Anda di halaman 1dari 28

TEKNIK

FASILITASI

Disampaikan paada Diklat TOT Forensik dan Medikolegal Bagi Dokter


Puskesmas / RSUD Rawan Bencana.
Bapelkes Bandung, Tanggal 31 Oktober sd. 9 November 2011

BALAI PELATIHAN KESEHATAN


DINAS KESEHATAN PROVINSI JAWA BARAT
TUJUAN UMUM
Setelah mengikuti pelatihan
ini peserta mampu
memahami teknik fasilitasi
TUJUAN KHUSUS

Setelah mengikuti pelatihan ini peserta


mampu :
1. Memahami Pengertian Fasilitasi
2. Memahami Peran-tugas
Fasilitator
3. memahami Metode Fasilitasi
4. Melaksanakan Proses Fasilitasi
Definisi FASILITASI

Facile = mudah
Fasilitasi = membuat semua jadi mudah
Fasilitator = pemudah cara
Fasilitasi adalah proses sadar, sepenuh

hati dan sekuat tenaga membantu


kelompok siswa, sukses meraih tujuan
terbaiknya dengan taat pada nilai-nilai
dasar dan peraturan
TEORI BERPIKIR FASILITATOR

TOPI PUTIH Objektif, netral

TOPI HITAM Penolak, hati2,


ragu2
TOPI KUNING Penggagas,Positif
TOPI HIJAU Kreatif, ice breaking
TOPI BIRU Fokus, terkontrol
TOPI MERAH Provokatif
Penyuluh
Bertanya

Memberitahu
Menciptakan suasana atau iklim
belajar yang kondusif.
Mendorong dan memotivasi

partisipasi.
Merespon secara positif

terhadap dinamika peserta.

Peran
Fasilitator
BAGAIMANA TUGASNYA

BERTANYA MENDENGARKAN

Mengenali gaya 10 Trik dan Tip


menjawab peserta
Mengenali gaya
berkomunkasi
peserta
MENDENGARKAN

1. Membahasakan kembali (Paraphrasing)


2. Menarik keluar (Drawing people out)
3. Memantulkan (Mirroring)
4. Mengumpulkan gagasan (Gathering ideas)
5. Mengurutkan (Stacking)
6. Mengembalikan ke jalurnya (Tracking)
7. Menguatkan (Encouraging)
8. Menyeimbangkan (Balancing)
9. Membuka ruang (Making space)
10. Diam sejenak (Intentional silence)
Tip Fasilitasi
Mempunyai EMPATI
Bersikap WAJAR
Menunjukkan RESPEK
HADIR secara utuh
Mengakui KEHADIRAN SEMUA PESERTA
Bersikap TERBUKA
Tidak MENGGURUI
Tidak menjadi AHLI
Tidak MENGINTERUPSI
Tidak BERDEBAT
Bagaimanakah fasilitator yang
efektif itu?
Fasilitator Yang Efektif

Menguasai meteri.
Manajemen waktu yang
bagus.
Komunikasi yang baik.
Humor yang sopan dan
segar.
Fleksibel, terbuka dan tidak
kaku.
Penampilan sesuai kultur
Asset
Based
Thinking

Mengedepankan
penggalian ide
positif dan potensi.
Penghargaan tinggi
terhadap
kemampuan.
perhatikanlah
hargailah
berilah peran
libatkan secara aktif

Orang Dewasa
perpengetahuan
berpengalaman
Inovasi
Kreasi
Berani berbeda
Tiga Metode Dasar Fasilitasi

Curah

pendapat.
Diskusi.
Presentasi.
Proses Fasilitasi
Sesi

L akukan
U ngkapka
n
A nalisa
S impulkan
Proses Fasilitasi
Sesi

L akukan
U ngkapk
an
A nalisa
R angkum
Berbeda, Tapi Tetap
Serupa

Merasakan
Mengurai
Menilai
Merangku
m
Hindarilah.
Menggurui.
Memaksakan
pendapat.
Menyalahkan
langsung dan
terbuka.
Berbelit-belit.
Menyalahkan
fasilitator lain.
Terlalu sering
menceritakan
pengalaman
pribadi yang
tidak relevan.
Hal-hal yang perlu diperhatikan
dalam proses pembelajaran

I. PEMBUATAN RENCANA PEMBELAJARAN


Perumusan Tujuan (Kompetensi Dasar/TPU/TPK)
Penentuan Pokok Bahasan dan Sub Pokok Bahasan
Penentuan Langkah-langkah Proses Belajar
Mengajar
Penentuan Metode Pembelajaran
Penentuan Media dan alat bantu Pembelajaran
Penentuan Alokasi Waktu
Penentuan Bentuk dan Prosedur Evaluasi
Rujukan Teori yang digunakan
Hal-hal yang perlu diperhatikan
dalam proses pembelajaran
II. PELAKSANAAN
A. TAHAP PEMBUKAAN
Menyampaikan salam dan
pengantar/pembukaan/perkenalan
Menyampaikan tujuan pembelajaran
Menggunakan bahasa yang mudah

dipahami
Suara jelas, dapat didengar semua

peserta
B. TAHAP PENYAJIAN
Penguasaan materi
Interaktif
Menggunakan metode secara efektif
Menggunakan alat Bantu pelatihan

secara efektif
Gaya dan sikap penyajian
Kualitas nada dan suara
Menggunakan waktu secara efektif
B. TAHAP AKHIR PENYAJIAN
Merangkum dengan evaluasi
Kesesuaian penyimpulan dengan tujuan
Bridging dengan sesi lain (bila ada)
Ucapan terima kasih dan salam

perpisahan
TERIMA KASIH