Anda di halaman 1dari 68

MATA PELAJARAN ?

www.asahmultimediacom

Home Oleh : AGUS S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi


MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

Home Oleh : AGUS S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi


MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

Home Oleh : AGUS S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi


MATA PELAJARAN
PIK 2016 ?
www.asahmultimediacom

BEVERAGES
NONALCOHOLIC (SOFT
DRINK) & ALCOHOL
Presented by

Kelompok 5

Home Oleh
Oleh : AGUS :
S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi
GROUP 5
MATA PELAJARAN
PIK 2016 ?
www.asahmultimediacom

KELOMPOK 5 :
1.Adian Yoga Pratama (3335150017)
2.Ari Kurniawan (3335150074)
3.Alin Rizka Amaliah (3335150093)
4.Ditta Aiden Pratama (3335150047)
5.Dian Ayu Puspitasari (3335150007)
6.Juniar Amalliah (3335150034)
7.Saefuri (3335150063)
8.Wais Al-qurni (3335150027)

Home Oleh
Oleh : AGUS :
S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi
GROUP 5
MATA PELAJARAN
PIK 2016 ?
www.asahmultimediacom

KAMU SUKA AKU TERPSONA, KAMU BISA AKU BAHAGIA


MENU UTAMA

BAB. 1

Home Oleh
Oleh : AGUS :
S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi
Group 5
MATA PELAJARAN
PIK 2016 ?
www.asahmultimediacom

MENU UTAMA

BAB. 1

MINUMAN
NONALKOHOL

Home Oleh
Oleh : AGUS :
S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi
Group 5
MATA PELAJARAN
PIK ?
www.asahmultimediacom

Nonalkohol

Menu Sub
Bab
Materi 1

Materi 2

Home Oleh
Oleh : AGUS :
S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi
GROUP 5 .
MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

MINUMAN NONALKOHOL
2.1 Pengertian Minuman Non Alkohol

Minuman non alkohol adalah semua jenis minuman yang tidak mengandung alkohol

Home Oleh
Oleh : AGUS :
S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi
GROUP 5
MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

2.2 Macam-Macam Minuman non alkohol dapat


dibedakan menjadi beberapa macam antara lain :

1. Mineral water
2. Refreshing drinks (minuman menyegarkan)
3. Tall drinks (minuman santai)

Home Oleh
Oleh : AGUS :
S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi
Group 5
MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

1. Mineral water
Mineral water atau air mineral adalah air yang murni dengan kandungan mineral
yang tinggi. Air mineral dibedakan menjadi 2 :

1) Natural mineal water (air mineral murni): Berasal dari sumber mata air
pegunungan atau air tanah dalam bumi yang mempunyai sifat tidak berasa,
tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak mengandung bahan-bahan kimia. Air
mineral yang dikonsumsi dibagi menjadi 2 yaitu air mineral yang berasal dari
PAM (air sumur) dan air mineral kemasan. Air mineral ini sebaiknya disimpan
dalam kemasan yang bertemperatur dingin, dan pula baik diminun pada
waktu dingin. Air mineral ini tak berwarna, tidak berwarna dan tidak berbau.

Home Oleh
Oleh : AGUS :
S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi
Group 5
MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

Mineral water
2. Artificial mineral water (air mineral buatan):

Artificial mineral water (air mineral buatan): Berasal dari campuan antara bahan-
bahan mineral ke dalam air tawar dan ditambah dengan gas carbon dioxide dapat
ditambahkan dengan aroma dari buah-buahan. Yang termasuk dalam minuman
jenis ini adalah soft drinks, tonic soda, ginger ale, lemon drinks, dan orange crush.
Sama dengan air mineral murni air mineral buatan ini harus disimpan dingin dan
dimimum langsung dalam keadaan dingin pula.

Home Oleh
Oleh : AGUS :
S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi
Group 5
MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

2.3 Sejarah Minuman Berkarbonasi


Pada abad 16 tepatnya berada di wilayah Eropa ditemukan cara penggabungan
CO2 ke dalam air yang bertujuan sebagai terapi kesehatan menggunakan media
air mineral.
Pada tahun 1767, Priestley seorang ilmuwan dari Amerika Serikat menemukan
bahwa CO2 yang ditambahkan dalam air bisa menyebabkan rasa asam.
Pada tahun 1785 Minuman mengandung CO2 pertama kali diproduksi di
Philadelphia , Amerika Serikat.

