Anda di halaman 1dari 26

UPTD PUSKESMAS DTP CIDAHU

FILARIASIS
(PENYAKIT KAKI GAJAH)

Penyakit menular menahun, disebabkan oleh


cacing filaria & ditularkan melalui nyamuk

Menimbulkan kecacatan menetap, stigma


sosial, hambatan psikologis

Menurunkan kwalitas SDM dan menimbulkan


kerugian ekononomi
BAGAIMANA CARA PENULARAN FILARIASIS?

Cacing dewasa Anak cacing


Anak cacing (Mikrofilaria)
dalam tubuh (mikrofilaria) masuk pembuluh
manusia darah tepi

Cacing masuk ke badan Nyamuk menghisap darah


orang lain yang digigit orang yang mengandung
nyamuk mengandung anak anak cacing
cacing
PENYEBAB FILARIASIS
3 SPESIES CACING filaria

Microfilaria dari spesies Microfilaria dari spesies


Wuchereria bancrofti Brugia malayi

Microfilaria dari spesies Brugia timori


NYAMUK PENULAR FILARIASIS

Semua nyamuk dpt jadi vektor penular filariasis !!


TEMPAT NYAMUK BERKEMBANG BIAK
GEJALA KLINIS
a) Tahap awal (Akut)

Demam berulang > 1 2 x setiap bulan bila bekerja berat, tapi dpt
sembuh tanpa diobati
Timbul benjolan & terasa nyeri pada lipat paha atau ketiak tanpa ada
luka
GEJALA KLINIS

b) Tahap lanjut (Kronis) Limfedema

Pembesaran yang hilang timbul pada kaki, tangan,


payudara, skrotumMenetap
GEJALA KLINIS

b) Tahap lanjut (Kronis)


Pembesaran yang hilang timbul
Lama kelamaan pembesaran tsb menjadi cacat
menetap
Mengenai Alat Kelamin (Hidrokel)
PENDERITA LIMFEDEMA
(anak-anak)
Gambar Cacing Dewasa
Filaria di Saluran & Kelenjar Limfe
STRATEGI PROGRAM

1. Memutuskan mata rantai penularan filariasis


Pemberian obat Pencegahan Massal
(POPM) filariasis di daerah endemis.
STRATEGI

2. Mencegah dan membatasi kecacatan


penatalaksanaan kasus filariasis
STRATEGI

3. Memperkuat surveilans

4 . Pengendalian Vektor Terpadu


Obat Pencegahan Filariasis

Albendazole 400 mg
Diethylcarbamazine 100 mg
CARA PEMBERIAN OBAT

Dosis : DEC 6 mg/kgBB, Albendazole 400 mg semua umur,


sekali pemberian
Cara : diberikan sekali setahun selama minimal 5 tahun
berturut-turut
Perhitungan dosis obat berdasarkan umur.

UMUR DEC (100 mg) Tablet Abendazole (400 mg)


(Tahun) Tablet

25 1 1

6 - 14 2 1

> 14 3 1
CARA MINUM OBAT

Minum obat sesudah makan,


(beritahu pasien kemungkinan
reaksi obat yang dapat terjadi).

Obat diminum di depan TPE/Kader


OBAT & REAKSI PENGOBATAN
FILARIASIS
KEJADIAN IKUTAN TERHADAP HASIL
PENGOBATAN

Gejala Umum Pada 3 hari Sakit kepala, pusing, demam,


(respon imun, pertama mual, muntah, nafsu mkn
matinya mikroflaria) turun,nyeri otot, nyeri
sendi,lemas

Gejala Lokal 1-3 minggu Limfadenitis, limfangitis,


(respon imun, adenlimfangitis, funikulitis,
matinya epididimitis, orkitis,
makrofilaria) orkalgia,abses, ulkus,
limfedema.
KAMPANYE NASIONAL
POMP FILARIASIS 2015
Kampanye Nasional POPM Filariasis
adalah:
Pelaksanaan Pemberian Obat
Pencegahan Massal (POPM) Filariasis di
kabupaten/kota endemis dalam waktu
serentak dengan jumlah sasaran yang
besar

BELKAGA : Bulan Eliminasi Kaki Gajah


SASARAN BELKAGA

Penduduk yang mendapat obat pencegahan massal filariasis adalah


semua penduduk yang tinggal di Kabupaten/Kota Endemis Filariasis di
seluruh Indonesia, dan dilaksanakan secara massal bersamaan

Penduduk yang ditunda pemberian obat pencegahan filariasis adalah :


(1)Anak berusia kurang dari 2 tahun atau tdk diberikan pada orangtua berusia
lebih dari 70 tahun ;
(2). Ibu hamil ;
(3). Penderita gagal ginjal/cuci darah; hipertensi
(4). Penderita epilepsi atau anak berusia lebih dari 6 tahun dengan riwayat sering
mengalami kejang;
(5). Penderita sakit berat sehingga mengharuskan ditempat tidur, demam tinggi,
batuk darah, kanker, anak marasmus atau kwasiorkor;
(6). Penderita filariasis klinis kronis sedang mengalami serangan akut (demam
tinggi)
PENANGGULANGAN KEJADIAN IKUTAN

Klasifikasi Gejala Penanggulangan


Ringan Demam, pusing, sakit Istirahatkan.
kepala, nyeri otot, nyeri Berikan paracetamol (10
sensi, lemas. mg/KgBB/kali) setiap 4
jam.
Bila dlm 3 hr demam tetap
berlanjut rujuk PKM
Mual, muntah, nafsu Istirahatkan.
makan berkurang. Berikan minum air hangat.
Bila gejala tdk berkurang
berikan antasida ssi dosis.
Berikan obat anti muntah
bila perlu.

Keluar cacing. Berikan penjelasan bahwa


kejadian tsb tdk
berbahaya bahkan
menguntungkan.
Lanjutan
KLASIFIKASI GEJALA PENANGGULANGAN

Sedang Diare Nilai derajat dehidrasi :


1.Tanpa dehidrasi banyak
minum, bila perlu berikan oralit .
2.Dehidrasi ringan berikan
oralit.
3.Dehidrasi sedang & Berat
rujuk ke PKM/ RS.

Eritema & Urtikaria Ringan berikan CTM dan KS


oral.
Bertambah berat Injeksi KS di
PKM / RS.

Limfadenitis, Kompres daerah meradang &


limfangitis, berikan antibiotik & analgetik.
adenolimfangitis

Nodul subkutan A & antiseptik eksisi nodul


berikan AB & AG.
Abses A & antiseptik insisi abses
drainase AB & AG
Lanjutan

Klasifikasi Gejala Penanggulangan

Berat Asma bronkiale, Rujuk RS


angioedema, ikterus,
kolestasis, serangan
epilepsi.

Mengancam nyawa Syok anafilaktik, Rujuk RS


spasme larings.
TERIMA KASIH