0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
263 tayangan28 halaman

Induksi Elektromagnet 2

Diunggah oleh

orrin.mehbro
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
263 tayangan28 halaman

Induksi Elektromagnet 2

Diunggah oleh

orrin.mehbro
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Nur lailah, S.

Pd

 Definisi Fluks magnet


ELEKTROMAGNETIK  Persamaan Fluks

Fluks Magnet
INDUKSI

 Percobaan & Hk Faraday


Gaya Gerak Listrik  GGL penghantar memotong medan
Induksi  Generator

 Induktansi diri induktor


GGL Induksi diri  Induktansi diri toroida
 Energi induktansi

Transformator

o Transformator ideal
o Transormator real
INDUKSI ELEKTROMAGNET
“Fenomena timbulnya listrik karena perubahan fluks magnetik”

A. Fluks Magnetik (𝝫 )

“Banyaknya garis medan magnet yang menembus suatu bidang


dengan luasan tertentu”

Garis normal Induksi


Medan magnet Magnetik
(T)
θ

Fluks Magnetik Sudut antara B dan


(Wb) 𝝫 = B . A . cos θ Garis Normal

Luas permukaan Bidang


(m2)
Contoh Soal:
1. Garis Normal sebuah bidang datar yang berada di dalam medan magnet membentuk sudut 600
dengan arah magnet. Jika fluks yang menembus bidang tersebut 0,90 mWb dan luas bidang
tersebut 3,0 cm2, maka medan magnet tersebut besarnya…
A. 600 T
B. 60 T
C. 6T
D. 0,6 T
E. 0,06 T

2. Menghasilkan arus listrik dengan menggerakkan sebuah konduktor melintasi sebuah medan
magnetik disebut ...
A. gaya elektromagnetik
B. induksi elektromagnetik
C. medan elektromagnetik
D. arus elektromagnetik
E. spektrum elektromagnetik
 Garis – garis medan magnet sebesar 0,1 tesla menembus
suatu bidang berbentuk lingkaran dengan jari – jari 1,4
meter. Jika sudut antara garis – garis medan magnet
dengan permukaan bidang adalah 300, tentukan fluks
magnetik yang melalui bidang tersebut.
Suatu solenoida terdiri dari 200 lilitan, digulung pada teras
yang permeabilitas relatifnya 2500. panjang teras adalah 4𝜋
cm, dengan luas penampang sebesar 10 cm2. jika kumparan
dialiri arus 10 A, tentukan jumlah fluks magnetik yang
menembus tengah – tengah solenoida.
3. Sebuah bidang seluas 40 cm2 berada dalam daerah medan magnetik homogen dengan induksi
magnetik 800 𝜇𝑇. Jika sudut antara arah normal bidang dengan medan magnetik adalah 600, maka
fluks magnetik sama dengan … wb
A. 3,2 𝜇𝑊𝑏
B. 1,6 𝜇Wb
C. 0,64 𝜇Wb
D. 0,32 𝜇𝑊𝑏
E. 0,16 𝜇Wb
Percobaan Faraday
Menggerakan magnet keluar-masuk kumparan menyebabkan
penyimpangan pada jarum galvanometer.

B utama B induksi
B utama B induksi
Hukum Faraday
Besar GGL induksi yang timbul dalam suatu rangkaian sama dengan laju
perubahan fluks magnet yang terjadi pada rangkaian tersebut.

Perubahan
fluks (Wb)
𝞓𝞥 𝒅𝞥
𝝴=-N 𝝴=-N
𝞓𝒕 𝒅𝒕
GGL Jumlah
induksi Perubahan Turunan pertama dari
lilitan waktu (s)
(Volt) fungsi fluks magnetik

𝝴 = I .R

Arus induksi (A) Hambatan (𝞨)


Contoh soal

1. Sebuah kumparan dengan 800 lilitan diletakkan di dalam medan magnet yang besarnya berubah terhadap
waktu. Jika kumparan mengalami perubahan fluks magnetik sebesar 1,8 Wb selama 1,5 menit, GGL induksi
yang dihasilkan kumparan adalah...

