PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN MENGHADAPI
KURIKULUM MERDEKA BELAJAR
Makalah ini disusun untuk memenuhi Tugas Mata Kuliah Profesi Pendidikan
Dosen Pengampu :
Dr. Drs. Niswanto, M. Pd
Disusun Oleh
Kelompok 6
Armelia (2106104030082)
Juraisa Rahma Fitri (2106104030042)
Marza Yenti (2106104030049)
Shalsabylla Yoelanda (2106104030070)
Ulaiya Annisa (2106104030080)
PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS SYIAH KUALA
2022
KATA PENGANTAR
Bismillahirrahmanirrahim,
Dengan menyebut nama Allah Subhanallahu wata’alla yang maha pengasih lagi maha
penyayang kami panjatkan puja dan syukur atas kehadiratnya, yang telah melimpahkan rahmat,
hidayahnya sehingga kami dapat menyelesaikan makalah “Pengembangan Keprofesian
Berkelanjutan Menghadapi Kurikulum Merdeka Belajar ”. Penyusunan makalah ini dalam
rangka memenuhi tugas kuliah Kurikulum dan Pembelajaran yang dibimbing oleh Bapak Dr.
Drs. Niswanto, M. Pd
Makalah ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai
pihak sehingga kami dapat mempelancar pembuatan makalah ini. Untuk itu kami menyampaikan
banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan makalah ini.
Terlepas dari semua itu, kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik
dari segi susunan kalimat maupun tata bahasa. Oleh karena itu dengan tangan terbuka kami
menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki makalah ini.
Akhir kata kami berharap semoga makaah ini dapat memberikan manfaat maupun
inspirasi terhadap pembaca.
i
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR..................................................................................................................................i
DAFTAR ISI...............................................................................................................................................ii
BAB I..........................................................................................................................................................1
PENDAHULUAN.......................................................................................................................................1
1.1 Latar Belakang..................................................................................................................................1
1.2 Rumusan Masalah..............................................................................................................................1
1.3 Tujuan Masalah.................................................................................................................................1
BAB II.........................................................................................................................................................2
PEMBAHASAN.........................................................................................................................................2
2.1 Konsep Pengembangan Profesi Berkelanjutan..................................................................................2
2.2 Jenis Kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan...............................................................2
2.3 Prinsip Pembinaan dan Pengembangan Profesi Guru Berkelanjutan.................................................4
BAB III.......................................................................................................................................................6
PENUTUP...................................................................................................................................................6
3.1 KESIMPULAN...........................................................................................................................6
3.2 SARAN.......................................................................................................................................6
DAFTAR PUSTAKA..................................................................................................................................7
ii
iii
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pemerintah mengeluarkan Permendiknas N0 35 Tahun 2010 yang akan
dilaksanakan tahun 2013 yang bertujuan untuk meningkatkan profesionalitas guru. Untuk
kenaikan pangkat seorang guru diwajibkan untuk menyusun karya ilmiah sesuai dengan
kepangkatannya. Namun demikian masih ada sebagian guru yang belum berupaya untuk
mengembangkan profesinya, bahkan belum tahu apa itu pengembangan profesi
berkelanjutan. Permasalahannya apakah sebenarnya yang menjadi penyebab sebagian
guru tidakberupaya untuk mengetahui atau mengembangkan profesi secara berkelanjutan.
Melalui makalah ini akan disampaikan konsep pengembangan profesi berkelanjutan
jenis-jenis pengembangan profesi berkelanjutan, prinsip-prinsip pengembangan profesi
berkelanjutan,dan ciri-ciri pengembangan profesi berkelanjutan yang efektif.
1.2 Rumusan Masalah
1. Bagaimana Konsep Pengembangan Profesi Berkelanjutan ?
2. Apa Jenis Kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan ?
3. Bagaimana Prinsip Pembinaan Dan Pengembangan Profesi Guru Berkelanjutan?
1.3 Tujuan Masalah
1. Untuk Mengetahui Konsep Pengembangan Profesi Berkelanjutan
2. Untuk Mengetahui Jenis Kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan
3. Untuk Mengetahui Prinsip Pembinaan Dan Pengembangan Profesi Guru
Berkelanjutan
1
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Konsep Pengembangan Profesi Berkelanjutan
Berdasarkan Peraturan Menteri Negara dan Pendayagunakan Aparatur Negara dan
Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka
Kreditnya yang dimaksudkan pengembangan keprofesian berkelanjutan adalah
pengembangan kompetensi guru yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan, bertahap,
berkelanjutan untuk meningkatkan profesionalitasnya. Guru Pertama dengan pangkat
Penata Muda golongan ruang IIIa sampai dengan pangkat pembina Utama golongan
ruang IV wajib melaksanakan kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan yaitu
pengembangan diri, publikasi ilmiah, dan/atau pengembangan karya inovatif.