Home Oleh
Oleh : AGUS :
S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi
Group 5
MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

Sejarah Minuman Berkarbonasi


Coca-Cola
Pada tahun 1886 Seorang ahli farmasi yang berasal dari Atlanta-Georgia (AS)
bernama John Smith Pemberton, menemukan formula minuman dibuat dari daun
koka, biji kola, dan anggur, Koka (Erythroxylon coca) yang merupakan jenis tanaman
penghasil kokain. Minuman ini akhirnya diberi nama Coca-Cola. Pemberton
mengklaim Jika bahan-bahan ini berfungsi memperbaiki pencernaan, pernapasan, dan
sistem saraf. Minuman ini disajikan dalam bentuk tonik dan anggur yang diyakini bisa
mencerdaskan peminumnya. Akan tetapi belakangan diketahui jika daun koka memiliki
efek negative seperti bahan narkotik semacam morfin dan akhirnya menimbulkan
penolakan terhadap minuman ini. Karena banyaknya protes terhadap minuman ini
akhirnya Pemberton menghilangkan kandungan koka di dalam formulanya tanpa
mengubah rasanya. Saat penjualan minuman mengandung alkohol mulai dibatasi,
Pemberton akhirnya menghilangkan kandungan anggur dalam Coca-Cola untuk
merubah citra minuman buatannya menjadi minuman ringan tanpa alcohol yang bisa
diperdagangkan secara bebas.
www.komed.org

Home Oleh
Oleh : AGUS :
S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi
Group 5
MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

Coca cola

Home Oleh
Oleh : AGUS :
S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi
Group 5.
MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

Sejarah minuman berkarbonasi


Pepsi-Cola
Pada tahun 1898 ahli farmasi dari New Bern-North Carolina (AS), menciptakan
formula minuman yang mengandung karbonasi yang di beri nama dengan Brads
Drink dan akhirnya dikenal sebagai Pepsi-Cola. Pada awalnya minuman ini
digunakan sebagai obat sakit perut dan seiring berjalannya waktu dan mengalami
banyak perubahan dalam formula akhirnya minuman ini menjadi minuman ringan
yang bisa dikonsumsi setiap saat dan sekarang minuman ini saingan terkuat Coca
Cola.
Royal Crown Cola
Pada tahun 1905, Claud A. Hatcher seorang ahli farmasi dari Columbus-Georgia
(AS) menemukan formula minuman berkarbonasi yang diberi nam Chero-Cola
yang sekarang dikenal dengan nama Royal Crown (RC) Cola yang merupakan
produsen ketiga terbesar softdrink dunia.

Home Oleh : AGUS S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi


MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

2.4 Fakta Tentang Minuman Berkarbonasi


Fakta minuman berkarbonasi dari segi kesehatan adalah sebagai berikut:
Menu Sub Softdrink menguras air dalam tubuh. Seperti halnya diuretik yang bukannya
Bab memberikan air untuk tubuh kita, tapi malah menghabiskannya. Pemrosesan gula
Materi 1 tingkat tinggi dalam softdrinks memerlukan sejumlah besar air dalam tubuh kita.
Untuk mengganti air ini, orang harus minum 8-12 gelas air untuk setiap gelas yang
Materi 2
diminum.

Home Oleh
Oleh : AGUS :
S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi
Group 5
MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

Fakta tentang minuman berkarbonasi


Tingkat kandungan fosfat yang tinggi dalam softdrinks dapat menghancurkan
mineral penting dalam tubuh. Softdrink terbuat dari air murni yang juga dapat
menghancurkan mineral penting dalam tubuh. Kekurangan mineral yang serius
dapat menyebabkan penyakit jantung ( kekurangan magnesium), osteoporosis
( kekurangan kalsium ) dan banyak lagi. Sebagian besar vitamin tidak berfungsi di
dalam tubuh tanpa adanya mineral..

