Anda di halaman 1dari 12

EKSPRESI TASAWUF

DISUSUN OLEH:
1. ANANDA KURNIASARI
2. DENY NIKMATURROHMAH
3. MARATUS SHOLIHAH
4. WENDA YULIAN RIZKI
5. LAILATUL IZZAH
6. LAILI FAIDATI
Fungsi dan Tujuan Tasawuf
Tasawuf merupakan upaya membersihkan
pandangan, memurnikan orientasi, meluruskan
niat dan cara bersikap untuk tidak terlalu
mementingkan yang selain Allah (dunia).
Jadi fungsi tasawuf dalam hidup adalah
menjadikan manusia berkepribadian yang shalih
dan berperilaku baik dan mulia serta ibadahnya
berkualitas. Jadi tujuan terpenting dari tasawuf
adalah lahirnya akhlak yang baik dan menjadi
orang yang bermanfaat bagi orang lain.
Dalam tasawuf ada nilai nilai yang
menjadi hal penting untuk tasawuf itu
sendiri. Pada kenyataannya diera
modern ini nilai-nilai tasawuf itu sendiri
mulai diabaikan.
Nilai-nilai Tasawuf
Adapun nilai-nilai tasawuf yang bisa
diimplikasikan dalam kehidupan sehari-hari
adalah sebagai berikut:
1. Zuhud
2. Ridho
3. Qanaah
4. Tawakal
5. Sabar
6. Syukur
7. Iffah
Zuhud
Menurut Al- Junaid, zuhud adalah
kosongnya tangan dari kemilikan dan
bersihnya hati daripada keinginan
untuk memiliki sesuatu. Dapat
diartikan bahwa orang yang zuhud
tidak merasa senang dengan berlimpah
ruahnya harta dan tidak merasa susah
dengan kehilangannya.
Untuk nilai zuhud ini, nabi Muhammad SAW
jelas menjadi contoh yang tepat untuk kita
jadikan pedoman. Yaitu, nabi Muhammad
seorang pemimpin umat dan khalifah besar
seperti beliau pernah tidur dengan beralas
pelepah kurma, dimana ketika begitu
terbangun bekas pelepah tersebut menempel
ditubuhnya. Padahal beliau bisa hidup jauh
lebih mewah dari hal itu, tetapi beliau dengan
kesederhanaannya memilih tidak begitu
mencintai dunia.
Ridho
Ridho adalah menerima dengan senang(rela)
segala apa yang diberikan Allah SWT baik berupa
peraturan (hukum), ataupun sesuatu ketentuan
dari Allah SWT .
Contohnya, ketika kita harus mengikuti ujian, dan
mendapatkan hasil. Dan pada akhirnya kita
mendapat IPK yang baik atau tidak, akan diterima
dengan kerelaan sebagai bentuk penerimaan atas
qada dan qadar. Hal ini akan terjadi ketika sifat
ridho telah tertanam dalam diri kita.
Qanaah
Qanaah adalah merasa cukup atas hasil yang
diusahakannya serta menjauhkan diri dari rasa
tidak puas dan perasaan kurang (tamak).
Orang yang qanaah hidupnya senantiasa
bersyukur. Makan dengan garam akan terasa
nikmat tiada terhingga, karena ia tidak pernah
berfikir tentang daging yang tiada
dihadapannya. Karena mereka berfikir bahwa
masih ada orang-orang yang diluar sana yang
tidak bisa makan.
Tawakal
Tawakal adalah menyerahkan segala
sesuatu kepada Allah SWT setelah
berusaha dengan sungguh-sungguh.
Sabar
Sabar adalah bentuk menahan diri dari kesusahan
dan menyikapinya sesuai syariah dan akal,
menjaga lisan dari celaan dan menahan anggota
badan dari berbuat dosa dan sebagainya. Sabar
dibagi menjadi 3 macam, yaitu:
a. Sabar dalam menjalankan perintah Allah SWT
b. Sabar dari apa yang dilarang Allah SWT
c. Sabar terhadap apa yang ditakdirkan Allah
SWT
Syukur
Syukur merupakan pengakuan
terhadap nikmat yang dikaruniakan
Allah yang disertai dengan ketundukan
kepadanya
Syukur dibagi menjadi 3, yaitu:
a. Syukur dengan hati
b. Syukur dengan lisan
c. Syukur dengan jasmani
Iffah
Iffah memiliki arti menjaga diri, dan
kehormatan. Sebagai seorang muslim
yang baik, maka iffah ini sangat
diperlukan mengingat pada era
modern ini banyak sekali orang yang
rela meninggalkan harga diri maupun
kehormatannya demi kesenangan
duniawi yang sementara.