2. Sebuah cincin kawat yang memiliki hambatan 6𝞨 melingkupi fluks magnetik yang berubah terhadap waktu
sesuai dengan persamaan 𝝫 = (t+4)3 dengan 𝝫 dalam weber dan t dalam sekon. Kuat arus listrik yang mengalir
pada cincin, pada saat t=4 s adalah...
3. Sebuah cincin kawat yang memiliki hambatan 6 ohm melingkupi fluks magnetik yang berubah
terhadap waktu sesuai dengan persamaan  = (t + 4)3, dengan  dalam weber dan t dalam sekon. Kuat
arus listrik yang mengalir pada cincin, pada t = 4 sekon adalah...

A. 4A
B. 8A
C. 16 A
D. 32 A
E. 90 A

4. Fluks magnetik yang memasuki suatu kumparan berkurang dari 10 wb menjadi 2 wb dalam waktu 4
sekon. Jika kumparan terdiri dari 20 lilitan dengan hambatan 5 ohm, tentukan kuat arus listrik yang
mengalir melalui kumparan !
A. 2A
B. 4A
C. 6A
D. 8A
E. 12 A
5. Kumparan dari 50 lilitan dengan hambatan 5 ohm terletak dalam medan magnetik yang arahnya sejajar
dengan sumbu kumparan. Bila fluks magnetik yang menembus kumparan berubah terhadap waktu  =
10-4 sin (3x103 t) weber. Tentukan arus maksimum pada kumparan!

A. 6A
B. 5A
C. 4A
D. 3A
E. 2A
Latihan Uji Pemahaman
1. Sebuah kumparan terdiri dari 400 lilitan dengan hambatan 6,0
Ω melingkupi luas 30 cm2. Berapa cepatkah perubahan medan
magnetik sejajar sumbu kumparan agar dihasilkan arus induksi
0,3 A dalam kumparan ...

A. 0,004 T/s
B. 0,25 T/s
C. 0,67 T/s
D. 1,50 T/s
E. 2,70 T/s
2. Sebuah kumparan dengan hambatan 3 ohm mempunyai 25
lilitan dan luas penampangnya 8 cm2. Induksi magnetik
menembus bidang secara tegak lurus dan berubah terhadap
waktu sesuai dengan persamaan B = 0,4t – 0,3t2 dengan B
dalam tesla dan t dalam sekon. Berapa besar arus induksi pada
saat t = 1 sekon?

A. 0,5 mA
B. 1,33 mA
C. 2,0 mA
D. 2,67 mA
E. 3,33 mA
3. Piringan tembaga dengan jari – jari 10 cm
berputar 20 rps pada sumbunya dan tegak lurus
bidang medan magnet dengan rapat fluks 0,6 T.
Berapakah beda potensial antara keliling dan
sumbu pusat lingkaran?

A. 0,75 V
B. 0,67 V
C. 0,54 V
D. 0,38 V
E. 0,22 V
GGL Induksi
1. Batang konduktor memotong medan magnetik
Kecepatan
batang (m/s)
Sudut antara arah B dan v

𝝴 = B . l . v . Sin θ

GGL
𝑑∅ 𝑑(𝐵𝐴) induksi
Induksi Panjang
𝜀 = −𝑁 = −𝑁 (Volt)
𝑑𝑡 𝑑𝑡 magnetik batang
𝑑(𝐴) (T) (m)
𝜀 = −𝑁. 𝐵
𝑑𝑡
𝑑(𝑥)
𝜀 = −𝑁. 𝐵. 𝑙
𝑑𝑡 Besar gaya lorenz yang bekerja pada batang :
𝜀 = −𝑁. 𝐵. 𝑙. 𝑣 𝐁 𝟐 𝐋𝟐 𝐯
𝐅= ( selalu melawan arah kecepatan )
𝐑
Contoh soal
1. Kawat PQ panjangnya 50 cm digerakkan seperti pada gambar dengan kecepatan 2 m/s pada
medan magnetik homogen 0,02 Tesla yang arahnya masuk ke dalam bidang. Besar GGL induksi
yang dihasilkan adalah...

2. Perhatikan gambar di bawah!


Kawat PQ dengan panjang 0,5 m berada dalam induksi magnet B =
0,5 T. Kawat PQ digerakkan dengan kecepatan v = 4 m/s. Jika
hambatan R = 10 , kuat arus yang melewati R sebesar ...

