0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
103 tayangan38 halaman

Panduan Lengkap TOGAF 9.2 untuk EA

TOGAF adalah kerangka kerja arsitektur perusahaan yang memberikan pendekatan komprehensif untuk desain, perencanaan, implementasi, dan tata kelola arsitektur informasi perusahaan. TOGAF menyediakan metode pengembangan arsitektur (ADM) dan konten arsitektur yang disimpan pada repository.
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
103 tayangan38 halaman

Panduan Lengkap TOGAF 9.2 untuk EA

TOGAF adalah kerangka kerja arsitektur perusahaan yang memberikan pendekatan komprehensif untuk desain, perencanaan, implementasi, dan tata kelola arsitektur informasi perusahaan. TOGAF menyediakan metode pengembangan arsitektur (ADM) dan konten arsitektur yang disimpan pada repository.
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

II3220 Arsitektur Enterprise

TOGAF Framework

1
EA Framework Overview

EA Framework typically include: • TOGAF


1. Process & Methods
2. Catalog of Architecture deliverables and artifacts • Zachman
3. Content model and repository structure • Gartner
4.
5.
Reference models
Best practices, guidelines & techniques
• FEA
6. Architecture capability development EA
7. Architecture governance & compliance Frameworks
Each of the frameworks follows different philosophies, and any
implementing enterprise may choose bits and pieces from each of the
methodologies, modify and merge them as per their unique set of
requirements

CONNECTING BUSINESS & TECHNOLOGY


Apa itu TOGAF?

Togaf atau The Open Group Architecture


Framework adalah suatu kerangka kerja arsitektur
perusahaan yang memberikan pendekatan
komprehensif untuk desain, perencanaan,
implementasi, dan tata kelola arsitektur informasi
perusahaan.

CONNECTING BUSINESS & TECHNOLOGY


Togaf 9.2
Lebih dari 20.000 orang di seluruh dunia sejauh ini
mengambil kursus TOGAF terakreditasi.
Framework TOGAF 9.2 dirilis pada tahun 2018 yang berisi
sejumlah pembaruan untuk TOGAF versi sebelumnya.
Struktur Modular: salah satu fokus pengembangan
TOGAF 9 adalah memastikan bahwa konten spesifikasi
terstruktur dengan cara modular.

CONNECTING BUSINESS & TECHNOLOGY


Mengapa kita perlu memakai TOGAF?

Togaf mempunyai Architecture Development


Method (ADM) atau Metode Pengembangan
Arsitektur TOGAF yang menyediakan proses
teruji dan dapat diulang untuk mengembangkan
arsitektur. ADM termasuk membangun kerangka
kerja arsitektur, mengembangkan konten
arsitektur, transisi, dan mengatur realisasi
arsitektur.

CONNECTING BUSINESS & TECHNOLOGY


Pada saat bagaimana TOGAF diperlukan?

Ketika anda hendak membangun sebuah perusahaan,


sebelumnya anda harus menentukan framework
architecture terlebih dahulu. TOGAF memungkinkan
perusahaan mendefinisikan kebutuhan bisnis dan
membangun arsitektur spesifik untuk memenuhi
kebutuhan itu. Dari sudut pandang EA, TOGAF ingin
membuat “Enterprise Architecture” yang relevan terhadap
aset dan sumber daya arsitektural didalam
mengembangkan arsitektur organisasi.

CONNECTING BUSINESS & TECHNOLOGY


Kekurangan dan Kelebihan TOGAF

Kekurangan TOGAF Kelebihan TOGAF


1. Tidak ada standar untuk seluruh 1. Sifatnya yang fleksibel dan
domain (misalnya untuk membuat bersifat open source.
blok diagram) 2. Sistematis
2. Tidak ada artefak yang dapat 3. Focus pada siklus implementasi
digunakan ulang (ready made) (ADM) dan proses
4. Kaya akan area teknis arsitektur
5. Recource base menyediakan
banyak material referensi
6. Karena melibatkan banyak pihak
terutama industri, di TOGAF
banyak memberikan best
practice atau kejadian riil di
dunia nyata
CONNECTING BUSINESS & TECHNOLOGY
TOGAF 9.2 Library

CONNECTING BUSINESS & TECHNOLOGY


Apa Isi TOGAF?

Inti TOGAF adalah


Architecture Development
Method
Architecture capability
beroperasi terhadap method
Method didukung oleh
sekumpulan pedoman dan
teknik
Proses dan prosedur ini akan
menghasilkan content yang
disimpan pada repository, dan
dikelompokkan sesuai dengan
Enterprise Continuum
Repository ini populer disebut
sebagai
TOGAF Reference Models

CONNECTING BUSINESS & TECHNOLOGY


TOGAF ADM

ADM merupakan metode yang


umum sehingga jika
diperlukan pada prakteknya
ADM dapat disesuaikan
dengan kebutuhan spesifik
tertentu, misalnya
digabungkan dengan
framework yang lain sehingga
ADM menghasilkan arsitektur
yang spesifik terhadap
organisasi.

