0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
297 tayangan4 halaman

Pengertian dan Bagian Sapta Loka

Dokumen tersebut membahas tentang Sapta Loka dan Sapta Petala, yaitu tujuh tingkatan alam atas dan bawah dalam kosmologi Hindu. Ia menjelaskan pengertian dan bagian-bagian dari Sapta Loka dan Sapta Petala, serta menerapkannya dalam skala makro, meso, dan mikro seperti lapisan atmosfer bumi, bagian-bagian pura dan desa, serta bagian-bagian padmasana.

Diunggah oleh

krisna
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
297 tayangan4 halaman

Pengertian dan Bagian Sapta Loka

Dokumen tersebut membahas tentang Sapta Loka dan Sapta Petala, yaitu tujuh tingkatan alam atas dan bawah dalam kosmologi Hindu. Ia menjelaskan pengertian dan bagian-bagian dari Sapta Loka dan Sapta Petala, serta menerapkannya dalam skala makro, meso, dan mikro seperti lapisan atmosfer bumi, bagian-bagian pura dan desa, serta bagian-bagian padmasana.

Diunggah oleh

krisna
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Bab II

Tinjauan Pustaka

2.2.1 Pengertian Sapta Loka dan Bagian-Bagiannya


Sapta Loka adalah tujuh tingkatan alam atas yaitu alam Bwah Loka dan Swah Loka
yang digabung jadi satu, sebagaimana dijelaskan dalam Tri Loka sebagai lapisan - lapisan
Bhuwana Agung atau alam semesta.

Adapun bagian-bagian dari Sapta Loka adalah :


1. Satya Loka, lahir di alam ini menjadi maha sempurna untuk bisa menyatu dan
manunggal dengan Hyang Widhi, Tuhan Yang Maha Esa.
2. Tapa Loka, lahir di alam ini menjadi apa yang disebut kesadaran kosmik.
3. Jana Loka, Sang jiwa bisa melanjutkan evolusi bathinnya dan menyelesaikan sisa
putaran karmanya di lapisan alam ini juga.
4. Maha Loka, banyak juga jiwa yang lahir di lapisan alam ini karena welas asih
memutuskan untuk reinkarnasi kembali.
5. Svarga Loka, lahir di Svarga Loka ini belum menghentikan roda samsara, ada
waktunya nanti sang jiwa harus kembali lahir ke dunia untuk melanjutkan evolusi
bathinnya serta menyelesaikan sisa putaran karma wasananya sendiri.
6. Alam halus bvah loka, di alam ini keadaannya cukup mirip dengan di bumi ini, kita
mengalami kerinduan akan keinginan-keinginan duniawi, serta mengalami kesedihan
dan kebahagiaan yang sama seperti halnya di bumi.
7. Mayapada, lahir ke dunia ini sebenarnya disebutkan kesempatan yang sangat baik
untuk merealisasi moksha.
2.2.2 Pengertian Sapta Petala dan Bagian-bagiannya
Sapta Petala adalah tujuh lapisan alam bawah yaitu neraka (bhur loka) untuk tempat
roh, atma atau jiwa - jiwa terperosok dalam lingkungan yang tidak mengalami kebahagiaan
dan kedamaian.
Seperti disebutkan dalam kutipan Tri Loka, 7 lapisan - lapisan alam bawah ini disebutkan
sebagai berikut :
1. Lapisan Atala, sang jiwa akan lahir di alam ini karena dalam hidupnya dia tidak baik
secara fisik maupun melalui perkataan
a. hinaan,
b. fitnah,