A. 0, 1 A
B. 0, 2 A
C. 0, 4 A
D. 1A
E. 10 A
2. Generator
“Mesin yang mengubah energi kinetik atau energi gerak menjadi energi listrik”

 Generator menghasilkan arus listrik induksi dengan cara memutar kumparan diantara celah
kutub utara –selatan magnet

 Jika kumparan diputar jumlah garis gaya magnet yang menembus kumparan akan berubah-
ubah sesuai dengan posisi kumparan terhadap magnet

Jumlah
lilitan Kecepatan
sudut (rad/s)

𝝴 = N .B. 𝑨. 𝟂. 𝒔𝒊𝒏 𝟂𝒕

Waktu
GGL Induksi (s)
induksi magnetik Luas bidang
(Volt) (T) (m2)
Contoh Soal
1. Suatu kumparan terdiri atas 200 lilitan berbentuk persegi panjang dengan panjang 10 cm dan lebar 5
cm. Kumparan ini mempunyai sumbu putar yang tegak lurus medan magnetik sebesar 0,5 wb/m2, dan
diputar dengan kecepatan sudut 60 rad/s. Pada ujung kumparan akan timbul ggl bolak-balik maksimum
sebesar....
A. 220 V
B. 60 V
C. 50 V
D. 30 V
E. 5V

2. Suatu armatur dari sebuah generator AC berputar dalam frekuensi 60 Hz berada dalam medan
magnet 0,12 tesla. Jika luas bidang kumparan 2 . 10–2 m2, berapakah seharusnya banyak lilitan kumparan
agar tegangan maksimum yang dihasilkan generator itu 170 volt ?

A. 188 lilitan
B. 177 liitan
C. 166 lilitan
D. 155 lilitan
E. 144 lilitan
GGL Induksi diri
Hukum Henry
“ Besar GGL induksi yang timbul dalam suatu rangkaian sebanding dengan laju perubahan arus terhadap waktu “

Induktansi diri Turunan pertama dari


(H) Perubahan kuat fungsi kuat arus listrik
arus listrik (A)

𝞓𝑰 𝒅𝑰
𝝴=-L 𝝴=-L
𝞓𝒕 𝒅𝒕

GGL induksi diri


(Volt)
Perubahan
waktu (s)
Contoh Soal:
1. Arus dalam sebuah rangkaian berkurang dari 16 A menjadi nol dalam waktu 0,010 s. Ggl rata-rata yang
diinduksikan dalam rangkaian selama pengurangan arus ini adalah 64 V. Induktansi rangkaian adalah...

A. 4,0 H
B. 2,5 H
C. 0,25 H
D. 0,064 H
E. 0,040 H

2. Sebuah kumparan yang memilki hambatan 4 ohm dan induktansi 0,02 H dialiri arus listrik yang dapat
dinyatakan dengan I = 25 sin100t. Tentukan kuat arus induksi maksimum yang mengalir melalui kumparan!

A. 3,50 A
B. 6,25 A
C. 9,20 A
D. 10,4
E. 12,5 A
3. Sebuah kumparan dengan induktansi 0,25 H dialiri arus yang berubah-ubah terhadap waktu sesuai
dengan persamaan I = 8 – 6t2 amper dengan t dalam sekon. Ggl induksi diri sebesar 12 volt timbul pada
saat t sama dengan...
A. 1 sekon
B. 2 sekon
C. 3 sekon
D. 4 sekon
E. 5 sekon
Induktansi diri solenoida Induktansi diri Toroida

𝜇0 𝐴 𝑁 2 𝜇0 𝐴 𝑁 2
L= L=
ℓ 2𝜋𝑟

Energi yang tersimpan

W = ½ L i2
Keterangan:
𝜇0 ∶ permeabilitas magnet di udara (4𝜋 𝑥 107 𝑊𝑏/𝑚𝐴 )
A : Luas permukaan (m2)
N : Jumlah lilitan (Lilitan)
ℓ : Panjang solenoida (m)
r : jari-jari toroida (m)
W : Energi yang tersimpan (Joule)
L : Induktansi diri (H)
i : Kuat arus (A)
Contoh Soal
1. Cincin kayu dengan luas penampang 10 cm2 dan panjang 40 cm dililiti kawat sebanyak 300 lilitan.
Berapakah besar induktansi pada cincin selenoida tersebut ?
A. 2,826 x 10-4 H
B. 3,826 x 10-4 H
C. 4,826 x 10-4 H
D. 5,826 x 10-4 H
E. 6,826 x 10-4 H

2. Sebuah toroida memiliki luas penampang 1 cm2 dan keliling 100 cm. Jika jumlah lilitannya 1000 lilitan,
nilai induktansi toroida tersebut adalah ...

