Anda di halaman 1dari 25

HOARSENESS

Allysa Desita Parinussa


112014253
Kepaniteraan Klinik Ilmu Penyakit THT
RSAU dr. Esnawan Antariksa
ANATOMI LARING
ANATOMI LARING

Otot ekstrinsik  bekerja pada


laring secara keseluruhan

Otot intrinsik  menggerakan


struktur dari laring
OTOT LARING EKSTRINSIK

OTOT EKSTRINSIK LARING SUPRAHIOID 


MENARING LARING KEBAWAH
OTOT EKSTRINSIK LARING INFRAHIOID 
MENARIK LARING KEATAS
OTO LARING INTRINSIK
ANATOMI LARING
RONGGA LARING
PERSARAFAN LARING

SARAF LARINGEAL SUPERIOR


HANYA MENGURUS FUNGSI
MOTORIK SATU OTOT SAJA 
M. KRIKOTIROIDEUS
VASKULARISASI LARING
FISIOLOGI LARING

• MENCEGAH • MENGATUR • TINGGI


BENDA ASING & BESAR KECIL RENDAHNYA
MAKANAN RIMA GLOTIS NADA DIATUR
MASUK KE PEREGANGAN
DALAM TRAKEA PLIKA VOKALIS
PROTEKSI
RESPIRASI FONASI
JALAN NAPAS
PROSES PEMBENTUKAN SUARA

• Pada otak Neuron • Mengatur


menerima penghubung jumlah udara
• Mengirimkan • Membawa yang masuk,
kembali sinyal dari otak menghasilkan
ransangan ke frekuensi
menuju otot
tempat yang
penghasil suara getaran
berbeda
 N. Laryngeus • Menghasilkana
Pusat kontrol n suara
suara Sistem
produksi suara
PROSES PEMBENTUKAN SUARA
DEFINISI HOARSENESS
• Istilah hoarseness atau suara serak sendiri dapat
merefleksikan abnormalitas yang letaknya bisa diberbagai
tempat di sepanjang saluran vokalis, mulai dari rongga
mulut hingga paru, idealnya lebih ditunjukan untuk
disfungsi laring akibat vibrasi pita suara yang abnormal.
• Bukan merupakan suatu penyakit, tetapi merupakan gejala
dari suatu penyakit.
ETIOLOGI
LARINGITIS
TUMOR
KONGENITAL
TRAUMA
PARALISIS LARING

• Disebabkan gangguan persarafan, baik sentral


maupun perifer, biasanya paralisis motorik
bersama dengan paralisis sensorik. Dapat
bilateral maupun unilateral.
DIAGNOSIS
• Suara parau yang menetap lebih dari 2 minggu tanpa adanya infeksi saluran napas
atas memerlukan pemeriksaan, penting mengetahui durasi dan karakter
perubahan suara.

• Riwayat merokok dan minum alkohol, dimana dapat mengiritasi mukosa mulut dan
laring dan beresiko kanker kepala leher ·

• Riwayat pekerjaan, pola/ tipe pemakaian suara seperti menyanyi berteriak

• Keluhan yang berhubungan meliputi nyeri, disfagia, batuk, susah bernapas

• Keluhan refluks gastroesofageal

• Kelainan neurologis

• Riwayat trauma atau pembedahan

• Riwayat pemakaian obat-obatan seperti ACE inhibitor


Pemeriksaan fisik & penunjang

• Laringoskopi

• Stroboskopi

• Laryngealelectromyography (LEMG)

• Mikrolaringoskopi
PENATALAKSANAAN
• Terapi konservatif
• Terapi medikamentosa
• Terapi operatif
KESIMPULAN
Suara serak merupakan suatu gejala tetapi jika prosesnya berlangsung
lama maka merupakan tanda awal dari penyakit yang serius di daerah
tenggorok. Berbagai dampak yang mungkin timbul akibat suara parau,
yaitu dampak terhadap kualitas hidup dan kelainan permanent pada
laring. Hal ini dapat disebabkan oleh kelainan kongenital, inflamasi,
tumor, trauma, maupun penyakit sistemik. Penatalaksanaannya terdiri
dari terapi konservatif, terapi suara, terapi medika mentosa dan terapi
operatif.
TERIMA KASIH