Anda di halaman 1dari 35

SIFAT MEKANIK & TEGANGAN KAYU

Drs.A. Naibaho,ST. MT
NIP. 19670105 199403 10001
SIFAT UTAMAKAYU
Kayu merupakan sumber kekayaan alam. Kayu
sebagai Renewable Resources (sumber
kekayaan alam yang dapat diperbaharui).

Kayu merupakan bahan mentah yang mudah


diproses dijadikan barang lain.

Kayu mempunyai sifat-sifat spesifik yang tidak


dimiliki bahan-bahan lain, misalnya: kayu
mempunyai sifat elastis, ulet, ketahanan
terhadap pembebanan yang tegak lurus
dengan seratnya atau sejajar seratnya dan
masih ada sifat-sifat lain lagi..
BAGIAN-BAGIAN KAYU
P E N J E L A S AN BAGIAN KAYU
 KULIT, yaitu bagian terluar kayu, berfungsi
sbg pelindung bagian dalam kayu dan
saluran cairan unt bahan makanan dari akar
kepucuk-pucuk daun.
 KAMBIUM, yaitu jaringan yang berupa
lapisan tipis dan bening yang melingkar
pohon, berfungsi kearah luar membentuk
kulit baru dan kedalam membentuk kayu
baru.
 KAYU GUBAL, ialah bagian kayu yang
terdiri dari sel-sel yang masih hidup,
menyalurkan bahan makanan dari daun
kebagian pohon lainnya.
 KAYU TERAS, ialah bagian yang terdiri dari
sel-sel yang sudah tua atau mati.
 HATI, bagian kayu yang dipusat hati ini
asalnya dari kayu awal, yaitu kayu yang
pertama-tama dibentuk oleh kambium dan
bersifat rapuh.
 SERAT, arah dan ukuran serat ini pada tiap
jenis kayu berbeda-beda, ada kayu yang
bersifat lurus ada yang terpilah , berpadu,
berombak yang ukuran seratnya kecil,sedang
atau besar. Ukuran relatif sel-sel kayu disebut
tekstur.
 PORI-PORI, sel-sel pembuluh kayu yang
terpotong shg menjadi kesan lubang kecil
(pori-pori).
 JARI-JARI KAYU, sebenarnya jaringan
kayu yang dibentuk dengan susunan sel
secara radial artinya dari luar menuju ke
pusat.
 LINGKARAN TUMBUH, kondisi
pertumbuhan pohon ditentukan oleh
lingkaran tumbuh yaitu iklim.
Kerusakan pada kayu terjadi akibat tindakan-tindakan
atau karena keadaan yang mengakibatkan kekuatan
kayu, harga dan mutu serta nilai pakai kayu menjadi
menurun.
Kerusakan yang dimaksud contohnya :
 retak-retak

 pecah
 belah
 serangan jamur
 serangan serangga
 kerusakan akibat perlakuan kayu yang kurang
baik.
Faktor Perusak Kayu

Faktor Alam Faktor Dari Luar


(oleh pohon itu sendiri)

Biologis Non-Biologis

Serangga Jamur Cacing F. Fisik F. Mekanik F. Kimia


1. Cacat-Cacat Pada Kayu
 Cacat Mata Kayu
Mata kayu adalah lembaga atau bagian cabang
yang berada di dalam kayu.Mata kayu
mempunyai pengaruh yang kurang
menguntungkan, yaitu :
 Menyulitkan pengerjaan, karena kerasnya
penampang mata kayu (mata kayu sehat)
 Mengurang keindahan permukaan kayu
(mata kayu busuk)
 Menyebabkan lubang pada kayu
 Mengurangi sifat keteguhan kayu, karena
pada mata kayu arah serat kayu disekitarnya
tersebut tidak teratur
Macam-macam Mata Kayu :
 Mata kayu sehat
ialah mata kayu yang tidak busuk,
berpenampang keras, tumbuh kukuh
dan rapat pada kayu, berwarna sama
atau lebih gelap dibandingkan dengan
bagian kayu disekitarnya
 Mata kayu lepas
ialah mata kayu yang tidak tumbuh
rapat pada kayu
 Mata kayu busuk
ialah mata kayu yang menunjukkan
tanda pembusukkan dan bagian
kayunya lunak atau lapuk
2. Pecah dan Belah
Pada badan kayu sering
terlihat adanya serat yang
terpisah memanjang,
lebar terpisahnya serat
yang kurang dari 2 mm
disebut retak, jika
lebarnya tidak lebih dari
6 mm disebut pecah, jika
lebarnya lebih dari 6 mm
disebut belah.
Penyebab Pecah dan Belah
1. Ketidakseimbangan arah penyusutan
ketika pengeringan
2. Tekanan yang terlepas pada waktu
penebangan
3. Kesalahan pada saat penebangan yang
dapat menyebabkan kayu sobek
“Semua itu menyebabkan luas daerah
yang menahan geser menjadi berkurang”
TEGANGAN IJIN KAYU
 Dalam daftar II pada buku PKKI diberikan nilai
tegangan ijin untuk bermacam-macam kayu mutu A
 Untuk kayu yang bermutu B, angka dari daftar II
harus dikalikan dengan faktor 0.75.
 Semua jenis kayu Indonesia di klasifikasikan dalam 5
kelas Kuat :
 Klas I : kayu kekuatan tinggi
 Klas II dan III : kayu kekuatan normal
 Klas IV : Kayu kekuatan rendah
 Klas V : Kayu kekuatan sangat rendah
Hubungan Bj kayu dan Klas kuat -KAYU :