Home Oleh : AGUS S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi


MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

Fakta minuman berkarbonasi


Softdrink dapat membersihkan karat, contohnya pada bumper mobil atau benda
benda logam lainnya. Bayangkan apa yang akan terjadi pada fungsi pencernaan
dan organ tubuh lainnya.

Home Oleh : AGUS S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi


MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

Fakta minuman bersoda


Jumlah gula yang tinggi dalam softdrinks, hal ini dapat menyebabkan pankreas
memproduksi insulin dalam jumlah besar, yang mengakibatkan benturan gula,
Kelebihan dan kekurangan gula dalam insulin dapat menyebabkan diabetes dan
penyakit yang terkait dengan ketidakseimbangan dalam tubuh. Keadaan ini dapat
mengganggu pertumbuhan anak sehingga dapat menyebabkan masalah
kesehatan seumur hidup.

Home Oleh : AGUS S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi


MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

Fakta minuman bersoda


Softdrinks sangat mempengaruhi pencernaan. Kafein dan jumlah gula yang tinggi
dapat menghentikan proses pencernaan. Ini artinya metabolisme dalam tubuh
bisa terhambat. Softdrink bila diminum bersamaan dengan kentang goreng akan
membutuhkan waktu berminggu minggu untuk di cernakan.

Home Oleh : AGUS S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi


MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

Fakta minuman bersoda


Softdrink tidak pernah meng-hilangkan rasa haus karena Softdrink bukanlah air
yang diperlukan oleh tubuh. Dengan tetap tidak memasok air ke dalam tubuh kita
terus - menerus akan menyebabkan dehidrasi seluler kronis, sebuah kondisi yang
melemahkan tubuh pada tingkat serius. Pada gilirannya akan menyebabkan
melemahnya sistem kekebalan dan menimbulkan berbagai penyakit.

Home Oleh : AGUS S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi


MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

2.5 Karbonasi
Karbonasi merupakan suatu proses penginjeksiaan gas-gas CO2 ( karbon
dioksida ) kedalam minuman sehingga memiliki gelembung-gelembung yang
memberikan tekstur segar dan memberikan efek kepuasan saat meminumnya.
Komposisinya sangatlah sederhana karena terdiri dari 90% air dan sisanya baru
kombinasi antara pemanis buatan, gas CO2, pencita rasa, pewarna, asam fosfat,
kafein, dan beberapa mineral, terutama aluminium.

Home Oleh : AGUS S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi


MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

Dalam minuman karbonasi ditemukan dua jenis kandungan, yaitu vitamin C yang
disebut asam askorbat dan dua zat pengawet sodium benzoate dan potassium
benzoate. Berikut ini reaksi karbonasi. (Arisworo, Joko, Yusa.2003)

Home Oleh : AGUS S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi


MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

2.6 Bahan Penyusun Minuman Berkarbonasi


Minuman berkarbonasi memiliki komposisi yang berbeda beda,secara garis besar
komposisi minuman berkarbonasi meliputi air, konsentrat, bahan pemanis,
pemberian rasa asam, pemberian aroma, bahanbahan tambahan. Adapun
diskripsi singkat bahan -bahan tersebut sebagai berikut:

Home Oleh : AGUS S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi


MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

1 Air

Air merupakan kandungan terbesar di dalam carbonated soft drink. Air yang
digunakan harus mempunyai kualitas tinggi, yaitu: jernih, tidak berbau, tidak
berwarna, bebas dari organisme yang hidup dalam air, alkalinitasnya <50 ppm,
total padatan terlarut <500 ppm, dan kandungan logam besi dan mangaan <0,1
ppm.
Sederet proses diperlukan untuk mendapatkan kualitas air yang diinginkan, antara
lain:
klorinasi,
penambahan kapur,
koagulasi,
sedimentasi,
filtrasi pasir,
penyaringan dengan karbon aktif
demineralisasi dengan ion exchanger.

