Anda di halaman 1dari 21

REAKTOR BATCH

KELOMPOK 3:

Anisa Helena Isma Putri (3335150045)


Anita Puspitasari (3335150075)
Alin Rizka Amaliah (3335150093)
Yollanda Angreani (3335150039)
REAKTOR BATCH

Reactor Batch adalah


tempat terjadinya suatu
reaksi kimia tunggal.

Tidak ada massa yang


masuk dan keluar
selama reaksi.

Jika bahan dimasukkan


dan direaksikan
beberapa waktu
(residence time) dan
dikeluarkan sebagai
produk dan selama
proses tidak ada umpan-
produk yang mengalir.
Gb 1. Reaktor Batch
KEGUNAAN REAKTOR BATCHBATCH

proses pelarutan
padatan
pencampuran
produk
reaksi kimia
Batch distillation
Kristalisasi
ekstraksi cair-cair
Polimerisasi
Farmasi
Fermentasi G B 2 . R E A K T O R B AT C H D E N G A N
COFLUX JACKET
KETETAPAN DALAM MENGGUNAKAN
REAKTOR BATCH

Selama reaksi berlangsung tidak terjadi perubahan


temperatur
Pengadukan dilakukan dengan sempurna, konsentrasi di
semua titik dalam reaktor adalah sama atau homogen pada
waktu yang sama
Reaktor ideal
REAKTOR BATCH
KEUNTUNGAN KERUGIAN
Harga instrumentasi rendah. Biaya buruh dan handling
Penggunaannya fleksibel, tinggi.
artinya dapat dihentikan
secara mudah dan cepat Kadang-kadang waktu
kapan saja diinginkan. shutdownya besar, yaitu
Penggunaan yang waktu untuk
multifungsi. mengosongkan,
Reaktor ini dapat digunakan membersihkan, dan
untuk reaksi yang mengisi kembali reaktor.
menggunakan campuran
kuat dan beracun. Pengendalian kualitas
Mudah dibersihkan. dari produk jelek atau
susah.
Skala produksi yang
kecil.
NERACA MASSA
JIKA DENSITAS KONSTAN:
JIKA DENSITAS BERUBAH-UBAH
(SINGLE GAS-PHASE):
JIKA VOLUME KONSTAN:

Karena volume tetap maka, perubahan


volume (dV) = 0
CONTOH SOAL 1

Determine the time required for 80% conversion


of 7.5 mol A in a 15-L constant volume batch
reactor operating isothermally at 300 K. The
reaction is first-order with respect to A, with kA
= 0.05 min-1 at 300 K.
PENYELESAIAN
0
0 = = 7,5115 = 0,5

1 = 0; 2 = 0,80

( = = 0 (1 )



= 0
0 0 (1 )

(1 ) (0,2)
= = = 32,2
0,05
NERACA ENERGI

Bentuk umum :

R IN R OUT + R GEN = R ACC

+ = ( )
TRANSFER PANAS ( / )

Dimana,
U = koefisien transfer panas (J/m2.s.K)
AC = Luas pemanas/pendingin koil (m2)
TC = Suhu koil
(Tc-T)m = beda suhu rata-rata untuk transfer panas (K)
Bila Q > 0 TC > T (panas masuk)
Q<0 TC < T (panas keluar)
Panas Generasi

Bila,

Panas Akumulasi
REAKTOR BATCH ADIABATIK
Operasi Adiabatis
Temperatur akan naik dalam reaksi eksotermis dan turun
dalam reaksi endotermis.

Persamaan Neraca Energi Adiabatis, Q = 0

Neraca massa dalam term X A :

Substitusi persamaan (7) kedalam persamaan (6), sehingga


menjadi :
Karena hubungan dX A /dt dengan dT/dt adalah
implisit terhadap t, sehingga persamaan menjadi :

Diintegralkan :
NERACA ENERGI REAKTOR BATCH NON
ADIABATIK
CONTOH SOAL 2

Dekomposisi fasa gas A R + S, dilangsungkan


dalam reaktor batch dengan kondisi awal T0 = 300
K, V0 = 0,5 m3, dan tekanan total konstan 500 kPa.
Harga Cp untuk A, R, dan S adalah 185,6; 104,7; dan
80,9 J mol-1 K-1. Entalpi reaksi = -6280 J mol-1 dan
reaksi orde satu terhadap A dengan k A =10 14 e -10000/T
h -1
Tentukan dan T sebagai fungsi t, bila Q = 0,
= 0,99.
PENYELESAIAN

0 1
Pers. Laju reaksi : = = =


Dari pers. NM : = 0 0

Subtitusikan diperoleh:

(1)
=
1
0
Dengan Ka = 1014e-10.000/T ............( 2)

Neraca energi operasi adiabatis


(bila -HRA , Cp, dan nt konstan):

0
= 0 + 0


= =

= = + +
= 0 1 + 0 + 0
= 0 + +
= 185,6 0
TERIMA KASIH