CONNECTING BUSINESS & TECHNOLOGY


Fase ADM

o 1. Preliminary Phase
Pada fase ini harus menspesifikasikan who, what, why, when, dan where dari arsitektur itu
sendiri.
o 2. Architecture Vision
Fase ini merupakan fase inisiasi dari siklus pengembangan arsitektur yang mencakup
pendefinisian ruang lingkup, identifikasi stakeholders, penyusunan visi arsitektur,, dll
o 3. Business Architecture
Fase ini mencakup pengembangan arsitektur bisnis untuk mendukung visi arsitektur yang
telah disepakati.
o 4. Information Systems Architectures
Pada tahapan ini lebih menekankan pada pendefinisian arsitektur sistem informasi dalam
tahapan ini meliputi arsitektur data dan arsitektur aplikasi yang akan digunakan.
o 5. Technology Architecture
Membangun arsitektur teknologi yang diinginkan, dimulai dari penentuan jenis kandidat
teknologi yang diperlukan dengan
menggunakan Technology Portfolio Catalog yang meliputi perangkat lunak dan perangkat
keras.

CONNECTING BUSINESS & TECHNOLOGY


Fase ADM

o 6. Opportunities and Solutions


Pada tahap ini akan dievaluasi model yang telah dibangun untuk arsitektur saat
ini dan indentifikasi proyek utama yang akan dilaksanakan
o 7. Migrations Planning
Pada fase ini akan dilakukan analisis resiko dan biaya. Tujuan dari fase ini
adalah untuk memilih proyek implementasi yang bervariasi menjadi urutan
prioritas.
o 8. Implementation Governance
Fase ini mencakup pengawasan terhadap implementasi arsitektur
o 9. Architecture Change Management
Fase ini mencakup penyusunan prosedur-prosedur untuk mengelola perubahan
ke arsitektur yang baru.
o 10. Requirements Management
Menguji proses pengelolaan architecture requirements sepanjang siklus ADM
berlangsung
CONNECTING BUSINESS & TECHNOLOGY
ADM Phases

CONNECTING BUSINESS & TECHNOLOGY


ADM PHASES

CONNECTING BUSINESS & TECHNOLOGY


ADM PHASES

CONNECTING BUSINESS & TECHNOLOGY


ADM PHASES

CONNECTING BUSINESS & TECHNOLOGY


ADM PHASES

CONNECTING BUSINESS & TECHNOLOGY


ADM PHASES

CONNECTING BUSINESS & TECHNOLOGY


ADM PHASES

CONNECTING BUSINESS & TECHNOLOGY


ADM PHASES

CONNECTING BUSINESS & TECHNOLOGY


ADM PHASES

CONNECTING BUSINESS & TECHNOLOGY


ADM Guidelines and Techniques

o ADM Guidelines and Techniques menyediakan pedoman dan


teknik untuk penerapan ADM
o Guidelines memuat pedoman bagaimana menggunakan ADM
pada berbagai scenario implementsi, termasuk gaya
implementasi yang berbeda-beda (misalnya: penggunaan iterasi),
atau penyertaan arsitektur khusus (misalnya : security)
o Techniques mendukung aktivitas khusus pada ADM (misalnya:
mendefinisikan prinsip, scenario bisnis, analisis gap, migration
planning, dll)

CONNECTING BUSINESS & TECHNOLOGY


ADM Outputs

• Selama penerapan proses ADM, akan dihasilkan sejumlah luaran (output),


• Misalnya: process flow, arhitectural requirements, project plans, project
compliance assessments, etc
• Agar dapat mengintegrasikan semua hasil pekerjaan tersebut dalam bentuk
terstruktur, TOGAF mendefinisikan model terstruktur untuk mencakup
luaran-luaran tersebut, yang disebut sebagai : TOGAF Architecture Content
Framework

CONNECTING BUSINESS & TECHNOLOGY


TOGAF Architecture Content Framework

• Deliverable: hasil pekerjaan yang ditentukan pada kontrak dan di-review,


disetuju dan ditandatangani oleh semua stakeholder. Biasanya deliverable
dihasilkan saat proyek selesai atau disimpan pada Architecture Repository
sebagai reference model
• Artifact: hasil pekerjaan arsitektural yang menggambarkan aspek arsitektur.
Artifacts umumnya dikelompokkan menjadi:
1. Catalogs (daftar things)
2. Matrices (relasi antar things)
3. Diagrams (gambar dari things)
• Building block: komponen bisnis, IT, atau architectural capability yang dapat
dikombinasikan dengan building block yang lain untuk menghasilkan
arsitektur dan solusi terkait.

