KOMUNIKASI VISUAL
Dosen Pengampu :
Mufni Atida, ST. MMSI
Disusun oleh :
Sofiana Eka Ayu Pramesti
22130223
AKADEMI KOMUNIKASI MEDIA RADIO DAN TELEVISI (AKMRTV)
JAKARTA
2023
SOAL!
1. SEBUTKAN DAN JELASKAN SECARA MENYELURUH RUANG WARNA
YANG ADA PADA SAAT INI!
= Ruang warna adalah model matematika yang menggambarkan cara warna
direpresentasikan sebagai sekumpulan angka, biasanya sebagai tiga atau empat nilai
koordinat. Beberapa ruang warna yang umum digunakan saat ini meliputi:
1. RGB (Red, Green, Blue) :
- Penjelasan : Ruang warna RGB adalah model aditif di mana warna diperoleh dengan
menggabungkan cahaya merah, hijau, dan biru. Semakin banyak cahaya yang ditambahkan,
warna menjadi lebih cerah, dengan kombinasi penuh dari ketiganya menghasilkan warna
putih.
- Penggunaan : Digunakan pada layar elektronik seperti monitor komputer, televisi, dan
kamera digital.
2. CMYK (Cyan, Magenta, Yellow, Key/Black) :
- Penjelasan : Ruang warna CMYK adalah model subtraktif yang digunakan dalam
pencetakan. Warna diperoleh dengan mengurangi cahaya yang dipantulkan dari media
cetak dengan menambahkan tinta cyan, magenta, kuning, dan hitam.
- Penggunaan : Digunakan dalam proses pencetakan warna pada kertas dan bahan cetak
lainnya.
3. HSV (Hue, Saturation, Value) :
- Penjelasan : HSV adalah ruang warna yang mendekati cara manusia melihat dan
memikirkan warna. Hue mengacu pada tipe warna (seperti merah, biru, hijau), Saturation
mengukur kejenuhan atau intensitas warna, dan Value mengukur kecerahan warna.
- Penggunaan : Digunakan dalam aplikasi grafis dan pemilihan warna, serta dalam
berbagai software desain grafis.
4. HSL (Hue, Saturation, Lightness) :
- Penjelasan : Mirip dengan HSV, HSL menggambarkan warna dalam hal Hue (warna),
Saturation (kejenuhan), dan Lightness (kecerahan). Namun, HSL mendefinisikan Lightness
berbeda dari Value pada HSV.
- Penggunaan : Sering digunakan dalam desain grafis dan aplikasi pengeditan gambar.
5. LAB (CIELAB) :
- Penjelasan : LAB adalah ruang warna yang lebih mendekati cara manusia merasakan
warna. Ini terdiri dari tiga komponen: L* (lightness/kecerahan), a* (sumbu hijau-merah),
dan b* (sumbu biru-kuning).
- Penggunaan : Digunakan dalam color management dan aplikasi yang memerlukan
konversi warna yang presisi antara perangkat berbeda.
6. XYZ (CIE 1931) :
- Penjelasan : XYZ adalah ruang warna yang didefinisikan oleh Komisi Internasional
untuk Iluminasi (CIE) pada tahun 1931. Ini merupakan dasar dari banyak ruang warna
lainnya dan dirancang untuk mencakup semua warna yang dapat dilihat oleh mata manusia.
- Penggunaan : Digunakan dalam penelitian warna dan sebagai dasar untuk mengkonversi
antara ruang warna lainnya.
7. YUV :
- Penjelasan : YUV memisahkan gambar menjadi komponen luma (Y) yang mewakili
kecerahan dan dua komponen chroma (U dan V) yang mewakili warna.
- Penggunaan : Digunakan dalam televisi analog, video digital, dan kompresi video.
Setiap ruang warna memiliki kelebihan dan kekurangan tergantung pada aplikasinya.
Ruang warna seperti RGB dan CMYK lebih umum dalam penggunaan praktis sehari-hari,
sedangkan ruang warna seperti LAB dan XYZ lebih sering digunakan dalam konteks ilmiah
dan industri untuk akurasi warna yang lebih tinggi.
