas:
Jawaban: D
18. Berikut ini adalah ukuran sisi-sisi dari empat buah segitiga, yaitu:
I. 3 cm, 4, cm, 5 cm
II. 7 cm, 8 cm, 9 cm
III. 5 cm, 12 cm, 15 cm
IV. 7 cm, 24 cm, 25 cm
PAK ROHMAN – MATEMATIKA – KELAS VIII – SMP TARUNA Dra. ZULAEHA
Yang merupakan ukuran segitiga siku-siku adalah…
A. I dan II
B. I dan III
C. II dan III
D. I dan IV
Pembahasan:
Mari kita bahas masing-masing opsi di atas:
I. 3 cm, 4, cm, 5 cm
52 = 42 + 32
25 = 16 + 9
25 = 25 (sama, segitiga siku-siku)
II. 7 cm, 8 cm, 9 cm
152 = 122 + 52
81 = 64 + 49
81 = 113 (81 < 113, ini menandakan segitiga lancip)
III. 5 cm, 12 cm, 15 cm
151 = 122 + 52
225 = 144 + 25
225 = 169 (225 > 169, ini menandakan segitiga tumpul)
IV. 7 cm, 24 cm, 25 cm
252 = 242 + 72
625 = 576 + 49
625 = 625 (sama, ini menandakan segitiga siku-siku)
Jawaban: D
19. Sebuah persegi mempunyai panjang sisi 8 cm. Panjang diagonal persegi tersebut adalah…
A. 4√2
B. 4√3
C. 8√2
D. 8√3
Pembahasan:
Perhatikan gambar persegi berikut ini:
PAK ROHMAN – MATEMATIKA – KELAS VIII – SMP TARUNA Dra. ZULAEHA
AC2 = AB² + BC²
AC2 = 8² + 8²
AC2 = 64 + 64
AC = √128
AC = √64 𝑥 √2
AC = 8 𝑥 √2
AC = 8√2
Jawaban: C
20. Sebuah persegi panjang memiliki panjang 16 cm dan lebar 12 cm. Panjang diagonal persegi panjang
tersebut adalah…
A. 24 cm
B. 22 cm
C. 20 cm
D. 18 cm
Pembahasan:
Perhatikan gambar berikut:
PR2 = PQ² + QR²
PR2 = 16² + 12²
PR2 = 256 + 144
PR = √400
PR = 20
Jawaban: C
21. Sebuah bangun berbentuk belah ketupat mempunyai panjang diagonal 24 cm dan 32 cm. Panjang sisi belah
ketupat tersebut adalah…
A. 20 cm
B. 28 cm
C. 40 cm
D. 56 cm
PAK ROHMAN – MATEMATIKA – KELAS VIII – SMP TARUNA Dra. ZULAEHA
Pembahasan:
Perhatikan gambar belah ketupat berikut:
AB2 = BO² + AO²
AB2= 16² + 12²
AB2= 256 + 144
AB = √400
AB = 20
Jawaban: A
22. Panjang diagonal-diagonal suatu belah ketupat 36 cm dan 48 cm. Panjang sisi belah ketupat tersebut
adalah…
A. 20 cm
B. 30 cm
C. 40 cm
D. 50 cm
Pembahasan:
Perhatikan gambar belah ketupat berikut:
PQ2 = PO² + QO²
PQ2= 24² + 18²
PQ2= 576 + 324
PQ = √900
PQ = 30
Jawaban: B
PAK ROHMAN – MATEMATIKA – KELAS VIII – SMP TARUNA Dra. ZULAEHA
23. Perhatikan gambar trapesium sama kaki berikut!
Tinggi trapesium tersebut adalah…
A. 12 cm
B. 11 cm
C. 10 cm
D. 9 cm
Pembahasan:
Perhatikan gambar trapesium berikut
Misal tinggi trapesium adalah t
132 = t² + 5²
169 = t² + 25
169 – 25 = t²
144 = t²
t² = 144
t = √144
t = 12
Jawaban: A
24. Sebuah segitiga siku-siku memiliki panjang sisi siku-siku 3 cm dan 4 cm. Keliling segitiga tersebut
adalah…
A. 15 cm
B. 14 cm
C. 13 cm
D. 12 cm
PAK ROHMAN – MATEMATIKA – KELAS VIII – SMP TARUNA Dra. ZULAEHA
Pembahasan:
Perhatikan segitiga siku-siku di bawah ini:
Sebelum mencari keliling, kita harus mencari panjang BC:
BC2 = AB² + AC²
BC2 = 3² + 42
BC2 = 9 + 16
BC2 = 25
BC = √25
BC = 5
Keliling segitiga ABC = AB + BC + AC
=3+5+4
= 12 cm
Jawaban: D
25. Perhatikan trapesium berikut!
Keliling trapesium di atas adalah…
A. 46 dm
B. 48 dm
C. 50 dm
D. 52 dm
Jawaban: B
Pembahasan:
PAK ROHMAN – MATEMATIKA – KELAS VIII – SMP TARUNA Dra. ZULAEHA
Sebelum mencari keliling bangun di atas, kit acari dulu panjang x:
x2 = 8² + 62
x2 = 64 + 36
x2 = 100
x2 = √100
x = 10
Keliling trapesium = 8 dm + 18 dm + 10 dm + 12 dm = 48 dm
Jawaban: B
26. Perhatikan gambar berikut!
Luas segitiga ABC adalah…
A. 45 cm2
B. 54 cm2
C. 108 cm2
D. 135 cm2
Pembahasan:
Sebelum mencari luas, kita harus mencari tinggi (AC):
BC2 = AC² + AB2
152 = AC² + 92
225 = AC² + 81
225 – 81 = AC²
PAK ROHMAN – MATEMATIKA – KELAS VIII – SMP TARUNA Dra. ZULAEHA
144 = AC²
AC² =144
AC = √144
AC = 12
Luas segitiga ABC
= ½ x alas x tinggi
= ½ x AB x AC
= ½ x 9 x 12
= 54 cm2
Jawaban: B
27. Perhatikan gambar berikut!
Luas segitiga di atas adalah…
A. 60 cm2
B. 120 cm2
C. 240 cm2
D. 480 cm2
Pembahasan:
Sebelum mencari luas, kita cari dulu x dan panjang alasnya:
(17x)2 = 30² + (8x)2
289x2 = 900 + 64x2
289x2 - 64x2 = 900
225x2 = 900
900
x2 = 225
x2 = 4
x = √4
x=2
Panjang alas segitiga = 8x = 8 • 2 = 16 cm
Luas segitiga = ½ x alas x tinggi
Luas segitiga = ½ x 16 x 30
Luas segitiga = 240 cm²
Jawaban: C
PAK ROHMAN – MATEMATIKA – KELAS VIII – SMP TARUNA Dra. ZULAEHA
28. Perhatikan gambar!
Panjang AD adalah…
A. 15 cm
B. 17 cm
C. 24 cm
D. 25 cm
Jawaban: B
Pembahasan:
Sebelum mencari panjang AD, kita cari dulu panjang AC:
AC2 = BC² + AB2
AC2= 92 + 12²
AC2 = 81 + 144
AC2 = 225
AC = √225
AC = 15
Selanjutnya kit acari panjang AD:
AD2 = AC² + CD2
AD2 = 152 + 8²
AD2 = 225 + 64
AD2 = 289
AD = √289
AD = 17
Jawaban: B.
29. Perhatikan gambar berikut!
PAK ROHMAN – MATEMATIKA – KELAS VIII – SMP TARUNA Dra. ZULAEHA
Luas bidang diagonal ACGE adalah…
A. 12 cm2
B. 24 cm2
C. 30 cm2
D. 72 cm2
Pembahasan:
Perhatikan gambar berikut:
Perhatikan bidang ACGE (yang diarsir merah), sebelum mencari luasnya kita cari dulu panjang AC dan EG
Panjang AC = EG
AC2 = AB² + BC2
AC2 = 42 + 3²
AC2 = 16 + 9
AC2 = 25
AC = √25
AC = 5
Panjang AC = 5 cm, karena panjang AC = panjang EG maka panjang EG = 5 cm
Luas ACGE = panjang x lebar
Luas ACGE = AC x CG
Luas ACGE = 5 x 6
Luas ACGE = 30 cm2
Jawaban: C
30. Pada persegi panjang PQRS, panjang PR = 20 cm dan besar <QPR = 30 derajat. Luas persegi panjang
PQRS adalah…
PAK ROHMAN – MATEMATIKA – KELAS VIII – SMP TARUNA Dra. ZULAEHA
A. 100√3
B. 100√2
C. 200√3
D. 200√2
Pembahasan:
Perhatikan gambar segitiga PQR berikut ini:
Perhatikan angka-angka dalam bulatan merah. Angka ini didapatkan karena sudut 30 derajat
Jadi, luas persegi panjang (L) adalah sebagai berikut:
L = panjang x lebar
L = PQ x QR
L = 10 √3 x 10
L = 100√3
Jawaban: A
PAK ROHMAN – MATEMATIKA – KELAS VIII – SMP TARUNA Dra. ZULAEHA
31. Perhatikan gambar kubus berikut!
Panjang diagonal ruang EC adalah…
A. 4 cm
B. 4√2 cm
C. 4√3cm
D. 4√6 cm
Pembahasan:
Perhatikan gambar di bawah ini:
Sebelum mencari EC, kita cari dulu AC
AC2 = AB² + BC2
AC2 = 42 + 4²
AC2 = 16 + 16
AC2 = 32
AC = √16 x √2
AC = 4 x √2
AC = 4√2
Selanjutnya kita cari panjang EC:
EC2 = AE² + AC2
AC2 = 42 + (4√2)²
PAK ROHMAN – MATEMATIKA – KELAS VIII – SMP TARUNA Dra. ZULAEHA
AC2 = 16 + 16 .2
AC2 = 48
AC = √16 x √3
AC = 4 x √3
AC = 4√3
Jawaban: C
SOAL URAIAN
1. Perhatikan gambar di bawah ini!
4 cm
A B
3 cm
Tentukan Panjang AC!
AC2 = AB2 + BC2
AC2 = 32 + 42
AC2 = 9 + 16
AC2 = 25
AC = √25
AC = 5
Jadi, panjang AC adalah 5 cm.
2. Perhatikan gambar di bawah ini!
10 cm
A B
6 cm
Tentukan panjang BC!
PAK ROHMAN – MATEMATIKA – KELAS VIII – SMP TARUNA Dra. ZULAEHA
AC2 = AB2 + BC2
102 = 62 + BC2
100 = 36 + BC2
100 – 36 = BC2
64 = BC2
BC2 = 64
BC = √64
BC = 8
Jadi, panjang BC adalah 8 cm.
3. Perhatikan gambar di bawah ini!
Tentukan panjang a!
Penyelesaian:
c² = a² + b²
50² = a² + 14²
2500 = a² + 196
2500 - 196 = a²
a² = 2500 – 196
a = √2304
a = 48
Jadi, panjang a adalah 48 cm
4. Karto menyandarkan tangga yang panjangnya 5 m pada tembok. Jarak ujung bawah tangga terhadap tembok
bagian bawah 3 m. Berapa jarak ujung atas tangga ke tembok ujung bawah?
PAK ROHMAN – MATEMATIKA – KELAS VIII – SMP TARUNA Dra. ZULAEHA
Penyelesaian:
5² = x² + 3²
25 = x² + 9
25 – 9 = x²
16 = x²
x² = 16
x = √16
x=4
Jadi. jarak ujung atas tangga ke tembok ujung bawah tersebut adalah 4 m
5. Seorang pengamat berada di atas mercusuar yang tingginya 12 m. Ia melihat kapal A dan kapal B yang
berlayar di laut. Jarak pengamat dengan kapal A dan kapal B berturut-turut 20 m dan 13 m. Posisi kapal A,
kapal B, dan kaki mercusuar terletak segaris. Tentukan jarak kapal A dan kapal B!
AB adalah jarak antara kapal A dan kapal B
1) Segitiga BMP siku-siku di M, maka:
PB² =PM² + MB²
13² =12² + MB²
169 =144 + MB²
169 - 144 = MB²
25 = MB²
MB² = 25
PAK ROHMAN – MATEMATIKA – KELAS VIII – SMP TARUNA Dra. ZULAEHA
MB = √25
MB = 5
2) Segitiga AMP siku-siku di M, maka:
PA² =PM² + MA²
20² =12² + MA²
400 =144 + MA²
400 - 144 = MA²
256 = MA²
MA² = 256
MA = √256
MA = 16
AB = MA – MB
AB = 16 – 5
AB = 11
Jadi, jarak antara kapal A dan kapal B adalah 11 ,meter
6. Sebuah tangga berukuran panjang 6,5 meter bersandar di dinding. Jarak kaki tangga ke dinding sejauh 2,5
meter. Tentukan tinggi dinding yang dicapai oleh tangga tersebut!
