Anda di halaman 1dari 7

CEKUNGAN

Jelaskan perkembangan
proses terjadinya,
Kolisional Cekungan
Ekstensional dan
Transtensional !

Perkembangan
Cekungan Ekstensional
Sesar

normal (Ekstensional fault) terbentuk akibat adanya tegasan


ekstensional (gaya tarikan), sehingga pada bagian tertentu gaya
gravitasi lebih dominan. Kondisi ini mengakibatkan dibeberapa
bagian tubuh batuan akan bergerak turun yang selanjutnya lazim
dikenal sebagai proses pembentukan sesar normal.
Perkembangan

dari rekahan ekstensional makroskopik sangat


bergantung pada kedua sifat masa batuan yang utuh dan
bercampur secara besar-besaran, bersifat isotropik dan material
homogen
(http://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/2012JF002691/full)

Contoh dari pengembangan sistem rekahan ektensional yang dipengaruhi oleh perbedaan
tekanan yang tinggi. Sheeting joints in a previously glaciated craton [after Carlsson and
Olsson, 1982]. (b) Exfoliation joints on post glacial valley walls [after Augustinus, 1995]. (c)
Spalling in underground excavations [after Germanovich and Dyskin, 2000]. Garis biru
mengidikasikan nilai maksimun (1) dan minimum (3) untuk mengetahui orientasi dari
tekanannya dapat ditunjukan dari garis merah yang merepresentasikan formasi rekahan
sebagai respon pada ilustrasi daerah tekanan.

Perkembangan Cekungan Proses


Colliosin
Cekungan

yang terbentuk berhubungan dengan


prosescollisionadalah hasil dari proses penutupan cekungan
samudra dan konsekuensi daricollisionantar kontinental atau
sistem busur, atau keduanya. Sebagai contoh,collisiondapat
menghasilkan tenaga kompresional, mengakibatkan
perkembangan sabukfold-thrustdan terbentuknya
cekunganperipheral forelanddi sepanjang sabuksuture
collisiondimanarifted continental marginterlah tertarik menuju ke
zona subduksi. Cekungan ini menghasilkan cekungan Remnant.

Perkembangan Cekungan Proses


Colliosin

Cekungan Transtensional
Pull-a-part atau transtensional basins merupakan cekungan yang
terbentuk akibat komponen gaya ekstensional pada sesar
mendasar.
Hubungan

sesar geser di lapangan, offest dan bifurkasi di dalam


sesar strike slip menyebabkan area kompresi dan
tarikan.Transtensionalakan menghasilkanpull apart
basin/cekungan sedangkantranspressionalakan
menghasilkanpush up, deretan pegunungan.