Home Oleh : AGUS S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi


MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

2. Konsentrat
Konsentrat adalah inti sari/isi/bagian yang utama dari suatu bahan/zat.
(Poerwadaminta, 1984).Misalnya: konsentrat sari buah, konsentrat protein,
konsentrat whey dan lainlain.Konsentrat digunakan sebagai bahan baku atau
bahan penolong dalam pembuatan minuman. (Anonim, 2002).Tujuan utama dari
penggunaan konsentrat adalah sebagai pemberi flovor sekaligus sebagai pewarna
bagi minuman ringan yang diolah. Penggunaan konsentrat dalam jumlah dan
jenisnya tergantung dari produk yang akan diolah. (Anonim, 2002).

Home Oleh : AGUS S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi


MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

3. Pemanis
Gula selain sebagai pemanis dan penambah kalori, juga memberi pengaruh pada
kenampakan minuman serta sebagai pembawa komponen flavour sehingga
tersebar merata dalam minuman, sedangkan pemanis buatan yang umum
digunakan adalah sakarin serta natrium, kalsium,magnesium, dan kalium siklamat.
(Thorner dan Herzberg, 1978) Gula yang digunakan harus memiliki kemurnian
tinggi < 99,7%, abu < 0,02%, Sulfat < 15ppm,kelembaban < 0,05%, timah hitam <
0,5ppm, dan arsen < 1ppm. Bahan pemanis yang biasanya digunakan dalam
minuman ringan adalah:
Natural, antara lain gula pasir, gula cair, gula invert cair, gula jagung dengan
kadar fruktosa tinggi dan dektrosa.
Sintetik yang satu-satunya adalah sakarin. Sakarin mempunyai tingkat
kemanisan 300 kali lebih manis daripada gula. Bahan ini biasanya dijual dengan
bentuk senyawa Na atau Ca. Pada konsentrasi tinggi, sakarin menimbulkan
aftertaste pahit. Sakarin tidak memiliki nilai kalori sehingga sering digunakan
sebagai pemanis pada bahan makanan dan minuman diet. (Cahyo Saparinto dan
Diana Hidayati, 2006).
Gula yang digunakan harus memiliki kemurnian tinggi < 99,7%, abu < 0,02%,
Sulfat < 15ppm,kelembaban < 0,05%, timah hitam < 0,5ppm, dan arsen < 1ppm

Home Oleh : AGUS S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi


MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

Home Oleh : AGUS S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi


MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

4 Pemberian Rasa Asam


Bertujuan untuk memberikan rasa asam pada minuman berkarbonasi,
memodifikasikan manisnya gula, berlaku sebagai pengawet, dan dapat
mempercepat inversi gula dalam sirup/minuman. Acidulant yang digunakan dalam
minuman harus dari jenis asam yang dapat dimakan (edible/food grade) antara
lain asam sitrat, asam phospat, asam malat, asam fumarat, asam tantrat, asam
adipat, dan lain-lain.

Home Oleh : AGUS S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi


MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

dari jenis asam yang dapat dimakan (edible/food grade) antara lain asam sitrat,
asam phospat, asam malat, asam fumarat, asam tantrat, asam adipat, dan
lainlain.

Home Oleh : AGUS S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi


MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

5 Pemberian Aroma
Pemberian aroma disiapkan oleh industri berkaitan dengan industri minuman
dengan formula khusus, kadang-kadang telah ditambah dengan asam dan
pewarna, dalam bentuk:

1. Ekstrak alkoholik (penyaring bahan kering dengan larutan alkoholik)


Misalnya: jahe, anggur, lemon lime.
2. Larutan alkoholik (melarutkan bahan dalam larutan air alkoholik)
Misalnya: strawberry, cherry, cream soda.
3. Emulsi (mencampur essential oil dengan bahan pengemulsi) misalnya: vegetable
gum
Misalnya: citrus flavour, root beer, dan cola
4. Fruit Juice, misalnya: orange, grape fruit, lemon lime dan grape
5. Caffeine, sebagai pemberi rasa pahit (buka sebagai stimulant)
6. Ekstrak biji kola
7. Sintetik flavour, misalnya: ethyl acetate atau amylbutyrate yang memberikan
aroma grape