Misal x adalah tinggi dinding
(6,5)2 = x2 + (2,5)2
42,25 = x2 + 6,25
42,25 – 6,25 = x2
36 = x2
x2 = 36
x=6
Jadi, tinggi dinding tersebut adalah 6 m.
PAK ROHMAN – MATEMATIKA – KELAS VIII – SMP TARUNA Dra. ZULAEHA
7. Perhatikan gambar segitiga berikut!
Tentukan panjang sisi AB!
Penyelesaian:
Kita tahu segitiga di atas merupakan segitiga sama kaki. Perbandingan panjang sisi-sisi segitiga siku-siku sama
kaki adalah 1 : 1 : √2
Bandingkan sisi-sisi yang bersesuaian didapat:
Jadi, panjang sisi AB adalah 10√2
8. Perhatikan gambar segitiga ABC berikut ini!
Tentukan panjang AB dan panjang BC!
Penyelesaian:
Kita ingat kembali perbandingan sisi-sisi pada segitiga siku-siku yang mengandung sudut 30° dan 60° yaitu 1 :
√3 : 2, kemudian kita buat perbandingan dengan segitiga ABC:
PAK ROHMAN – MATEMATIKA – KELAS VIII – SMP TARUNA Dra. ZULAEHA
Maka, panjang AB adalah 6√3 cm
Maka, panjang BC adalah 18 cm
Jadi, panjang AB adalah 6√3 cm dan panjang BC adalah 18 cm
9. Tentukan panjang AB dan panjang AC dari gambar di bawah ini!
Jawab:
Diketahui:
CB = 10 cm
Sudut segitiga siku-siku = 30°, 60°, dan 90°.
Ditanyakan:
AB dan AC = ... ???
Karena sudutnya 30°, 60°, dan 90°, maka berlaku:
30°: 60°: 90° = 1 : √3 : 2
Maka:
Menentukan panjang AB
PAK ROHMAN – MATEMATIKA – VIII – SMP TARUNA Dra. ZULAEHA
AC: AB: CB = 1 : √3 : 2
𝐴𝐵 √3
=
𝐶𝐵 2
𝐴𝐵 √3
=
10 2
2 AB = (10 cm x√3)
2 AB = 10√3 cm
2 AB = 10√3 cm
10 √3
AB = 2
AB = 5√3 cm
Jadi panjang AB adalah 5 √3 cm.
Menentukan panjang AC
𝐴𝐶 1
=
𝐶𝐵 2
𝐴𝐶 1
=2
10
2 AC = (10 cm x 1)
2 AC = 10 cm
2 AC = 10 cm
10
AC = 2
AC = 5 cm
Jadi panjang AC adalah 5 cm.
10. Tentukan panjang AB pada gambar di bawah ini!
Jawab:
Diketahui:
CB = 10 cm
Sudut segitiga siku-siku = 45°, 45°, dan 90°.
Ditanyakan:
AB = ..???
Karena sudutnya 45°, 45°, dan 90°, maka berlaku :
45°: 45°: 90° = 1:1: √2
Maka:
PAK ROHMAN – MATEMATIKA – KELAS VIII – SMP TARUNA Dra. ZULAEHA
AC : AB : BC = 1 : 1 : √2
𝐴𝐵 1
=
𝐵𝐶 √2
𝐴𝐵 1
=
10 √2
√2 AB = (10 x 1)
√2 AB = 10
√2 AB = 10
10
AB =
√2
Untuk lebih menyederhakan kita rasionalkan penyebut dari AB, maka :
10 √2
AB = x
√2 √2
10√2
AB = 2
AB = 5√2 cm
Jadi panjang AB pada gambar di atas adalah 5√2 cm
𝐴𝐶 1
=
𝐵𝐶 √2
𝐴𝐶 1
10
=
√2
√2 AC = (10 x 1)
√2 AC = 10
√2 AC = 10
10
AC =
√2
Untuk lebih menyederhakan kita rasionalkan penyebut dari AC, maka:
10 √2
AC = x
√2 √2
10√2
AC = 2
AC = 5√2 cm
Jadi panjang AC pada gambar di atas adalah 5√2 cm
PAK ROHMAN – MATEMATIKA – KELAS VIII – SMP TARUNA Dra. ZULAEHA