2. JELASKAN SETIAP RUNG WARNA BIASANYA DIGUNAKAN UNTUK
APA!
= Berikut adalah penjelasan tentang penggunaan umum dari setiap ruang warna:
1. RGB (Red, Green, Blue) :
- Penggunaan : Digunakan dalam semua jenis perangkat yang memancarkan cahaya,
seperti layar komputer, televisi, proyektor, kamera digital, dan ponsel. Karena model ini
sesuai dengan cara layar menampilkan warna melalui kombinasi tiga warna dasar cahaya,
RGB adalah standar untuk representasi warna dalam banyak aplikasi digital.
2. CMYK (Cyan, Magenta, Yellow, Key/Black) :
- Penggunaan : Digunakan dalam proses pencetakan warna. Printer menggunakan tinta
atau toner dalam empat warna dasar ini untuk menghasilkan gambar dan teks berwarna di
atas kertas atau media cetak lainnya. Model CMYK adalah standar industri untuk
pencetakan offset dan digital.
3. HSV (Hue, Saturation, Value) :
- Penggunaan : Digunakan dalam perangkat lunak pengeditan grafis dan aplikasi desain,
seperti Adobe Photoshop dan GIMP, karena mendekati cara manusia berpikir tentang dan
memilih warna. Ini juga sering digunakan dalam pengaturan antarmuka pengguna untuk
alat pemilihan warna.
4. HSL (Hue, Saturation, Lightness) :
- Penggunaan : Seperti HSV, HSL digunakan dalam perangkat lunak desain dan
pengeditan gambar. Perbedaan dalam pengukuran kecerahan membuatnya lebih cocok
untuk tugas-tugas tertentu di mana pengendalian cahaya dan bayangan lebih diutamakan.
5. LAB (CIELAB) :
- Penggunaan : Digunakan dalam pengelolaan warna profesional, pencitraan ilmiah, dan
penelitian warna. LAB sangat berguna untuk konversi warna antara perangkat yang
berbeda (misalnya dari monitor ke printer) karena model ini dirancang untuk mencakup
semua warna yang dapat dilihat oleh mata manusia. LAB sering digunakan dalam aplikasi
seperti koreksi warna dan peningkatan gambar.
6. XYZ (CIE 1931) :
- Penggunaan : Sebagai dasar untuk banyak ruang warna lainnya dan untuk penelitian
ilmiah tentang warna. XYZ sering digunakan dalam studi tentang persepsi warna manusia
dan untuk konversi presisi antara ruang warna lainnya dalam aplikasi pengelolaan warna.
7. YUV :
- Penggunaan : Banyak digunakan dalam televisi analog dan video digital, termasuk
standar kompresi video seperti JPEG, MPEG, dan format video broadcast. YUV
memisahkan informasi kecerahan dari informasi warna, yang memungkinkan kompresi
lebih efisien dan penanganan sinyal video.
Masing-masing ruang warna ini dipilih berdasarkan keunggulan dan kebutuhan spesifik
dalam bidang aplikasinya, baik itu pencahayaan, pencetakan, pengeditan gambar,
pengelolaan warna, atau transmisi video.
3. SERTAKAN CONTOH KONVERSI ANTAR RUNG WARNANYA!
= Berikut adalah contoh konversi antar ruang warna, khususnya dari RGB ke CMYK dan
dari RGB ke LAB, yang merupakan dua konversi yang umum dilakukan.
Konversi dari RGB ke CMYK
Untuk mengonversi warna dari ruang warna RGB ke CMYK, berikut adalah langkah-
langkah dan rumus yang umum digunakan:
1. Normalisasi Nilai RGB :
- Nilai RGB biasanya berada dalam rentang 0 hingga 255. Pertama, kita perlu
menormalkan nilai ini ke rentang 0 hingga 1 dengan membagi masing-masing nilai dengan
255.