Tujuan umum Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan adalah meningkatkan
kualitas layanan pendidikan di sekolah dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan.
Tujuan khususnya adalah
Memfasilitasi guru untuk mencapai standar kompetensi yang telah ditetapkan
Memfasiltasi guru untuk memutakhirkan kompetensi sehingga sesuai dengan tuntutan
zaman
Memotivasi guru untuk memiiliki komitmen dalam melaksanakan tugas pokok dn
fungsinya secara professional
Mengangkat citra, harkat dan martabat profesi guru
2.2 Jenis Kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan.
2
Jenis kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan meliputi: pengembangan
diri yang meliputi: Diklat fungsional: kursus, pelatihan, penataran, bentuk diklat yang
lain. Kegiatan kolektif guru
(a). Mengikuti lokakarya, atau kegiatan kelompok musyawarah kerja guru atau
in house training untuk penyusunan perangkat kurikulum dan/atau
kegiatan pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi,
penilaian, pengembangan media pembelajaran dan/atau kegiatan lainnya
untuk kegiatan pengembangan keprofesian guru.
(b). Mengikuti, baik sebagai pembahas, maupun sebagai peserta pada seminar,
coloqium, diskusi panel, atau bentuk pertemuan ilmiah lainnya.
(c). Mengikuti kegiatan kolektif lain yang sesuai tugas dan kewajiban guru
terkait dengan pengembangan keprofesiannya.
Bukti fisik yang dinilai adalah laporan hasil pengembangan diri baik berupa diklat
fungsional dan kegiatan kolektif guru disusun dalam bentuk makalah deskripsi diri terkait
dengan kegiatan pengembangan diri yang memuat maksud dan tujuan kegiatan, siapa
penyelenggara kegiatan, apa kegunaan/manfaat kegiatan bagi guru dan kegiatan belajar
mengajar di sekolah, dampak kegiatan dapat peserta didik, kapan waktu dan tempat
kegiatan penyelenggaraan kegiatan dan bagaimana pola penyelenggaraan kegiatan
dengan dilampiri foto kopi surat tugas dari kepala sekolah atau instansi terkait yang telah
disahkan oleh kepala sekolah.
a) Publikasi ilmiah: Presentasi pada forum ilmiah dengan jenis menjadi narasumber pada
seminar atau lokakarya ilmiah atau menjadi narasumber pada coloqium atau diskusi
ilmiah. Bukti fisik yang dinilai adalah makalah yang sudah disajikan pada pertemuan
ilmiah dan telah disahkan oleh kepala sekolah atau madrasah, dan surat keterangan dari
panitia seminar atau sertifikasi/piagam dari panitia pertemuan ilmiah. Publikasi ilmiah
hasil penelitian atau gagasan inovatif pada bidang pendidikan formal karya tulis berupa
laporan hasil penelitian, (1) laporan hasil penelitian yang diterbitkan/dipublikasikan
dalam bentuk buku ber ISBN dan telah mendapat pengakuan BSNP, (2) laporan hasil
penelitian yang disusun menjadi artikel ilmiah diterbitkan/dipublikasikan dalam majalah
ilmiah/jurnal ilmiah diedarkan secara nasional dan terakreditasi. (3) laporan hasil
3
penelitian yang disusun menjadi artikel ilmiah diterbitkan/dipublikasikan dalam majalah
ilmiah/jurnal ilmiah tingkat provinsi. (4) laporan hasil penelitian yang disusun menjadi
artikel ilmiah diterbitkan /dipublikasikan dalam majalah ilmiah/jurnal ilmiah tingkat
kabupaten, (5) laporan hasil penelitian yang diseminarkan di sekolah/madrasahnya dan
disimpan di perpustakaan.
b) Makalah berupa tinjauan ilmiah di bidang pendidikan formal dan pembelajaran. Makalah
tinjauan ilmiah adalah karya tulis guru yang berisi ide/gagasan penulis dalam upaya
mengatasi berbagai masalah pendidikan formal dan pembelajaran yang ada di satuan
pendidikannya (di sekolah/madrasah).
Bukti fisik yang dinilai adalah makalah asli atau foto kopi dengan surat
pernyataan tentang keaslian dari kepala sekolah atau madrasah dan cap sekolah/madrasah
bersangkutan dilengkapi dengan surat keterangan dari kepala perpustakaan
sekolah/madrasah yang menyatakan bahwa arsip dari buku, jurnal/makalah telah
disimpan di perpustakaan sekolah/madrasah.
2.3 Prinsip Pembinaan dan Pengembangan Profesi Guru Berkelanjutan.
Pembinaan dan pengembangan dilaksanakan atas dasar prinsip umum dan prinsip khusus.
