0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
39 tayangan4 halaman

Teks Ceramah

Diunggah oleh

niningdaningsih970
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
39 tayangan4 halaman

Teks Ceramah

Diunggah oleh

niningdaningsih970
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MENELADANI AKHLAK RASULULLAH

Roti selai dimakan Somad

Ada yang dingin ada yang hangat

Wahai sahabat pecinta Nabi Muhammad

Jawablah salam saya dengan semangat

Assalaamu'alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh….

“semoga yang menjawab salam saya doakan sehat dan murah rezeki...

Yang terhormat bapak ibu dewan juri Ustad/ustadzah yang saya hormati dan tak lupa pula teman-teman

seiman dan seperjuangan pentas PAI

Pertama-tama dan yang paling utama, marilah kita panjatkan puji syukur kepada Allah

Subhanahu wata’ala, atas rahamt, taufiq dan hidayah-Nya, kepada kita semua.

Sholawat serta salam tak lupa kita haturkan kepada The Real Idol kita, teladan utama kita, Nabi

Besar Muhammad SAW. Nabi yang telah berjuang membawa umatnya dari alam kegelapan menuju alam

yang terang benderang, dari zaman jahiliyah menuju zaman yang ilmiah, dari zaman unta menuju zaman

toyata avanza.

Rasulullah SAW adalah manusia paling mulia yang diutus ke dunia untuk menyempurnakan

akhlak manusia. Beliau bukan hanya seorang nabi dan rasul, tetapi juga seorang suami, ayah, sahabat,

pemimpin, dan guru yang akhlaknya begitu agung. Bahkan allah sendiri memuji akhlak beliau dalam Al-

Qur’an surat Al-Qalam ayat 4:


    
Artinya:

“Dan sesungguhnya engkau (Muhammad) benar-benar berbudi pekerti yang agung.”

Meneladani sifat rasulullah dalam kehidupan sehari-hari menjadi bukti kecintaan kita sebagai

umatnya kepada sang nabi. Semua perlakuan dan akhlak Nabi Muhammad SAW memang menjadi contoh

tauladan bagi umat manusia, terutama kaum muslimin dan muslimat. Hal ini seperti firman Allah SWT

dalam Q.S Al-Ahzab ayat 21 yang berbunyi:

           
     

Artinya : “sungguh, telah ada pada diri rasulallah itu suri tauladan yang baik bagimu yaitu bagi orang

yang mengharap rahmat allah dan kedatangan hari kiamat dan yang banyak mengingat allah.”

Akhlak rasulallah adalah manifestasi riil yang terdapat dalam quran. Sayyidah aisyah RA, pernah berkata

demikian “akhlak rasulallah adalah al quran.” Tidak ada satupun perilaku dari beliau yang buruk, karena

beliau memiliki sifat ma’sum yang artinya terjaga dari melakukan perbuatan dosa, baik itu dosa besar

maupun dosa kecil.

Sebagai umatnya kita pun dianjurkan untuk mengikuti segala hal yang rasullallah lakukan, salah satu sifat

beliau yang patut kita contoh adalah kejujurannya, baik dalam berucap maupun berbuat. Tak heran nabi

Muhammad pun diberi gelar oleh para sahabat dan penduduk mekkah “al-amin” yang artinya dapat

dipercaya
Beberapa contoh sifat rasulallah yang dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari yaitu sidiq, tabligh,

amanah, dan fathanah

Yang pertama Sidiq artinya dapat dipercaya, beliau selalu benar dalam perkataan dan perbuatan, beliau

tidak pernah berbohong dalam kehidupan seehari-harinya, karena itu kita juga dilarang untuk berbohong.

Yang kedua tabligh artinya menyampaikan, beliau tidak pernah menyembunyikan wahyu dari Allah

SWT, beliau selalu menyampaikan risalah yang diterimanya kepada umatnya, agar mereka tidak hidup

dalam kesesatan. Begitupun apabila kita dititipi sesuatu, kita juga harus menyampaikannya dengan

sungguh sungguh.

Lalu amanah yang artinya dapat dipercaya, beliau tidak pernah mengkianati kepercayaan yang diberikan

kepadanya baik itu sebagai pemuka agama, utusan Allah, maupuan sebagai pemimpin umat.

Lalu yang terakhir ada fathanah yang artinya cerdas, kemampuan menghafal yang beliau miliki sangatlah

hebat, meskipun beliau adalah “ummi” yang artinya tidak dapat membaca dan menulis, ternyata keadaan

tersebut memiliki tujuan agar umatnya tidak berfikiran bahwa apa yang beliau sampaikan adalah

karangan dan ciptaan beliau sendiri.

Sebagai pelajar kita bisa memulai dari hal-hal kecil seperti berkata baik kepada orang tua, tidak membalas

ejekan teman dengan amarah, serta menepati janji. Sebagai remaja kita bisa menunjukan akhlak rasul

dengan menjadi pribadi yang amanah, berani berkata benar, serta tidak ikut menyebar gosip atau

kebencian di media social.

Mari kita jadikan rasulallah SAW sebagai teladan utama, tidak hanya di lisan tetapi juga dalam perbuatan.

Karena sesungguhnya kemuliaan seseorang di mata Allah bukan hanya diukur dari ilmunya sahaja, tetapi

dari akhlanya juga.

Itu saja yang dapat saya sampaikan, kurang lebihnya mohon maaf, saya tutup dengan ucapan
Tiada gading yang tak retak

Tiada air laut yang tak asin

Tiada kacang yang tak berkeriput

‫َوالِّنْس َيان الَّخ َطاء َمَح ُّل أِإلْنِس اُن‬


“manusia adalah tempatnya salah dan lupa”

‫َوَبَر َكاُتُه اللِه َر ْح َمُة َو َعَلْيُكْم الَّس َالُم َو والِهَداَيُة الَّتْوِفْيُق َوِباللِه‬
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Anda mungkin juga menyukai