CONNECTING BUSINESS & TECHNOLOGY


Architecture Repository

CONNECTING BUSINESS & TECHNOLOGY


Architecture Definition Document

CONNECTING BUSINESS & TECHNOLOGY


Architecture Building Block

CONNECTING BUSINESS & TECHNOLOGY


Architecture Building Block

CONNECTING BUSINESS & TECHNOLOGY


Enterprise Continuum

• View atau pandangan terhadap Architecture Repository yang menyediakan


metode untuk mengelompokkan artifak arsitektur dan solusinya yang
berevolusi, dari arsitektur generic menjadi arsitektur yang spesifik untuk
organisasi
1. Dari generic ke specific
2. dari abstract ke concrete
3. dari logical to physical
• Enterprise continuum memuat 2 konsep yang saling melengkapi:
1. Architecture Continuum
2. Solution Continuum

CONNECTING BUSINESS & TECHNOLOGY


Enterprise Continuum

CONNECTING BUSINESS & TECHNOLOGY


Architecture Repository

• Architecture Repository,
adalah konsep
• yang mendukung
Enterprise Continuum,
yang dapat menyimpan
berbagai jenis output
arsitektural pada tingkat
abstraksi yang berbeda-
beda, yang dihasilkan
oleh ADM
• Dengan cara ini, TOGAF
memfasilitasi
pemahaman dan
kolaborasi antar berbagai
stakeholder dan praktisi
pada berbagai tingkatan

CONNECTING BUSINESS & TECHNOLOGY


Architecture Repository Components

• The Architecture Metamodel: the organizationally tailored application of an


architecture framework, including a metamodel for architecture content
• The Architecture Capability: the parameters, structures, and processes that
support governance of the Architecture Repository
• The Architecture Landscape: an architectural view of the building blocks that
are in use within the organization today (e.g., a list of the live applications).
The landscape is likely to exist at multiple levels of abstraction to suit
different architecture objectives
• The Standards Information Base (SIB): the standards with which new
architectures must comply, which may include industry standards, selected
products and services from suppliers, or shared services already deployed
within the organization
• The Reference Library: guidelines, templates, patterns, and other forms of
reference material that can be leveraged in order to accelerate the creation
of new architectures for the enterprise
• The Governance Log: a record of governance activity across the enterprise

CONNECTING BUSINESS & TECHNOLOGY


TOGAF Reference Models

Reference Description
o TOGAF menyediakan Model

dua reference models TOGAF The TOGAF Technical Reference Model is an


Foundation architecture of generic services and functions that
untuk disertakan pada Architecture provides a foundation on which specific
Enterprise Continuum Technical architectures and Architecture Building Blocks
Reference Model (ABBs) can be built
organisasi:
o Technical Reference Integrated The Integrated Information Infrastructure Reference
Model Information Model (III-RM) is based on the TOGAF Foundation
Infrastructure Architecture, and is specifically aimed at helping
o Information Reference the design of architectures that enable and support
Model (III-RM) the vision of Boundaryless Information Flow.
Infrastructure
Reference Model

CONNECTING BUSINESS & TECHNOLOGY


Architecture Capability Framework

Architecture Capability
Framework adalah
kumpulan sumberdaya,
pedoman, template,
informasi pendukung, dan
lain-lain, yang disediakan
untuk membantu arsitek
untuk menerapkan praktek
arsitektural dalam
organisasi

CONNECTING BUSINESS & TECHNOLOGY


Menyiapkan dan Memelihara Enterprise Architecture
Capability – TOGAF 9 Architecture Capability
Framework

CONNECTING BUSINESS & TECHNOLOGY


Establishing and Operational Architecture
Capability
1. Praktek EA harus dilaksanakan sama seperti operasional unit bisnis
lainnya
2. Praktek EA harus memiliki kapabilitas pada area-area berikut:
a. Financial Management
b. Performance Management
c. Service Management
d. Risk Management
e. Resource Management
f. Communications and Stakeholder Management
g. Quality Management
h. Supplier Management
i. Configuration Management
j. Environment Management
CONNECTING BUSINESS & TECHNOLOGY
TOGAF DAN FRAMEWORK LAINNYA

1. Seorang arsitek diharapkan dapat mengadopsi dan membangun


arsitektur enterprise berdasarkan framework TOGAF yang
disesuaikan dengan proses dan struktur organisasi.
2. Penyesuaian (tailoring) arsitektur ini meliputi adopsi elemen dari
framework arsitektur lainnya, mengintegrasikan metode TOGAF
dengan framework standar lainnya seperti ITIL, CMMI, COBIT,
PRINCE2, PMBOK dan MSP
3. TOGAF adalah framework dan metode yang generic untuk EA,
TOGAF dapat menjadi komplemen bagi framework lain yang
dirancang khusus untuk jenis bisnis tertentu atau pada area tertentu
(misalnya aspek sekuriti), atau aplikasi pada area tertentu (misal: e-
commerce)

CONNECTING BUSINESS & TECHNOLOGY


THANK YOU

CONNECTING BUSINESS & TECHNOLOGY

Anda mungkin juga menyukai