Prinsip umum antara lain :
a. Diselenggarakan secara demokratis dan berkeadilan serta tidak diskrimiatif
dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia, nilai keagamaan, nilai kultural, dan
kemajemukan bangsa
b. Diselenggarakan sebagai satu kesatuan yang sistemik dengan sistem terbuka dan
multi makna
c. Diselenggarakan sebagai suatu proses pemberdayaan guru yang berlangsung
sepanjang hayat
d. Diselenggarakan dengan memberi keteladanan, membangun kemauan dan
mengembangkan kreativitas guru dalam proses pembelajaran
e. Diselenggarakan dengan memberdayakan semua komponen masyarakat melalui
peran serta dalam penyelenggaraan dan pengendalian mutu layanan pendidikan
4
Prinsip khususnya adalah sebagai berikut:
a. Ilmiah, dimana keseluruhan materi dan kegiatan yang menjadi muatan dalam
kompetensi dan indikator harus benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara
keilmuan
b. Relevan, dimana rumusannya berorientasi pada tugas pokok dan fungsi guru
sebagai pendidik profesional, yakni memiliki kompetensi kepribadian, sosial,
profesional dan pedagogik.
c. Sistematis, dimana setiapkomponen dalam kompetensi jabatan guru berhubungan
secara fungsional dalam mencapai kompetensi
d. Konsisten, dimana adanya hubungan yang ajeg dan taat asas antara kompetensi
dan indictor
e. Aktual dan kontekstual yakni rumusan kompetensi dan indikator dapat mengikuti
perkembangan ipteks,
f. Fleksibel, dimana rumusan kompetensi dan indikator dapat berubah sesuai dengan
kebutuhan dan perkembangan jaman.
g. Demokratis, dimana setiap guru memiliki hak dan peluang yang sama untuk
diberdayakan melalui proses pembinaan dan pengembangan profesionalitasnya
baik secara individual maupun institusional.
h. Objektif, dimana setiap guru dibina dan dikembangkan profesi dan karirnya
dengan mengacu kepada hasil penilaian yang dilaksanakan berdasarkan indikator-
indikator terukur dari kompetensi profesinya.
i. Komprehensif, dimana setiap guru dibina dan dikembangkan profesi dan karirnya
untuk mencapai kompetensi profesi dan kinerjayang bermutu dalam memberikan
layanan pendidikan dalam rangka membangun generasi yang memiliki
pengetahuan, memiliki kemampuan atau kompetensi, mampu menjadi dirinya
sendiri dan bisa menjalani hidup bersama orang lain.
j. Memandirikan, dimana setiap guru secara terus menerus diberdayakan untuk
mampu meningkatkan kompetensinya secara berkesinambungan sehingga
memiliki kemandirian profesional dalam melaksanakan tugas dan fungsi
profesinya.
5
BAB III
PENUTUP
3.1 KESIMPULAN
Pengembangan keprofesian berkelanjutan adalah pengembangan kompetensi guru
yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan, bertahap, berkelanjutan untuk meningkatkan
profesionalitasnya. Guru pertama dengan pangkat Penata Muda golongan ruang IIIa
sampai dengan pangkat pembina Utama golongan ruang IV e wajib melaksanakan
kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan yaitu pengembangan diri, publikasi
ilmiah, dan/atau pengembangan karya inovatif.
Jenis pengembangan profesi berkelanjutan meliputi: (1) pengembangan diri yang
terdiri dari diklat fungsional, kegiatan kolektif guru, (2) publikasi ilmiah yang terdiri dari
publikasi ilmiah hasil penelitian atau gagasan inovatif pada bidang pendidikan formal dan
publikasi buku teks pelajaran, buku pengayaan dan pedoman guru, (3) karya inovatif
yang meliputi: menemukan teknologi tepat guna, menemukan atau menciptakan karya
seni, dan mengikuti pengembangan, penyusunan standar, pedoman soal dan sejenisnya.
3.2 SARAN
6
DAFTAR PUSTAKA
Adi Saputra. (2012) Pengembangan Profesi Berkelanjutan Bagi Guru
Badan Standar Nasional Pendidikan. 2007. Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi
Guru. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
Depdiknas (2008). Penilaian Kinerja Guru. Jakarta: Direktorat Tenaga Kependidikan
Direktorat Tenaga Kependidikan Dirjen Peningkatan Mutu dan Tenaga
Kependidikan
Kunandar. (2009). Guru Profesional Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
(KTSP) dan Sukses Dalam Sertifikasi Guru. Jakarta: Rajawali Pers.
Moh Uzer Usman (1990). Menjadi Guru Profesional. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Soetjipto dan Raflis Kosasi. (2004).Profesi Keguruan. Jakarta: Rineka Cipta
Nana Sudjana. 2008. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja
Rosdakarya
Suharsimi Arikunto (2003). Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Sukardi (2008). Evaluasi Pendidikan Prinsip & Operasionalnya. Jakarta: Bumi Aksara.
Zaenal Arifin. 2009. Evaluasi Pembelajaran Prinsip Teknik. Prosedur. Bandung: Remaja
Rosdakarya.