2
c. penipuan,
d. manipulasi,
e. ajaran spiritual palsu,
f. hasutan, dll, yang menyebabkan seseorang mengalamikesengsaraan berkepanjangan.
Sumber kesengsaraan di alam ini adalah pikiran dan memory akan rasa marah,
tersinggung, rasa sakit fisik, rasa bersalah, dll. Sumber kebahagiaan utama di alam
ini adalah pikiran dan memory akan kasih sayang dan kebaikan yang pernah
dilakukan.
2. Lapisan Witala, sang jiwa akan lahir di alam ini karena dalam hidupnya menyebabkan
sekelompok orang mengalami kesengsaraan berkepanjangan. Misalnya saja (hanya
contoh)
a. melakukan penipuan besar kepada sekelompok orang,
b. mengeksploitasi tenaga kerja, dll, Dan sumber kesengsaraan di alam ini adalah
pikiran dan memory akan berbagai keinginan-keinginan pikiran yang tidak terpenuhi
seperti karir, pendidikan, rasa sayang dari anak-anak, dll.
3. Lapisan Sutala, sang jiwa akan lahir di alam ini karena dalam hidupnya dia tidak baik
secara fisik maupun melalui perkataan yang menyebabkan banyak orang mengalami
kesengsaraan berkepanjangan. Misalnya saja (hanya contoh),
a. meracuni makanan atau obat-obatan,
b. memproduksi narkoba,
c. melakukan korupsi dengan dampak besar, dll. Sumber kesengsaraan di alam ini
adalah pikiran dan memory akan berbagai keinginan-keinginan badan dan pikiran
yang tidak terpenuhi.
4. Lapisan Talatala, kita mulai memasuki lapisan alam negatif (pertama) yang merupakan
habitat bagi jiwa-jiwa yang sedikit punya rasa kasih sayang dan dominan punya bathin
gelap seperti :
a. kemarahan,
b. dendam,
c. iri hati, dan
d. kebencian.
e. Sang jiwa akan lahir di alam ini karena dalam hidupnya dia melakukan, menghasut,
mengatur, memanipulasi atau mengorganisir kebencian pada orang lain (melalui
orasi, ideologi, ajaran spiritual, dll) yang berujung pada terjadinya aksi kekerasan
fisik fatal kepada sekelompok orang. Sang jiwa di alam ini mulai merasakan
3
kesengsaraan mental yang mendalam, akibat proyeksi mental-energi yang tidak
terhingga di alam ini.
5. Lapisan Mahatala, sang jiwa akan lahir di alam ini karena dalam hidupnya dia
melakukan,
a. menghasut,
b. mengatur,
c. memanipulasi, atau
d. mengorganisir kebencian pada orang lain
6. Lapisan Rasatala, sang jiwa akan lahir di alam ini karena dalam hidupnya dia
mendatangkan terjadinya aksi kekerasan fisik fatal kepada banyak orang di suatu
wilayah besar dari suatu negara atau bangsa.
7. Lapisan Patala, sang jiwa akan lahir di alam ini karena dalam hidupnya dia melakukan,
a. menghasut,
b. mengatur,
c. memanipulasi, atau
d. mengorganisir kebencian pada orang lain dalam skala yang besar.

Tinjauan Kasus (Pembahasan)

3.1.1 Penerapan Konsepsi Sapta Loka dan Sapta Petala dalam Skala Makro
Sapta Loka Penerapannya Sapta Petala Penerapannya
Satya Loka Exosfer Lapisan Atala Kerak samudra
Tapa Loka Ionosfer Lapisan Witala Kerak benua
Jana Loka Termosfer Lapisan Sutala Astenosfera
Maha Loka Mesosfer Lapisan Talatala Mantel atas
Svargha Loka Ozonosfer Lapisan Mahatala Mantel bawah
Bwah Loka Stratosfer Lapisan Rasatala Inti luar
Mayapada Trofosfer Lapisan Patala Inti dalam

3.1.2 Penerapan Konsepsi Sapta Loka dan Sapta Petala dalam Skala Meso

4
Sapta Loka Penerapannya Sapta Petala Penerapannya
Satya Loka Pura Lapisan Atala Rumah tinggal (tempat suci)
Tapa Loka Puri Lapisan Witala Laut atau sungai
Jana Loka Bale banjar Lapisan Sutala Pura di laut
Maha Loka Perempatan Lapisan Kuburan (pura prajapati)
Talatala
Svargha Loka Pasar Lapisan Kuburan (tempat
Mahatala membakar)
Bwah Loka Kantor desa Lapisan Perempatan/pertigaan/Sepak
Rasatala jalan
Mayapada Rumah tinggal Lapisan Patala Rumah tinggal (natah)

3.1.3 Penerapan Konsepsi Sapta Loka dan Sapta Petala dalam Skala Mikro

Bagian Bagian Pada Padmasana diantaranya adalah :


1. Palih Sari atas
2. Burung Angsa

3. Burung Garuda
4. Karang Dupa
5. Karang Goak
6. Karang Gajah
7. Pedawang Nala bawah

Anda mungkin juga menyukai