Home Oleh : AGUS S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi


MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

6 Karbondioksida (CO2)
Penggunaan karbondioksida pada minuman atau air buah dengan maksud untuk
mendapatkan suatu rasa yang diinginkan. Karbonasi menghasilkan yaitu desis
yang menguatkan kesegaran rasa serta kilau dan gelembung ketika minuman
tersebut dituangkan dari wadahnya. (Anonim, 2001). Gas karbondioksida juga
berpengaruh terhadap timbulnya efek ekstra sparkle, yang membedakan
minuman ringan berkarbonasi dengan nonkarbonasi.
Ekstra sparkle adalah efek penampakan berkelipkelip pada minuman. Secara
praktis CO2 adalah satusatunya gas yang cocok untuk memproduksi penampakan
sparkle dalam minuman ringan berkarbonasi. Karbondioksida dapat meningkatkan
citra rasa pada minuman sehingga orang menikmati saat mengkonsumsinya.
Salah satu keunggulan minuman berkarbonasi adalah aman dari kontaminasi
bakteri, terutama bakteri yang bersifat patogen. Gas karbondioksida yang larut
dalam air, bukan hanya menghasilkan rasa yang spesifik, tetapi juga dapat
berfungsi sebagai antibakteri untuk mengawetkan minuman secara alami.

Home Oleh : AGUS S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi


MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

Selain bahan baku utama minuman ringan juga mengandung pula bahan
pengawet (additif). Bahan pengawet bahan kimia yang dapat mempertahankan
makanan terhadap serangan bakteri,ragi, atau kapang. Bahan pengawet yang
dapat dugunakan antara lain: natrium benzoat, asam benzoat, asam salisilat,
asam sulfat, asam sitrat. Bahan pengawet pemberiannya harus memenuhi dosis
yang tepat, disesuaikan dengan tingkat keasaman minuman.

Home Oleh : AGUS S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi


MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

Proses pengolahan minuman ringan terdiri dari beberapa tahap yaitu pengolahan
air, karbondioksida, proses pembuatan syrup, proses pencampuran, pemurnian
CO2, pengemasan dan penyimpanan.
1. Pengolahan Air
Air merupakan bahan utama untuk pembuatan minuman berkarbonasi. Ada
tahap dalam pembuatan ringan, antara lain:

a. pembersihan air: meliputi tahap pengendapan, penggumpalan dan


penyaringan.
b. penghilangan mikroorganisme melalui klorinasi atau penyaringan
mikro.penghilangan mineral terlarut, untuk menurunkan kesadahan air.
c. pengontrolan terhadap karat, bau, dan rasa serta warna air (Buckle et al,
1987).

Home Oleh : AGUS S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi


MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

Tahap penyaringan bertujuan untuk menghilangkan padatan tersuspensi dalam


air.
Setelah proses penyaringan air dialirkan ke dalam saringan karbon berisikan
arang aktif lalu dilewatkan pada saringan mikron, sehingga air yang keluar dapat
diminum langsung. Air inilah yang digunakan sebagai bahan dasar dalam
pembuatan minuman ringan.

Home Oleh : AGUS S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi


MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

Pengoperasian pengolahan air dapat dijelaskan sebagai berikut:


Air dari sumber ditampung dalam bak penampung air.
Dilakukan pengendapan dalam tangki pengendapan.
Kedalam air ditambahkan bahan kimia pengendap seperti Ca(OH2) atau soda abu
(Na2CO2), alumunium atau ferro sulfat untuk membentuk kebebasan yang cukup
dan menghasilkan flokulan. Hasil akhirnya adalah penggumpalan dan
pengendapan serta air menjadi jernih.
Perlakuan klorinasi dapat menghilagkan bau, rasa dan warna sehingga air
menjadi bebas hama. Hal ini karena senyawa klor sangat efektif untuk membunuh
kapang, khamir, dan bakteri.