Berikut ini tabel Bj kayu, dengan Klas kuat kayu :

Klas Kuat : Berat Jenis (BJ)

I ≥ 0,90
II 0,60 – 0,89
III 0,40 – 0,59
IV 0,30 – 0,39
V < 0,30
DAFTAR I : MODULUS ELASTISITAS

Modulus Elastisitas (E) Kayu sejajar serat


Kelas Kuat Kayu Modulus Elastisitas E (kg/cm2)
I 125.000
II 100.000
III 80.000
IV 60.000

DAFTAR II : TEGANGAN IJIN

Kelas kuat
I II III IV

Tegangn lentur (kg/cm2) 150 100 75 50


Tegangan Tekan/ tarik //serat(kg/cm2) 130 85 60 45
Tegangan tekan ┴ serat (kg/cm2) 40 25 15 10
Tegangan geser 20 12 8 5
Faktor-REDUKSI (yg Mempengaruhi )
Nilai tegangan pd Daftar II dikalikan suatu faktor

1. Faktor 2/3
 Untuk konstruksi yang selalu terendam
dalam air
 Untuk bagian konstruksi yang tidak
terlindung, dan kemungkinan besar kadar
lengas kayu selalu tinggi.
2. Faktor 5/6
 Untuk konstruksi yang tidak terlindung,
tapi kayu itu dapat mengering dengan
cepat.
3. Faktor 5/4
 Untuk bagian konstruksi yang
tegangannya diakibatkan oleh muatan
tetap dan muatan angin.
 Untuk bagian-bagian konstruksi yang
tegangannya diakibatnya muatan tetap
dan muatan tidak tetap.

4. Faktor 3/2
 Untuk beban khusus, berupa beban
getar, dll.
5. Bagian konstruksi yang terbuat dari
besi atau baja
Untuk bagian-bagain konstruksi yang terbuat
dari besi/baja  tegangan tarik, tekan & lentur
ijin untuk baja ST 37 adalah 1200 kg/cm2.

Untuk batang baut dan angker, tegangan ijinnya :


1000 kg/cm2.

Untuk tegangan geser tegangan ijinnya :18


kg/cm2
6. Pengaruh Penyimpangan Arah gaya thdp
arah serat kayu
Bila Arah gaya yang bekerja pada bagian2 konst
menyimpang dgn sudut α thdp arah serat kayu;
maka tegangan ijin tekan/tarik kayu harus
dihitung dgn rumus :

    tkII   tkII   tk  .sin 


Dgn Cttn :
Faktor reduksi seperti diuraikan di atas juga harus
diperhitungkan
Hubungan Bj kayu thdp TEGANGAN IJIN KAYU :
Bila diketahui Bj kayu, maka tegangan2 ijin kayu
Mutu A dapat dihitung dgn rumus :

 lt  170. g  Tegangan Ijin Lentur
 
 tkII   trII  150. g  Tegangan Ijin tekan / tarik II Serat

 tk   40. g  Tegangan Ijin tekan  Serat


 II  20. g  Tegangan Ijin II Serat untuk Geser

Dgn Cttn :
Untuk mutu B dikalikan ; X 0,75
PENGGUNAAN KAYU

LANTAI

KAYU
Kelebihan Lantai Kayu
 Sejuk waktu panas
 Hangat waktu dingin
 Indah dan anggun
 Tahan noda dan tahan gores
 Tidak berubah warna
Contoh Rumah Kayu
Keunggulan Rumah kayu
 Dapat dibongkar dan dipasang tanpa merusak
struktur kayu
 Bersifat natural sehingga membuat nyaman
penghuni rumah
 Melindungi penghuni rumah dari radiasi
elektromagnetik dan radiasi ultra violet
 Tahan terhadap gempa
RUANG KELUARGA

Antara ruang keluarga


dan ruang tamu dibatasi
oleh perbedaan ketinggian
lantai dan semacam tirai
yang berfungsi sebagai
sekat.
TANGGA

Ibu tangganya dibuat dari kayu gelondongan utuh dan sebagai anak tangganya
memakai kayu gelondongan yang dibelah dua
RUANG TAMU

Ini adalah bagian ruang tamu


yang dindingnya berbentuk
segi lima dengan jendela
disetiap seginya
KOLOM

Kolom diteras menggunakan kayu


rasamala, untuk melindungi kayu
ini sebagian diberikan kayu
tambang
Selain untuk melindungi kayu
tambang disini juga dapat
digunakan sebagai penutup dan
penguat sambungan pada kolom
TAMPAK PLAFON PADA RUANG KELUARGA

Disalah satu kamar tidur dan ruang keluarga menggunakan


anyaman bambu dengan rangka kayu
PERTEMUAN ANTARA
DINDING KOLOM DAN
RANGKA ATAP

Dinding rangka atap, kolom


semua menggunakan kayu
rasamala dalam bentuk
gelondongan
RUANG KELUARGA
RUANG TUNGGU DAN RUANG SANTAI
DAPUR
KAMAR TIDUR