A. 0,04 mH
B. 0,80 mH
C. 1,60 mH
D. 3,20 mH
E. 6,40 mH
3. Sebuah induktor mempunyai induktansi 0, 05 Henry. Pada induktor tersebut mengalir arus listrik
sebesar 10 A. Besarnya energi listrik pada induktor tersebut adalah ......
A. 0,25 J
B. 0, 50 J
C. 2,50 J
D. 5,00 J
E. 25, 0 J

4. Kapasitor 2 F memiliki tegangan antar keping 35 volt. Berapakah arus yang mengalir dalam sebuah
induktor 5 mH agar energi yang disimpan dalam induktor sama dengan energi yang disimpan dalam
kapasitor
A. 0,70 A
B. 0,40 A
C. 0,35 A
D. 0,20 A
E. 0,17 A
Transformator
“Transformator (Trafo ) adalah alat listrik yang berfunsi untuk mentransfer daya
dari bagin input ( primer ) ke output ( sekunder )

Trafo Step Up Trafo Step Down


Vs > Vp Vs < Vp
Ns > Np Ns < Np
Is < Ip Is > Ip

keterangan:
Trafo ideal Trafo real 𝜂 = efisiensi (%)
PS = daya sekunder (watt)
( P p = Ps ) ( P p = Ps + Q )
PP = daya primer (watt)
𝑉𝑃 𝐼𝑆 𝑁𝑃 𝑃𝑆 VS = Tegangan sekunder (volt)
= = 𝜂= x 100% VP = Tegangan primer ((volt)
𝑃𝑃
𝑉𝑆 𝐼𝑃 𝑁𝑆
𝜂=
𝑉𝑆 .𝐼𝑆
x 100% Is = Arus sekunder (Ampere)
𝑉𝑃 . 𝐼𝑃
𝑁𝑆 𝐼𝑆 Ip = Arus primer (Ampere)
𝜂= x 100% Ns = Jumlah lilitan sekunder (lilitan)
𝑁𝑃 𝐼𝑃
NP = Jumlah lilitan primer (lilitan)
Contoh Soal
1. Kita ingin mengubah tegangan AC 220 volt menjadi 110 volt dengan suatu transformator. Tegangan
220 volt tadi dihubungkan dengan kumparan primer yang mempunyai 1000 lilitan. Kumparan
sekundernya harus mempunyai
A. 500 lilitan
B. 750 lilitan
C. 1000 lilitan
D. 1500 lilitan
E. 2000 lilitan

2. Untuk menguji sebuah trafo, seorang siswa melakukan pengukuran tegangan dan arus dari kumparan
primer maupun kumparan sekunder. Hasil pengukuran dituliskan dalam tabel di bawah ini.

Vp (V) Ip (A) Np (lilitan) Vs (V) Is (A) Ns (lilitan) Tentukan besarnya X dan Y !


240 2 X Y 50 50
4. Sebuah transformator step-up dengan perbandingan lilitan primer : sekunder = 1 : 5. Daya yang
dihasilkan pada sekundernya 12 kW dengan kuat arus 0,6 A. Besar tegangan primer adalah ...

A. 2000 volt
B. 4000 volt
C. 6000 volt
D. 7500 volt
E. 8000 volt

5. Sebuah transformator step up mengubah tegangan 100 volt menjadi 220 volt. Jika efisiensi
transformator 80% dan kumparan sekunder dihubungkan dengan 220 volt 40 watt, maka arus yang
melalui kumparan primer adalah ...
A. 0,3 A
B. 0,4 A
C. 0,5 A
D. 0,6 A
E. 0,7 A
6. Sebuah transformator memiliki perbandingan lilitan 200 : 50. Transformator tersebut dihubungkan
dengan lemari pendingin 200 V, 100 W. Jika efisiensi transformator 75 %, Berapakah kuat arus yang
ditarik oleh kumparan primernya?
A. ½A
B. 1/3 A
C. 1/6 A
D. 1/7 A
E. 1/8 A
SEKIAN
TERIMAKASIH

Anda mungkin juga menyukai