Home Oleh : AGUS S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi


MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

2 pembuatan sirup
Air yang sudah mengalami proses pemurnian dicampur dengan gula pasir sambil
diadukaduk dan dipanasi untuk mendapatkan minuman sirup sederhana.
Suhu yang digunakan untuk pemanasan ini tidak lebih dari 25C.
Untuk mendapatkan sirup yang diinginkan, selanjutnya dilakukan precoating
dengan menggunakan karbon aktif untuk menghilangkan warna dan bau asing
atau tidak sedap.
Disaring dengan menggunakan filter press dengan saringan yang berlapislapis.
Bahan kimia yang digunakan adalah filter aid.
Sirup yang keluar dari proses ini kemudian dicampur dengan konsentrat. Sesuai
dengan jenis minuman yang akan dibuat oleh pabrik.
Sirup yang sudah dicampur dengan konsentrat, telah siap digunakan pada tahap
lebih lanjut, yaitu proses campuran dan homogenisasi dengan bahan lain.

Home Oleh : AGUS S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi


MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

3. Proses Pencampuran
Proses ini dilakukan dengan mencampurkan air dan sirup dilakukan sesuai
dengan bahan baku minuman yang telah ditetapkan.
Air yang akan dicampur sebelumnya perlu diatur oleh alat untuk memperoleh
bahan baku minuman yang dikehendaki. Proses pencampuran ini dilakukan pada
suhu yang rendah, sehingga suhu minuman diusahakan mencapai 5C. Pada
suhu tersebut akan memudahkan minuman saat dicampur dengan CO2.

Home Oleh : AGUS S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi


MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

4. Pemurnian CO2
Air soda memiliki rumus kimia H2CO3. Untuk membuat air soda, komponen yang
paling penting adalah air dan gas karbondioksida. Air soda memang dibuat
dengan melarutkan gas karbondioksida (CO2) ke dalam air.
Sama seperti oksigen, karbondioksida merupakan gas yang banyak terdapat di
alam. Karbondioksida merupakan gas yang kita keluarkan saat bernapas dan
diambil oleh tanaman untuk proses fotosintesis. Bila diinjeksi ke dalam air dengan
tekanan tinggi, karbondioksida akan membentuk asam karbonat. Itulah sebabnya
minuman berkarbonasi disebut juga minuman berkarbonasi (carbonated
beverages). Asam karbonat tersebutlah yang bertanggung jawab terhadap
timbulnya sentuhan khas soda di mulut (mouthfeel) dan perasaan yang mengigit
(bite) pada saat minuman berkarbonasi.diminum.

Home Oleh : AGUS S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi


MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

Gas karbondioksida juga berpengaruh terhadap timbulnya efek extra sparkle,


yang membedakan minuman ringan berkarbonasi dengan non-karbonasi. Extra
sparkle adalah efek penampakan berkelap-kelip pada minuman. Secara praktis
CO2 adalah satu-satunya gas yang paling cocok untuk memproduksi
penampakan sparkle dalam minuman ringan berkarbonasi.

Home Oleh : AGUS S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi


MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

Pada proses karbonasi, CO2 yang akan dicampurkan sebelumnya perlu


dimurnikan. Pada proses bahan kimia seperti kalium permanganat dapat
dipergunakan, demikian juga arang aktif. CO2 cair atau CO2 beku untuk dapat
dicampur perlu diubah terlebih dahulu ke dalam bentuk gas pemurnian CO2.
Selanjutnya dilakukan dengan menggunakan penyaring kertas CO2 yang telah
dimurnikan harus segera dicampur dengan sirup pada suhu rendah. Pada tekanan
atmosfer dengan suhu 72C, air mampu menyerap volume 1 karbonasi. Faktor
yang paling berperan dalam proses ini adalah suhu dan tekanan.

Home Oleh : AGUS S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi


MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

5 filling
Ada 5 proses filling, yaitu :
a. Tahap open filling value
Proses pembukaan valve yang digunakan pada saat pengisian botol.

Home Oleh : AGUS S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi


MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

B. Filling dan lavelling


Proses pengisian botol dengan produk, dimana tinggi produk dengan botol
disesuaikan dengan standar. Lavelling merupakan proses dimana setelah
lubang vent tube tertutup oleh minuman maka proses pengisian akan berhenti.

Home Oleh : AGUS S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi


MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

C. Closing filling valve


Proses penutupan valve setelah botol terisi sesuai standar.