- Contoh: Misalkan kita memiliki warna RGB (102, 205, 170).
R' = 102 / 255 = 0.4
G' = 205 / 255 = 0.8039215686
B' = 170 / 255 = 0.6666666667
2. Hitung Nilai K (Key/Black) :
- K = 1 - Max(R', G', B')
- Contoh:
K = 1 - Max(0.4, 0.8039215686, 0.6666666667) = 1 - 0.8039215686 = 0.1960784314
3. Hitung Nilai C, M, dan Y :
- Jika K = 1, maka C, M, dan Y semua bernilai 0.
- Jika tidak, hitung menggunakan rumus berikut:
C = (1 - R' - K) / (1 - K)
M = (1 - G' - K) / (1 - K)
Y = (1 - B' - K) / (1 - K)
- Contoh:
C = (1 - 0.4 - 0.1960784314) / (1 - 0.1960784314) = 0.7480314961
M = (1 - 0.8039215686 - 0.1960784314) / (1 - 0.1960784314) = 0
Y = (1 - 0.6666666667 - 0.1960784314) / (1 - 0.1960784314) = 0.4157480315
Jadi, warna RGB (102, 205, 170) dikonversi menjadi warna CMYK (0.748, 0, 0.416,
0.196).
Konversi dari RGB ke LAB
Mengonversi warna dari RGB ke LAB melibatkan beberapa langkah lebih kompleks yang
biasanya dilakukan dengan bantuan profil warna ICC (International Color Consortium).
Berikut adalah langkah-langkah umum yang disederhanakan:
1. Normalisasi Nilai RGB :
- Sama seperti sebelumnya, normalisasi nilai RGB ke rentang 0 hingga 1.
- Misalkan RGB (102, 205, 170) dinormalisasi menjadi:
R' = 0.4
G' = 0.8039215686
B' = 0.6666666667
2. Konversi ke Ruang Warna XYZ :
- Gunakan matriks konversi standar untuk mengubah dari RGB ke XYZ.
- Matriks konversi (untuk D65 illuminant):
[ X ] [ 0.4124564 0.3575761 0.1804375 ] [ R' ]
[ Y ] = [ 0.2126729 0.7151522 0.0721750 ] * [ G' ]
[ Z ] [ 0.0193339 0.1191920 0.9503041 ] [ B' ]
- Contoh:
X = 0.4124564*0.4 + 0.3575761*0.8039215686 + 0.1804375*0.6666666667 =
0.6315264381
Y = 0.2126729*0.4 + 0.7151522*0.8039215686 + 0.0721750*0.6666666667 =
0.6869762478
Z = 0.0193339*0.4 + 0.1191920*0.8039215686 + 0.9503041*0.6666666667 =
0.7225883922
3. Konversi XYZ ke LAB :
- Terapkan fungsi linearisasi dan normalisasi:
Xn, Yn, Zn adalah nilai putih referensi, biasanya untuk D65: Xn = 0.95047, Yn = 1.000,
Zn = 1.08883.
f(t) = t^(1/3) jika t > (6/29)^3, jika tidak f(t) = (1/3)*(29/6)^2*t + 4/29.
- Terapkan fungsi ke setiap nilai XYZ:
fX = f(X / Xn)
fY = f(Y / Yn)
fZ = f(Z / Zn)
- Hitung nilai LAB:
L = 116 * fY - 16
a = 500 * (fX - fY)
b = 200 * (fY - fZ)
- Contoh:
fX = (0.6315264381 / 0.95047)^(1/3) = 0.8618
fY = (0.6869762478 / 1.000)^(1/3) = 0.8812
fZ = (0.7225883922 / 1.08883)^(1/3) = 0.8725
L = 116 * 0.8812 - 16 = 86.2192
a = 500 * (0.8618 - 0.8812) = -9.7
b = 200 * (0.8812 - 0.8725) = 1.74
Jadi, warna RGB (102, 205, 170) dikonversi menjadi warna LAB (86.22, -9.7, 1.74).