Home Oleh : AGUS S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi


MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

6. Penyimpanan dan Pengemasan


Menurut Suyitno (1990), untuk minuman karbonasi harus dipilih kemasan yang
kuat, tahan tumbukan dan benturan, tidak tembus cahaya dan permeabilitasnya
terhadap gas rendah, sehingga jenis kemasan yang sesuai adalah poliakrilonitril.
Bahan kemasan gelas memiliki sifat tahan terhadap tekanan dari dalam. Bahan
gelas terbuat dari 10% tanh lempung, 15% soda abu dan pasir silica sekitar 75%
dan sedikit tambahan alumunium oksida, kalium oksida, magnesium oksida dan
dicairkkan pada suhu 15400C. Oleh karena itu kemasan gelas sangat sesuai
untuk mengemas minuman berkarbonat, seperti soft drink, bir dan bahan-bahan
yang mengandung aerosol

Home Oleh : AGUS S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi


MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

2.8 Pengawasan Mutu


Quality assurance adalah suatu departemen yang menetapkan kualitas
produk dari suatu industri dan selanjutnya secara bartahap
mempertahankan mutu dari suatu produk yang dikehendaki sehingga produk
tersebut akan mendapatkan kepercayaan dari pemerintah maupun
masyarakat/konsumen karena produk tersebut aman untuk dikonsumsi. Tujuan
dari pengawasan mutu suatu produk adalah :
1. Menghasilkan produk yang sesuai dengan standar mutu yang telah
ditetapkan.
2. Menjamin produk yang dihasilkan menjadi produk yang bermutu,
sehingga produknya aman.

Home Oleh : AGUS S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi


MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

Teknik pengujian terhadap pengawasan mutu soft drink adalah :

a. Pemantauan mikrobiologi. Tujuannya untuk memantau jumlah mikrobia


yang ada, bukan mengidentifikasi jenis mikrobia tersebut. Mikrobia yang
digunakan sebagai standar pemantauan adalah E. Coli, mold dan yeast.
b. Pemantauan fisika. Tujuannya untuk mengetahui kondisi fisik bahan.
c. Pemantauan kimia. Tujuannya untuk menentukan standar bahan dan produk
menggunakan bahan-bahan kimia.

Home Oleh : AGUS S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi


MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

ALKOHOL BEER
MAKING

Home Oleh : AGUS S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi


MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

APAKAH MINUMAN
ALKOHOL ITU ?
Minuman beralkohol adalah minuman yang mengandung etanol

Home Oleh : AGUS S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi


MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

2.10 Sejarah Alkohol


Prasasti yang ditemukan di delta subur antara sungai Eufrat dan sungai Trigis di
kawasan Mesopotamia (sekarang kawasan irak) dan diperkirakan berasal dari
masa sekitar 6.000 SM.
Relief yang terdapat di makam kuno di Mesir dari masa sekitar 2.400 SM juga
menggambarkan proses pembuatan bir
2.000 SM ketika Raja Hammurabi dari Babylonia merilis resep tentang cara
pembuatan dan penyajian bir.

Home Oleh : AGUS S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi


MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

2.11Bahan Baku

Home Oleh : AGUS S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi


MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

2.12 Proses

Home Oleh : AGUS S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi


MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

Home Oleh : AGUS S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi


MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

1. Pemilihan Bahan
Barley telah dipilih sebagai bahan utama pembuatan bir semenjak ribuan tahun
yang lalu. Semakin lama barley hasil proses malting itu dipanggang, maka akan
semakin pekat bir yang dihasilkan. Barley, atau bir gandum memiliki rasa yang
manis.
Adapun perlakuan ragi mempengaruhi kualitas bir.Ragi adalah kumpulan jamur
kering dari golongan Saccharomyces cerevisiae dan Saccharomyces uvarum.
Ragi inilah yang memiliki peran sentral dalam memberikan kuantitas alkohol,
kecepatan reaksi dan aroma. Rasa dan aroma bir sangat bergantung pada
bagaimana kita memperlakukan ragi.

Home Oleh : AGUS S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi


MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

2. Malt barley

Home Oleh : AGUS S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi


MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

3. Mashing
Proses kombinasi antara pecampuran dan penggilingan biji
(barley,jagung,sorghum,rye atau wheat) dengan air dan pemanassan campuran
ini.
Proses ini menyebabkan enzim dalam kecambah memecah kanji dalam biji
menjadi gula jenis maltosa.

Home Oleh : AGUS S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi


MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

4. Enzymes in Mashing
Selama proses malting beberapa enzim sudah aktif dan siap mendegradasi
berbagai substrat polimer, seperti kanji, glukan, protein, dll. Penambahan enzim
protease, amylases dan glucanases membantu untuk meningkatkan degradasi
substrat polimer.

Home Oleh : AGUS S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi


MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

5. Lautering

Home Oleh : AGUS S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi


MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

6. Boiling and Hops addition


Sweet wort (cairan hasil proses lautering) kemudian dididihkan.
Ditambahkan hops, kemudian dididihkan lg sampai 2 jam lebih.
Waktu pemasakan, varietas hops, dan banyaknya hops mempengaruhi kualitas
bir.
Fungsi pemasakan:
1. meningkatkan efisiensi ekstraksi resin hops dan oils yang terkandung di
dalam hops
2. membunuh mikroorganisme dan kontaminants lain.

Home Oleh : AGUS S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi


MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

7. Yeast Pitching and Fermentation


Dengan bantuan ragi, gula sederhana dalam wort diubah menjadi alkohol dan
karbon dioksida. Fermentasi alkohol merupakan reaksi pengubahan glukosa
menjadi etanol dan karbo dioksida. Organisme yang berperan Sacharomyces
cereviceae (ragi).
C6H12O6 2C2H5OH + 2CO2 + 2ATP
Fermentasi biasanya berlangsung pada suhu dibawah 10oC. fermentasi
dilakukan secara anaerobik sehingga dapat dihasilkan alkohol. Fermentasi akan
dibiarkan berlangsung selama 8-20 hari tergantung dari beberapa faktor seperti
bahan baku, kondisi starter dan faktor lainnya yang mempengaruhi proses
fermentasi. Pada saat ini bir akan menjadi jernih dan berbentuk aroma yang khas.

Home Oleh : AGUS S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi


MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

Conditioning and carbonation

Home Oleh : AGUS S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi


MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

Minuman yang mengandung alkohol rendah


a. Wine (anggur)
Wine atau anggur adalah sari buah anggur yang diragikan kemudian melalui
proses pemeraman atau fermentasi selama beberapa tahun lamanya untuk
menghasilkan anggur yang matang dan mempunyai kadar alkohol antara 8-
14%.

Home Oleh : AGUS S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi


MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

b. Beers
Minuman yang diperoleh dari hasil peragian malt dan hop mempunyai kadar
alkohol 3-5%. Bir dibuat melalui "brewing process" dari bahan bahan barly (malt),
bunga hops, gula, ragi, air dan bahan penjernih. Bir mengandung 9% kadar
alkohol, air, CO2, mineral dan asam-asaman, dan dijual dalam botol, kaleng
maupun melalui "draguht beer instalation pump".

Home Oleh : AGUS S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi


MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

Minuman yang mengandung kadar alkohol tinggi


Spirit
Merupakan alkohol yang berwarna bening yang melalui proses destilasi ulang
dan mempunyai kadar alkohol 36-45% cukup tinggi.

Home Oleh : AGUS S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi


MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

Arak dan sake


Berasal dari beras dengan kandungan alkohol 16-30%

Home Oleh : AGUS S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi


MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

TEKNIK PENYIMPANAN BIR


Rasa bir yang terbaik adalah jika disimpan pada suhu 4-6 derajat celcius
Saat akan menyimpan bir jangan pernah mengekspos langsung dibawah sinar
matahari dalam jangka waktu lama.

Home Oleh : AGUS S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi


MATA PELAJARAN ?
www.asahmultimediacom

Soal

Home Oleh : AGUS S. SAHRUDIN Kurikulum Evaluasi Profil Referensi